Breaking News
Trending Tags

Ternyata Ini Alasan Bahan Tertentu Digunakan Untuk Kursi Trotoar Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Selain menggunakan sepeda motor, keliling Kota Bandung juga lebih enak kalau sambil jalan kaki. Apalagi Kota Bandung memiliki banyak ruang publik terbuka dengan fasilitas estetik, seperti tanaman hijau, kursi dan meja, serta alat-alat olahraga.

Namun, sayangnya fasilitas publik ini kerap kali ditemukan dalam keadaan kurang layak. Beberapa ada yang dicoret oleh oknum tidak bertanggung jawab, bahkan ada yang sampai hilang.

Untuk mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil beberapa langkah. Salah satunya dengan memviralkan tindakan non-etis dengan #JanganDitiru di media sosial.

Perlu diketahui, jumlah kursi yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kota Bandung berjumlah 292 buah. Di antaranya berada di Jalan Asia Afrika, Turangga, Braga, Dago, Banceuy, Naripan, dan Sudirman.

Dengan jenis konstruksi, Batu, Semen, Material Komposite ataupun Besi
Subkoordinator Perencanaan Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Melky Koswara menyebutkan, pemilihan bahan untuk kursi sebenarnya dilakukan guna mengurangi kerusakan pada fasilitas publik.

“Fasilitas kursi yang kita sediakan itu ada jenis klasik, bahannya beberapa sudah kami ganti dari kayu ke komposit, seperti di Braga dan Asia Afrika. Kalau secara bentuk mirip, tapi dari bahan jauh lebih kuat terhadap cuaca,” jelas Melky kepada Humas Kota Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.

Selain itu, bahan lain yang digunakan berupa besi seperti set kursi yang berada di Jalan Dago. Atau bahan batu seperti di Jalan Riau.

Meski pemilihan bahan telah dilakukan untuk mengurangi kerusakan akibat cuaca, tapi Melky mengatakan, jika beberapa kerusakan juga terjadi karena tangan jahil dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja di Jalan Dago, ada beberapa kursi besi yang hilang.

“Penyebab kerusakan itu pertama dari cuaca. Kedua, tidak memungkiri juga dari aksi vandalisme. Bukan hanya rusakan lagi, tapi malah ada yang hilang seperti di Dago,” ungkapnya.

“Ada baut yang longgar dan kursi reyot itu sudah kita ganti. Kebanyakan hanya rusak tampilan seperti lapisan catnya sudah terkelupas. Mungkin sektar 10 persennya yang rusak dan sudah harus ada penggantian,” lanjut Melky.

Pun dengan material batu. Melky menuturkan, pada mulanya mereka menilai jika material batu akan lebih awet dan tidak mudah untuk diambil.

Namun, ternyata kursi publik dari batu ini pun menjadi incaran para pemain skateboard untuk dijadikan jalur rintangan saat bermain. Padahal, material ini dipilih agar bisa awet tahan lama digunakan oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana di ruang terbuka.

“Kursi-kursi batu juga banyak digeser. Mungkin jadi daya tarik tersendiri untuk para pemain skateboard,” ucapnya.

Selain itu, menurut Melky, cara lain untuk menyiasati agar fasilitas publik tetap terjaga adalah dengan membuat mural bertema. Sehingga, tidak ada ruang kosong yang tersedia untuk para pelaku vandalisme mencoret-coret fasilitas publik.

“Kita juga sempat di Jalan Sudirman ada program bikin mural di kursi bersama Pak John Martono. Jadi, daripada dicoret-coret tidak jelas sama orang, mending kita duluan yang coret-coret dengan mural yang bagus,” ujarnya

Untuk pemeliharaannya sendiri, DSDABM bekerja sama dengan Unit Pengelola Teknis (UPT) yang tersebar di enam wilayah se-Kota Bandung. Masing-masing UPT melakukan perbaikan fasilitas publik yang ada di wilayahnya.

“Paling banyak sekarang di Cibeunying karena cenderung lebih kota dan banyak fasilitas kursinya. Tiap hari mereka mengecek, tapi memang di lapangan ada kucing-kucingan. Kita mengawasi sampai pukul 16.00 WIB. Setelah itu kadang kala terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Melky.

Sebab, tidak semua fasilitas kursi yang ada di trotoar Kota Bandung berada di bawah kelola DSDABM. Beberapa titik utama fasilitas publik yang dikelola DSDABM ada di pusat kota, seperti Jalan Braga, Sudirman, Dago, dan Asia Afrika.

Sisanya ada yang berasal dari hibah pihak ketiga, lalu diberikan pada kewilayahan atau dinas lainnya.

Maka dari itu, perlu adanya pengawasan bersama baik dari masyarakat, pejabat kewilayahan, sampai pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Rencananya, Pemkot Bandung menambah lagi fasilitas ruang terbuka di Jalan Wastukencana dan penataan di taman-taman Jalan Riau.

“Untuk anggaran pengadaan fasilitas publik itu Rp300 juta. Tapi, ini juga tidak setiap tahun, biasanya di tahun ketiga itu baru ada pengadaan,” tuturnya.

Melky berharap, dengan adanya fasilitas publik yang baru dan penataan taman, bisa digunakan dengan baik dan bijak oleh masyarakat Kota Bandung.

“Kita inginnya Bandung itu nyaman buat semua. Apalagi kalau masa covid seperti ini inginnya kan kita bisa tetap main ke luar ya. Kalau di ruang tertutup terus rasanya ada ketakutan tersendiri. Nah, fasilitas ruang terbuka ini jadi sarana interaksi untuk keluarga juga, maka harus terus kita jaga bersama,” imbaunya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Stok Daging Ayam Terbatas, Disdagin : Harga Daging Ayam Naik

    Akibat Stok Daging Ayam Terbatas, Disdagin : Harga Daging Ayam Naik

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Harga daging ayam di sejumlah pasar di Kota Bandung mencapai Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut diduga akibat terbatasnya stok daging ayam di Kota Bandung.  “Itu karena stok yang terbatas,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (18/6/2020).  Elly menjelaskan, stok terbatas […]

  • Polsek Kebonpedes Resort Sukabumi Kota Berikan Fasilitas Gratis Jaringan Internet Bagi Siswa

    Polsek Kebonpedes Resort Sukabumi Kota Berikan Fasilitas Gratis Jaringan Internet Bagi Siswa

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Polsek Kebonpedes Resort Sukabumi Kota memberikan fasilitas jaringan internet (wifi) gratis guna menunjang siswa belajar jarak jauh. IPDA Tommy Ganhany mengatakan, tidak hanya memberikan internet gratis, tetapi pihaknya juga memberikan fasilitas berupa ruang khusus bagi siswa yang sedang melaksanakan pembelajaran secara daring, terutama siswa yang tidak jauh dari Polsek sesuai arahan dari […]

  • Pangdam Tutup TMMD Ke-115 Wilayah Kodam I/BB

    Pangdam Tutup TMMD Ke-115 Wilayah Kodam I/BB

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews .id – Pangdam, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, secara resmi menutup program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 TA 2022 di wilayah Kodam I/BB, Rabu (9/11/2022). TMMD yang mengangkat tema “TMMD Dedikasi Terbaik NKRI” ini digelar di Kodim 0208/Asahan, Kodim 0210/Tapanuli Utara, Kodim 0313/Kampar, Kodim 0308/Pariaman, Kodim 0311/Pesisir Selatan, […]

  • Pemkot Bandung Terapkan Multiple Injeksi, Ayo Ikut BIAN 2022

    Pemkot Bandung Terapkan Multiple Injeksi, Ayo Ikut BIAN 2022

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Kota Bandung telah memasuki hari kedua pada Selasa, 2 Agustus 2022. Jumlah sasaran BIAN di Kota Bandung pada tahun ini mencapai 110.881 anak. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani menyampaikan, target BIAN sampai akhir Agustus […]

  • Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM lewat sejumlah aplikasi. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bandung TB. Agus Mulyadi dalam siniar Ngariung, Kamis 28 Juli 2022. Aplikasi milik Pemkot Bandung untuk menunjang pertumbuhan UMKM, antara lain Asik Bandung. “Aplikasi ini (akan menjadi) All About UMKM (Kota Bandung) […]

  • Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri acara undangan LPM Kelurahan Wates, Kecamatan Bandung Kidul, di Kantor Kelurahan Wates, Senin (27/2/2023). Acara Aksi Sosial Donor Darah Jilid 5 dengan tema “Ubah Niat Baik menjadi Aksi Baik Saatnya Peduli Saatnya Berbagi,” ini diadakan oleh LPM Kelurahan Wates Kecamatan […]

expand_less