Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wow! Pedagang Tapai Yang Mengambil Los Di Pasar Pelita Sukabumi, Kini Sudah Siap Berdagang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilakukan penertiban terhadap ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL), oleh Pemerintah Kota Sukabumi yang dimulai beberapa waktu lalu, saat ini pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, sudah mulai melakukan aktivitas berdagangnya di lapak baru milik mereka, Rabu (16/02/2022).

Seperti yang dilakukan Yani pedagang tapai, yang merupakan mantan PKL di Jalan Perniagaan Kota Sukabumi. Saat ini dirinya telah mulai melakukan renovasi kecil – kecilan di los miliknya yang berada di Pasar Modern Pelita Sukabumi. Dengan berbekal niat dan keyakinan, dirinya memberanikan diri mengambil satu unit los yang akan digunakannya untuk berdagang.

“Saya mengambil satu unit los disini (Pasar Modern Pelita Sukabumi), dengan uang muka awal hanya 3,5 juta Rupiah. Kemudian sisa uang mukanya, di cicil hingga 3 kali bayar,” ujar Yani saat diwawancarai Mbinews.id di los miliknya.

Lanjutnya, menurutnya dengan kemudahan seperti ini, sangat membantu mereka para pedagang yang memang kesulitan terhadap masalah financial, untuk melakukan pengambilan kios ataupun los di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Menurut saya, dengan skema keringan uang muka seperti ini, sangat terjangkau dan membantu sekali bagi kami yang memang tidak memiliki uang muka yang besar,” ungkapnya.

Senada dengan Yani yang mengambil satu unit los, Lilis seorang pedagang telur yang mengambil 3 unit los di Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, bahwa dengan metode cicilan ringan yang diberlakukan saat ini, menurutnya sangat membantu sekali para pedagang yang menginginkan berusaha kembali di Pasar Modern Pelita Sukabumi, setelah terkena relokasi di lapak yang saat ini sedang dilakukan penertiban.

“Saya dulu awalnya mengambil dua unit los, dengan uang muka saat itu 17 juta perunit, dan angsuran 800 ribuan perunit. Kemudian sekarang saya mengambil satu uni lagi, dengan angsunran 1,1 juta Rupiah perbulan,” ujarnya.

Lanjutnya, jika dibandingkan kondisi saat masih di lapak dengan situasi saat ini di Pasar Modern Pelita Sukabumi, kondisinya jauh lebih nyaman untuknya berdagang, serta merasa aman.

“Waktu di lapak dulu, namanya juga di emperan ya pasti lebih kumuh. Kalo disini, lebih bersih dan nyaman,” ujar pedagang yang dahulunya menjajakan dagangannya di Jalan Lettu Bakri Kota Sukabumi.

Masih menurut Lilis, bahkan menurutnya pengeluaran setiap hari saat dirinya berdagang di lapak dahulu, justru terbilang sulit dikontrol. Dengan dirinya memutuskan berdagang di los Pasar Modern Pelita Sukabumi, pengeluaran iuran ataupun pembayaran keamanan serta kebersihan, bisa rasional.

“Kalu di lapak setiap harinya itu, ada bayar kebersihan, keamanan, dan lain – lain. Untungnya tempat saya menyewa lapak itu, yang punya adalah orang yang megang dikawasan itu, jadinya saya mah ga terlalu mahal bayar setiap harinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sukabumi melakukan penertiban terhadap ratusan lapak PKL yang berada di tujuh ruas titik jalan yang berada di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi. Hal tersebut dilakukan, untuk menormalisasikan fungsi ruas jalan yang selama ini bertahun – tahun telah beralih fungsi menjadi lapak PKL. Sebagai solusinya, para PKL yang lapaknya terkena penertiban tersebut, diharapkan merelokasi ke Pasar Modern Pelita Sukabumi, yang sudah disediakan berbagai fasilitas kemudahan untuk pembeliannya, baik tunai ataupun kredit. Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Tahun Oded-Yana, Separuh Jalan Berjibaku Hadapi Pandemi

    Tiga Tahun Oded-Yana, Separuh Jalan Berjibaku Hadapi Pandemi

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tiga tahun sudah dilalui oleh Oded M. Danial bersama Yana Mulyana dalam memimpin Kota Bandung. Dinamika yang terjadi semakin kompleks manakala separuh perjalanannya dihabiskan untuk berjibaku melawan pandemi Covid-19. Bagi Oded, penanganan pandemi Covid-19 bersama segala dampak turunannya masuk dalam daftar prioritas. Di samping berupaya memenuhi janji politik yang disiapkan saat dipercaya […]

  • Jokowi : Progres Pembangunan Pelabuhan Patiban Subang Sesuai Harapan

    Jokowi : Progres Pembangunan Pelabuhan Patiban Subang Sesuai Harapan

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUBANG, MBInews.id  – Presiden Jokowi didampingi Menhub, Seskab, dan Menteri PUPR meninjau pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kab. Subang, Jabar, Jumat (29/11) siang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai progress pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk tahapan pertama dengan investasi Rp29 triliun tergolong bagus dan sesuai harapan. “Ya progresnya bagus dan kita harapkan yang […]

  • Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025). Pada kesempatan upacara itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung pun turut hadir “Ini sebagai wujud komitmen […]

  • Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Polres Sukabumi Kota Perketat Penjagaan

    Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Polres Sukabumi Kota Perketat Penjagaan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca terjadinya ledakan Bom Bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara. Kepolisian Polres Sukabumi Kota perketat penjagaan di pintu masuk , Rabu (13/11/19). Pantauan dilokasi, sejumlah anggota polisi yang berjaga di Pintu masuk melakukan pemeriksaan indentitas dan barang bawaanya kepada warga masyarakat yang akan masuk ke Polres Sukabumi Kota dalam rangka menjaga […]

  • Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perwakilan warga Kecamatan Takokak, Kab Cianjur, yang didampingi kuasa pendampingan Desa Sukagali dan Simpang mendatangi Kantor PT KCIC, Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Rabu, (23/11/2019) Massa menuntut penambahan ganti rugi lahan/tanah yang dibayarkan hanya Rp 6000 per meter menjadi Rp […]

  • Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

    Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Melonjaknya harga-harga bahan pokok penting (Bapokting) pada bulan Ramadhan, membuat sejumlah masyarakat maupun pelaku usaha menjerit. Termasuk di Kota Sukabumi, sejumlah bapokting saat ini terpantau mulai meroket naik. Hal tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda turut angkat bicara, Rabu (06/04/2022). “Memang sudah menjadi tradisi pada saat menjelang maupun memasuki […]

expand_less