Breaking News
Trending Tags

Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Melonjaknya harga-harga bahan pokok penting (Bapokting) pada bulan Ramadhan, membuat sejumlah masyarakat maupun pelaku usaha menjerit. Termasuk di Kota Sukabumi, sejumlah bapokting saat ini terpantau mulai meroket naik. Hal tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda turut angkat bicara, Rabu (06/04/2022).

“Memang sudah menjadi tradisi pada saat menjelang maupun memasuki bulan ramadhan harga-harga bahan sembako itu naik. Namun, untuk kali ini, justru terjadi karena kami dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, peran pemerintah untuk mengatur harga-harga tersebut belum maksimal,” ujarnya.

Lanjutnya, perihal tradisi kenaikan harga-harga menjelang ramdhan maupun hari raya idul fitri juga, seharusnya tidak terjadi, jikalau memang peran pemerintah pusat dalam hal mengendalikan harga-harga tersebut, bisa berfungsi maksimal.

“Saat ini kan masih dalam masa pemulihan pasca pandemi Covid-19, harusnya harga-harga sembako di pasaran bisa dikelola dengan baik, sehingga masyarakat tidak menjerit,” ungkapnya.

Masih menurut politikus PKS Kota Sukabumi tersebut, dirinya menekankan kepada pemerintah pusat khusunya, agar bis segera mengambil langkah kongkrit mengatasi persoalan yang dimaksud.

“Pemerintah daerah tidak akan bisa mengambil keputusan apapun. Berdasarkan dialog dengan dinas terkait di daerah, mereka hanya mengikuti ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, kami dari PKS berharap, agar pemerintah pusat bisa mengatur harga eceran tertinggi (HET) bagi seluruh pengusaha. Sehingga mereka tidak sewenang-wenang dalam mengeluarkan harga jual, yang nantinya akan berdampak langsung terhadap masyarakat di daerah,” bebernya.

Bahkan dirinya mengklaim, terkait kelangkaan dan tingginya harga jual minyak goreng di pasaran, itu terjadi akibat kurangnya peran pemerintah pusat dalam mengatur HET. Menurutnya, inilah suatu konsekuensi dari menyerahkan harga-harga kepada mekanisme pasar yang berlaku. Sehinga, para pemilik modal akan secara bebas mengatur harga-harga, sesuai dengan yang mereka kehendaki.

“Pemerintah harus hadir, negara jangan kalah oleh para oligarki. Negara harus bisa memberi kenyamanan dan ketenangan, serta kemudahan-kemudahan dengan harga-harga yang bisa terjangkau oleh masyarakat,” paparnya.

Sedangkan untuk di Kota Sukabumi sendiri, menurutnya peran Pemerintah Kota Sukabumi saat ini sudah cukup maksimal. Karena sesungguhnya, tugas yang dilakukan Pemeintah Kota Sukabumi saat ini, hanyalah sebatas memastikan ketersediaan bapokting, yang memang dibutuhkan pada saat bulan Ramadhan, maupun menjelang idul fitri kelak.

“Untuk dinas terkait di Kota Sukabumi, sebatas saat ini, saya melihat bahwa mereka sudah melakukan tupoksinya, untuk menjamin ketersediaan bapokting. Sedangkan untuk pengendalian harga, dikembalikan lagi kepada keputusan pemerintah pusat yang memang, kami dari PK menilai itu semua sangat tiak berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan di berbagai media, PKS merupakan salah satu partai yang menolak keputusan pemerintah pusat mencabut ketetapan HET minyak goreng. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan  Satu Unit Kendaraan Untuk PGRI

    Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Satu Unit Kendaraan Untuk PGRI

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berikan bantuan satu unit kendaraan operasioanl kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, disela-sela kegiatan penguatan pemahaman gerakan literasi sekolah dan diseminasi penguatan profil pelajar pancasila, di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Jumat, (30/9/2022). “Tugas PGRI menyiapkan generasi […]

  • Pemkot Sukabumi Akan Bangun Program ekonomi Pasca Pandemi

    Pemkot Sukabumi Akan Bangun Program ekonomi Pasca Pandemi

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achamd Fahmi, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memliki 10 program pembangunan ekonomi yang akan hidup pasca pandemi, salah satunya sektor pariwisata. Misalkan, adanya Kampung ikan koi yang berada di Kecamatan Cibeureum. “Ada program ekonomi pasca pandemi yang akan dilaklukan oleh kita,”ujar Fahmi, usai menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamataqn Cibeureum, […]

  • Urai Macet Ciwastra, Asep Sudrajat Dorong Pembukaan Akses Jalan Inspeksi Sungai Cidurian

    Urai Macet Ciwastra, Asep Sudrajat Dorong Pembukaan Akses Jalan Inspeksi Sungai Cidurian

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Sudrajat S.A.P., berharap akses jalan inspeksi Sungai CIdurian dapat segera digunakan oleh warga. Sebab, akses jalan yang sempat terbengkalai tersebut, dapat membantu mengurai kemacetan di Kawasan Ciwastra, Kota Bandung. Menurut Kang Upep, sapaan akrab Asep Sudrajat, dalam waktu dekat jalan tersebut sudah […]

  • Sukabumi Perluas Perlindungan Pekerja, Program “Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai” Resmi Diluncurkan

    Sukabumi Perluas Perlindungan Pekerja, Program “Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai” Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.958
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meluncurkan program “Ayeuna Waktuna, Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai”, sebagai strategi memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal dan informal. Program hasil kolaborasi Pemkot Sukabumi bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi ini menargetkan terbentuknya Agen Perisai di setiap kelurahan sebagai ujung tombak edukasi dan perekrutan peserta baru. […]

  • Faisal Minta Bapemperda Tunda Bahas Raperda Penyertaan Modal PDAM

    Faisal Minta Bapemperda Tunda Bahas Raperda Penyertaan Modal PDAM

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi, meminta agar salah satu Rancangan Peraturan Daerah (raperda) yang dijadwalkan akan dibahas pada triwulan ke dua ini, lebih baik di tunda. Satu raperda yang dimaksud itu yakni mengenai penyertaan modal bagi PDAM. “Di triwulan ke dua ini, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Sukabumi, akan membahas tiga raperda. […]

  • Pakar Pemerintahan Sebut Sinergi Ormas dan Pemerintah Kunci Sukses Pembangunan Nasional

    Pakar Pemerintahan Sebut Sinergi Ormas dan Pemerintah Kunci Sukses Pembangunan Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pakar pemerintahan dari Universitas Nurtanio, Djamu Kertabudi memberikan pandangannya bahwa sudah saatnya ormas bersinergi bersama pemerintah dalam mendukung pembangunan demi tercapainya tujuan negara. Hal ini ia sampaikan pada acara Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Tahun 2024 dengan tema “Melalui Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan Kita Perkuat Peran Organisasi Masyarakat dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Bandung […]

expand_less