Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wow! Pedagang Tapai Yang Mengambil Los Di Pasar Pelita Sukabumi, Kini Sudah Siap Berdagang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilakukan penertiban terhadap ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL), oleh Pemerintah Kota Sukabumi yang dimulai beberapa waktu lalu, saat ini pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, sudah mulai melakukan aktivitas berdagangnya di lapak baru milik mereka, Rabu (16/02/2022).

Seperti yang dilakukan Yani pedagang tapai, yang merupakan mantan PKL di Jalan Perniagaan Kota Sukabumi. Saat ini dirinya telah mulai melakukan renovasi kecil – kecilan di los miliknya yang berada di Pasar Modern Pelita Sukabumi. Dengan berbekal niat dan keyakinan, dirinya memberanikan diri mengambil satu unit los yang akan digunakannya untuk berdagang.

“Saya mengambil satu unit los disini (Pasar Modern Pelita Sukabumi), dengan uang muka awal hanya 3,5 juta Rupiah. Kemudian sisa uang mukanya, di cicil hingga 3 kali bayar,” ujar Yani saat diwawancarai Mbinews.id di los miliknya.

Lanjutnya, menurutnya dengan kemudahan seperti ini, sangat membantu mereka para pedagang yang memang kesulitan terhadap masalah financial, untuk melakukan pengambilan kios ataupun los di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Menurut saya, dengan skema keringan uang muka seperti ini, sangat terjangkau dan membantu sekali bagi kami yang memang tidak memiliki uang muka yang besar,” ungkapnya.

Senada dengan Yani yang mengambil satu unit los, Lilis seorang pedagang telur yang mengambil 3 unit los di Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, bahwa dengan metode cicilan ringan yang diberlakukan saat ini, menurutnya sangat membantu sekali para pedagang yang menginginkan berusaha kembali di Pasar Modern Pelita Sukabumi, setelah terkena relokasi di lapak yang saat ini sedang dilakukan penertiban.

“Saya dulu awalnya mengambil dua unit los, dengan uang muka saat itu 17 juta perunit, dan angsuran 800 ribuan perunit. Kemudian sekarang saya mengambil satu uni lagi, dengan angsunran 1,1 juta Rupiah perbulan,” ujarnya.

Lanjutnya, jika dibandingkan kondisi saat masih di lapak dengan situasi saat ini di Pasar Modern Pelita Sukabumi, kondisinya jauh lebih nyaman untuknya berdagang, serta merasa aman.

“Waktu di lapak dulu, namanya juga di emperan ya pasti lebih kumuh. Kalo disini, lebih bersih dan nyaman,” ujar pedagang yang dahulunya menjajakan dagangannya di Jalan Lettu Bakri Kota Sukabumi.

Masih menurut Lilis, bahkan menurutnya pengeluaran setiap hari saat dirinya berdagang di lapak dahulu, justru terbilang sulit dikontrol. Dengan dirinya memutuskan berdagang di los Pasar Modern Pelita Sukabumi, pengeluaran iuran ataupun pembayaran keamanan serta kebersihan, bisa rasional.

“Kalu di lapak setiap harinya itu, ada bayar kebersihan, keamanan, dan lain – lain. Untungnya tempat saya menyewa lapak itu, yang punya adalah orang yang megang dikawasan itu, jadinya saya mah ga terlalu mahal bayar setiap harinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan penertiban terhadap ratusan lapak PKL yang berada di tujuh ruas titik jalan yang berada di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi. Hal tersebut dilakukan, untuk menormalisasikan fungsi ruas jalan yang selama ini bertahun – tahun telah beralih fungsi menjadi lapak PKL. Sebagai solusinya, para PKL yang lapaknya terkena penertiban tersebut, diharapkan merelokasi ke Pasar Modern Pelita Sukabumi, yang sudah disediakan berbagai fasilitas kemudahan untuk pembeliannya, baik tunai ataupun kredit. Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung Kota selain Paris Van Java juga punya julukan Seribu Bintang Pusat Berkumpulnya Perwira Tinggi TNI dan Polri

    Bandung Kota selain Paris Van Java juga punya julukan Seribu Bintang Pusat Berkumpulnya Perwira Tinggi TNI dan Polri

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Selain dikenal sebagai kota surganya kuliner dan wisata, Kota yang dijuluki Paris Van Java ini semakin pantas menyandang julukan baru yaitu Kota Seribu Bintang. Julukan ini menggambarkan keberadaan banyaknya perwira tinggi TNI dan Polri yang bertugas di Kota Kembang, menjadikannya salah satu pusat strategis pertahanan dan Keamanan Negara. Sebagai rumah bagi berbagai […]

  • Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

    Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pusat perbelanjaan, toko swalayan dan mini market makin banyak di Kota Bandung. jarak nya pun berdekatan dengan pasar tradisional dan warung UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) milik warga. Sehingga tak sedikit warung UMKM atau rumahan gulung tikar. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih, S.H. mengatakan kepada wartawan, Jum’at (08/11/2024). Rieke […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Kinerja dan Akuntabilitas Pembangunan Daerah

    Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Kinerja dan Akuntabilitas Pembangunan Daerah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan pentingnya percepatan kinerja, kejujuran, dan integritas dalam pelaksanaan pembangunan menjelang akhir tahun anggaran. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah yang diselenggarakan Bappeda Kota Sukabumi, yang dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, serta seluruh kepala perangkat daerah, di Ruang Pertemuan […]

  • Komisi V DPRD Jabar: Dana PEN Harus Untuk Pemulihan Ekonomi Jawa Barat

    Komisi V DPRD Jabar: Dana PEN Harus Untuk Pemulihan Ekonomi Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Adanya dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seharusnya dimaksimalkan untuk pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid 19 Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, bahwa prinsipnya antara DPRD dan pemerintah daerah memiliki semangat yang sama agar ekonomi kita bisa cepat pulih “Pemulihan ekonomi itu harus terus diupayakan meski […]

  • Andri Rusmana Hadiri Acara Pemberian Santunan Bersama LMP dan Yayasan Kanker Ambu

    Andri Rusmana Hadiri Acara Pemberian Santunan Bersama LMP dan Yayasan Kanker Ambu

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., menghadiri acara pemberian santunan dan bantuan bersama Laskar Merah Putih (LMP) dan Yayasan Kanker Ambu, di Auditorium Rosada Balai Kota Bandung, Senin (25/04/2022). Andri mengapresiasi LMP yang telah mengagendakan acara pemberian santunan dan bantuan moral ini. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada LMP yang […]

  • West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MBInews.id – West Java automotive carshow menggelar charity dan vaksinasi bersama Doni Salmanan di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Sabtu (23/10/2021) Doni Salmanan mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu percepatan program vaksinasi di Kabupaten Bandung. “Karena dilihat warga di Kabupaten Bandung masih kurang baik yang belum atau yang sudah di vaksin. Maka kami hadir untuk […]

expand_less