Breaking News
Trending Tags

Turun Temurun Menganyam Di Kampung Blok Ketupat Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ketupat merupakan salah satu makanan ikonik pada Hari Raya Idulfitri. Namun tahukah anda jika di Kota Bandung ada salah satu sentra pembuat ketupat dan perajin cangkang ketupat?

Nama kawasannya Kampung Blok Ketupat Bandung. Lokasinya terletak di RW 13 Jalan Caringin, Babakan Ciparay, Kota Bandung. Patokannya tidak jauh dari Pasar Induk Caringin.

Pantauan Humas Bandung, Rabu 27 Februari pukul 11.00 WIB, sejumlah perajin mulai menyiapkan daun kelapa yang hendak dijadikan cangkang ketupat di sepanjang jalan.

Firman, Ketua RT 01 RW 13 Blok Ketupat menyebut, hari ini merupakan persiapan awal diproduksinya cangkang ketupat, sehingga belum banyak cangkang ketupat yang diproduksi.

“Mulai produksinya kebanyakan besok (Kamis, 28 April 2022). Namun beberapa pesanan sudah mulai berdatangan,” ujarnya.

Meski begitu, beberapa perajin ada yang sudah lebih dulu menganyam dan meracik cangkang ketupat. Misalnya keluarga Rohayati. Kegiatan menganyam ketupat di rumah wanita berusia 65 tahun ini sudah berlangsung, bahkan sejak ia masih bayi.

Saat ditanya sejak kapan keluarganya mulai menjadi perajin cangkang ketupat, ia tak bisa memberikan jawaban pasti.

“Waduh, ini mah sudah turun temurun atuh. Dari zaman ibu kecil juga sudah ada (kegiatan produksi cangkang ketupat),” katanya.

Tradisi turun temurun itu kemudian dilanjutkan oleh Rohayati dan enam anaknya. Ia memiliki tiga orang anak perempuan dan tiga orang anak laki-laki.

Mereka saling bahu membahu memproduksi cangkang ketupat. Tiga anak perempuannya memproduksi di rumah, sedang tiga anak laki-lakinya membawa cangkang ketupat untuk dijual di pasar.

“Ada dua jenis (cangkang ketupat). Yang daunnya hijau dan agak putih (hijau muda). Kalau yang hijau, itu biasanya dijual untuk pedagang kupat di Pasar. Belinya ke sini. Kalau yang warnanya putih ini, buat pesanan jelang Idulfitri,” terang Rohayati.

Hari ini saja, ia sudah mendapat sekitar 6.000 ikat pesanan cangkang ketupat. Jumlah 6.000 yang dimaksud bukan berarti 6.000 buah cangkang ketupat, melainkan 6.000 ikat dengan jumlah variatif di tiap ikatnya.

Ada yang seikat berisi 10 cangkang ketupat, ada lagi yang 25 cangkang ketupat, dan juga disesuaikan pesanan pembeli.

Secara keseluruhan, jika dipukul rata, satu rumah produksi di sentra ini bisa menghasilkan hingga seratus ribu buah cangkang ketupat tiap jelang Idulfitri.

Harga yang dibanderol untuk satu ikat cangkang ketupat bervariasi. Untuk satu ikat berisi 10 cangkang misalnya, harganya berkisar antara Rp6-10 ribu. Untuk satu ikat berisi 25 buah cangkang ketupat, harga terendahnya dimulai dari Rp15 ribu.

Produksi Meningkat
Iis (35) yang merupakan putri dari Rohayati mengaku produksi meningkat tiga hingga lima kali lipat tiap menjelang Hari Raya Idulfitri.

Jika pada hari biasa mereka hanya menjual 1.000 hingga 1.500 ikat cangkang ketupat, jumlah itu bisa meningkat hingga 10.000 ikat cangkang ketupat jelang Idulfitri.

Menariknya, fase awal masuk pandemi Covid-19 justru menjadi ladang rezeki bagi mereka. Pasalnya, jumlah orderan yang masuk ke rumah mereka mencapai 30.000 ikat atau tiga puluh kali lipat dari biasanya!

“Itu karena banyak yang enggak jualan. Kalau sekarang sih sudah normal lagi. Ini di kisaran 6.000 pesanan,” terang Iis.

Hanya perlu hitungan jam bagi rumah produksi ini untuk menyelesaikan satu pesanan dari pelanggan. Kata Iis, jika memesan cangkang ketupat siang hari, maka sore hari atau esok pagi, pesanan sudah dapat diambil.

“Kalau pesan di bawah 50 ikat sih dua jam juga selesai,” katanya sembari tertawa.

Ia mengaku sejak kecil, masyarakat di Kampung Blok Ketupat sudah belajar menganyam dan memproduksi cangkang ketupat. Iis mengaku tak ingat sejak kapan ia belajar membuat cangkang ketupat.

Laris Manis di Bandung Raya
Rohayati dan Iis hanya berharap usaha yang mereka jalankan bisa laris manis di pasaran. Sejauh ini, mereka telah menjual cangkang ketupat ke wilayah Bandung Raya dari mulai Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, serta Kabupaten Bandung.

“Tadi juga ada yang datang dari Cimahi. Pesan lumayan banyak. Mungkin besok dia baru bisa ambil pesanannya,” kata Iis.

Selain itu, mereka sekeluarga berharap dapat terus diberi kesehatan agar senantiasa melanjutkan usaha yang sudah turun temurun dijalankan keluarganya.

Keduanya menyebut usaha produksi cangkang ketupat ini sebagai usaha nenek moyang dan sebisa mungkin perlu dijaga.

Mereka juga berharap pandemi Covid-19 di Kota Bandung khususnya, cepat berakhir. Dengan begitu, mereka bisa dengan leluasa menjalankan usaha tanpa adanya lagi regulasi pembatasan sosial.

“Semoga cepat beres aja pandemi ini, tentunya,” ucap Rohayati, diamini oleh Iis. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Kegiatan Vaksinasi Booster di YDSP

    Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Kegiatan Vaksinasi Booster di YDSP

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengapresiasi kepada kegiatan vaksinasi booster yang dilaksanakan di Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) , Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Senin (14/02/2022). Melalui kolaborasi dari berbagai pihak, vaksinasi booster dapat mencegah penyebaran Omicron lebih luas. Dalam peninjauan kegiatan vaksinasi booster massal di YDSP, Tedy melihat pelaksanaan vaksinasi […]

  • Living Lab, Solusi Langsung Tuntaskan Masalah Dengan Kolaborasi

    Living Lab, Solusi Langsung Tuntaskan Masalah Dengan Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan, Kota Bandung masuk jadi lima besar kota menuju smart city. Salah satu langkah untuk mempercepat smart city di Kota Bandung melalui Living Lab. Program ini akan digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Researcher at Smart City Community and Innovation Center, Hendra Sandhi Firmansyah […]

  • Fitch Naikkan Rating Nasional Jangka Panjang bank bjb Menjadi AA-Idn dengan Outlook Stabil

    Fitch Naikkan Rating Nasional Jangka Panjang bank bjb Menjadi AA-Idn dengan Outlook Stabil

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Kinerja positif yang diraih bank bjb membuat peringkat pengelolaan keuangan juga ikut terkerek. Paling anyar, Lembaga Pemeringkat, Fitch Rating, menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) dari sebelumnya A+(Idn) menjadi AA-(Idn) dengan Outlook Stabil. Kenaikan peringkat yang diraih bank bjb, mencerminkan pandangan Fitch […]

  • Lawan Vandalisme, Pemkot Bandung Ajak Pemuda Salurkan Bakat Di Youth Space

    Lawan Vandalisme, Pemkot Bandung Ajak Pemuda Salurkan Bakat Di Youth Space

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Maraknya kasus vandalisme menjadi tantangan yang tengah dibenahi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama aparat kewilayahan. Beragam upaya telah dilakukan mulai dari tahap preventif hingga punishment. Hal ini disampaikan Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Syukur Sabar seusai acara Bandung Menjawab, Rabu, 21 September 2022. “Pengawasan sudah diarahkan oleh Pak Asisten beberapa hari lalu […]

  • Anggota Komisi IV DPRD Hasbullah Rahmad Siap Terus Serap dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Jawa Barat

    Anggota Komisi IV DPRD Hasbullah Rahmad Siap Terus Serap dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Sekaligus Ketua Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad, terus berupaya  memaksimalkan perannya dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat, khsusnya di Depok dan Bekasi agar bisa direalisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selama menjabat sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Jawa Barat, sudah banyak aspirasi masyarakat yang […]

  • Rapim Pemkot Sukabumi: Ayep Zaki Dorong Kinerja Birokrasi Berbasis KPI dan Talenta

    Rapim Pemkot Sukabumi: Ayep Zaki Dorong Kinerja Birokrasi Berbasis KPI dan Talenta

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat tata kelola birokrasi berbasis kinerja terukur. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar Kamis (05/03/2026) pagi di Oproom Balai Kota, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan komitmen terhadap aturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Jika kinerja ini kita jalankan secara maksimal dan benar, maka […]

expand_less