Breaking News
Trending Tags

PPKM Level 4 Tidak Berubah, Ketua Komite Kebijakan Satgas Covid-19 Upayakan Ringankan Dampak Ekonomi Yang Terpuruk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Masih mengacu pada regulasi, aturan penanganan Covid-19 di Kota Bandung tidak ada yang berubah. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Meski begitu, Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial sudah berkirim surat kepada sejumlah instansi terkait untuk memberikan keringanan beban masyarakat yang terdampak sosial ekonomi.

Hal itu mengingat aturan terkait penanganan kesehatan yang digulirkan pemerintah pusat cukup ketat. Sedangkan di sisi lainnya, perekonomian warga Kota Bandung semakin terpuruk.

“Saya sudah bersurat kepada PLN, OJK dan BPJS. Kita terus berupaya agar ada keringanan dari lembaga terkait,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas evaluasi PPKM Level 4 secara daring dari Pendopo Kota Bandung, Selasa, (3/7/2021).

Terdekat, Oded sudah meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna untuk mengkaji sejumlah kelonggaran dari Organisasi Perangmat Daerah (OPD) di bawah koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Di antaranya dalam rangka pembayaran sejumlah mata pajak.

“Karena kebijakan pusat masih tetap, dengan adanya aspirasi masyarakat, saya sudah minta Pak Sekda membahas disinsentif pajak. Karena di satu sisi kita harus taat kebijakan pusat tapi saya juga sangat empati kepada masyarakat,” jelasnya.

Kemudian Oded sudah meminta agar koordinasi bersama pemerintah pusat dilaksanakan lebih intensif guna mengakselerasi pencairan beragam bantuan sosial. Mengingat kemampuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung pun cukup terbatas.

“Dengan adanya bantuan sosial kemarin itu merupakan bukti kami sangat konsen pada persoalan Kota Bandung, khususnya warga miskin. Karena sekarang sudah diperpanjang lagi, ada bantuan pusat bisa segera dicairkan. Karena kita sudah mengeluarkan bantuan lebih dulu,” terangnya.

Oded juga telah meminta agar dilakukan kajian pemberian bansos dari APBD Kota Bandung kembali. Kendati peluangnya cukup sulit.

Dia berharap ada anggaran yang bisa digeser, sekalipun torehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 hingga akhir Juli masih di bawah 30 persen.

“Saya sudah bilang ke Pak Sekda untuk mengkaji refocusing lagi. Kalau memang bisa silahkan apapun demi masyarakat. Insyaallah Kota Bandung paling duluan konsen kepada masyarakat. Tapi memang itu harus dilaksanakan itu karena ada aturannya,” imbuhnya.

Merespon arahan tersebut, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna akan langsung membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (RKUPA). Sehingga bisa membidik peluang untuk menggeser anggaran dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Sekarang akan kita lakukan pembahasan RKUPA sebagai dasar RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di dalamnya ada peluang untuk refocusing,” kata Ema.

Senada dengan Oded, terkait minimnya PAD Kota Bandung juga kembali ditegaskan oleh Ema. Bahkan mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung ini memprediksi PAD di tahun 2021 akan kembali kehilangan sebesar Rp1 triliun.

“Masalahnya adalah di saat melihat progres kinerja pendapatan Kota Bandung, kita bisa kembali berpotensi kehilangan Rp1 triliun. Kita harus rasionalisasi target anggaran DPA di OPD. Tapi di satu sisi kita harus fokus penanganan Covid-19 baik dimensi ekonomi ataupun sosial,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaatkan Lahan Kosong, Pemkot Bandung Terus Tambah RTH

    Manfaatkan Lahan Kosong, Pemkot Bandung Terus Tambah RTH

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemanfaatan lahan kosong menjadi ruang terbuka hijau (RTH) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Terbaru, Pemkot Bandung tengah membangun RTH di Kawasan Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal. RTH tersebut dibangun di lahan bekas penertiban bantaran sungai. Di lokasi itu, Pemkot Bandung akan membangun sarana olahraga dan tempat pariwisata. “Lahan publik dikembalikan lagi […]

  • Ayep Zaki Soroti Ledakan Minimarket di Kota Sukabumi, Dinas Perizinan Dipanggil

    Ayep Zaki Soroti Ledakan Minimarket di Kota Sukabumi, Dinas Perizinan Dipanggil

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Fenomena bertambahnya minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kembali menjadi perhatian publik. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan minimarket modern yang saat ini terus berkembang, menyusul pengakuannya yang tidak mengetahui secara detail proses perizinan yang telah diterbitkan. Ayep Zaki mengungkapkan hal tersebut usai melakukan agenda […]

  • Pemkot  Bandung  Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded:  Seperti Apa Kebutuhan  Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal. Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal […]

  • BP2MI Gencarkan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Eks Pekerja Migran

    BP2MI Gencarkan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Eks Pekerja Migran

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Permasalahan tentang pekerja migran Indonesia (pmi) memang tidak akan habis jika dikupas tuntas, mulai dari persyaratan dokumen untuk bekerja, kekerasan fisik dan seksual, hingga pelanggaran hukum di negara tempat mereka bekerja. Namun dengan rentetan masalah tersebut, masih banyak warga negara indonesia (wni) yang ketagihan, ingin bekerja di luar negeri. Apalagi di kala […]

  • Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KAB SUMEDANG, MBInews.id –  Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong anggaran Dinas Kehutanan menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diprioritaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2024. Jadi prioritas dalam APBD supaya target yang sudah ditentukan bisa terealisasi sesuai Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan […]

  • Kota Bandung Diharapkan Raih Kemenangan di Propemda Jabar XV Tahun 2023

    Kota Bandung Diharapkan Raih Kemenangan di Propemda Jabar XV Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Beberapa cabang olahraga pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) Jawa Barat XV Tahun 2023 di Kabupaten Kuningan sudah mulai dipertandingan, Minggu 26 November 2023. Kontingen Kota Bandung telah memulai perjuangannya. Cabor pertama yang telah bertanding yakni bola basket. Tim bola basket Kota Bandung berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Kota Bogor pada pertandingan […]

expand_less