Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rancang Beragam Strategi Turunkan BOR, Dinkes Kota Bandung Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Panjang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Dinas Kesehatan terus merancang beragam strategi untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 yang muncul pascalibur Panjang. Tujuannya, menurunkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian rumah sakit.

Sejumlah strategi yang disiapkan untuk mengatasi hal tersebut yakni melalui penambahan tempat tidur khusus Covid-19.

Termasuk merancang skema transit pra hospital dan pascahospital untuk pasien yang kondisi fisiknya sudah terpantau baik.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bandung, Yorisa Sativa mengungkapkan, laporan terakhir saat ini BOR di Kota Bandung sudah menyentuh angka 94,15 persen. Puncak keterisian rumah sakit sangat terasa meningkat pesat dalam dua pekan terakhir.

Keterisian tempat tidur di 29 rumah sakit rujukan dengan sekitar 2.000 tempat tidur sudah terisi 94,15 persen.

“Meningkat tajam pada saat pascaliburan kemarin. Datanya ini sama di seluruh Indonesia. Tren naiknya seragam,” ucap Yori di Balai Kota Bandung, Kamis, (24/6/2021).

Yori menuturkan, dari data yang terpantau keterisian rumah sakit tersebut, 56 persen dihuni oleh pasien asal Kota Bandung. Sedangkan 44 persen lainnya merupakan pasien kasus Covd-19 yang berasa dari sejumlah daerah di luar Kota Bandung.

Setiap kali BOR di atas standar WHO, yakni sebesar 60 persen maka Kota Bandung selalu cekatan berkoordinasi dengan pengelola rumah sakit untuk menambah kapasitas.

“Di Kota Bandung, alhamdulillah di awal pandemi Covid-19 ketika masih 400an dari 28 rumah sakit, dan terus meningkat sampai lebih dari seribu,” ulasnya.

Termasuk dalam beberapa waktu lalu Ketika kasus meningkat dan instruksi dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi sampai ke tingkat Kota yang bahkan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pun turut berperan berkoordinasi langsung mengupayakan tambahan ruang perawatan.

“Kemarin ada arahan, setiap rumah sakit untuk mengonversi atau menambah tempat tidur 30-40 persen. Dan secara total, Kota Bandung alhamdulillah ada penambahan 36 persen. Walaupun tidak merata ada yang kurang dari 30 persen tapi ada juga yang lebih dari 40 persenan penambahannya,” terangnya.

Yori memaparkan, skema penanganan lainnya yakni dengan merancang tempat perawatan pasca hospital. Konsep ini merupakan solusi untuk mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit dengan memanfaatkan gedung lembaga pendidikan dan pelatihan milik pemerintah atau pun bangunan hotel yang dirancang menjadi ruang perawatan.

Menurut Yori, tempat isolasi pasca perawatan ini akan dihuni oleh pasien yang secara medis sudah menunjukan perkembangan kondisi fisik semakin membaik. Sehinga perawatan akan dilanjutkan di luar rumah sakit. Namun masih belum diperkenankan pulang ke rumah sebelum pulih total.

“Kita bikin antisipasi bagaimana yang dirawat cepat keluar dan yang butuh cepat masuk. Makanya kita buat strategi tempat isolasi pasca perawatan. Itu kita imbau rumah sakit jika dilihat kondisi fisiknya sudah bagus tapi belum selesai perawatannya jadi tidak dulu dipulangkan Tetapi kita pindahkan ke tempat isolasi tadi,” bebernya.

Masih menurut Yori, saat ini pihaknya tengah mematangkan skema pascahospital. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat kota dan provinsi kini sedang menjajaki sejumlah tempat.

“Sekarang yang pascahospital sedang dipantau kalau bisa menampung sampai 500 orang. Jadi di satu gedung sehingga koordinasinya lebih mudah,” ujar Yori.

Yori mengungkapkan, skema lain untuk mengatasi lonjakan keterisian yakni dengan menyiapkan konsep pra hospital. Yaitu semacam tempat transit untuk menunggu ruang perawatan di rumah sakit.

“Tujuannya untuk mentransit. Katakanlah ada 200 bed bisa dilayani observasi satu sampai 2 hari intinya sampai rumah sakit kosong,” dia menjelaskan.

Untuk pra hospital ini, Yori mengungkapkan, puskesmas dan klinik menjadi filter awal mendeteksi tingkat gejala yang diderita pasien. Jika tidak terlalu parah maka bisa dirawat di rumah dengan pantauan ketat oleh tim kesehatan puskesmas atau klinik.

“Strategi kedua disaring oleh puskesmas atau klinik, kalau gejalanya tidak terlalu berat maka dipantau dan isolasi mandiri di rumah. Jadi rumah sakit untuk yang betul-betul keadaan gawat yaitu kelompok bergejala kuning atau merah, atau bisa dimasukin dulu ke pra hospital yang kita buat,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Sub Sektor Ekonomi Kreatif Di Festival Rempug Jukung Disbudpar Kota Bandung

    Kolaborasi Sub Sektor Ekonomi Kreatif Di Festival Rempug Jukung Disbudpar Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MBInews,id, Bandung – Rempug Jukung Disbudpar Kota Bandung memadukan Sub Sektor Ekonomi Kreatif Desainer Batik, Kuliner dan Musik yang menjadi icon atau ciri khas kota Bandung dibidang Kebudayaan dan Pariwisata, pelataran halaman Bandung Creative ,Sabtu,(24/8/19). Sektor Desainer Batik bertema Patra Komala dan Cangkurileung, Kuliner bertema Makanan Khas Urang Sunda dan Musik bertema kolaborasi musik khas […]

  • BPD Terbesar di Indonesia, Bank bjb Dorong Pembentukan Holding

    BPD Terbesar di Indonesia, Bank bjb Dorong Pembentukan Holding

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) terus menancapkan pengaruhnya menjadi bank besar di Indonesia. Berbagai program jangka menengah dan panjang tengah dirancang untuk menjadi raksasa BPD di Indonesia. Hal itu disampaikan jajaran direksi bank bjb saat hadir menjadi pembicara live Youtube Mirae Asset “Kamu Beli Saham Apa”, […]

  • Langkah Akhir Menuju Perda PKL Baru di Kota Bandung

    Langkah Akhir Menuju Perda PKL Baru di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) akan segera disahkan menjadi Perda. Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung, Drs. Riana, mengungkapkan bahwa Raperda ini akan segera dibawa ke forum Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung. “Sebetulnya, pengusulan Perda tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL sudah ada di Bapemperda cukup lama. […]

  • Ribuan Warga Bandung Mengetuk Pintu Langit Agar Merdeka Dari Covid-19

    Ribuan Warga Bandung Mengetuk Pintu Langit Agar Merdeka Dari Covid-19

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ribuan warga Kota Bandung mengikuti “Doa Bersama Mengetuk Pintu Langit” secara virtual melalui Zoom Meeting, Live Youtube, MQTV, dan Inspira TV pada Jumat 13 Agustus 2021. Doa Bersama dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Prof KH Miftah Faridl. Kegiatan tersebut merupakan awal dari bagian “Gerakan Bandung Merdeka Dari Covid-19”, […]

  • Bangun Semangat UMKM, Komunitas Binaan Airlangga Hartarto Keliling Jawa Barat

    Bangun Semangat UMKM, Komunitas Binaan Airlangga Hartarto Keliling Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) pasca pandemi Covid-19, Komunitas UMKM Usaha melakukan safari ke empat wilayah di Provinsi Jawa Barat (Jabar), salah satunya di Kota Sukabumi Selasa (14/12/2021). Komunitas yang merupakan binaan dari Airlangga Hartarto tersebut, merupakan sebuah komunitas yang memiliki sebuah program untuk membantu pelaku UMKM, salah satunya […]

  • DPD JPKP Cianjur Gelar Baksos Dan Bagikan Paket Sembako & Telor  Ke Warga Kurang Mampu

    DPD JPKP Cianjur Gelar Baksos Dan Bagikan Paket Sembako & Telor Ke Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    CIANJUR,. MBInews.id – Dewan Pimpinan Daerah. (DPD) JPKP Cianjur mengelar  bakti sosial (Baksos) dengan memberikan 150 Paket sembako Dan telur  kepada warga kurang mampu pademi Corona, Kabupaten Cianjur,  Kamis (6/5/2020). Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) cabang Cianjur ,  Lucky Lukman Rachaman,    menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan kolaborasi JPKP DPD Cianjur dan sinegritas  bersama pengurus […]

expand_less