Breaking News
Trending Tags

Wow! Pedagang Tapai Yang Mengambil Los Di Pasar Pelita Sukabumi, Kini Sudah Siap Berdagang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilakukan penertiban terhadap ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL), oleh Pemerintah Kota Sukabumi yang dimulai beberapa waktu lalu, saat ini pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, sudah mulai melakukan aktivitas berdagangnya di lapak baru milik mereka, Rabu (16/02/2022).

Seperti yang dilakukan Yani pedagang tapai, yang merupakan mantan PKL di Jalan Perniagaan Kota Sukabumi. Saat ini dirinya telah mulai melakukan renovasi kecil – kecilan di los miliknya yang berada di Pasar Modern Pelita Sukabumi. Dengan berbekal niat dan keyakinan, dirinya memberanikan diri mengambil satu unit los yang akan digunakannya untuk berdagang.

“Saya mengambil satu unit los disini (Pasar Modern Pelita Sukabumi), dengan uang muka awal hanya 3,5 juta Rupiah. Kemudian sisa uang mukanya, di cicil hingga 3 kali bayar,” ujar Yani saat diwawancarai Mbinews.id di los miliknya.

Lanjutnya, menurutnya dengan kemudahan seperti ini, sangat membantu mereka para pedagang yang memang kesulitan terhadap masalah financial, untuk melakukan pengambilan kios ataupun los di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Menurut saya, dengan skema keringan uang muka seperti ini, sangat terjangkau dan membantu sekali bagi kami yang memang tidak memiliki uang muka yang besar,” ungkapnya.

Senada dengan Yani yang mengambil satu unit los, Lilis seorang pedagang telur yang mengambil 3 unit los di Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, bahwa dengan metode cicilan ringan yang diberlakukan saat ini, menurutnya sangat membantu sekali para pedagang yang menginginkan berusaha kembali di Pasar Modern Pelita Sukabumi, setelah terkena relokasi di lapak yang saat ini sedang dilakukan penertiban.

“Saya dulu awalnya mengambil dua unit los, dengan uang muka saat itu 17 juta perunit, dan angsuran 800 ribuan perunit. Kemudian sekarang saya mengambil satu uni lagi, dengan angsunran 1,1 juta Rupiah perbulan,” ujarnya.

Lanjutnya, jika dibandingkan kondisi saat masih di lapak dengan situasi saat ini di Pasar Modern Pelita Sukabumi, kondisinya jauh lebih nyaman untuknya berdagang, serta merasa aman.

“Waktu di lapak dulu, namanya juga di emperan ya pasti lebih kumuh. Kalo disini, lebih bersih dan nyaman,” ujar pedagang yang dahulunya menjajakan dagangannya di Jalan Lettu Bakri Kota Sukabumi.

Masih menurut Lilis, bahkan menurutnya pengeluaran setiap hari saat dirinya berdagang di lapak dahulu, justru terbilang sulit dikontrol. Dengan dirinya memutuskan berdagang di los Pasar Modern Pelita Sukabumi, pengeluaran iuran ataupun pembayaran keamanan serta kebersihan, bisa rasional.

“Kalu di lapak setiap harinya itu, ada bayar kebersihan, keamanan, dan lain – lain. Untungnya tempat saya menyewa lapak itu, yang punya adalah orang yang megang dikawasan itu, jadinya saya mah ga terlalu mahal bayar setiap harinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan penertiban terhadap ratusan lapak PKL yang berada di tujuh ruas titik jalan yang berada di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi. Hal tersebut dilakukan, untuk menormalisasikan fungsi ruas jalan yang selama ini bertahun – tahun telah beralih fungsi menjadi lapak PKL. Sebagai solusinya, para PKL yang lapaknya terkena penertiban tersebut, diharapkan merelokasi ke Pasar Modern Pelita Sukabumi, yang sudah disediakan berbagai fasilitas kemudahan untuk pembeliannya, baik tunai ataupun kredit. Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses melakukan Transformasi USB YPKP Meraih Akreditasi Unggul dari BAN – PT

    Sukses melakukan Transformasi USB YPKP Meraih Akreditasi Unggul dari BAN – PT

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung baru saja meraih Akreditasi Unggul pada pertengah Mei 2025 dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal tersebut semakin menjadikan USB YPKP Bandung sebagai salah satu kampus yang terbilang sukses dalam melakukan transformasi pendidikan di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. “Cita-cita kami memang dari dulu […]

  • Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam mendukung kemajuan wirausaha muda di Indonesia, bank bjb menggelar Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0. Acara ini merupakan program scale up bisnis untuk para pengusaha muda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun kategori bisnis yang dilombakan dalam YEZ 3.0 yaitu Food & Beverages, Fashion & Handcraft (Kriya), dan bisnis untuk […]

  • Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin  PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi  Pihak Perusahaan

    Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi Pihak Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Salak Utama yang berada di Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, sayangnya pihak perusahaan tidak ada. Sehingga, para anggota dewan yang datang hanya bertemu dengan petani penggarap di tanah Hak Pakai (HP) PT Salak Utama, PJS Kepala Desa dan unsur Muspika Kalapanunggal […]

  • Kejar Target, Wali Kota Sukabumi Tekankan Seluruh Puskesmas Ramah Anak

    Kejar Target, Wali Kota Sukabumi Tekankan Seluruh Puskesmas Ramah Anak

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gencarkan program Puskesmas ramah anak, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi hadiri sosialisasi dan studi lapangan puskesmas ramah anak di Puskesmas Selabatu, Jumat (08/07). Dalam kegiatan ini, Fahmi berharap semua puskesmas di Kota Sukabumi, bisa menjadi Puskesmas Ramah Anak, yang diawali dengan 10 puskesmas terlebih dahulu. Baca Juga: 125 Jemaah Haji Kloter 30, […]

  • Jaga Inflasi, TPID Kota Sukabumi Terus Pantau Ketersediaan dan Pasokan

    Jaga Inflasi, TPID Kota Sukabumi Terus Pantau Ketersediaan dan Pasokan

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Sukabumi, terus melakukan pemantauan ketersediaan dan pasokan yang dapat memicu kenaikan inflasi. Meskipun saat ini laju inflasi di Kota Sukabumi tergolong cukup terkendali. Artinya, masih dalam target yang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Yaitu, dikisaran 2-4 persen, atau 3+/-1. “Kami, bersama dinas dan lembaga lainya, akan terus melakukan […]

  • Wali Kota Sebut, Kondisi Pendidikan di Kota Sudah Baik

    Wali Kota Sebut, Kondisi Pendidikan di Kota Sudah Baik

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kondisi pendidikan di Kota Sukabumi diklaim sudah sangat baik. Hal itu tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 75,40 berada di atas rata rata capaian provinsi dan nasional. “Indeks pendidikan ada dua komponen. Yakni, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah,”ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, usai upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasioanal dan Otonomi […]

expand_less