Breaking News
Trending Tags

Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Melonjaknya harga-harga bahan pokok penting (Bapokting) pada bulan Ramadhan, membuat sejumlah masyarakat maupun pelaku usaha menjerit. Termasuk di Kota Sukabumi, sejumlah bapokting saat ini terpantau mulai meroket naik. Hal tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda turut angkat bicara, Rabu (06/04/2022).

“Memang sudah menjadi tradisi pada saat menjelang maupun memasuki bulan ramadhan harga-harga bahan sembako itu naik. Namun, untuk kali ini, justru terjadi karena kami dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, peran pemerintah untuk mengatur harga-harga tersebut belum maksimal,” ujarnya.

Lanjutnya, perihal tradisi kenaikan harga-harga menjelang ramdhan maupun hari raya idul fitri juga, seharusnya tidak terjadi, jikalau memang peran pemerintah pusat dalam hal mengendalikan harga-harga tersebut, bisa berfungsi maksimal.

“Saat ini kan masih dalam masa pemulihan pasca pandemi Covid-19, harusnya harga-harga sembako di pasaran bisa dikelola dengan baik, sehingga masyarakat tidak menjerit,” ungkapnya.

Masih menurut politikus PKS Kota Sukabumi tersebut, dirinya menekankan kepada pemerintah pusat khusunya, agar bis segera mengambil langkah kongkrit mengatasi persoalan yang dimaksud.

“Pemerintah daerah tidak akan bisa mengambil keputusan apapun. Berdasarkan dialog dengan dinas terkait di daerah, mereka hanya mengikuti ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, kami dari PKS berharap, agar pemerintah pusat bisa mengatur harga eceran tertinggi (HET) bagi seluruh pengusaha. Sehingga mereka tidak sewenang-wenang dalam mengeluarkan harga jual, yang nantinya akan berdampak langsung terhadap masyarakat di daerah,” bebernya.

Bahkan dirinya mengklaim, terkait kelangkaan dan tingginya harga jual minyak goreng di pasaran, itu terjadi akibat kurangnya peran pemerintah pusat dalam mengatur HET. Menurutnya, inilah suatu konsekuensi dari menyerahkan harga-harga kepada mekanisme pasar yang berlaku. Sehinga, para pemilik modal akan secara bebas mengatur harga-harga, sesuai dengan yang mereka kehendaki.

“Pemerintah harus hadir, negara jangan kalah oleh para oligarki. Negara harus bisa memberi kenyamanan dan ketenangan, serta kemudahan-kemudahan dengan harga-harga yang bisa terjangkau oleh masyarakat,” paparnya.

Sedangkan untuk di Kota Sukabumi sendiri, menurutnya peran Pemerintah Kota Sukabumi saat ini sudah cukup maksimal. Karena sesungguhnya, tugas yang dilakukan Pemeintah Kota Sukabumi saat ini, hanyalah sebatas memastikan ketersediaan bapokting, yang memang dibutuhkan pada saat bulan Ramadhan, maupun menjelang idul fitri kelak.

“Untuk dinas terkait di Kota Sukabumi, sebatas saat ini, saya melihat bahwa mereka sudah melakukan tupoksinya, untuk menjamin ketersediaan bapokting. Sedangkan untuk pengendalian harga, dikembalikan lagi kepada keputusan pemerintah pusat yang memang, kami dari PK menilai itu semua sangat tiak berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan di berbagai media, PKS merupakan salah satu partai yang menolak keputusan pemerintah pusat mencabut ketetapan HET minyak goreng. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Kota Sukabumi Terus Tekan Kawasan Kekumuhan

    Bappeda Kota Sukabumi Terus Tekan Kawasan Kekumuhan

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, terus berupaya untuk menekan kawasan kekumuhan yang saat ini mencapai sekitar 190 hektare. Upaya yang dilakukan tersebut, diantaranya dengan melakukan terobosan dan kolaborasi baik dengan Pemprov Jabar dan pusat. Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengungkapkan, sebelumnya, berdasarkan SK (Surat Keputusan) Wali Kota […]

  • Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Kaum Disabilitas Harus Disamakan

    Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Kaum Disabilitas Harus Disamakan

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KAB KARAWANG,  MBInews.id – Hak penyandang disabilitas di Karawang untuk mendapatkan pekerjaan di dunia industri masih terabaikan, maka dari itu para penyandang disabilitas seharusnya memiliki kesempatan serta hak yang sama seperti yang lainnya untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengatakan jika para […]

  • Tangani HIV/AIDS Pemkot Bandung Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    Tangani HIV/AIDS Pemkot Bandung Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya dalam penanggulangan HIV/AIDS. Tak hanya sebagai fasilitator, tetapi Pemkot Bandung juga sebagai pengarah kebijakan dan penggerak sinergi lintas sektor. Hadir bukan hanya untuk memfasilitasi, tapi juga memimpin arah kebijakan, menggerakkan kolaborasi, dan memastikan bahwa semua pihak berjalan dalam satu arah yang terintegrasi,” ujar Wali Kota Bandung […]

  • Diharapkan Perda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Lebih Optimal

    Diharapkan Perda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Lebih Optimal

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Peraturan Daerah (Perda) Penataan dan Pengembangan ekonomi kreatif (e-kraf) di Kota Bandung sudah di sahkan  tahun 2020  tapib belum optimal dilaksanakan. Pasalnya turunan perda tersebut Peraturan Wali Kota (Perwal) belum lengkap. Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi  mengatakan , belum puas dengan kinerja Pemerintah  Kota Bandung  atas pelaksanan Perda E-ktaf karena belum […]

  • Kawasan Dago Kota Sukabumi Disemprot Cairan Disinfektan Organik

    Kawasan Dago Kota Sukabumi Disemprot Cairan Disinfektan Organik

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)cabang Sukabumi, melakukan penyemprotan cairan disinfektan Eco Enzyme. Penyemprotan dilakukan di sentra Pemerintahan dan Pendidikan Kota Sukabumi, di Jalan Ir. H Juanda, Kamis (30/9/2021). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya dalam menyambut […]

  • Wa Ros Kades Arjasari Support Jambore Perangkat Daerah Kab Bandung

    Wa Ros Kades Arjasari Support Jambore Perangkat Daerah Kab Bandung

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kab Bandung,Mbinews.id – Ratusan aparat desa yang ada di wilayah Kab Bandung hadiri dan ikuti Jambore tingkat Kabupaten Bandung yaitu Jambore Perangkat Desa Kab Bandung berlangsung di Dome, Sabilulungan Sabtu (14/9/2024) . Dikatakan Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung yang juga Kepala Desa Arjasari Kec Arjasari Kab Bandung , Rosiman yang biasa disapa Wa Ros, dengan […]

expand_less