Breaking News
Trending Tags

Rangkaian Hari Anak Nasional, Pemkot Bandung Waspadai Generasi ‘Merunduk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Rabu, 10 Agustus 2022 menjadi acara puncak rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap anak-anak bisa terus terlindungi dan terpenuhi haknya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, anak-anak ada dalam posisi yang rentan tercederai atau bahkan terampas hak-haknya, terutama di tengah era digital.

Beberapa bahaya yang mengancam generasi muda antara lain konten pornografi, kekerasan, dan kecanduan gawai.

“Kita takut hadirnya generasi ‘merunduk’ yang tidak bisa berkomunikasi secara horizontal. Kita khawatir generasi muda ini terdegradasi dalam sisi perilaku dan nilai,” ungkap Ema.

Maka dari itu, ia menuturkan, Pemkot Bandung akan terus menghadirkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan diimbangi dengan kesehatan di bidang spiritual dan mental secara optimal.

“Komitmen kita tidak pernah kendur dan tidak pernah mundur. Anak merupakan generasi emas yang sangat luar biasa. Mereka yang akan menentukan arah, posisi keberadaan kota ini ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung akan terus berjuang untuk mengoptimalkan potensi Kota Bandung agar semakin layak dan ramah anak.

“Kemarin Kota Bandung dapat penghargaan Nindya Kota Layak Anak. Semoga tahun depan naik ke predikat Utama,” ucapnya.

Selain itu, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bandung juga memperoleh peringkat ke-3 tingkat nasional.

Ema mengatakan, hal ini menunjukkan jika Kota Bandung terus berupaya untuk melayani permasalahan keluarga mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (Forkab), Yunimar Mulyana mengatakan, keberadaan Puspaga mendukung anak-anak untuk mendapatkan perlindungan dan pemenuhan haknya.

“Pemkot Bandung menyediakan beragam kegiatan. Ada sekolah ramah anak, senam ramah anak, Bandung ramah anak yang agamis dan dinas lain kerjakan mendukung untuk anak-anak,” tutur Yuni.

Ia mengaku, masih banyak kendala. Namun pihaknya tetap berupaya untuk mencapai lebih lagi secara bertahap.

“Tentu untuk menuju ideal itu masih sangat panjang prosesnya, tapi kita selalu mencoba untuk memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Terkait acara ini, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bandung, Aniek Febriani menjelaskan, pihaknya berkolaborasi dengan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia Kota Bandung dan Forkab untuk menyelenggarakan rangkaian HAN.

Sebab baginya, Pemkot Bandung tidak bisa untuk mencapai tujuan ini sendiri, sehingga perlu melibatkan peran pentahelix di dalamnya.

“Hari ini diikuti 250 anak dari PAUD-SMA. Untuk menjalankan program perlindungan anak Kota Bandung, kami juga melibatkan masyarakat melalui Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) ada di kelurahan,” papar Aniek.

Ia pun membahas mengenai peran Puspaga untuk mencegah kekerasan pada anak dan anggota keluarga lainnya sejak dini.

Melalui Puspaga, masyarakat bisa melakukan konseling mengenai keluarga, terutama peran para ayah karena mereka juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan seorang anak.

“Sebab akan terlihat betapa berbedanya anak yang didampingi ayah dalam tumbuh kembangnya dengan anak yang tidak ada peran ayah dalam hidupnya,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Bandung melalui DP3A juga memiliki UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak. Di sana terdapat para konselor bagi anak-anak dan perempuan yang mengalami kekerasan.

Untuk permasalahan anak Kota Bandung di masa pandemi ini, Aniek mengakui jika banyak yang mengalami kekerasan psikis. Penyebabnya dari banyak orang tua yang mulanya bekerja, tapi karena dampak pandemi, mereka menjadi tidak bekerja.

“Seorang ayah yang biasanya di luar rumah jadi di dalam rumah mengakibatkan tingkat stressnya tinggi. Seorang ibu yang harus mendampingi anak-anaknya belajar, bingung ajari anak jadi nadanya lebih tinggi,” jelasnya.

Padahal menurutnya, salah satu prinsip dalam memenuhi hak anak adalah tidak boleh mendiskriminasi. Seperti hari ini, lewat acara HAN, ditampilkan beragam bakat dari anak-anak Kota Bandung, termasuk penampilan dari anak-anak bekebutuhan khusus.

Ada penampilan jimbe anak-anak difabel dari Biruku Indonesia. Lalu pembacaan Suara Anak Kota Bandung dari Forkab. Kemudian penyerahan Kartu Identitas Anak (KIS). Setelahnya ditutup dengan fashion show anak.

Aniek berharap, semoga tahun depan Kota Bandung bisa semakin layak anak tak hanya dari segi pendidikan, sosial, dan ekonomi. Tapi juga dari peran media massa.

“Mudah-mudahan nanti untuk media massa ada juga bisa dapat predikat ramah anak ke depannya,” harapnya. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pengaturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari upaya pengendalian mobilitas. Karena, kendati kasus Covid-19 tengah menurun, namun penanganan tak lantas mengendur. Meski level kewaspadaan Kota Bandung kini zona oranye, Ema menegaskan, Kota Bandung masih dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan […]

  • Brand Lokal Bandung Tampil Memikat di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2025

    Brand Lokal Bandung Tampil Memikat di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kota Bandung unjuk gigi di Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 kembali digelar di Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada 17 Juli hingga 20 Juli. Kegiatan ini diselenggarakan Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.** Sejumlah pelaku UMKM […]

  • Tahun Baru, Bapokting di Kota Sukabumi Aman, Tapi, Harga Daging dan Telur Ayam Masih Tinggi

    Tahun Baru, Bapokting di Kota Sukabumi Aman, Tapi, Harga Daging dan Telur Ayam Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, menjamin ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) dan barang strategis lainya aman menjelang pergantian tahun baru. “Semua Bapokting di Kota Sukabumi ketersediaanya aman dan terkendali,”ujar Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Ayi Jamiat, Kamis, (30/12/2021). Kepastian aman tersebut kata Ayi, dikarenakan pihaknya bersama intansi terkait serta stakeholder […]

  • Peringati Hari KemerdekaanRIke-78, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    Peringati Hari KemerdekaanRIke-78, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bahwa dengan kemerdekaan, Bangsa Indonesia memiliki kesempatan untuk menentukan kehidupan dan jati diri dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Oleh karena itu kemerdekaan harus senantiasa dijaga dengan cara memegang teguh prinsip yang terdapat dalam empat pilar kebangsaan. Yakni, Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, NKRI, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut diungkapkan […]

  • Oded Lantik Sejumlah ketua Dan Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Kota Bandung

    Oded Lantik Sejumlah ketua Dan Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melantik sejumlah ketua dan anggota Badan Pengawas PD Pasar Bermartabat dan Plt. Badan Pengawas PD. Kebersihan Kota Bandung periode 2019-2023 di Pendopo Kota Bandung, Selasa (30/7/2019). Untuk Badan Pengawas PD Pasar Bermartabat, Oded melantik Bambang Suhari (Ketua merangkap anggota), Asep Wahyu (sekretaris merangkap anggota), dan Yayan […]

  • Radea Respati Sambut Kunjungan Mahasiswa Hukum Universitas Sali Al-Aitaam

    Radea Respati Sambut Kunjungan Mahasiswa Hukum Universitas Sali Al-Aitaam

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Sali Al-Aitaam Bandung, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin (23/12/2024). Dalam kunjungan tersebut dilakukan diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan Anggota DPRD Kota Bandung terkait tugas dan fungsi DPRD. Ketua […]

expand_less