Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tamansari, Kawasan Integrasi Wisata Halal Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – “Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan yang bersamaku ketika sunyi”.

Sebuah quote dari Pidi Baiq membawa rasa nyaman saat mengunjungi tempat bernama Bandung. Untuk menambah rasa nyaman dan aman terutama bagi para wisatawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melanjutkan inisiasi zona kuliner halal bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Dengan program ini, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, perekonomian dan pariwisata Kota Bandung akan semakin pulih dengan cepat.

“Pascacovid-19 ini kita bisa memulihkan perekonomian dengan cepat. Salah satunya dengan zona halal. Bisa dimulai dari kuliner halal dulu,” harap Yana.

Yana menjelaskan, zona wisata halal bukanlah perkara baru jika berkaca pada negara-negara lain. Sudah banyak negara menyediakan fasilitas seperti ini bagi wisatawan yang mencari makanan halal.

Makna halal di sini, jelas Yana, bukan berarti hanya untuk wisatawan muslim, tapi juga bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Jangan sampai stigmanya itu Bandung cuma buat muslim nih? Bukan, halal itu bukan hanya untuk muslim saja, siapapun boleh datang ke zona wisata halal ini. Kita bisa coba di beberapa titik sentra pedagang kali lima (PKL) kuliner binaan kami,” ucapnya.

Tentu, untuk meyakinkan wisatawan dengan zona halal ini, perlu adanya bukti dari mulai sebelum proses pembuatan sampai setelah makanan diolah.

“Ada orang yang juga bertanya-tanya ini makanannya halal, tapi cara pengolahan atau sembelihnya halal juga enggak? Nah, kita harus pastikan itu juga ke wisatawan. Misal, sop kaki kambing, kita harus tunjukkan kalau penyembelihannya juga halal, bisa melalui RPH atau tempat yang memang tersertifikasi halal,” ungkap Yana.

Untuk lokasinya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, kawasan Tamansari tepatnya area Gelap Nyawang akan menjadi zona wisata halal yang terintegrasi.

“Gelap Nyawang jadi vocal point karena di sekitarnya banyak sekali potensi wisata yang bisa jadi jalur wisata. Selain itu, dekat juga dengan Masjid Salman ITB, dan beberapa tempat belanja lainnya,” tutur Kenny.

Sebab, beberapa kriteria yang menjadikan sebuah lokasi bisa dipilih sebagai zona wisata halal jika dekat dengan tempat ibadah, wisata, tempat pendidikan, area belanja, dan rumah sakit. Semua poin ini terdapat di Tamansari.

Kenny menyampaikan, konsep wisata halal Kota Bandung sudah mendapatkan persetujuan dan MoU bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf) pada tahun 2019.

“Tim penyusunan mengenai konsep wisata halal Kota Bandung ini sudah ada Surat Keputusannya(SK), didukung oleh Kemenparkraf. Bahkan, pada 2019 kemarin, kami juga telah menandatangani MoU wisata halal bersama Kemenparkraf,” imbuhnya.

Menanggapi inisiasi ini, Direktur KNEKS, Putu Rahwidhiyasa sepakat untuk membangun citra wisata halal yang ramah dan bisa memenuhi kebutuhan wisatawan.

“Kita juga berharap, zona ini bukan jadi yang eksklusif kesannya. Tapi, ingin agar halal life style itu memang menjadi kebutuhan bersama, bukan hanya muslim,” kata Putu.

Putu juga memaparkan, zona kuliner halal dan sehat sudah terimplementasi di beberapa titik, seperti Jalan Rasuna, Jakarta.

“Selain itu, lokasi yang saat ini sedang dalam tahap implementasi wisata halal ada di Pantai Losari di Lego-Lego, Sulawesi Selatan. Semoga di Bandung juga bisa terimplementasi dengan baik sesuai dengan arahan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujarnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zona Kuning, Pemkot Bandung Belum Izinkan tempat Hiburan Beroperasi

    Zona Kuning, Pemkot Bandung Belum Izinkan tempat Hiburan Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum mengizinkan tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Pasalnya Kota Bandung masih berada dalam zona kuning dan tengah melaksanakan Pembatasan Sosial Besar (PSBB) proporsional.  “Belum (diizinkan). Kita masih zona kuning. Kita sudah berikan gambaran. Kalau mau buka itu pertama label harus ke zona biru. Untuk menuju zona biru itu […]

  • Koramil 0607-04/Kota Sukabumi Utara, Terus Sosialisasikan Saka Wira Kartika Ke Setiap Sekolah

    Koramil 0607-04/Kota Sukabumi Utara, Terus Sosialisasikan Saka Wira Kartika Ke Setiap Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Untuk kesekian kalinya, Koramil 0607-04 Cikole Kota Sukabumi Utara, terus mensosialisasikan Saka Wira Kartika ke semua sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Cikole. Pamong Saka Wira kartika, Koramil 0607-04/Kota Sukabumi Utara, Serma Angga Eka Saputra, mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ke sekolah ini, untuk memberikan pengetahuan tentang Saka Wira Kartika. Karena, kata Angga, Saka Wira […]

  • Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

    Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Indonesia masih sangat membutuhkan dokter gigi spesialis. Oleh karenanya, jumlah dokter gigi spesialis perlu ditingkatkan. Hal ini disampaikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri dalam acara talkshow PDGI Kota Bandung di Holiday Inn, pada Rabu, 1 Juni 2022. “Dokter gigi spesialis di Indonesia ini kurang. Di ASEAN saja, […]

  • Tinjau Lokasi Bencana, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Tinjau Lokasi Bencana, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan pemantauan sejumlah titik lokasi bencana, yang terjadi beberapa Senin, (5/12/2022) sore lalu. Lokasi yang di pantau tersebut, diantaranya, bencana longsor di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong. Selain meninjau lokasi bencana, Wali Kota juga menyempatkan memantau pembangunan pedestrian di Jalan Ciwangi dan Kapten Harun Kabir, serta pemantauan […]

  • Personel Brimob Jabar  Berikan Himbauwan Kepada Masyarakat untuk  Prokes Terapkan Prokes 5M

    Personel Brimob Jabar Berikan Himbauwan Kepada Masyarakat untuk Prokes Terapkan Prokes 5M

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MBinews.id – Personil Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar yang dipimpin Danru Patroli dialgis Aipda Abdul Hamid Daeng S.H sambangi warga masyarakat yang tengah beraktifitas tepatnya di Jalan Raya Pangeran Cakrabuana Kec. Talun Kabupaten Cirebon. Minggu, 24 Oktober 2021 Kegiatan yang dilakukan oleh para personil ini adalah guna sosialisasikan dan berikan himbauan protokol […]

  • Hasil Tes Covid-19, Wali Kota Cimahi Dinyatakan Negatif

    Hasil Tes Covid-19, Wali Kota Cimahi Dinyatakan Negatif

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil, agar peserta Musda HIPMI Jawa Barat yang digelar 9 Maret 2020 lalu di Karawang untuk melakukan test virus corona pada Selasa (24/3) lalu, Wali Kota Cimahi, Ir. H. Ajay M. Priatna, MM sebagai pimpinan daerah yang juga ikut dalam kegiatan tersebut, pada hari yang sama, […]

expand_less