Breaking News
Trending Tags

PPKM Level 4 Tidak Berubah, Ketua Komite Kebijakan Satgas Covid-19 Upayakan Ringankan Dampak Ekonomi Yang Terpuruk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Masih mengacu pada regulasi, aturan penanganan Covid-19 di Kota Bandung tidak ada yang berubah. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Meski begitu, Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial sudah berkirim surat kepada sejumlah instansi terkait untuk memberikan keringanan beban masyarakat yang terdampak sosial ekonomi.

Hal itu mengingat aturan terkait penanganan kesehatan yang digulirkan pemerintah pusat cukup ketat. Sedangkan di sisi lainnya, perekonomian warga Kota Bandung semakin terpuruk.

“Saya sudah bersurat kepada PLN, OJK dan BPJS. Kita terus berupaya agar ada keringanan dari lembaga terkait,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas evaluasi PPKM Level 4 secara daring dari Pendopo Kota Bandung, Selasa, (3/7/2021).

Terdekat, Oded sudah meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna untuk mengkaji sejumlah kelonggaran dari Organisasi Perangmat Daerah (OPD) di bawah koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Di antaranya dalam rangka pembayaran sejumlah mata pajak.

“Karena kebijakan pusat masih tetap, dengan adanya aspirasi masyarakat, saya sudah minta Pak Sekda membahas disinsentif pajak. Karena di satu sisi kita harus taat kebijakan pusat tapi saya juga sangat empati kepada masyarakat,” jelasnya.

Kemudian Oded sudah meminta agar koordinasi bersama pemerintah pusat dilaksanakan lebih intensif guna mengakselerasi pencairan beragam bantuan sosial. Mengingat kemampuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung pun cukup terbatas.

“Dengan adanya bantuan sosial kemarin itu merupakan bukti kami sangat konsen pada persoalan Kota Bandung, khususnya warga miskin. Karena sekarang sudah diperpanjang lagi, ada bantuan pusat bisa segera dicairkan. Karena kita sudah mengeluarkan bantuan lebih dulu,” terangnya.

Oded juga telah meminta agar dilakukan kajian pemberian bansos dari APBD Kota Bandung kembali. Kendati peluangnya cukup sulit.

Dia berharap ada anggaran yang bisa digeser, sekalipun torehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 hingga akhir Juli masih di bawah 30 persen.

“Saya sudah bilang ke Pak Sekda untuk mengkaji refocusing lagi. Kalau memang bisa silahkan apapun demi masyarakat. Insyaallah Kota Bandung paling duluan konsen kepada masyarakat. Tapi memang itu harus dilaksanakan itu karena ada aturannya,” imbuhnya.

Merespon arahan tersebut, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna akan langsung membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (RKUPA). Sehingga bisa membidik peluang untuk menggeser anggaran dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Sekarang akan kita lakukan pembahasan RKUPA sebagai dasar RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di dalamnya ada peluang untuk refocusing,” kata Ema.

Senada dengan Oded, terkait minimnya PAD Kota Bandung juga kembali ditegaskan oleh Ema. Bahkan mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung ini memprediksi PAD di tahun 2021 akan kembali kehilangan sebesar Rp1 triliun.

“Masalahnya adalah di saat melihat progres kinerja pendapatan Kota Bandung, kita bisa kembali berpotensi kehilangan Rp1 triliun. Kita harus rasionalisasi target anggaran DPA di OPD. Tapi di satu sisi kita harus fokus penanganan Covid-19 baik dimensi ekonomi ataupun sosial,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi: Jangan Ditunda Lagi, Segera Manfaatkan Dana P2RW

    Wali Kota Sukabumi: Jangan Ditunda Lagi, Segera Manfaatkan Dana P2RW

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di Kota Sukabumi saat ini sudah mulai serentak dilakukan. Pada program tersebut, masing-masing RW akan mendapatkan dana sebesar 20 juta Rupiah, yang bisa digunakan untuk sarana pembangunan di wilayah. “Alhamdulilah, respon masyarakat terhadap bantuan pemerintah melalui P2RW ini sangat luar biasa. Sehingga ketika bantuan dari pemerintah itu […]

  • PT Pos Indonesia Kembali Raih Dua Penghargaan Ajang Human Capital dan Performance Award 2021

    PT Pos Indonesia Kembali Raih Dua Penghargaan Ajang Human Capital dan Performance Award 2021

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id – PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan dalam Human Capital & Performance Award 2021. Dalam ajang tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) ditetapkan sebagai Pemenang Penghargaan Human Capital & Performance Awards 2021 dengan score 4,50. Pos Indonesia memenangkan dua kategori yakni PT Pos Indonesia (Persero) sebagai The Best Recruitment and Workforce Planning Strategy (Logistics […]

  • Anggaran APBD Kota Sukabumi Alami Defisit? DPRD sahkan Anggaran Baru

    Anggaran APBD Kota Sukabumi Alami Defisit? DPRD sahkan Anggaran Baru

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 sekitar Rp1,4 yang baru disahkan oleh  DPRD kota Sukabumi Rabu malam, (28/11), terjadi defisit. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui, jika APBD tahun 2020 ini alami defisit. Namun Fahmi berharap setelah masuknya anggaran yang bersumber dari bantuan provinsi dan dari pusat setidaknya bisa terjadi perimbangan […]

  • Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

    Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi memfasilitasi pelaksanaan wawancara bagi calon Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) oleh tim dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Senin (09/03/2026). Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pengisian jabatan Kepala Dinas Dukcapil Kota Sukabumi yang saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). […]

  • Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pansus 3 menggelar rapat kerja membahas Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (13/1/2023). Indra/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua Pansus 3 DPRD Kota Bandung, Agus Salim berharap Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum bisa segera disahkan atau diparipurnakan. Dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait […]

  • Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa hari berturut-turut Komisi Informasi Jabar menggelar Webinar. Sabtu (16/05) bekerjasama dengan PW NU Jabar, PW Fatayat NU Jabar dan Uninus menggelar Webinar bertema “Ketika Perempuan Merebut Informasi”. Hirni Kifa Hazefa S.Pd., M.Ikom., CEC selaku Ketua Fatayat NU Jabar memandu langsung virtual daring yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Menghadirkan tiga orang […]

expand_less