Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejak diberlakukan tahun 2019, sistem zonasi sekolah menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah kota (pemkot) dan kabupaten, tak terkecuali Pemkot Bandung.

Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, terdapat 18 lokasi blank spot (titik kosong) di Kota Bandung yang belum memiliki sekolah negeri. Dampaknya, banyak masyarakat yang sulit mencari sekolah negeri untuk anak-anak mereka karena tidak memenuhi radius untuk zonasi.

Untuk meminimalisasi kendala tersebut, Pemkot Bandung melalui Disdik Kota Bandung membangun empat unit sekolah baru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah blank spot.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memaparkan, pemetaan dilakukan terlebih dahulu untuk melihat wilayah mana saja yang butuh dibangunkan sekolah.

“Kami memetakan wilayah-wilayah blank spot di Kota Bandung. Untuk jenjang SD, tidak ada daerah yang blank spot sekolah negeri. Namun, saat kami petakan SMP, ternyata banyak sekali daerah yang blank spot,” jelas Yana dalam peresmian pembangunan sekolah, Jumat 4 Februari 2022.

Setelah terpetakan, terpilihlah empat titik blank spot yang menjadi tempat pembangunan sekolah negeri, di antaranya Jalan Cicabe, H. Tamim, Baturaden dan Riung Wargi.

Sekolah-sekolah yang dibangun di lokasi tersebut antara lain SMPN 59, 61, 65, dan 66 Bandung.

Beberapa pembangunan sudah berjalan sejak 2019-2020. Sisanya telah dibangun pada tahun 2021. Yana sangat mengapresiasi Disdik terkait program pembangunan unit sekolah baru SMP ini.

“Di tengah keterbatasan ini, saya apresiasi teman-teman di Disdik karena bisa memaksimalkan kinerja demi betul-betul mengurangi blank spot di tingkat SMP,” katanya

“Hari ini sudah terjawab, mudah-mudahan tidak ada lagi blank spot di tingkat SMP Kota Bandung. Harapan saya, jangan ada lagi anak usia sekolah di Kota Bandung, tapi dia tidak bersekolah,” imbuh Yana.

Dalam peresmian ini, hadir pula Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Tedy menyampaikan apresiasi atas aksesibiltas pendidikan yang telah disediakan oleh Pemkot Bandung.

“Ajuan-ajuan pendidikan dan kesehatan memang menjadi prioritas kami. Apalagi zonasi ini jadi konsen yang sangat luar biasa. Semoga dengan hadirnya sekolah ini, Pemkot Bandung bisa mengakomodasi pendidikan anak-anak di lingkungan sekitar,” ucap Tedy.

Menanggapi program ini, Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menyampaikan, pembangunan unit sekolah baru, akan difokuskan pada sekolah-sekolah filial atau yang masih menginduk dengan sekolah lain.

“Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan, salah satu prioritasnya dengan pembangunan unit sekolah baru untuk sekolah filial. Pembentukan sekolah baru ini juga untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait sistem zonasi,” ujar Hikmat.

Serupa dengan Hikmat, Plt Kepala SMPN 66 Bandung, Harlina mengutarakan, dengan adanya pembangunan unit sekolah baru tingkat SMP ini, masyarakat di wilayah blank spot bisa memiliki peluang untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

“Saya merasa program ini sangat luar biasa. Karena memang di daerah ini (Riung Wargi) merupakan salah satu daerah blank spot, sehingga warga sulit untuk bisa memasukkan anak-anaknya ke sekolah negeri,” tutur Harlina.

Saat ini, tambah Harlina, SMPN 66 Bandung masih menginduk pada SMPN 51 Bandung. Selain menjadi Plt Kepsek di SMPN 66 Bandung, Harlina juga menjadi Plt Kepsek SMPN 42 Bandung dan Kepsek definitif pada SMPN 51 Bandung.

“Apalagi sekolah-sekolah negeri terdekat di sekitar sini sudah dipenuhi dulu dari warga yang lebih dekat secara radius zonasi,” imbuhnya.

Penekanan tombol sirine oleh Plt Wali Kota Bandung menjadi simbol peresmian pembangunan empat unit SMP di Kota Bandung. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam 860 Pohon, Pemkot Bandung Tata Bantaran Sungai Cikapundung

    Tanam 860 Pohon, Pemkot Bandung Tata Bantaran Sungai Cikapundung

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi menanam 860 pohon di bantaran Sungai Cikapundung, Kecamatan Batununggal, Senin, 6 Juni 2022. “Mudah-mudahan dengan kita melakukan penataan seperti ini, bisa mengurangi titik banjir di Kota Bandung, salah satunya dengan penanaman pohon,” ujar […]

  • Melalui Program UGD, Delapan Santri Ponpes Dzikir AL-Fath Dikirm Untuk Pengabdian di Maluku

    Melalui Program UGD, Delapan Santri Ponpes Dzikir AL-Fath Dikirm Untuk Pengabdian di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Sukabumi, mengirimkan delapan santrinya untuk melakukan pengadian di empat Desa. Yakni, Desa Dava, Widit, Basalale, dan Gogorea Pulau Buru, Maluku. Santri yang dikirim kali ini ke Maluku tersebut, merupakan ke tiga kalinya yang dibalut dalam program Ustadz Garis Depan (UGD). Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. DR. KH.Muhammad Fajar Laksana, […]

  • Hadirkan  Inovasi Tekonologi Digital, bank bjb Manjakan Nasabah Melalui layanan-layanan ‘fintech like’

    Hadirkan Inovasi Tekonologi Digital, bank bjb Manjakan Nasabah Melalui layanan-layanan ‘fintech like’

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb, dimana merupakan BPD terbesar di Indonesia, dalam waktu dekat bekerjasama dengan perusahaan teknologi besar berskala internasional untuk mendukung pengembangan infrastruktur teknologi dan digitalisasi. Dengan menggandeng perusahaan teknologi tersebut maka kecepatan dan kehandalan bank bjb dalam melahirkan inovasi baru pun […]

  • Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar  Laksanakan Program Monsis

    Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar Laksanakan Program Monsis

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Kelurahan Karangmekar di tunjuk sebagai lokasi monitoring siskamling yang berlokasi di Mesjid Al-Fattah Pusdikhubad jalan Kalidam rt 07/10 kelurahan Karang Mekar, Jum’at malam, (13/9/19). Hal ini juga dilakukan sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat. Hadir dalam acara monitoring siskamling ini diantaranya Lurah Karangmekar, Camat Cimahi Tengah, Bintara TNI Pembina Desa (Babinsa), Bintara Polri Pembina […]

  • DPMPTSP  Minta Pengusaha Melapor Kegiatan Investasinya Dengan Tepat

    DPMPTSP Minta Pengusaha Melapor Kegiatan Investasinya Dengan Tepat

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meminta para pengusaha melaporkan kegiatan investasinya dengan benar dan tepat. Hal itu berkaitan dengan target investasi Kota Bandung sebesar Rp5,23 triliun pada tahun 2019 ini. Berdasarkan data DPMPTSP, di semester satu telah tercapai Rp3,12 triliun. Sehingga diperlukan untuk pencapaian target itu Rp2,11 triliun. […]

  • Pekan Ini, Sejumlah Bapokting Alami Penaikan Harga

    Pekan Ini, Sejumlah Bapokting Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebagian Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tardisional dan Modern alami kenaikan harga. Seperti, cabai hijau besar semula diangka Rp16 ribu, kini dijual sekitar Rp18 ribu/kg. kemudian disusul oleh cabai rawit merah dari Rp26 ribu menjadi Rp28 ribu/kg, begitu juga dengan cabai rawit hijau yang saat ini di bandrol Rp24 ribu/kg, atau naik sekitar […]

expand_less