Breaking News
Trending Tags

Batik Kina Siap Jad Ciri Khas Pemkab Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda menyiapkan motif batik daun kina, yang akan dijadikan batik khas Kabupaten Bandung.

Motif batik daun kina ini erat kaitannya dengan sejarah produksi kina di Kabupaten Bandung sebagai salah satu pusat tanaman pohon kini di jaman Belanda.

Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Dr. Cakra Amiyana mengatakan, pembuatan motif batik kina oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bandung itu dalam upaya mendukung program 99 Hari Kerja Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.

“Untuk merealisasikan motif batik kina ini, Pemkab Bandung pun akan berkolaborasi dengan sejumlah pengusaha industri lokal dalam proses pembuatan motif batik kina,” kata Cakra Amiyana kepada wartawan di Kantor Bappeda Kabupaten Bandung di Soreang, Senin (7/6/21).

Menurut Cakra, motif batik kina sudah jadi hak paten Pemkab Bandung. “Bahkan motif batik kina ini sudah didaftarkan ke HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Jadi, kita sebagai pemegang hak paten dari motif batik kina tersebut,” ucapnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bappeda pun sudah membuat berbagai jenis motif batik kina dengan berbagai corak menarik dengan tema batik kina.

“Motif batik daun kina itu bisa dilihat dari motif daun kina, dan tulang daunnya sangat terlihat jelas. Kemudian dibarengi dengan motif pohon kinanya, sehingga terlihat sangat menarik, sebagai motif batik kina. Dahan, daun maupun bunganya terlihat jelas dari motif batik kina tersebut,” tutur Ami, sapaan Cakra Amiyana.

“Tetapi yang jelas dalam proses pembuatan batik kina itu, kita akan kerjasamakan dengan pengusaha yang mau kerjasama dengan Pemkab Bandung,” imbuhnya.

Program ini pula dalam rangka melestarikan lingkungan, dan mengangkat kearifan lokal, mengingat tanaman kina yang sebelumnya dikabarkan sempat tumbuh subur di kawasan Malabar Pangalengan.

“Namun saat ini tanaman kina yang bisa digunakan obat-obatan dan kebutuhan lainnya itu mulai langka. Tapi kita akan coba kembangkan lagi, melalui kerjasama dengan pihak BUMN seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII” kata Ami.

Bersamaan dengan upaya melestarikan tanaman kina, imbuh Ami, Pemkab Bandung belum memiliki identitas batik yang menjadi ikon Kabupaten Bandung, meski sejumlah pengrajin di Kabupaten Bandung sudah mengembangkan motif batik lainnya.

“Ini kesempatan kita untuk mengembangkan motif batik kina. Kita akan branding batik kina ini ke depannya,” kata dia.

Selain menggagas produksi motif batik kina, Bappeda juga berencana untuk mengembangkan wisata yang berkaitan dengan pelestarian tanaman kina yang akan dikerjasamakan dengan PTN VIII. Caranya memanfaatkan lahan kosong yang tak terpakai melalui pemanfaatan hak guna usaha.

Lebih lanjut Cakra Amiyana mengungkapkan, konsep batik kina ini dalam upaya membangun Kabupaten Bandung miliki ciri khas sebagai hak paten motif batik tersebut.

“Suatu daerah itu harus punya ciri khas, sebagai identitas diri suatu daerah. Selain itu sebagai identitas untuk mengenal sebuah wilayah,” tuturnya.

Dengan memiliki motif batik kina ini, Ayi berharap menjadi daya tarik wisata, selain daya saing wilayah.

“Kita bisa melihat Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo dan daerah lainnya punya ciri khas motif batik. Kita dari Kabupaten Bandung punya motif batik kina,” ujarnya.

Ia mengatakan batik sudah menjadi warisan dunia dan identik dengan batik Indonesia. “Pengembangan motif batik kina ini bisa menjadi industri untuk meningkatkan lapangan kerja dan sasarannya adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Produksi motif batik kina itu, katanya, selain bisa digunakan para ASN maupun pemerintahan di Kabupaten Bandung, juga bisa menjadi komersil bagi para pelaku usaha dengan didukung kualitas produknya.

“Untuk mempromosikan motif batik kina ini, nantinya tempat-tempat usaha mulai dari hotel atau tempat-tempat wisata bisa membuat galeri untuk memamerkan produk batik kina tersebut. Bisa sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Bandung,” papar Ami.*

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Sinergi ” bank BJB ” Persembahkan Tandamata Untuk Pemkot Tangerang

    Jalin Sinergi ” bank BJB ” Persembahkan Tandamata Untuk Pemkot Tangerang

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    TANGERANG, MBInews.id – Kota Tangerang terus bersolek mempercantik dirinya. Tak ada hari yang berjalan tanpa diselingi aktivitas membenahi diri, agar suasana kota terasa semakin ramah di sana-sini. Sepanjang waktu berjalan, daya tarik kota ini senantiasa bertambah. Tangerang terus melangkah pasti, menata diri guna meneguhkan identitas diri sebagai kota metropolitan yang ramah dan bersahabat. Dalam rangka […]

  • Tete Kuswara di Arjasari: Aspirasi Warga Jadi Prioritas

    Tete Kuswara di Arjasari: Aspirasi Warga Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pada Rabu, 20 Agustus 2025, Tete Kuswara, SH, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, melaksanakan kegiatan reses masa III di Kecamatan Arjasari. Acara ini dihadiri oleh Camat Arjasari, Asep Hadian, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Mangunjaya, Tatang Wahyudin, serta ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Asep Hadian mengungkapkan rasa terima […]

  • Pileg 2024, Markus Horison Mantan Kiper Persib Siap Maju di Dapil 6 Kota Bandung

    Pileg 2024, Markus Horison Mantan Kiper Persib Siap Maju di Dapil 6 Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Mantan penjaga gawang Persib Bandung dan tim nasional Indonesia Markus Horison akan maju dalam pemilihan legislatif (pileg) 2024 dari daerah pemilihan enam Kota Bandung. Markus Horison merupakan kader PDI Perjuangan. “Keputusan Markus terjun ke dunia politik ini didasari atas keinginannya untuk memberikan kontribusi pada dunia olahraga dengan bekal sebagai mantan pemain sepak […]

  • LVRI Siap Dukung Pembangunan Kota Bandung

    LVRI Siap Dukung Pembangunan Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) merupakan wadah dan tempat berproses para Veteran pejuang. Oleh karenanya, Yana berharap, LVRI mampu melahirkan program dan kegiatan yang berorientasi kepada penguatan jati diri bangsa yang tangguh. Hal tersebut Yana ungkapkan saat HUT ke-65 di Markas Cabang LVRI […]

  • Di Kiaracondong Bawang Putih Hanya Rp30.000/Kg

    Di Kiaracondong Bawang Putih Hanya Rp30.000/Kg

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Operasi pasar dengan komoditas bawang putih digelar di Pasar Kiaracondong, Minggu (5/5/2019). Di operasi pasar ini, bawang putih dijual seharga Rp30.000/kg untuk grosir dan Rp Rp20.000/kg untuk eceran. Sebelumnya, harga bawang putih mencapai Rp80.000/kg. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berterima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat dan Badan Urusan […]

  • Wali Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Mosam Untuk Sepuluh Keluarahan

    Wali Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Mosam Untuk Sepuluh Keluarahan

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Untuk menunjang peningkatan pelayanan masalah persampahan di wilayah, Pemkot Sukabumi menyerahkan bantuan motor sampah (mosam) untuk 10 kelurahan. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Halaman Balai Kota Sukabumi. Rabu, (14/12/2022). “Bantuan mosam tersebut tentu saja untuk memberikan pelayanan persampahan kepada warga dalam menghadirkan layanan terbaik. Jadi mosam ini harus […]

expand_less