Breaking News
Trending Tags

bank bjb Miliki Sejumlah Strategi Tumbuh Positif di Tengah Pandemi Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInew.id – Di tengah situasi ekonomi nasional yang secara umum menurun akibat Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor keuangan terbilang masih terjaga meski cukup tertekan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal tersebut di antaranya terlihat dari IHSG yang masih stabil, jumlah penghimpunan dana di pasar modal yang masih tinggi, juga jumlah investor yang meningkat.

“Selain itu penyaluran kredit perbankan juga masih tercatat cukup tinggi. Risiko kredit masih terjaga di bawah threshold, kredit restruktusisasi Covid-19 juga menurun,” ungkap Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus Edy Siregar dalam talkhsow virtual Economic Update bertajuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia yang disiarkan CNBC Indonesia, Selasa 13 Juli 2021.

Meski demikian, Agus menyatakan bahwa dunia perbankan tetap memilki tantangan tersendiri untuk terus dapat survive dan bahkan bertumbuh positif selama pandemi Covid-19 berlangsung. Besarnya tantangan tersebut bergantung dari keberhasilan upaya pemulihan kesehatan yang dilakukan pemerintah hingga upaya adaptasi perbankan di tengah situasi yang masih serba tidak pasti.

Menyiasati hal tersebut, bank bjb memiliki sejumlah strategi untuk mempertahankan bisnisnya tetap tumbuh. Salah satunya adalah dengan fokus melakukan digitalisasi bisnis melalui layanan digital banking.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, peluncuran berbagai platform digital bank bjb telah dimulai sejak awal 2020 yang tak lama setelahnya ‘disambut’ oleh pandemi Covid-19. Oleh karenanya, bank bjb terus mengoptimalkan berbagai layanan digital tersebut dimana pertumbuhan Number of Account (NoA) nya meningkat eksponensial.

Yuddy memaparkan, setidaknya ada tiga layanan digital bank bjb yang mengalami pertumbuhan di masa pandemi. Aplikasi mobile banking bank bjb, yakni bjb Digi, berhasil tumbuh signifikan pada periode Desember 2020 – Juni 2021. Dalam kurun waktu tersebut, pertumbuhan bjb Digi tercatat mencapai 121,20%.

Selain itu, pertumbuhan NoA merchant QRIS bank bjb (bjb DigiCash) juga tercatat melesat tinggi. Pada Desember 2020, jumlah merchant QRIS bank bjb tercatat sebanyak 7.458 NoA. Hingga pertengahan 2021, jumlah tersebut telah meningkat 20 kali lipatnya.

“Sekarang sudah mencapai 154.368 NoA. Kami menargetkan penambahan hingga 1 juta NoA untuk QRIS. Ini sekaligus juga membantu meningkatkan fee-based income bank bjb dari transaksi e-channel” ungkapnya. Pertumbuhan angka pengguna juga tercatat pada layanan bjb LAKU (Layanan Akses Kredit UMKM), yang memungkinkan pelaku UMKM mengakses kredit secara online.

Yuddy mengatakan, digitalisasi layanan bank bjb ini juga telah dijamin kemanannya melalui alokasi capex yang mencapai Rp850 miliar untuk pengembangan IT dan security. Salah satunya adalah dengan menerapkan anti-fraud management system.

“Sehingga keamanan dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi digital bersama bank bjb dapat terjamin,” ungkapnya.

Lakukan Pembiayaan Selektif

Yuddy mengatakan, salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam melakukan pembiayaan di masa pandemi adalah dengan memerhatikan pertumbuhan demand dari pembiayaannya itu sendiri. Di Jawa Barat dan Banten, dia mengatakan, demand sektor konsumer masih tinggi.

“Pertumbuhan kredit bank bjb secara year on year  ada di segmentasi komersial dan korporasi sebesar 20,33%, UMKM 18,05%, dan consumer segment yang menjadi backbone utama sebesar 4,18%,” ungkapnya.

“Ceruk demand pertumbuhan ekonomi di Jabar masih cukup tinggi. Tetap masih ada demand yang tumbuh, sehingga pembiayaan pun dilakukan dengan selektif,” lanjutnya. Selain itu, Yuddy mengatakan, sektor lainnya yang masih tumbuh cukup tinggi dan baik hingga Juni 2021 di antaranya adalah transportasi, pergudangan, komunikasi, hingga pangan.

Selain itu, Yuddy mengatakan, bank bjb juga memiliki komitmen tinggi dalam berpartisipasi memulihkan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 dan setelahnya. Hal ini terbukti dari penyaluran dana Penempatan Uang Negara (PUN) yang sudah berhasil dilakukan selama dua periode.

“Dana PUN yang tersimpan sebesar Rp2,5 Triliun dimulai pada Agustus 2020 sudah di-leverage hingga menjadi Rp5,3 Triliun. Di Februari 2021 kami kembali dipercaya dengan besaran dana yang sama. Hingga pertengahan 2021 in sudah di-leverage menjadi 4,3 Triliun,” ungkap Yuddy. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banggar DPRD Kabupaten Tasikmalaya Konsultasi Ranperda P2APBD 2023 ke Sekretariat DPRD Jawa Barat

    Banggar DPRD Kabupaten Tasikmalaya Konsultasi Ranperda P2APBD 2023 ke Sekretariat DPRD Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya. Kunjungan kerja diterima oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Jawa Barat sekaligus Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Iis Rostiasih. Iis Rostiasih menjelaskan, kunjungan kerja Banggar DPRD Kabupaten Tasikmalaya konsultasi mengenai pembahasan […]

  • PSBB Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung  Jaring 122 Pelanggar Di Perbatasan

    PSBB Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung Jaring 122 Pelanggar Di Perbatasan

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari kedua, pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjaring 112 pelanggar di 3 kecamatan. Dar sebanyak 112 pelanggar, sebanyak 21 pelanggar membayar denda administrasi dengan total dendanya Rp1.050.000. “Sedangkan 91 orang lainnya diberikan sanksi sosial,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, […]

  • Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KETAPANG, Mbinews – Baru-baru ini, SPBU di Sungai Laur mendapatkan kritik tajam dari sejumlah pihak yang mengaku berasal dari profesi tertentu yang menuduh SPBU tersebut melayani pembelian BBM jenis pertalite menggunakan drum, yang dianggap melanggar peraturan. Tuduhan ini telah menyebar melalui berbagai media, termasuk media sosial WhatsApp, tanpa memberikan kesempatan untuk penjelasan yang seimbang. Menanggapi […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Sosial Kepada Penarik Becak, Sampai Ke Forum Lansia

    Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Sosial Kepada Penarik Becak, Sampai Ke Forum Lansia

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan sosial kepada Forum Penarik Becak, forum Kusir Delman, Gerakan NAsioanl Orang Tua Asuh (GNOTA), dan Forum lansia Kecamatan. Penyerahan bantuan sosial tersebut diberikan lagsung oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi di Balai Kota Sukabumi. Selasa, (5/4/2022). Fahmi mengungkapkan, bantuan yang diberikan ini, sebagai bentuk itikad baik dukungan pemerintah kepada […]

  • Wacana Penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi Menguat, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Wilayah

    Wacana Penggabungan Susukecir ke Kota Sukabumi Menguat, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id- Wacana penggabungan empat kecamatan dari Kabupaten Sukabumi ke wilayah Kota Sukabumi kembali mengemuka. Empat kecamatan tersebut yakni, Skaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir), dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pelayanan publik serta pengembangan wilayah apabila bergabung dengan Kota Sukabumi. Isu ini kembali menjadi sorotan, setelah Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI […]

  • Lewat LaLaLa Festival bank bjb Sukses Guncang Kawula Muda Jakarta

    Lewat LaLaLa Festival bank bjb Sukses Guncang Kawula Muda Jakarta

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Lewat LaLaLa Festival bank bjb berhasil mengguncang Jakarta pada tanggal 23-25 Agustus 2024 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016, festival ini menjadi international forest festival pertama dan terbesar di Indonesia. Tahun 2024 ini, Lalala Festival kembali menyapa para pencinta musik di Indonesia dengan skala yang lebih […]

expand_less