Breaking News
Trending Tags

Ternyata Ini Alasan Bahan Tertentu Digunakan Untuk Kursi Trotoar Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Selain menggunakan sepeda motor, keliling Kota Bandung juga lebih enak kalau sambil jalan kaki. Apalagi Kota Bandung memiliki banyak ruang publik terbuka dengan fasilitas estetik, seperti tanaman hijau, kursi dan meja, serta alat-alat olahraga.

Namun, sayangnya fasilitas publik ini kerap kali ditemukan dalam keadaan kurang layak. Beberapa ada yang dicoret oleh oknum tidak bertanggung jawab, bahkan ada yang sampai hilang.

Untuk mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil beberapa langkah. Salah satunya dengan memviralkan tindakan non-etis dengan #JanganDitiru di media sosial.

Perlu diketahui, jumlah kursi yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kota Bandung berjumlah 292 buah. Di antaranya berada di Jalan Asia Afrika, Turangga, Braga, Dago, Banceuy, Naripan, dan Sudirman.

Dengan jenis konstruksi, Batu, Semen, Material Komposite ataupun Besi
Subkoordinator Perencanaan Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Melky Koswara menyebutkan, pemilihan bahan untuk kursi sebenarnya dilakukan guna mengurangi kerusakan pada fasilitas publik.

“Fasilitas kursi yang kita sediakan itu ada jenis klasik, bahannya beberapa sudah kami ganti dari kayu ke komposit, seperti di Braga dan Asia Afrika. Kalau secara bentuk mirip, tapi dari bahan jauh lebih kuat terhadap cuaca,” jelas Melky kepada Humas Kota Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.

Selain itu, bahan lain yang digunakan berupa besi seperti set kursi yang berada di Jalan Dago. Atau bahan batu seperti di Jalan Riau.

Meski pemilihan bahan telah dilakukan untuk mengurangi kerusakan akibat cuaca, tapi Melky mengatakan, jika beberapa kerusakan juga terjadi karena tangan jahil dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja di Jalan Dago, ada beberapa kursi besi yang hilang.

“Penyebab kerusakan itu pertama dari cuaca. Kedua, tidak memungkiri juga dari aksi vandalisme. Bukan hanya rusakan lagi, tapi malah ada yang hilang seperti di Dago,” ungkapnya.

“Ada baut yang longgar dan kursi reyot itu sudah kita ganti. Kebanyakan hanya rusak tampilan seperti lapisan catnya sudah terkelupas. Mungkin sektar 10 persennya yang rusak dan sudah harus ada penggantian,” lanjut Melky.

Pun dengan material batu. Melky menuturkan, pada mulanya mereka menilai jika material batu akan lebih awet dan tidak mudah untuk diambil.

Namun, ternyata kursi publik dari batu ini pun menjadi incaran para pemain skateboard untuk dijadikan jalur rintangan saat bermain. Padahal, material ini dipilih agar bisa awet tahan lama digunakan oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana di ruang terbuka.

“Kursi-kursi batu juga banyak digeser. Mungkin jadi daya tarik tersendiri untuk para pemain skateboard,” ucapnya.

Selain itu, menurut Melky, cara lain untuk menyiasati agar fasilitas publik tetap terjaga adalah dengan membuat mural bertema. Sehingga, tidak ada ruang kosong yang tersedia untuk para pelaku vandalisme mencoret-coret fasilitas publik.

“Kita juga sempat di Jalan Sudirman ada program bikin mural di kursi bersama Pak John Martono. Jadi, daripada dicoret-coret tidak jelas sama orang, mending kita duluan yang coret-coret dengan mural yang bagus,” ujarnya

Untuk pemeliharaannya sendiri, DSDABM bekerja sama dengan Unit Pengelola Teknis (UPT) yang tersebar di enam wilayah se-Kota Bandung. Masing-masing UPT melakukan perbaikan fasilitas publik yang ada di wilayahnya.

“Paling banyak sekarang di Cibeunying karena cenderung lebih kota dan banyak fasilitas kursinya. Tiap hari mereka mengecek, tapi memang di lapangan ada kucing-kucingan. Kita mengawasi sampai pukul 16.00 WIB. Setelah itu kadang kala terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Melky.

Sebab, tidak semua fasilitas kursi yang ada di trotoar Kota Bandung berada di bawah kelola DSDABM. Beberapa titik utama fasilitas publik yang dikelola DSDABM ada di pusat kota, seperti Jalan Braga, Sudirman, Dago, dan Asia Afrika.

Sisanya ada yang berasal dari hibah pihak ketiga, lalu diberikan pada kewilayahan atau dinas lainnya.

Maka dari itu, perlu adanya pengawasan bersama baik dari masyarakat, pejabat kewilayahan, sampai pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Rencananya, Pemkot Bandung menambah lagi fasilitas ruang terbuka di Jalan Wastukencana dan penataan di taman-taman Jalan Riau.

“Untuk anggaran pengadaan fasilitas publik itu Rp300 juta. Tapi, ini juga tidak setiap tahun, biasanya di tahun ketiga itu baru ada pengadaan,” tuturnya.

Melky berharap, dengan adanya fasilitas publik yang baru dan penataan taman, bisa digunakan dengan baik dan bijak oleh masyarakat Kota Bandung.

“Kita inginnya Bandung itu nyaman buat semua. Apalagi kalau masa covid seperti ini inginnya kan kita bisa tetap main ke luar ya. Kalau di ruang tertutup terus rasanya ada ketakutan tersendiri. Nah, fasilitas ruang terbuka ini jadi sarana interaksi untuk keluarga juga, maka harus terus kita jaga bersama,” imbaunya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapemperda Sepakati Pencabutan Raperda LKK

    Bapemperda Sepakati Pencabutan Raperda LKK

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG — Pimpinan dan Anggota Bapemperda DPRD Kota Bandung melaksanakan kegiatan Rapat Kerja terkait Pembahasan Lanjutan Pencabutan Raperda Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang dipimpin langsung oleh Ketua Bapemperda, Dudy Himawan S.H. bersama Sekretariat DPRD Kota Bandung dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bandung, Kamis (4/5/2023). Pada rapat kerja kali ini turut dihadiri oleh H. Wawan Mohamad […]

  • Baznas Kota Bandung Salurkan 30 Mushaf Al’ Qur’an ke PWI Pokja Kota Bandung

    Baznas Kota Bandung Salurkan 30 Mushaf Al’ Qur’an ke PWI Pokja Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Baznas Kota Bandung menyalurkan bantuan sebanyak 30 mushaf Al-Qur’an kepada Pokja PWI Kota Bandung. Baznas Kota Bandung sebelumnya memberikan sumbangan dana untuk kebutuhan dalam mendukung pelaksanaan program Ngaji Bareng Wartawan Indonesia (Ngabarin) yang rutin digelar Pokja PWI Kota Bandung. Secara simbolis, bantuan mushaf Al-Qur’an dengan penerbit Syamil Quran diserahkan Wakil Ketua II […]

  • Bank bjb Raih Penghargaan Best Regional Bank dalam CNBC Indonesia Awards 2023

    Bank bjb Raih Penghargaan Best Regional Bank dalam CNBC Indonesia Awards 2023

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Berkat kinerja yang cemerlang dan konsisten dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (BJBR) atau bank bjb meraih penghargaan dalam ajang CNBC Indonesia Award 2023 dalam kategori Best Regional Bank on ESG Implementation. Penghargaan ini diterima Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan. “Saya mewakili […]

  • Terjadi Refocusing, Walikota Sukabumi Minta SKPD Tetap Berikan Pelayanan Terbaik

    Terjadi Refocusing, Walikota Sukabumi Minta SKPD Tetap Berikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meskipun, APBD tahun 2021 ini terjadi refocusing anggaran.”Saya minta SKPD untuk tidak lengah, tetap berikan pelayanan, serta lakukan komunikasi terbaik dengan masyarakat,”ujar Fahmi usai melakukan rapat, di Balikota Sukabumi. Selasa, (23/03/2021). Fahmi mengungkapkan, jika APBD […]

  • Achmad Ruyat: DPRD Jabar Komitmen Sukseskan Pemberantasan Korupsi

    Achmad Ruyat: DPRD Jabar Komitmen Sukseskan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemberantasan korupsi akan selalu menjadi komitmen DPRD Provinsi Jawa Barat karena hal tersebut merupkan kewajiban dalam turut mensukseskan agenda reformasi yang salah satunya yaitu memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat dalam kegiatan Sosialisasi Koordinasi KPK dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu […]

  • Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi Raih CEO of The Year dari Infobank

    Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi Raih CEO of The Year dari Infobank

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi meraih penghargaan dalam Forum Infobank Top 100 CEO and The Next Leader Forum sebagai CEO Of The Year 2022, atas kepemimpinan gemilangnya bagi bank bjb sehingga kinerja perusahaan semakin solid, terus tumbuh, di tengah tantangan ekonomi dan disrupsi digital. Penghargaan kepada Yuddy juga karena dinilai dewan […]

expand_less