Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ternyata Ini Alasan Bahan Tertentu Digunakan Untuk Kursi Trotoar Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Selain menggunakan sepeda motor, keliling Kota Bandung juga lebih enak kalau sambil jalan kaki. Apalagi Kota Bandung memiliki banyak ruang publik terbuka dengan fasilitas estetik, seperti tanaman hijau, kursi dan meja, serta alat-alat olahraga.

Namun, sayangnya fasilitas publik ini kerap kali ditemukan dalam keadaan kurang layak. Beberapa ada yang dicoret oleh oknum tidak bertanggung jawab, bahkan ada yang sampai hilang.

Untuk mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil beberapa langkah. Salah satunya dengan memviralkan tindakan non-etis dengan #JanganDitiru di media sosial.

Perlu diketahui, jumlah kursi yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kota Bandung berjumlah 292 buah. Di antaranya berada di Jalan Asia Afrika, Turangga, Braga, Dago, Banceuy, Naripan, dan Sudirman.

Dengan jenis konstruksi, Batu, Semen, Material Komposite ataupun Besi
Subkoordinator Perencanaan Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Melky Koswara menyebutkan, pemilihan bahan untuk kursi sebenarnya dilakukan guna mengurangi kerusakan pada fasilitas publik.

“Fasilitas kursi yang kita sediakan itu ada jenis klasik, bahannya beberapa sudah kami ganti dari kayu ke komposit, seperti di Braga dan Asia Afrika. Kalau secara bentuk mirip, tapi dari bahan jauh lebih kuat terhadap cuaca,” jelas Melky kepada Humas Kota Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.

Selain itu, bahan lain yang digunakan berupa besi seperti set kursi yang berada di Jalan Dago. Atau bahan batu seperti di Jalan Riau.

Meski pemilihan bahan telah dilakukan untuk mengurangi kerusakan akibat cuaca, tapi Melky mengatakan, jika beberapa kerusakan juga terjadi karena tangan jahil dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja di Jalan Dago, ada beberapa kursi besi yang hilang.

“Penyebab kerusakan itu pertama dari cuaca. Kedua, tidak memungkiri juga dari aksi vandalisme. Bukan hanya rusakan lagi, tapi malah ada yang hilang seperti di Dago,” ungkapnya.

“Ada baut yang longgar dan kursi reyot itu sudah kita ganti. Kebanyakan hanya rusak tampilan seperti lapisan catnya sudah terkelupas. Mungkin sektar 10 persennya yang rusak dan sudah harus ada penggantian,” lanjut Melky.

Pun dengan material batu. Melky menuturkan, pada mulanya mereka menilai jika material batu akan lebih awet dan tidak mudah untuk diambil.

Namun, ternyata kursi publik dari batu ini pun menjadi incaran para pemain skateboard untuk dijadikan jalur rintangan saat bermain. Padahal, material ini dipilih agar bisa awet tahan lama digunakan oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana di ruang terbuka.

“Kursi-kursi batu juga banyak digeser. Mungkin jadi daya tarik tersendiri untuk para pemain skateboard,” ucapnya.

Selain itu, menurut Melky, cara lain untuk menyiasati agar fasilitas publik tetap terjaga adalah dengan membuat mural bertema. Sehingga, tidak ada ruang kosong yang tersedia untuk para pelaku vandalisme mencoret-coret fasilitas publik.

“Kita juga sempat di Jalan Sudirman ada program bikin mural di kursi bersama Pak John Martono. Jadi, daripada dicoret-coret tidak jelas sama orang, mending kita duluan yang coret-coret dengan mural yang bagus,” ujarnya

Untuk pemeliharaannya sendiri, DSDABM bekerja sama dengan Unit Pengelola Teknis (UPT) yang tersebar di enam wilayah se-Kota Bandung. Masing-masing UPT melakukan perbaikan fasilitas publik yang ada di wilayahnya.

“Paling banyak sekarang di Cibeunying karena cenderung lebih kota dan banyak fasilitas kursinya. Tiap hari mereka mengecek, tapi memang di lapangan ada kucing-kucingan. Kita mengawasi sampai pukul 16.00 WIB. Setelah itu kadang kala terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Melky.

Sebab, tidak semua fasilitas kursi yang ada di trotoar Kota Bandung berada di bawah kelola DSDABM. Beberapa titik utama fasilitas publik yang dikelola DSDABM ada di pusat kota, seperti Jalan Braga, Sudirman, Dago, dan Asia Afrika.

Sisanya ada yang berasal dari hibah pihak ketiga, lalu diberikan pada kewilayahan atau dinas lainnya.

Maka dari itu, perlu adanya pengawasan bersama baik dari masyarakat, pejabat kewilayahan, sampai pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Rencananya, Pemkot Bandung menambah lagi fasilitas ruang terbuka di Jalan Wastukencana dan penataan di taman-taman Jalan Riau.

“Untuk anggaran pengadaan fasilitas publik itu Rp300 juta. Tapi, ini juga tidak setiap tahun, biasanya di tahun ketiga itu baru ada pengadaan,” tuturnya.

Melky berharap, dengan adanya fasilitas publik yang baru dan penataan taman, bisa digunakan dengan baik dan bijak oleh masyarakat Kota Bandung.

“Kita inginnya Bandung itu nyaman buat semua. Apalagi kalau masa covid seperti ini inginnya kan kita bisa tetap main ke luar ya. Kalau di ruang tertutup terus rasanya ada ketakutan tersendiri. Nah, fasilitas ruang terbuka ini jadi sarana interaksi untuk keluarga juga, maka harus terus kita jaga bersama,” imbaunya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iduladha 1447 H, Solusi Bangun Indonesia Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 27 Hewan Kurban

    Iduladha 1447 H, Solusi Bangun Indonesia Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 27 Hewan Kurban

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Klapanunggal,Mbinews.id –   Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menyalurkan sebanyak 27 hewan kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan dengan warga. Penyaluran hewan kurban yang terdiri dari 13 ekor sapi dan 14 ekor kambing dilakukan secara bertahap pada 25–26 Mei […]

  • Anang-Ashanty dan Mata Band Meriahkan Malam Resepsi Hari Jadi Sumedang Ke-441

    Anang-Ashanty dan Mata Band Meriahkan Malam Resepsi Hari Jadi Sumedang Ke-441

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUMEDANG, eljabar.com — Rangkaian Peringatan Hari Jadi Sumedang ke-441 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang berlanjut dengan kemeriahan Malam Resepsi, di Alun-alun Sumedang, Sabtu malam (27/4/2019). Kemeriahan Malam Resepsi ini semakin terasa dengan adanya suguhan kesenian musik tradisional, teatrikal kacapi naga maung-maung nagara dan penampilan artis nasional Anang-Ashanty dan Mata Band. Selain acara hiburan, dalam kesempatan […]

  • Komisi C Berkomitmen Dukung Pengelolaan Sampah ISWMP

    Komisi C Berkomitmen Dukung Pengelolaan Sampah ISWMP

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – Komisi C DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja bersama Direktur Sanitasi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI dan Dinas Lingkungan Hidup, di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kota Bandung, Senin, (3/10/2022). Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi C Yudi Cahyadi, S.P., yang turut dihadiri oleh Anggota Komisi C Ferry Cahyadi Rismafury, S.H.; […]

  • Timbul Sinaga Sebut Posisi Rangkap Jabatan Rawan Overloud, Ketua DPRD Sumut : Kita Lihat Saja Nanti

    Timbul Sinaga Sebut Posisi Rangkap Jabatan Rawan Overloud, Ketua DPRD Sumut : Kita Lihat Saja Nanti

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Anggota DPRD Sumut Dr Timbul Sinaga menyakini posisi rangkap jabatan yang diberikan kepada seseorang akan mengakibatkan overload (kelebihan beban). Bahkan, hal itu mempertontonkan kepada masyarakat bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara (Provsu) kekurangan sumber daya yang memadai, baik jumlah maupun kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dimiliki. Ungkapan itu disampaikan politisi partai NasDem […]

  • Arya Everest Anggota DPRD Kab Bandung, Siap Menampung Aspirasi Warga

    Arya Everest Anggota DPRD Kab Bandung, Siap Menampung Aspirasi Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ariya Everest Setiawan dari Partai Gerindra Dapil I , yang baru kemaren dilantik sebagai anggota DPRD Kab Bandung periode 2024-2029, dan Aria Everest Anggota DPRD Kab Bandung (27/8/2024) berprinsip pada Tupoksi dewan yaitu monitoring, budgeting dan legislasi. Arya berpendapat, untuk posisi saya yang sekarang menjadi anggota DPRD merupakan amanat di saat […]

  • Pos Indonesia Serahkan Bantuan CSR untuk Yayasan Pendidikan Islam An-Nur Karawang

    Pos Indonesia Serahkan Bantuan CSR untuk Yayasan Pendidikan Islam An-Nur Karawang

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KARAWANG, Mbinews.id – Pagi Bu Lilihari lalu ada aktifitas CSR Po Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan CSR kepada Yayasan Pendidikan Islam An-Nur yang berlokasi di Desa Pegadungan, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero) Nezar Patria kepada […]

expand_less