Breaking News
Trending Tags

Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung Keluarkan Kebijakan WFH Bagi ASN Dan Non ASN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemerintah Kota Bandung telah mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) melalui surat edaran No.443/SE.088-BKPSDM terhitung mulai tanggal 28 Juni – 5 Juli 2021.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 terhadap ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa secara virtual di Bandung Menjawab, Selasa, 29/6/2021.

“Ini adalah bentuk antisipasi dari pimpinan khususnya pak wali kota agar ASN dan Non ASN jangan sampai banyak yang terpapar,” ucap Adi.

Data yang dimilikinya, Adi mengungkapkan, ada sebanyak 400 ASN di lingkungan Pemkot Bandung yang terpapar Covid-19. Namun Ia belum mengantongi untuk jumlah Non ASN masih belum dilakukan pendataan.

“Data sampai pagi ini ada di kisaran 400an ASN Pemkot Bandung. Kita belum mendata non ASN,” katanya.

Lebih lanjut Adi mengungkapkan, ASN yang terpapar paling banyak berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang secara langsung berhubungan dengan penanganan Covid-19.

“Angka yang tinggi itu ada di Dinas Kesehatan, RSUD RSKIA, RSKGM. Satpol PP juga cukup tinggi,” ungkap Adi.

“Untuk yang lainnya merata. Bappenda, BKAD, di lingkungan Sekda termasuk BKPSDM itu data yang kita rekap ada sekitar 70-an orang. Ini angkanya memang cukup tinggi,” tambahnya.

Untuk itu, Adi menegaskan, selama kebijakan WFH, seluruh aktivitas di Balai Kota Bandung ditiadakan. Adapun terkait dengan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal melalui sistem online.

“Di lingkungan balai kota, pak wali kota melalui SE ini mewajibkan semua pegawai ASN dan Non ASN, WFH. Bisa dikatakan, di balai kota ini tidak lagi ada aktivitas di kantor,” tegasnya.

“Selama WFH ini ada penekanan yaitu pelayanan publik ini tidak boleh mengorbankan publik. Artinya pelayanan publik tetap seoptimal mungkin dilakukan secara efektif dan produktif,” imbuhnya.

Sedangkan bagi OPD, Unit Kerja, ataupun BUMD yang berada di luar lingkungan balai kota, tetap bisa memberlakukan WFH 75 persen atau bahkan 100 persen. Hal itu menyesuaikan dengan kondisi dan situasi.

“Aturan ini akan terus dievaluasi. Apa perlu diperpanjang atau bisa kembali bertahap dari 100 persen menjadi 75, 50, atau 25 persen,” tuturnya.

Adi mengakui, kebijakan WFH adalah sebuah keniscayaan di masa pandemi saat ini. Terlebih konsep WFH sudah ada jauh sebelum Covid-19 melanda.

Sehingga Adi memastikan, selama WFH para ASN dan Non ASN akan tetap dalam pengawasan pimpinan dan wajib melaporkan kinerjanya.

“Nanti atasan akan mengawasi langsung ke bawahannya. Dari sistem Mang Bagja (Aplikasi milik Pemkot Bandung), setiap pegawai harus melaporkan kinerjanya,” jelasnya.

“Setiap hari ASN Kota Bandung harus memasukan hal yang dikerjakan dan kemudian akan ada approval dari atasannya. Jika ASN tidak bekerja dengan sungguh-sungguh akan terekam dalam laporan kinerja,” tutur Adi.

Adi mengaku akan terus melakukan penyesuaian dan peningkatan sarana dan prasarana layanan online terkait kebutuhan WFH.

“Ke depannya saya melihat, ini akan semakin disempurnakan khususnya dalam sistem absensi digital. Dalam 1-2 bulan ke depan absensi bisa dilakukan melalui hp,” kata Adi.

“Jika nanti ada feedback, masukan, atau kekurangan, Pemkot Bandung akan menyikapinya secara positif untuk meningkatkan kualiatas dari pelayananannya,” ujarnya.

Di luar itu, Adi mengajak kepada seluruh pegawai Pemkot Bandung terus meningkatkan pemahaman kontak erat dan selalu menjaga kesehatan.

“Ayo jaga kesehatan. Kalau sehat kita bisa memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Reporter: fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enung Suzana Pimpin PWI Kabupaten Bandung Priode 2023 – 2026

    Enung Suzana Pimpin PWI Kabupaten Bandung Priode 2023 – 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Enung Suzana Pimpin PWI Kabupaten Bandung Priode 2023 – 2026 BANDUNG, Mbinews – Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat menandaskan bahwa PWI merupakan benteng terakhir dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah gempuran konten kreator yang berorientasi pada industri bisnis dan finansial. wartawan khususnya yang tergabung dalam organisasi PWI dalam menjalankan tugas profesinya agar tetap berpedoman […]

  • Grafik Bencana 2020 Kota Sukabumi Cendrung Menurun

    Grafik Bencana 2020 Kota Sukabumi Cendrung Menurun

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi merilis grafik terjadinya bencana selama tahun 2020. Dalam keterangan persnya yang disampaikan Kepala BPBD Kota Sukabumi H. Imran Wardhani menyampaikan secara rinci jumlah kejadian bencana berdasarkan jenisnya yang terjadi pada tahun 2020 “Bencana pada tahun 2020 itu mencatat ada 199 jenis bencana yang terjadi. Diantaranya […]

  • Upaya Percepatan Herd Immunity, Oded Tinjau Vaksinasi Anak

    Upaya Percepatan Herd Immunity, Oded Tinjau Vaksinasi Anak

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengakselerasi vaksinasi di Kota Bandung bagi 1,9 juta warga Kota Bandung. Termasuk kalangan anak dan remaja agar mendapatkan vaksin untuk membentuk kekebalan imun dalam mengendalikan pandemi ini. Untuk itu, Wali Kota Bandung, Mang Oded didampingi ketua Forum Bandung Sehat, Ummi Siti Muntamah melihat langsung vaksinasi massal […]

  • Ribuan Member E-Dinar Coin Cash Resah, Kantor Hukum “TM” Buka Posko Pengaduan Korban

    Ribuan Member E-Dinar Coin Cash Resah, Kantor Hukum “TM” Buka Posko Pengaduan Korban

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id –  Alih-alih mendapatkan keuntungan berlipat dari hasil berinvestasi di uang kripto, kini ribuan member E-Dinar Coin Cash (EDC Cash) resah, karena uang yang diinvestasikannya tak jelas keberadaannya. Jangankan keuntungan berlipat ganda yang diharapkan, modal yang ditanamkan dalam investasi itupun nasibnya tak ada kejelasan. Kegelisan para member semakin menjadi, manakala CEO perusahaan EDC cash […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan  “Addendum”  Untuk Pengembang Pasar Pelita

    Pemkot Sukabumi Berikan “Addendum” Untuk Pengembang Pasar Pelita

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan tambahan waktu kepada PT. Fortunindo Arta Perkasa (PT.FAP) selaku pengembang Pasar Pelita. Alasan diberikanya tambahan waktu tersebut, selain Perjanjian Kerja Sama (PKS) habis, juga untuk mempercepat proses pembangunannya.”Kita sudah mengeluarkan perpanjangan waktu pekerjaan kepada pihak pengembang,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahm, usai membuka acara Porkota di Gor Merdeka […]

  • Sebanyak 445 Warga Cidadap Punya Sertifikat Tanah Gratis Lewat PTSL

    Sebanyak 445 Warga Cidadap Punya Sertifikat Tanah Gratis Lewat PTSL

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mimpi warga Cidadap miliki sertifikat tanah secara gratis terwujud hari ini. Tepat pada Kamis, 13 Januari 2022 di Hotel Cipaku Eco Bambu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung menyerahkan sertifikat tanah kepada 455 warga Cidadap melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Pada kegiatan serah terima kali […]

expand_less