Breaking News
Trending Tags

Najma Fahmi, Mahasiswi Asal Kota Sukabumi Yang Dilirik Google Untuk Pengembangan Aplikasi Disabilitas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Najma Fahmi yang merupakan mahasiswi asal Kota Sukabumi, terpilih dalam program pengembangan sebuah aplikasi yang diperuntukkan bagi para penyintas disabilitas. Dirinya merupakan salah seorang mahasiswi terbaik dari Universitas Padjadjaran, yang terpilih sebagai pengembang aplikasi “TeDi (Teman Disabilitas)”. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sangat mengapresiasi sekali terhadap capaian salah seorang remaja terbaik Kota Sukabumi, yang kini sedang menggarap aplikasi TeDi tersebut.

Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Fahmi megatakan dirinya sangat bangga atas terpilihnya salah seorang warga Kota Sukabumi dalam pengembangan sebuah aplikasi pendukung disabilitas.

“Tentunya saya secara pribadi bangga, karena ada perwakilan dari Kota Sukabumi yang bisa muncul sampai ke tingkat nasional, dan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman disabilitas,” tutur Fahmi kepada awak media, Rabu (24/08).

Lanjut Fahmi, tentunya dengan adanya aplikasi TeDi yang saat ini sedang dikembangkan tersebut, bisa membantu para penyandang disabilitas dalam melaksanakan kegitan sehari-hari.

“Karena ternyata se-indonesia belum ada program seperti ini, makanya oleh kementerian dan google dinyatakan sebagai pemenang terbaik,” tambah Fahmi.

Saat ditanyakan terkait fasilitas bagi para penyandang disabilitas di Kota Sukabumi, Fahmi menuturkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya mencukupi segala fasilitas yang mendukung kaum disabilitas di Kota Sukabumi.

“Untuk fasilitas para penyandang disabilitas, kita coba untuk membuat ruang-ruang terbuka yang ramah dan baik untuk lansia, maupun untuk disabilitas. Ini merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghormatan kami sebagai pemerintah daerah terhadap penyandang disabilitas,” tandas Fahmi.

Sebagai informasi, saat ini Kemendikbudristek dan Google sedang melakukan pengembangan aplikasi TeDi yang merupakan sebuah aplikasi aksesibilitas all-in-one pertama di Indonesia yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan penyandang disabilitas. Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, pengembangan aplikasi tersebut saat ini didanai sebesar 10 ribu dollar, oleh Google dan Kemendikbudristek.

Najma Fahmi merupakan satu-satunya seorang mahasiswi yang berhasil terpilih dalam project pengembangan aplikasi tersebut, bersama dengan lima orang rekannya dari berbagai universitas lain di Indonesia. Diketahui bahwa, aplikasi ini menawarkan fitur “Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia) Translator” untuk menerjemahkan bahasa isyarat, “Object Detection” untuk mendeteksi obyek sekitar, “Currency Detection” untuk mendeteksi mata uang, dan “Text Detection” untuk membaca sebuah teks.

Diketahui juga, ide pembuatan aplikasi TeDi berawal dari observasi tim dalam melihat kondisi inklusivitas di Indonesia. Najma dan tim melihat berbagai permasalahan di Indonesia yang terjadi karena keterbatasan komunikasi dengan kelompok difabel serta masih adanya diskriminasi terhadap difabel. Seperti yang dikatakan Najma, yang dilansir dari laman Universitas Padjadjaran, TeDi juga akan bekerja sama dengan kegiatan peduli disabilitas dalam rangka pengembangan aplikasi dan wadah untuk menyosialisasikan manfaat dari aplikasi tersebut.

“Kebanyakan aplikasi mobile hanya menyediakan fitur untuk satu jenis disabilitas saja. Sedangkan menurut WHO tahun 2019, sebanyak 40% penyandang disabilitas memiliki lebih dari satu jenis disabilitas. Karena itu, munculah ide membuat aplikasi all-in-one pertama yang mendukung beberapa jenis disabilitas yaitu aplikasi TeDi: Teman Disabilitas,” kata Najma.

“TeDi berharap dapat terus membantu orang-orang yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas, agar dapat berkomunikasi dan melakukan kehidupan sehari-hari dengan lebih mudah,” tambah Najma. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Calon Haji Asal Kota Sukabumi, Dilepas Wali Kota

    Jemaah Calon Haji Asal Kota Sukabumi, Dilepas Wali Kota

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melepas 269 jemaah calon haji asal Kota Sukabumi, di Halaman Balai Kota SUkabumi. Kamis, (15/05/2025). Dalam sambutanya, Ayep mengungkapkan bahwa hari pelepasan jemaah calon haji ini merupakan hari yang penuh berkah dan kebahagiaan. “Keberangkatan ini bukanlah sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam hidup […]

  • Menteri Boleh Rangkap Jabatan Parpol, Presiden Jokowi : Pendidikan Tinggi Di Bawah Kemendikbud

    Menteri Boleh Rangkap Jabatan Parpol, Presiden Jokowi : Pendidikan Tinggi Di Bawah Kemendikbud

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Wapres KH. Ma’ruf Amin dan istrinya Wury Estu Handayani menjawab wartawan usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10) siang.   Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan para menteri dan pejabat setingkat menteri, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) […]

  • Dinkes Kota Bandung Tangani Anggota KPPS Kelelahan

    Dinkes Kota Bandung Tangani Anggota KPPS Kelelahan

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung gerak cepat tangani Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit akibat kelelahan setelah menjalankan tugas hari pencoblosan Pemilu Serentak 2024, Rabu 14 Februari 2024 kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, sampai Kamis 15 Februari 2024 pukul 06.00 WIB, tercatat ada 183 petugas yang mengalami […]

  • R.A. Wiranatakusumah II The Founding Father Kota Bandung

    R.A. Wiranatakusumah II The Founding Father Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada 25 September ini, Kota Bandung akan berusia 211 tahun. Seiring dengan berjalannya zaman, kota tercinta ini telah banyak berubah. Bandung telah menjadi kota metropolitan dan berpenduduk heterogen. Dunia pun telah mengaku Kota Bandung sebagai smart city. Namun tak jarang sejumlah orang yang masih keliru soal Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Dikutip […]

  • Surat untuk Ibu, Kang Cucun dan Humaira Gelar Lomba Menulis

    Surat untuk Ibu, Kang Cucun dan Humaira Gelar Lomba Menulis

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu Nasional. Ternyata telah ada sebelum Indonesia merdeka. Hari Ibu 22 Desember jadi momen istimewa buat anggota DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurijal dan putrinya, Humaira Zahrotun Noor. Buat mereka berdua, momentum tahunan itu penting untuk diperingati karena mengandung pesan, khususnya buat generasi muda, […]

  • OTT di  Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

    OTT di Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id Kasus dugaan korupsi di Badan SAR Nasional (Basarnas) yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kisruh, dan hal ini menjadi sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Kedua kelompok ini mendesak untuk memberhentikan pimpinan KPK saat ini. Koalisi Masyarakat Sipil dan ICW menilai pimpinan KPK saat ini harus bertanggung […]

expand_less