Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Walikota Sukabumi Akui, Keterlambatan Penyerahan APBD 2021, Sudah Disampaikan Ke Pimpinan DPRD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Adanya keterlambatan penyerahan draft APBD tahun 2021 ke pihak DPRD di akui oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Menurutnya, keterlambatan itu dikarenakan ada dua hal. Yakni, masih menunggu kepastian anggaran yang akan diberikan oleh pemerintah pusat dan provinsi.

Sehingga lanjut Fahmi, membuat kesulitan bagi pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan anggaran di tahun 2021. Kemudian permasalahn keduanya, yaitu pihaknya saat ini sedang melakukan revisi RPJMD, yang tentunya sangat bepengaruh juga terhadap perencanaan kedepan, termasuk di tahun 2021.”Dua dasar itu yang mmebuat keterlamabtan penyerahan draft APBD tahun 2021 diserahakan ke pihak dewan,”ujar Fahmi. Rabu, (18/11/2020).

Fahmi mengungkapkan, jika keterlamabtan itu tidka akan berlangusng lama, sebab beberapa timnya sudah mengejar ke pemeirntah pusat termasuk provinis jabar, untuk memastikan berapa besaran anggaran yang akan diberikan ke daerah.”teman-temena kita sudah ke pusat dan provinsi untuk mencari tahu berapa real anggaran yang akan diberikan oleh pusat dan provinsi. Bagaimanpun juga daerah memiliki ketergantungan yg tinggi kepada dukungan anggaran dari pusat dan provinsi Jabar,”imbuhnya.

Tapi, Fahmi meyakini jika dalam mingu-minggu ini semua draft itu akan diserahkan ke pihak dewan, yang nanti untuk segera dibahas bersama.”Habis pekan ini saya meyakini, jika drfat itu sudah sampai ke pihak dewan,”katanya.

Namun Fahmi mengakui, masalah keterlambatan penyerahan draft tersebut, jauh-jauh hari sudah dikoordinasikan ke Pimpinan DPRD langsung.”Saya sudah sampaikan ke Pimpinan dewan. Namun, entah sampai atau tidak ke Badan Anggaran dua dasar tersebut yang menyebabkan keterlambatan penyerahan APBD tahun 2021 itu,”pungkas Fahmi.ardan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PANRB Sebut Yana Mulyana Pemimpin Perubahan

    Kementerian PANRB Sebut Yana Mulyana Pemimpin Perubahan

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai Pemimpin Perubahan. Yana merupakan salah satu dari 10 orang penerima penghargaan serupa. Mereka yaitu Yosonna H. Laoly (Menteri Hukum dan HAM), M. Syarufuddin (Ketua Mahkamah Agung), Listyo Sigit Prabowo (Kapolri), Burhanuddin (Jaksa […]

  • Wujudkan Literasi Tanpa Batas, SMPN 35 Kota Bandung Dilengkapi Perpustakaan Digital

    Wujudkan Literasi Tanpa Batas, SMPN 35 Kota Bandung Dilengkapi Perpustakaan Digital

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Centratama Group dan Human Initiative memghadirkan Perpustakaan Digital di SMP Negeri 35 Bandung, Selasa 14 Oktober 2025. Fasilitas ini diharapkan menjadi aspek pendukung dalam menghadirkan literasi tanpa batas bagi siswa dan guru di era digital. Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menyampaikan, inisiatif ini […]

  • Free Handwritten Script Font

    Free Handwritten Script Font

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Di Lokasi Gempa Cianjur, Pontren Dzikir AL-Fath Bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit Gelar Khitan

    Di Lokasi Gempa Cianjur, Pontren Dzikir AL-Fath Bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit Gelar Khitan

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABBUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren (Popntren) Dzikir Alfath dan Yayasan Mengetuk Pintu Langit, kembali melakukan aksi kemanusiaan di wilayah gempa Cianjur dengan menggelar khitanan massal. Minggu, (21/5/2023). “Di aksi sosial kali ini, ada 15 anak di lokasi gempa Cianjuru yang di khitan,”ujar Pimpinan Pontren Dzikir Alfath Sukabumi. KH. Fajar Laksana. Baca Juga:https://mbinews.id/2020/11/10/pt-suja-serahkan-program-csr-ke-pontren-dzikir-al-fath/ Dalam momen tersebut juga, lanjut […]

  • Terkait  Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    Terkait Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Tenaga kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi hari ini akan menggelar rapat dengan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) terkait adanya Surat Edaran (SE) dari pemerintah pusat tentang Penyampaian data tingkat Inflasi Nasional dan Produk Domestik Regional Bruto tahun 2019. Dalam surat tersebut disebutkan tentang kenaikan UMK diangka 8,15%.”Iya besok (hari ini), kita akan rapat […]

  • Pemkot Sukabumi Naikan Target BPHTB Sekitar 80 Persen

    Pemkot Sukabumi Naikan Target BPHTB Sekitar 80 Persen

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, mulai menaikan target pajak perolehan dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kota Sukabumi dari Rp8 miliar menjadi Rp14 miliar per tahun. Kenaikan nilai BPHTB tersebut, tentu saja hasil dari survei yang dilakukan terhadap transaksi jual beli dilapangan. […]

expand_less