Breaking News
Trending Tags

PPKM Level 4 Tidak Berubah, Ketua Komite Kebijakan Satgas Covid-19 Upayakan Ringankan Dampak Ekonomi Yang Terpuruk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Masih mengacu pada regulasi, aturan penanganan Covid-19 di Kota Bandung tidak ada yang berubah. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Meski begitu, Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial sudah berkirim surat kepada sejumlah instansi terkait untuk memberikan keringanan beban masyarakat yang terdampak sosial ekonomi.

Hal itu mengingat aturan terkait penanganan kesehatan yang digulirkan pemerintah pusat cukup ketat. Sedangkan di sisi lainnya, perekonomian warga Kota Bandung semakin terpuruk.

“Saya sudah bersurat kepada PLN, OJK dan BPJS. Kita terus berupaya agar ada keringanan dari lembaga terkait,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas evaluasi PPKM Level 4 secara daring dari Pendopo Kota Bandung, Selasa, (3/7/2021).

Terdekat, Oded sudah meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna untuk mengkaji sejumlah kelonggaran dari Organisasi Perangmat Daerah (OPD) di bawah koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Di antaranya dalam rangka pembayaran sejumlah mata pajak.

“Karena kebijakan pusat masih tetap, dengan adanya aspirasi masyarakat, saya sudah minta Pak Sekda membahas disinsentif pajak. Karena di satu sisi kita harus taat kebijakan pusat tapi saya juga sangat empati kepada masyarakat,” jelasnya.

Kemudian Oded sudah meminta agar koordinasi bersama pemerintah pusat dilaksanakan lebih intensif guna mengakselerasi pencairan beragam bantuan sosial. Mengingat kemampuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung pun cukup terbatas.

“Dengan adanya bantuan sosial kemarin itu merupakan bukti kami sangat konsen pada persoalan Kota Bandung, khususnya warga miskin. Karena sekarang sudah diperpanjang lagi, ada bantuan pusat bisa segera dicairkan. Karena kita sudah mengeluarkan bantuan lebih dulu,” terangnya.

Oded juga telah meminta agar dilakukan kajian pemberian bansos dari APBD Kota Bandung kembali. Kendati peluangnya cukup sulit.

Dia berharap ada anggaran yang bisa digeser, sekalipun torehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 hingga akhir Juli masih di bawah 30 persen.

“Saya sudah bilang ke Pak Sekda untuk mengkaji refocusing lagi. Kalau memang bisa silahkan apapun demi masyarakat. Insyaallah Kota Bandung paling duluan konsen kepada masyarakat. Tapi memang itu harus dilaksanakan itu karena ada aturannya,” imbuhnya.

Merespon arahan tersebut, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna akan langsung membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (RKUPA). Sehingga bisa membidik peluang untuk menggeser anggaran dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Sekarang akan kita lakukan pembahasan RKUPA sebagai dasar RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di dalamnya ada peluang untuk refocusing,” kata Ema.

Senada dengan Oded, terkait minimnya PAD Kota Bandung juga kembali ditegaskan oleh Ema. Bahkan mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung ini memprediksi PAD di tahun 2021 akan kembali kehilangan sebesar Rp1 triliun.

“Masalahnya adalah di saat melihat progres kinerja pendapatan Kota Bandung, kita bisa kembali berpotensi kehilangan Rp1 triliun. Kita harus rasionalisasi target anggaran DPA di OPD. Tapi di satu sisi kita harus fokus penanganan Covid-19 baik dimensi ekonomi ataupun sosial,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentas Seni Virtual Jadi Penutup HJKB Tahun Ini

    Pentas Seni Virtual Jadi Penutup HJKB Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pagelaran pentas seni virtual bertajuk ‘Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi’ menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB). Kegiatan tersebut juga berlangsung offline secara terbatas di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu, 23 Oktober 2021. Acara tersebut dimeriahkan penampilan akustik, seni tari anak-anak disabilitas binaan RBM, Paduan Suara Mahasiswa UPI, Mario Kahitna, […]

  • PTM Berjalan, Yana Sapa Dan Sosialisasikan Virus Covid-19 Kepada Siswa

    PTM Berjalan, Yana Sapa Dan Sosialisasikan Virus Covid-19 Kepada Siswa

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Berjalan 2 hari pelaksaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau sejumlah sekolah. Diawali SD Babakan Tarogong, Yana menyapa para siswa siswi di sekolah tersebut. Ia pun membeberkan mengenai virus Covid-19. Yana pun melanjutkan monitoring di SD Asmi dan SD As Salam. Mulai dari pengendalian sampai […]

  • Staf Ahli Walikota Jadi Tersangka, Ini Tanggapan Sekda Kota Sukabumi

    Staf Ahli Walikota Jadi Tersangka, Ini Tanggapan Sekda Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Terkait kasus hukum yang menjerat Staf Ahli Walikota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada mengatakan bahwa, belum ada arahan untuk memberikan pendampingan hukum terhadap kasus yang berlangsung saat ini. “Tentu kita lihat dulu kasusnya dan kita saat ini juga sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi Kota, terkait kondisi teknis persoalan hukum […]

  • Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – NGIKAN yu, itulah nama Kuliner yang satu ini di gagas oleh milenial indonesia, berdiri tahun 2019 yang pertama dibuka di Jakarta yaitu di Tebet. dengan sistem franchise terbentuk sebuah usaha kuliner yang berbahan dari ikan nila yang dikemas menjadi sebuah makanan cita rasa yang beda dari kuliner lainnya. NGIKAN YU makan ikan […]

  • Raperda APBD-P 2022 Dan APBD 2023: Fokus Infrastruktur Dan Pemulihan Ekonomi

    Raperda APBD-P 2022 Dan APBD 2023: Fokus Infrastruktur Dan Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Kedua Raperda tersebut yakni Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2022 dan Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 pada DPRD Kota Bandung. Jawaban Wali Kota atas […]

  • Setelah Bertahun-tahun Beralih Fungsi, Pemerintah Kota Sukabumi Menormalisasikan Kembali Beberapa Ruas Jalan Yang Digunakan Lapak PKL

    Setelah Bertahun-tahun Beralih Fungsi, Pemerintah Kota Sukabumi Menormalisasikan Kembali Beberapa Ruas Jalan Yang Digunakan Lapak PKL

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang ruas Jalan Ciwangi dan Julius Usman, ditertibkan oleh petugas gabungan dari Satpol PP Kota Sukabumi beserta unsur instansi gabungan lainnya. Kegiatan penertiban yang dilakukan kali ini, dimulai sejak tanggal 24 Agustus hingga tangal 27 Agustus 2023 mendatang. Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, meninjau langsung kegiatan […]

expand_less