Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Batik Kina Siap Jad Ciri Khas Pemkab Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda menyiapkan motif batik daun kina, yang akan dijadikan batik khas Kabupaten Bandung.

Motif batik daun kina ini erat kaitannya dengan sejarah produksi kina di Kabupaten Bandung sebagai salah satu pusat tanaman pohon kini di jaman Belanda.

Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Dr. Cakra Amiyana mengatakan, pembuatan motif batik kina oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bandung itu dalam upaya mendukung program 99 Hari Kerja Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.

“Untuk merealisasikan motif batik kina ini, Pemkab Bandung pun akan berkolaborasi dengan sejumlah pengusaha industri lokal dalam proses pembuatan motif batik kina,” kata Cakra Amiyana kepada wartawan di Kantor Bappeda Kabupaten Bandung di Soreang, Senin (7/6/21).

Menurut Cakra, motif batik kina sudah jadi hak paten Pemkab Bandung. “Bahkan motif batik kina ini sudah didaftarkan ke HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Jadi, kita sebagai pemegang hak paten dari motif batik kina tersebut,” ucapnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bappeda pun sudah membuat berbagai jenis motif batik kina dengan berbagai corak menarik dengan tema batik kina.

“Motif batik daun kina itu bisa dilihat dari motif daun kina, dan tulang daunnya sangat terlihat jelas. Kemudian dibarengi dengan motif pohon kinanya, sehingga terlihat sangat menarik, sebagai motif batik kina. Dahan, daun maupun bunganya terlihat jelas dari motif batik kina tersebut,” tutur Ami, sapaan Cakra Amiyana.

“Tetapi yang jelas dalam proses pembuatan batik kina itu, kita akan kerjasamakan dengan pengusaha yang mau kerjasama dengan Pemkab Bandung,” imbuhnya.

Program ini pula dalam rangka melestarikan lingkungan, dan mengangkat kearifan lokal, mengingat tanaman kina yang sebelumnya dikabarkan sempat tumbuh subur di kawasan Malabar Pangalengan.

“Namun saat ini tanaman kina yang bisa digunakan obat-obatan dan kebutuhan lainnya itu mulai langka. Tapi kita akan coba kembangkan lagi, melalui kerjasama dengan pihak BUMN seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII” kata Ami.

Bersamaan dengan upaya melestarikan tanaman kina, imbuh Ami, Pemkab Bandung belum memiliki identitas batik yang menjadi ikon Kabupaten Bandung, meski sejumlah pengrajin di Kabupaten Bandung sudah mengembangkan motif batik lainnya.

“Ini kesempatan kita untuk mengembangkan motif batik kina. Kita akan branding batik kina ini ke depannya,” kata dia.

Selain menggagas produksi motif batik kina, Bappeda juga berencana untuk mengembangkan wisata yang berkaitan dengan pelestarian tanaman kina yang akan dikerjasamakan dengan PTN VIII. Caranya memanfaatkan lahan kosong yang tak terpakai melalui pemanfaatan hak guna usaha.

Lebih lanjut Cakra Amiyana mengungkapkan, konsep batik kina ini dalam upaya membangun Kabupaten Bandung miliki ciri khas sebagai hak paten motif batik tersebut.

“Suatu daerah itu harus punya ciri khas, sebagai identitas diri suatu daerah. Selain itu sebagai identitas untuk mengenal sebuah wilayah,” tuturnya.

Dengan memiliki motif batik kina ini, Ayi berharap menjadi daya tarik wisata, selain daya saing wilayah.

“Kita bisa melihat Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo dan daerah lainnya punya ciri khas motif batik. Kita dari Kabupaten Bandung punya motif batik kina,” ujarnya.

Ia mengatakan batik sudah menjadi warisan dunia dan identik dengan batik Indonesia. “Pengembangan motif batik kina ini bisa menjadi industri untuk meningkatkan lapangan kerja dan sasarannya adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Produksi motif batik kina itu, katanya, selain bisa digunakan para ASN maupun pemerintahan di Kabupaten Bandung, juga bisa menjadi komersil bagi para pelaku usaha dengan didukung kualitas produknya.

“Untuk mempromosikan motif batik kina ini, nantinya tempat-tempat usaha mulai dari hotel atau tempat-tempat wisata bisa membuat galeri untuk memamerkan produk batik kina tersebut. Bisa sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Bandung,” papar Ami.*

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Bandung Sambut Kepala BPK Jawa Barat Baru

    Ketua DPRD Kota Bandung Sambut Kepala BPK Jawa Barat Baru

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dari Plt Kepala Perwakilan, Arif Agus kepada Paula Henry Simatupang, di Kantor BPK Jawa Barat, Kamis (8/9/2022). Acara ini dihadiri sejumlah kepala daerah dari kota dan kabupaten di Jawa Barat. Tedy […]

  • DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — DPRD Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan ulang terkait dengan kondisi lingkungan yang ada di wilayah Jawa Barat. Mengingat saat ini memasuki cuaca ekstrem melanda beberapa daerah di Jabar yang mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Hal tersebut diungkapkan Wakil […]

  • 10 Maret Pemkot Menata PKL di  Tegalega

    10 Maret Pemkot Menata PKL di Tegalega

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menata dan merapikan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tegalega. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau kawasan tersebut, Jumat 10 Maret 2023. Ia menyebut, nantinya para PKL yang berjualan di kawasan ini akan menggunakan pola bongkar pasang atau knock down. Baik itu di […]

  • Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) 82 tahun 2020 mengenai pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Bahkan, menurut Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat ini tengah melakukan pembahasan tentang pembubaran covid-19 di wilayahnya.”Jadi, sejak Perpres tersebut disosialisasikan ke semua daerah, kita juga langsung membahasnya,”ungkap […]

  • Atalia Buka Lomba Cipta Menu Festival Pangan Lokal B2SA

    Atalia Buka Lomba Cipta Menu Festival Pangan Lokal B2SA

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil mengatakan, pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur dengan menanam tanaman warung hidup dan apotek hidup merupakan salah satu upaya diversifikasi bahan pangan. “Kebutuhan pangan keluarga sudah ada di halaman, baik itu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineralnya,” kata Atalia saat membuka Lomba […]

  • Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan akan taat dan patuh terhadap penegakan hukum. Termasuk dalam kasus yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Farhan siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan oleh penyidik Kejari Kota Bandung. Kendati demikian, hingga saat ini, Farhan belum menerima surat pemanggilan dari Kejari Kota Bandung. “Penegak hukum memiliki […]

expand_less