Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Jabar Sidak Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Cikurubuk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA TASIKMAYA, MBINews.id – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan sidak harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (20/4/2021).

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mengungkapkan, dari hasil sidak Komisi II diketahui bahwa harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Cikurubuk masih terpantau stabil.

Adapun kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok, Lina menyebut naiknya harga masih dalam batas kewajaran.

“Sejak menjelang puasa kenaikanya diangka 10 ribuan, jadi rata dimana mana seperti itu. Disini masih wajar harga daging 110 ribu sampai 120 ribu, berbeda dengan awal  kunjungan komisi dua di sumedang, harga daging dikatakanlah tinggi di harga 145”ucap Lina.

Selain itu Lina mengungkapkan, berdasarkan informasi dari para pedagang bahwa diperkirakan akan terjadi kenaikan harga pada komoditas telur dan daging sapi menjelang hari raya idul fitri.

Selain akibat permintaan yang tinggi naiknya harga tersebut juga disebabkan karena adanya fluktuasi harga.

“Pedagang menyampaikan bahwa harga ini kemungkinan akan naik menjelang hari lebaran, pergerakan harga telur fluktuasinya dimana-mana seperti itu, tiga hari bisa berubah-ubah”kata Lina.

Lebih lanjut Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra Persatuan tersebut menyatakan, bahwa para pedagang Pasar Cikurubuk menyampaikan keinginan agar Pasar Cikurubuk segera dilakukan revitalisasi.

Revitalisasi tersebut dibutuhkan, setelah mengalami Pasar Cikurubuk terbakar beberapa tahun lalu dan kondisinya mulai terbengkalai serta mengakibatkan penataan pasar menjadi semrawut.

“Para pedagang menyampaikan aspirasi kepada kami soal revitalisasi pasar yang sudah bertahun-tahun tidak dibangun. Kondisinya jadi kurang layak, dan penataan pasar pun kelihatan tidak nyaman antara komoditas makanan, sandang pangan itu bercampur baur, jadi kelihatan semrawut”ujar Lina.

“Harapan mereka ketika pasar ini dilakukan revitalisasi itu masing-masing komunitas terlokalisasi dengan baik begitu, daging, pakaian, dan bahan kelontong itu ada tempatnya masing-masing”imbuhnya.

Red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target, Oded Intensifkan Koordinasi Pemuktahiran Data Vaksinasi Covid-19

    Kejar Target, Oded Intensifkan Koordinasi Pemuktahiran Data Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku terus berkoordinasi dengan berbagai penyelenggara vaksinasi Covid-19. Hal itu agar data vaksinasi di Kota Bandung bisa terintegrasi secara tepat. Hal ini Oded sampaikan saat menerima Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dalam rangka pertemuan awal Pemeriksaan Kinerja Atas Upaya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Tahun Anggara […]

  • Pemkot Sukabumi Pastikan, Program P2RW Tidak Dihapus

    Pemkot Sukabumi Pastikan, Program P2RW Tidak Dihapus

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.oid– Sekretaris Daerah (Sekda), Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, memberikan penjelasan resmi mengenai dinamika dan kepastian keberlanjutan pelaksanaan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di Kota Sukabumi. Langkah ini diambil guna menyamakan persepsi, menjamin transparansi, dan memastikan seluruh kebijakan berjalan di atas koridor hukum yang berlaku. Andang menyampaikan, rogram P2RW pada dasarnya telah dianggarkan dalam Rencana Kerja […]

  • Pansus RTRW Jabar Ke Wilayah III:  Baru Dua Kabupaten Yang Menetapkan LP2B

    Pansus RTRW Jabar Ke Wilayah III: Baru Dua Kabupaten Yang Menetapkan LP2B

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Ketua Pansus RTRW Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyatakan bahwa sudah dua kabupaten di Wilayah III yang kepala daerahnya menetapkan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kedua kabupaten tersebut adalah Kuningan dan Majalengka. Daddy menyatakan hal itu seusai  Pansus VI yang membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat 2022-2042 […]

  • bank bjb Hadirkan Solusi Pembiayaan Perumahan dan Usaha dalam Forum Bisnis Terpadu

    bank bjb Hadirkan Solusi Pembiayaan Perumahan dan Usaha dalam Forum Bisnis Terpadu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — bank bjb terus memperkuat dukungannya dalam memperluas akses pembiayaan ke sektor perumahan melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Perumahan Bersama bank bjb bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang” yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis bank bjb dalam mendukung pemerataan akses kepemilikan rumah […]

  • BRINita di Griya Hijau HidroponikTaman Tongkeng: Program Unggulan CSR BRI dalam Mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan

    BRINita di Griya Hijau HidroponikTaman Tongkeng: Program Unggulan CSR BRI dalam Mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat perkotaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli melaksanakan kegiatan BRINita di Griya Hijau Hidroponik, Taman Tongkeng, Kota Bandung. BRINita (BRI Bertani di Kota) merupakan program TJSL BRI Peduli yang berfokus pada […]

  • UMKM Berharap, Kehadiran BPI Danantara  Mampu Menjadi  Katalisator Dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    UMKM Berharap, Kehadiran BPI Danantara Mampu Menjadi Katalisator Dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyambut baik peresmian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai sebuah inisiatif, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Keberadaan Danantara diharapkan mampu menjadi katalisator dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Praktisi pendampingan UMKM dan CEO Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS), Roy Baskoro, mengatakan, […]

expand_less