Breaking News
Trending Tags

Harga Sembako Naik, Dewan PKS Tanyakan Peran Pemerintah Terhadap Rakyat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Melonjaknya harga-harga bahan pokok penting (Bapokting) pada bulan Ramadhan, membuat sejumlah masyarakat maupun pelaku usaha menjerit. Termasuk di Kota Sukabumi, sejumlah bapokting saat ini terpantau mulai meroket naik. Hal tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda turut angkat bicara, Rabu (06/04/2022).

“Memang sudah menjadi tradisi pada saat menjelang maupun memasuki bulan ramadhan harga-harga bahan sembako itu naik. Namun, untuk kali ini, justru terjadi karena kami dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, peran pemerintah untuk mengatur harga-harga tersebut belum maksimal,” ujarnya.

Lanjutnya, perihal tradisi kenaikan harga-harga menjelang ramdhan maupun hari raya idul fitri juga, seharusnya tidak terjadi, jikalau memang peran pemerintah pusat dalam hal mengendalikan harga-harga tersebut, bisa berfungsi maksimal.

“Saat ini kan masih dalam masa pemulihan pasca pandemi Covid-19, harusnya harga-harga sembako di pasaran bisa dikelola dengan baik, sehingga masyarakat tidak menjerit,” ungkapnya.

Masih menurut politikus PKS Kota Sukabumi tersebut, dirinya menekankan kepada pemerintah pusat khusunya, agar bis segera mengambil langkah kongkrit mengatasi persoalan yang dimaksud.

“Pemerintah daerah tidak akan bisa mengambil keputusan apapun. Berdasarkan dialog dengan dinas terkait di daerah, mereka hanya mengikuti ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, kami dari PKS berharap, agar pemerintah pusat bisa mengatur harga eceran tertinggi (HET) bagi seluruh pengusaha. Sehingga mereka tidak sewenang-wenang dalam mengeluarkan harga jual, yang nantinya akan berdampak langsung terhadap masyarakat di daerah,” bebernya.

Bahkan dirinya mengklaim, terkait kelangkaan dan tingginya harga jual minyak goreng di pasaran, itu terjadi akibat kurangnya peran pemerintah pusat dalam mengatur HET. Menurutnya, inilah suatu konsekuensi dari menyerahkan harga-harga kepada mekanisme pasar yang berlaku. Sehinga, para pemilik modal akan secara bebas mengatur harga-harga, sesuai dengan yang mereka kehendaki.

“Pemerintah harus hadir, negara jangan kalah oleh para oligarki. Negara harus bisa memberi kenyamanan dan ketenangan, serta kemudahan-kemudahan dengan harga-harga yang bisa terjangkau oleh masyarakat,” paparnya.

Sedangkan untuk di Kota Sukabumi sendiri, menurutnya peran Pemerintah Kota Sukabumi saat ini sudah cukup maksimal. Karena sesungguhnya, tugas yang dilakukan Pemeintah Kota Sukabumi saat ini, hanyalah sebatas memastikan ketersediaan bapokting, yang memang dibutuhkan pada saat bulan Ramadhan, maupun menjelang idul fitri kelak.

“Untuk dinas terkait di Kota Sukabumi, sebatas saat ini, saya melihat bahwa mereka sudah melakukan tupoksinya, untuk menjamin ketersediaan bapokting. Sedangkan untuk pengendalian harga, dikembalikan lagi kepada keputusan pemerintah pusat yang memang, kami dari PK menilai itu semua sangat tiak berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan di berbagai media, PKS merupakan salah satu partai yang menolak keputusan pemerintah pusat mencabut ketetapan HET minyak goreng. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abraham Samad:  Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

    Abraham Samad: Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Sikap pimpinan KPK menyalahkan penyelidik dalam kisruh operasi tangkap tangan (OTT) di Basarnas terus dikecam oleh berbagai kalangan. Bahkan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, menilai sikap tersebut sangat memalukan terjadi di KPK. “Apa yang dilakukan pimpinan KPK dan ada kesan mempersalahkan teman-teman penyelidik dan penyidik ini menurut saya sesuatu yang sangat dungu […]

  • Achmad Fahmi, Walikota Sukabumi Periode 2018-2023 Alami Kecelakaan

    Achmad Fahmi, Walikota Sukabumi Periode 2018-2023 Alami Kecelakaan

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi periode 2018-2023, Achmad Fahmi dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (03/11). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi kemarin sore. Danny Ramdhani, Anggota DPRD Kota Sukabumi yang juga merupakan rekan dari Kang Fahmi mengatakan, kondisi terkini Walikota Sukabumi periode 2018-2023 tersebut, saat ini sudah mulai […]

  • Yana Ingatkan Pedagang Pasar Disiplin Protokol Kesehatan

    Yana Ingatkan Pedagang Pasar Disiplin Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tak hentinya meningatkan agar warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Utamanya, terkait penggunaan masker dan menjaga kebersihan tangan sebagai tameng individu. Yana menuturkan, saat ini kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bandung sudah terkendali dengan baik. Namun, hal itu tak lantas membuat abai terhadap protokol kesehatan. […]

  • Jelang Piala Presiden, Pemkot Dan Berbagai Elemen Masyarakat Bebersih GBLA

    Jelang Piala Presiden, Pemkot Dan Berbagai Elemen Masyarakat Bebersih GBLA

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat mulai dari bobotoh, komunitas dan para petugas kebersihan melakukan aksi bebersih dan pengecetan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 10 Juni 2022. Kegiatan bebersih dan pengecetan stadion GBLA ini merupakan persiapan jelang turnamen prmusim Piala Presiden di Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana […]

  • Wali Kota Bandung Izinkan Ojol Narik Penumpang, Gugus Tugas Covid-19 : Tunggu Komitmen Aplikator  Ojol

    Wali Kota Bandung Izinkan Ojol Narik Penumpang, Gugus Tugas Covid-19 : Tunggu Komitmen Aplikator Ojol

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung menyatakan sejak pemberlakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) angkutan penumpang berbasis sepeda motor sudah diperbolehkan untuk membawa penumpang. Namun khusus untuk ojek online (ojol), Gugus Tugas Covid-19 masih menunggu pemenuhan syarat dan komitmen perusahaan penyedia aplikasi atau aplikator. Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan […]

  • 590 Siswa SD Di Kota Sukabumi Ikuti Uji Coba OSN

    590 Siswa SD Di Kota Sukabumi Ikuti Uji Coba OSN

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan siswa dari perwakilan Sekolah Dasar (SD) se-Kota Sukabumi mengikuti uji coba pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2024 yang dilaksanakan secara online pada, Kamis (14/03/2024). Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dadi Rulanto mengatakan uji simulasi OSN dilakukan bertujuan untuk membiasakan siswa menggunakan aplikasi OSN. […]

expand_less