Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sebagai Lumbung Padi Nasional, Irigasi Situ Rawa Kalong Bisa Realisasikan Pemprov Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BOGOR, MBInews.id – Pekerjaan di Situ Rawa Kalong yang mendapatkan anggaran sebesar 20,5 Milyar pada tahun 2021 diharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menurunkan kembali anggarannya seperti tahun sebelumnya yang mendaptkan 4,5 Milyar.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan selain pekerjaan tersebut, ada juga proyek lain yaitu daerah irigasi Cihoe – Cikompeni yang harus diselesaikan dan mendapatkan anggaran yang proporsional meskipun itu amanat dari APBN yaitu DAK (Dana Alokasi Khusus).

“Yang pertama tentu saja yang sempat agak panjang menjadi bahan diskusi adalah terkait dengan pekerjaan di Situ Rawa Kalong , situ rawa kalong mendapatkan anggaran lagi di tahun ini sekitar 20,5 M dan pesan kami adalah jangan sampai seperti anggaran tahun sebelumnya dari 32 hanya 4,5 M saja.

“Ada pekerjaan lain juga yang menjadi amanat dari APBN yaitu DAK terkait dengan Daerah Irigasi yang juga harus dituntaskan, yaitu daerah irigasi Cihoe – Cikompeni yang didanai sekitar 23 M,” ujar Daddy usai pertemuan dengan UPTD PSDA WS Ciliwung – Cisadane, Kota Bogor. Selasa, (25/05/2021).

Dalam agenda monitoring kegiatan tahun Anggaran 2020 dan Kegiatan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) tersebut, Daddy juga mengharapkan, dengan sekitar 2100 hektar yang akan diairi oleh irigasi rawa kalong ini bisa merealisasikan Jawa Barat menjadi daerah lumbung padi nasional.

“Kami terharap sesungguhnya masing – masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional , kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20% dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya, Eryani Sulam menambahkan, dari kunjungan ini, pihaknya bisa mendaptkan informasi yang sangat penting, seperti dari 10 daerah irigasi yang ternyata hanya satu daerah saja yang masih mempunyai fungsi untuk pengairan pertanian dan itu bisa menjadi masalah kedepannya.

“Bahwa dari 10 daerah irigasi ternyata yang masih berfungsi untuk irigasi pertanian hanya satu, ini masalah kedepannya, satu sisi ukuran untuk daerah irigasi bisa normalisasi secara penganggaran itu outcomenya untuk pertanian dan itu di atur kewenangan bahwa 1000-3000 itu kewenangan dari provinsi, dan kedepannya butuh format baru ini siapa yang harus bagus atau memang harus di PSDA tapi penganggarannya bukan DI istilahnya karena harus balance atau seimbang,” ujar Eryani.

Eryani menyebut, jika hasil monitoring yang pihaknya lakukan ini hasil akan dibahas juga dalam rapat Komisi IV, karena menurutnya ini merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat dan bisa berdampak buruk jika dibiarkan.

“iya nanti akan kita bahas dalam rapat komisi, karena jika selama ini hanya satu daerah irigasi yang berfungsi, sebagai amanat peraturan perundang- undangan maka yang sembilannya akan terbengkalai, sementara kalau terbengkalai pun akan berdampak kepada masyarakat yaitu misalnya banjir karena tidak normalnya saluran daerah irigasi lainnya,” tutup Eryani Sulam.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan Adminduk Predikat 1 Terbaik Tingkat Jabar

    Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan Adminduk Predikat 1 Terbaik Tingkat Jabar

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi raih pengahrgaan kinerja Adminduk terbaik I, kategori kota penduduk kecil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (pemprov Jabar). Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, epada Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam Upacara Peringatan HUT Ke – 77 Jawa Barat, di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat, (19/8/2022). […]

  • BRI Peduli Serahkan Simbolis Beasiswa Pelajar, Kick off Pembangunan dan Renovasi Sekolah di Sukabumi

    BRI Peduli Serahkan Simbolis Beasiswa Pelajar, Kick off Pembangunan dan Renovasi Sekolah di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI || MBInews, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli melanjutkan rangkaian penyaluran Program Beasiswa Pelajar Nasional 2025 dengan menyerahkan simbolis beasiswa kepada siswa-siswi SDN Kebon Kai Girang, Sukabumi. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula kick off meeting persiapan pembangunan dan renovasi sekolah dalam rangka realisasi program BRI Peduli “Ini Sekolahku” […]

  • Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana, Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet

    Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana, Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet di Jalan Ciporeat Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Selasa (27/05/2025). Bagi Pemkot Bandung, Agroforestry Kolam Retensi Ciporet ini sebagai salah satu upaya konkret mengatasi permasalahan banjir, menjaga ketahanan ekosistem, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan. Farhan menyampaikan, pembangunan kolam retensi ini bukan hanya […]

  • Terkait Edaran Surat  Walikota Sukabumi,  Kamal :  DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    Terkait Edaran Surat Walikota Sukabumi, Kamal : DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman mengatakan, di isu wabah COVID-19 saat ini, pihaknya tidak bisa melakukan penundaan pemberangkatan kerja ke luar daerah. Pasalnya, agenda DPRD Kota Sukabumi telah disusun melalui badan musyawarah (banmus) selama 1 bulan kedepan. Meskipun diakui Kamal, ada sebagin anggota dewan saat ini tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) […]

  • Pemkot Bandung Pastikan Bantuan Program PKH Dan Bantuan BSN Tepat Sasaran Dan Transparan

    Pemkot Bandung Pastikan Bantuan Program PKH Dan Bantuan BSN Tepat Sasaran Dan Transparan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya agar bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako Nasional (BSN) tepat sasaran dan transparan. Salah satu upayanya yaitu memberikan tanda pada rumah penerima bantuan PKH dan BSN. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, dengan adanya pemasangan tanda ini masyarakat bisa ikut terlibat mengawasi proses penyaluran […]

  • Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes Bandung akan kembali menutup sejumlah ruas jalan pada siang hari. Penutupan di siang hari akan diterapkan pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai reaksi terhadap meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Terlebih Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menetapkan wilayah Bandung Raya Siaga 1. “Ada perluasan penutupan jalan […]

expand_less