Breaking News
Trending Tags

Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Perwakilan warga Kecamatan Takokak, Kab Cianjur, yang didampingi kuasa pendampingan Desa Sukagali dan Simpang mendatangi Kantor PT KCIC, Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Rabu, (23/11/2019)

Massa menuntut penambahan ganti rugi lahan/tanah yang dibayarkan hanya Rp 6000 per meter menjadi Rp 60 ribu per meter. Itu pun masih sebagian belum dibayarkan.

Perwakilan masyarakat yang mendapatkan kuasa pendampingan, Ketua Umum LSM GMBI Moh Fauzan Rachman mengatakan, pihaknya mengajukan kembali ketidakpuasan ganti rugi tanah yang dibayar KCIC atau pihak yang ditunjuk KCIC.

“Bahkan saya dengar ada pihak desa yang terlibat, sehingga GMBI ditunjuk sebagai kuasa pendampingan,” jelas Fauzan saat mendampingi perwakilan massa Desa Sukagali dan Simpang.

Sebelumya GMBI melakukan investigasi dalam hal mengumpulkan data masalah ganti rugi tanah oleh KCIC.

“Data-data sudah kami serahkan kepada perwakilan KCIC yang bernama Bob dan akan ditindaklanjuti selama dua minggu setelah kita serahkan berkasnya,” kata Fauzan.

Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi kepada warga menyangkut masalah harga, sehingga GMBI menerima kuasa pendampingan sekitar 48 warga dengan luas lahan 54 hektare.

Sebelumnya, pemilik lahan hanya diganti rugi pembebasan lahan sekitar Rp 6.000 per meter dan sebagian ada yang belum dibayar, ketidakpuasan warga terhadap kebijkan proyek strategis ini membuat LSM GMBI merasa terpanggil untuk membantu warga yang haknya dirampas dan tidak diperlakukan manusiawi.

“Tuntutan warga minta penambahan harga yang semula hanya Rp 6.000 per meter menjadi Rp 60 ribu per meter,” beber Fauzan.

Yang kedua mengapa tidak ada appraisal pembebasan lahan Kecamatan Takokak, ternyata perwakilan dari KCIC yang bernama Bop tidak bisa menjelaskan.

“Kami juga akan melakukan aksi demonstarsi ke DPRD Jabar yang bertujuan minta dewan bersama-sama membantu masyarakat yang hak-haknya belum terpenuhi, besok 28 November, sekaligus minta DPRD Jabar menggunakan hak interpelasi terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil,” tambahnya.

Tuntutan dalam aksi tersebut meminta DPRD Jabar menggunakan hak interpelasi atas pemerintah yang mencaplok tanah Gunung Sembung dan tanah Kec Takokak yang berhubungan dengan KCIC.

Selanjutnya adanya pengamburan anggaran, yaitu program kolam renang, pengadaan mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara), penataan taman alun alun Kab Majalengka, dan helikopter.

“Sebab, sebagai masyarakat Jabar berhak mengetahui helikopter yang digunakan gubernur, apakah itu sewa atau milik, tim Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil TAP dan TAJJ dengan dasar hukum Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 060.1/Kep.1244-Org/2018 yang dikeluarkan pada 27 November 2018 lalu yang bukan dari kalangan ASN, tapi ada dari keluarganya,” pungkasnya.(mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Himbau Ketua Gugus Tugas, Dadang Naser Transparan Pengunaan Dana Covid-19

    Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Himbau Ketua Gugus Tugas, Dadang Naser Transparan Pengunaan Dana Covid-19

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id  – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Erwin Gunawan  mengimbau pemerintah daerah dan Satuan Gugus Percepatan Penanganan wabah Covid-19 Kabupaten Bandung agar anggaran terkait penanganan covid-19 dapat dikelola secara transparan agar penggunaannya efektif dan tepat sasaran. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Erwin Gunawan  kepada harian MBInews.id  dilokasi Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, Jumat […]

  • Dishub Kota Bandung Pastikan Angkutan Umum Tetap Beroperasi Selama PSBB

    Dishub Kota Bandung Pastikan Angkutan Umum Tetap Beroperasi Selama PSBB

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E.M. Ricky Gustiadi memastikan, angkutan umum masih bisa beroperasi selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) asalkan trayeknya wilayah Bandung Raya.  “Untuk di dalam kota tidak ada masalah tidak perlu ada putar balik atau pembatasan-pembatasan. Justru ada pengecuallian ada dari instansi, BUMN, ataupun industri strategis dan […]

  • Pemkot Bandung Dan Kadin Sepakat Kebut Pemulihan Ekonomi

    Pemkot Bandung Dan Kadin Sepakat Kebut Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bandung terus bersinergi dalam pemulihan ekonomi. Untuk itu, Pemkot Bandung dan Kadin Kota Bandung akan bersama-sama berinovasi agar mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan juga sektor pariwisata berkembang. “Kita bertemu dengan Kadin dan mudah-mudahan ke depan tetap bisa berkolaborasi […]

  • Sukabumi Alami Inflasi Tertinggi di Jabar, Pemerintah Siapkan Langkah Pengendalian

    Sukabumi Alami Inflasi Tertinggi di Jabar, Pemerintah Siapkan Langkah Pengendalian

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 3,54 persen pada Agustus 2025. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Jawa Barat, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi. Kepala BPS Kota Sukabumi, Dani Jaelani, menjelaskan bahwa inflasi dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. “Kelompok dengan inflasi tertinggi adalah perawatan pribadi […]

  • Nina Fitriani Menjadi Narasumber Dalam Symposia Indonesian Youth Diplomacy (IYD)

    Nina Fitriani Menjadi Narasumber Dalam Symposia Indonesian Youth Diplomacy (IYD)

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Nina Fitriani, S.I.P., M.I.P., menekankan bahwa pemuda harus mampu menempatkan diri sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Hal itu ia ungkapkan saat menjadi narasumber dalam Symposia Indonesian Youth Diplomacy (IYD) Local Chapter West Java, sebuah forum diplomasi pemuda yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di Gedung […]

  • Awal 2026, RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi Resmi Sediakan Layanan Kemoterapi

    Awal 2026, RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi Resmi Sediakan Layanan Kemoterapi

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi resmi menyelenggarakan layanan kemoterapi mulai Januari 2026. Persetujuan ini dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan melalui surat resmi yang diterima rumah sakit, Kamis (18/12/2025). Layanan kemoterapi di RSUD R. Syamsudin, S.H. sebelumnya sudah diajukan sejak 2018, namun baru mendapatkan persetujuan setelah manajemen rumah sakit dan Pemkot Sukabumi melakukan upaya percepatan. […]

expand_less