Breaking News
Trending Tags

DPRD Kota Bandung Sokong Penuh Perwal Budaya Bersepeda Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri Seminar Membangun Budaya Gerakan Bersepeda #3 bertema “Bersepeda Yang Berkeselamatan,” di Hotel Grandia, Bandung, Selasa (26/04/2022).

Selain dihadiri Kadishub Kota Bandung E.M. Ricky Gustiadi, seminar ini juga diisi oleh Pakar Transportasi Institut Teknologi Bandung Ir. R. Sony Sulaksono W., MT., Ph.D., dan Pakar Kesehatan dari RSUD Bandung Kiwari dr. Reza Pramayudha, Sp.JP, FIHA.

Acara ini diramaikan dengan perwakilan dari komunitas pesepeda Kota Bandung. Mereka ikut dilibatkan dalam seminar, juga rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Keselamatan dan Fasilitas Pendukung Pesepeda yang ikut disinggung dalam acara ini.

Secara khusus, Tedy mengapresiasi para pegiat sepeda dari berbagai komunitas seperti Bike to Work dan Forkom Bandung Raya yang begitu aktif mengawal setiap kemajuan budaya bersepeda di Kota Bandung.

Ia berharap semua komunitas menjaga kebersamaaan, kegiatan, dan mampu memberikan motivasi bagi warga yang masih belum peduli terhadap kotanya, peduli terhadap pengurangan emisi.

“Mudah-mudahan budaya bersepeda terus didorong, diikhtiarkan. Mudah-mudahan ini menjadi forum rembuk, masukan-masukan yang lebih konkret dan tajam sangat ditunggu, yang bisa mengakomodir para pecinta budaya bersepeda. Saya senang acara ini. Kalau bisa tiga kali setahun,” tutur Tedy.

Ketua Dewan menyambut baik hadirnya Perwal tentang Keselamatan dan Fasilitas Pendukung Pesepeda. Beberapa kali ia melihat di sejumlah akun media social kabar tidak mengenakan terkait kecelakaan pesepeda. Tentu perwal keselamatan bersepeda ini harus menjadi perhatian bersama.

“Dari forum ini boleh jadi muncul banyak masukan untuk melengkapi. Mudah-mudahan bisa seperti Perda Kawasan Tanpa Rokok yang dulu juga awalnya perwal. Setelah ada progress signifikan bisa didorong sebagai perda,” ujarnya.

Terkait aturan budaya bersepeda di Kota Bandung ini dipercaya lebih komprehensif disbanding daerah lain. Di beberpa kota atau provinsi sifatnya masih parsial, dan didominasi soal pengaturan jalur sepeda.

“Mudah-mudahan perwal ini bisa memayungi seluruh warga Kota Bandung, terutama perlindungan bagi goweser,” katanya.

Sebagai catatan penting, perwal ini bisa menjadi payung hukum, termasuk soal penganggaran yang dapat memenuhi kebutuhan dalam penerapannya nanti.

“Saya berpesan, sebagai pribadi dan DPRD, sangat support perwal ini. Ada ruang pendapat dari masyarakat lewat uji publik, didiskusikan dengan komunitas, dan boleh jadi forum ini akan lebih menguatkan lagi.

Menurut saya edukasi ini akan mengarah menjadi budaya bersepeda tidak hanya soal jalurnya saja, budayanya, keselamatan, lebih jauh termasuk infrastrukturnya, mungkin nanti lewat perda,” ujar Tedy.

Draf Perwal

Dalam draf Perwal tentang Keselamatan dan Fasilitas Pendukung Pesepeda ini dimasukkan serangkaian rincian yang menyangkut budaya bersepeda. Mulai dari jenis sepeda yang tertuang meliputi sepeda listrik, lipat, tandem, fixie, BMX, onthel, balap (road bike), touring, hybrid, hingga sepeda gunung.

Perwal ini juga mengatur Persyaratan Keselamatan Bersepeda agar memenuhi persyaratan keselamatan beroperasi di jalan, seperti spakbor, bel, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, hingga sistem keamanan lain yang telah terpasang pada sepeda.

Tata Tertib Bersepeda juga ikut diatur supaya memenuhi aspek keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Tata tertib ini mensyaratkan pesepeda menuntun sepeda saat berada di zebra cross atau jembatan penyeberangan orang (JPO).

Pesepeda juga dilarang dengan sengaja membiarkan sepeda ditarik oleh kendaraan bermotor dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan.

Pesepeda dilarang untuk mengoperasikan perangkat seluler ketika sedang bersepeda, serta dilarang berkendara dengan berjajar lebih dari dua sepeda.

Pemenuhan aspek ketertiban lalu lintas terkait aturan di atas juga mengatur pesepeda agar menyalakan lampu dan menggunakan pakaian dan/atau atribut yang dapat memantulkan cahaya pada kondisi malam hari.

Selain itu, pesepeda diminta mematuhi perintah dan larangan khusus sepeda yang dinyatakan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Rambu Lalu Lintas, dan Marka Lajur Sepeda.

Pesepeda juga diarahkan untuk menggunakan sinyal tangan saat akan berbelok, berhenti, atau mempersilakan pengguna jalan lain untuk mendahului, dan berhenti di tempat aman agar tidak menggangu kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan.

Budaya sepeda di Kota Bandung juga memandu cara bersepeda secara tertib dengan memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain, serta memberikan prioritas pada pejalan kaki dan disabilitas.
Bagi pesepeda yang tidak memenuhi ketentuan dari aspek ketertiban lalu lintas sebagaimana dimaksud akan ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perwal ini juga menekankan pemerintah kota untuk memenuhi Fasilitas Pendukung Bersepeda seperti kebutuhan jalur, lajur sepeda, dan fasilitas parkir sepeda. Lajur sepeda sebagaimana dimaksud berlokasi pada ruas jalan mulai dari Jalan Soekarno-Hatta hingga jalur di pusat kota.

Adapun fasilitas pendukung yang mendukung budaya bersepeda ini akan dilengkapi rambu lalu lintas yang diberi tanda-tanda khusus, marka Jalan yang diberi tanda-tanda khusus, alat pemberi isyarat lalu lintas yang diberi tanda-tanda khusus, dan alat penerangan jalan. Terdapat pula aturan soal Fasilitas Parkir Sepeda di berbagai area.

Tedy menjelaskan, Budaya Bersepeda ini merupakan langkah besar menuju kota yang ramah lingkungan dengan bonus berharga yakni menyehatkan masyarakatnya.

Hasil monitoring dan evaluasi nantinya bakal digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan dan perencanaan strategis untuk meningkatkan budaya bersepeda di daerah.

Dalam merancang serta menerapkan aturan ini, Tedy juga menyambut baik keterlibatan banyak komunitas pesepeda juga akademisi. Banyak pihak yang terlibat demi terwujudnya kota yang hijau, minim kemacetan, hingga kota yang peduli terhadap disabilitas.

“Relevansi visi itu salah satunya Bandung Nyaman, yang telah digerakkan almarhum Mang Oded dulu. Insyaallah spirit ini terus dijaga. Gerakan bersepeda ini gerakan strategis dan harus jadi concern oleh pemerintah Kota Bandung,” ucap Tedy.***

HUMAS

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidik Pasar Wisata Sukabumi, Omega Hotel Management Operasikan The Bountie Hotel

    Bidik Pasar Wisata Sukabumi, Omega Hotel Management Operasikan The Bountie Hotel

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – Omega Hotel Management (OHM) kembali memperluas jaringan bisnis perhotelannya di Indonesia dengan menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk pengoperasian The Bountie Hotel Sukabumi. Kerja sama strategis tersebut menjadi langkah awal pengembangan hotel yang nantinya akan bergabung dalam portofolio Circle Collections by Omega Hotel Management, sebuah lini hotel yang mengusung konsep lifestyle […]

  • Puslatpurmar 6 Antralina Gelar Vaksinasi Masal Covid-19

    Puslatpurmar 6 Antralina Gelar Vaksinasi Masal Covid-19

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina terus gencar melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat di wilayah Sukabumi. Langkah tersebut tentu saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sukabumi. Komandan Puslatpurmar 6 Antralina Mayor Mar. Hadi Wibowo M.Tr. Opsla memimpin langsung jalannya kegiatan yang merupakan perintah langsung dari Pimpinan TNI AL Laksamana […]

  • Respon Cepat Aduan Masyarakat Kepada Kepolisian, Panglima TNI Dan Kapolri Luncurkan Layanan Darurat Atau Hotline 110

    Respon Cepat Aduan Masyarakat Kepada Kepolisian, Panglima TNI Dan Kapolri Luncurkan Layanan Darurat Atau Hotline 110

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan beberapa pihak terkait meluncurkan layanan darurat atau Hotline 110. Hal itu dilakukan dalam rangka merespon cepat aduan masyarakat kepada aparat kepolisian. Peluncuran tersebut dilakukan di Mapolda Jawa Barat (Jabar) yang diikuti beberapa Polda jajaran secara virtual Kamis, 20 Mei 2021. […]

  • Kota Bandung Menjadi Tolak  Ukur  Kota Dan Kabupaten Untuk Hal Pelayanan

    Kota Bandung Menjadi Tolak Ukur Kota Dan Kabupaten Untuk Hal Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id  – Kota Bandung menjadi tolak ukur kota/kabupaten lain dalam hal memenuhi hak layanan dasar dan wajib warga. Sejumlah layanan dasar yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dinilai telah cukup baik. Hal itu juga yang membuat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menjadi pembicara pada Human Right Festival 2019 di Kantor Bupati Jember, Jawa […]

  • Forkopimda Kota Sukabumi Serahkan Paket Sembako Bagi Para Pedagang Yang Terkena Dampak PPKM Darurat

    Forkopimda Kota Sukabumi Serahkan Paket Sembako Bagi Para Pedagang Yang Terkena Dampak PPKM Darurat

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ratusan Pedagang Pasar yang tergabung di Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Sukabumi, Forum Pedagang Kecil Sukabumi (Forpakis), pedagang Jalan Harun Kabir, dan Jalan Ahmad Yani, mendapatkan bantuan paket sembako, dari Pemerintah Kota Sukabumi dan Forkopimda setempat. Penyerahan bantuan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Suakbumi Dida Sembada, dihalaman Balaikota Sukabumi. Senin, (12/7). Dikatakan Dida, bantuan […]

  • Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

    Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Dr.H.Radea Respati Paramudhita SH.MH Menanggapi persoalan belum optimalnya pengelolaan aset oleh pemerintah Kota Bandung, memandang hal ini sebagai suatu paradoks. Pemkot Bandung memiliki program layanan sertifikasi online yang dapat mengakomodir masyarakat, untuk mengajukan sertifikat secara online yang terintegrasi. Ketika masyarakat sudah mampu memanfaatkan layanan sertifikasi online […]

expand_less