Breaking News
Trending Tags

Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berusaha menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat. Seperti yang baru saja diresmikan penataan di bantaran Sungai Cipamokolan.

Kendati di tengah keterbatasan kemampuan anggaran, penataan ini akhirnya terwujud atas kolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Sektor 22 Satgas Citarum Harum.

Sebuah bantaran sungai Cipamokolan di dekat Jalan Cikajang, yang menyentuh wilayah Kecamatan Antapani dan Arcamanik ditata dengan sangat apik.

Di bagian samping sungai bersih dan ditanami berbagai pohon yang didukung juga konsep kelompok Buruan SAE.

Masih di lokasi yang sama, tepatnya di dekat sekolah Mutiara Hati, bagian dinding sempadan sungai dibangun penahan permanen. Pada di bagian atasnya juga dipercantik dengan taman dan area publik yang turut menyediakan arena bermain sepatu roda.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, hadirnya penataan ini merupakan buah dari kebijakan strategisnya dalam mengedepankan kolaborasi.

Lewat komunikasi yang baik, BBWS wilayah Citarum dan Sektor 22 Satgas Citarum Harum bersedia berbagi peran dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.

“Ini dalam upaya menghadirkan visi Bandung Nyaman. Artinya semua wilayah Kota Bandung akan ditata secara bertahap, sehingga bisa nyaman bagi masyarakat,” ucap Oded saat peresmian, di Jalan Cikajang, Selasa, 5 Oktober 2021.

Oded mengatakan, saat ini dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung masih fokus menangani pandemi Covid-19.

Walaupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung juga masih anjlok, tetapi pihaknya tetap mengupayakan penataan kawasan dan menghadirkan fasilitas publik yang nyaman. Apalagi jika menyangkut dengan urusan sungai secara langsung.

Dia menegaskan, meminimalisir terjadinya banjir menjadi konsentrasi Pemkot Bandung. Sehingga masalah aliran sungai menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung.

“Kurang lebih ada 41 aliran sungai yang membelah Kota Bandung dari hulu ke hilir. Ini semua sedang ditata satu per satu. Sungai Cipamokolan yang kemarin dari Rancacili, sekarang di sini (Antapani),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Citarum, Bastari mengungkapkan, Sungai Citarum ini meliputi 14 kabupaten kota yang menyentuh hampir 30 persen wilayah Jawa Barat. Sehingga memerlukan peran dari semua pihak untuk menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Termasuk Kota Bandung yang dialiri anak sungai Citarum.

Untuk itu, Bastari sangat antusias ketika diajak berkolaborasi menata Sungai Cipamokolan. Keberhasilan penataan ini menurutnya, harus menjadi cerminan bagi daerah lain dalam rangka penuntasan permasalahan sungai melalui soliditas antar pemangku kebijakan.

“Ini adalah contoh bagaimana sinergisitas Satgas Citarum Harum, Pemerintah Kota, Kementerian PUPR menjaga lingkungan. Baik sungai sebagai wujudnya, maupun fungsinya sebagai sumber air,” kata Bastari.

Bastari mencontohkan fenomena yang muncul ketika penataan wilayah sungai di salah satu daerah di Jakarta. Menurutnya, penataan ini bukan persoalan estetika atau kenyamanan semata, melainkan turut memberikan dampak besar bagi sejumlah asek kehidupan.

“Ada contoh di Jakarta, penataan sungai itu menurunkan tingkat kriminalitas. Kemudian juga tingkat kesehatan naik. Jadi ini sangat berpengaruh kepada peningkatan aspek kehidupan,” jelasnya.

Sedangkan Komandan Sektor 22 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf. Eppy Gustiawan menuturkan, program penantaan bantaran sungai Cipamokolan ini memang tidak mudah. Namun, kolaborasi antar instansi yang menunjang proses penataan berjalan dengan lancar.

“Sebelumnya kita tata sesuai peran yang ada. Di situ ada bangunan liar, sedimentasi, limbah domestik, itu kita tata. Kita berkolaborasi juga, tidak sendiri,” ungkap Eppy.

Oleh karenanya, Eppy berharap besar apabila semua elemen masyarakat berperan menjaga dan merawat kelestarian lingkungan di Sungai Cipamokolan. Utamanya, yang saat ini sudah lebih indah dengan beragam fasilitas publik.

“Dengan adanya penataan, kita bisa merawat lingkungan yang ada. Karena tidak hanya peran dari satgas aja, tapi peran dari masyarakat secara menyeluruh,” harapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghadiri Pelatihan Pelaku Wisata, Fahmi Berharap Kota Sukabumi Bisa Menjadi Salah Satu Bagian di Jawa Barat, Dalam Meningkatkan Ekonomi Berbasiskan Wisata

    Menghadiri Pelatihan Pelaku Wisata, Fahmi Berharap Kota Sukabumi Bisa Menjadi Salah Satu Bagian di Jawa Barat, Dalam Meningkatkan Ekonomi Berbasiskan Wisata

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sebanyak 40 orang pelaku wisata di Kota Sukabumi, mendapatkan pelatihan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi di salah satu Hotel kawasan Suryakencana Kota Sukabumi. Selasa, (22/6/2021). Fahmi dalam sambutanya mengungkapkan, bahwa keberhasilan pariwisata di Kota Sukabumi ditentukan berbagai faktor seperti daya […]

  • Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInewa.id – Ketua Komisi Infomasi (KI) Jabar Ijang Faisal/ IF, meminta pemerintah untuk segera membuka akses terhadap undang-undang Cipta kerja. Menur utnya masyarakat butuh mengakses undang-undang tersebut untuk menghilangkan keraguan yang selama ini menjadi polemik. Menurut IF, hoaks yang disangkakan pemerintah dan DPR saat ini bisa jadi karena tertutupnya akses publik. “Padahal UU nomor […]

  • Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Silaturahmi bersama para pemuda Bedas hadirkan Karang Taruna Kab Bandung dan juga KNPI Kab Bandung berlangsung di gedung Moh Toha Pemkab Bandung. (6/2/2024) Dikatakan Bupati Bandung Dr. HM.Dadang Supriatna MSI. SIp, mengatakan,” kami mengajak Dan berpesan kepada para pemuda Bedas, baik yang tergabung dalam Karang Taruna maupun KNPI Kab Bandung untuk […]

  • Pemkot Bandung Terima Bantuan 21.840 Masker Medis Untuk Sektor Pendidikan

    Pemkot Bandung Terima Bantuan 21.840 Masker Medis Untuk Sektor Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapatkan bantuan berupa masker medis sebanyak 21.840 piece. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dari Kawan Lama Foundation melalui Ace Hardware Living Plaza IBCC di Balai Kota. Jumat, 21 Januari 2022. Atas bantuan tersebut, Yana mengucapkan terima kasih. Terlebih bantuan akan diberikan untuk […]

  • Rawan Bencana, Warga Kota Bandung Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Rawan Bencana, Warga Kota Bandung Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Warga Kota Bandung harus memiliki kesiapsiagaan terhadap bencana. Karena secara geografis, Kota Bandung memliki potensi bencana yang cukup besar. “Kita tentu harus siap, karena Kota Bandung memiliki kerawanan terhadap bencana. Tetapi mudah-mudahan bencana tidak terjadi,” ujar Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menghadiri peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 di Plaza Balai […]

  • Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Keberadaan pabrik garmen PT Tonton di RW 11, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, memicu keresahan warga. Perusahaan tersebut diduga belum mengantongi izin operasional, namun telah menjalankan aktivitas produksi. Sekretaris RW 11, Opik, mengatakan awalnya bangunan tersebut diinformasikan hanya akan digunakan sebagai tempat bongkar muat barang. Namun dalam perkembangannya, lokasi itu […]

expand_less