Breaking News
Trending Tags

Sebagai Lumbung Padi Nasional, Irigasi Situ Rawa Kalong Bisa Realisasikan Pemprov Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BOGOR, MBInews.id – Pekerjaan di Situ Rawa Kalong yang mendapatkan anggaran sebesar 20,5 Milyar pada tahun 2021 diharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menurunkan kembali anggarannya seperti tahun sebelumnya yang mendaptkan 4,5 Milyar.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan selain pekerjaan tersebut, ada juga proyek lain yaitu daerah irigasi Cihoe – Cikompeni yang harus diselesaikan dan mendapatkan anggaran yang proporsional meskipun itu amanat dari APBN yaitu DAK (Dana Alokasi Khusus).

“Yang pertama tentu saja yang sempat agak panjang menjadi bahan diskusi adalah terkait dengan pekerjaan di Situ Rawa Kalong , situ rawa kalong mendapatkan anggaran lagi di tahun ini sekitar 20,5 M dan pesan kami adalah jangan sampai seperti anggaran tahun sebelumnya dari 32 hanya 4,5 M saja.

“Ada pekerjaan lain juga yang menjadi amanat dari APBN yaitu DAK terkait dengan Daerah Irigasi yang juga harus dituntaskan, yaitu daerah irigasi Cihoe – Cikompeni yang didanai sekitar 23 M,” ujar Daddy usai pertemuan dengan UPTD PSDA WS Ciliwung – Cisadane, Kota Bogor. Selasa, (25/05/2021).

Dalam agenda monitoring kegiatan tahun Anggaran 2020 dan Kegiatan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) tersebut, Daddy juga mengharapkan, dengan sekitar 2100 hektar yang akan diairi oleh irigasi rawa kalong ini bisa merealisasikan Jawa Barat menjadi daerah lumbung padi nasional.

“Kami terharap sesungguhnya masing – masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional , kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20% dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya, Eryani Sulam menambahkan, dari kunjungan ini, pihaknya bisa mendaptkan informasi yang sangat penting, seperti dari 10 daerah irigasi yang ternyata hanya satu daerah saja yang masih mempunyai fungsi untuk pengairan pertanian dan itu bisa menjadi masalah kedepannya.

“Bahwa dari 10 daerah irigasi ternyata yang masih berfungsi untuk irigasi pertanian hanya satu, ini masalah kedepannya, satu sisi ukuran untuk daerah irigasi bisa normalisasi secara penganggaran itu outcomenya untuk pertanian dan itu di atur kewenangan bahwa 1000-3000 itu kewenangan dari provinsi, dan kedepannya butuh format baru ini siapa yang harus bagus atau memang harus di PSDA tapi penganggarannya bukan DI istilahnya karena harus balance atau seimbang,” ujar Eryani.

Eryani menyebut, jika hasil monitoring yang pihaknya lakukan ini hasil akan dibahas juga dalam rapat Komisi IV, karena menurutnya ini merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat dan bisa berdampak buruk jika dibiarkan.

“iya nanti akan kita bahas dalam rapat komisi, karena jika selama ini hanya satu daerah irigasi yang berfungsi, sebagai amanat peraturan perundang- undangan maka yang sembilannya akan terbengkalai, sementara kalau terbengkalai pun akan berdampak kepada masyarakat yaitu misalnya banjir karena tidak normalnya saluran daerah irigasi lainnya,” tutup Eryani Sulam.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Tinjau Lokasi Kerjasama Perumda Tirtawening Dengan PJT II

    DPRD Kota Bandung Tinjau Lokasi Kerjasama Perumda Tirtawening Dengan PJT II

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Kerjasama antara Perumda Tirtawening Kota Bandung dengan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II atau PJT II yang telah dilakukan penandatanganan MoU (kesepahaman) pada 3 tahun silam atau tepatnya Selasa 1 Desember 2020 kini tinggal memasuki proses Groundbreaking atau peletakan batu pertama. Kerjasama melalui business to business atau B to B antara keduanya tersebut […]

  • 40 Siswa SD di Wilayah Region 9 Bandung Raih Beasiswa Pendidikan dari BRI Peduli Senilai 100 Juta

    40 Siswa SD di Wilayah Region 9 Bandung Raih Beasiswa Pendidikan dari BRI Peduli Senilai 100 Juta

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta yang diperuntukan bagi 40 siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah kerja Region 9 Bandung. Program BRI Peduli ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Satu sekolah penerima beasiswa diantaranya yakni, 20 siswa dari SDN […]

  • Yayasan Buddha Tzu Chi laksanakan Program Bebenah Kampung 100 Rumah

    Yayasan Buddha Tzu Chi laksanakan Program Bebenah Kampung 100 Rumah

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Program Bebenah Kampung yang diinisiasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, 11 rumah sudah dalam proses pembangunan dan renovasi, dengan target 100 rumah rampung pada 10 Juli 2025. […]

  • Bappeda Sukabumi Sosialisasikan Sistem SMART BASIC, Dorong Transformasi Digital Perencanaan Pembangunan

    Bappeda Sukabumi Sosialisasikan Sistem SMART BASIC, Dorong Transformasi Digital Perencanaan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penerapan Sistem Musrenbang Artificial Berbasis Spasial Kolaboratif (SMART BASIC) yang dikembangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi. Inovasi ini diperkenalkan melalui Rapat Sosialisasi SMART BASIC yang digelar baru-baru ini oleh […]

  • Optimis Masuk 3 Besar, Tim Basket Kota Sukabumi Siap Berlaga Pada Ajang POR Pemda XV

    Optimis Masuk 3 Besar, Tim Basket Kota Sukabumi Siap Berlaga Pada Ajang POR Pemda XV

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tim Bola Basket Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, siap menjadi yang terbaik pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (POR PEMDA) Jawa Barat–XV Tahun 2023. Diketahui bahwa, acara akan berlangsung di Kabupaten Kuningan, mulai tanggal 25 hingga 29 November 2023. Kapten tim Bola Basket Kota Sukabumi, Hendry Iman menyatakan optimis bisa […]

  • Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terguncang saat masa pandemi, namun program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terus berjalan. Melalui program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece), pemkot berharap bisa mengatasi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, dengan memberikan pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat […]

expand_less