Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sejumlah Pohon Hilang dan Rusak di Kota Bandung, Diduga Oknum DPKP3 Ikut Terlibat?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2022
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Diduga adanya keterlibatanan oknum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertramanan (DPKP3) Kota Bandung, akibatkan pengrusakan pohon-pohon yang usianya sudah puluhan tahun.

Kolabrasi oknum Dinas dan alap-alap pohon sebagai pihak kedua ini sepertinya selalu lolos dari pengawasan, sehingga banyak pohon yang seharusnya dijaga kelestarianya tiba-tiba hilang atau rusak hanya untuk kepentingan seseorang.

Salahsatunya terjadi di Jalan Lemahneundeut, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Dua pohon mahoni berdiameter kurang lebih 100 cm, kini nasibnya hidup enggan mati pun tak mau.

Untungnya sebelum punah, kepergok petrugas Satpol PP Kecamatan yang saat itu tengah melakukan patroli. Aksi pengrusakan dan pemusnahan pun berhasil dihentikan. Bahkan esoknya pohon pun disegel. Namun kondisi pohon sudah rusak dan hanya menyisakan pohon utamanya saja.

“Kalau melihat bagaimana para pekerja memangkas pohon, sepertinya sudah profesional. Artinya diduga dilakukan oleh pihak dinas terkait,”ungkap salahseorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya dengan alasan keamanan.

Mantri Polisi Kecamatan Sukajadi, Indratno,saat dikonfirmasi terkait aksi pehentian pemotongan pohon adalah lebih kepada antisipatif. Apalagi menurutnya saat dilakukan pemeriksaan tidak memperlihatkan adanya surat ijin penebangan.

“Kami terpaksa menghentikan pemangkasan. Dsisinyalir pohon tersebut akan dipangkas habis. Namun saat dimintai keterangan, pekerja penebangan yang terlihat sudah profesional tersebut hanya mengantongi surat pemangkasan bukan penebangan,”jelasnya. Kamis (7/10/2022).

Dijelaskan Indro sapaan akrab Indratno, pihaknya sudah konfirmasi dengan pemilik lahan melalui orang kepercayaannya. Bahwa pihaknya telah menyerahkan uang Rp 80 juta kepada pihak kedua untuk melakukan penebangan karena dianggap pohon tersebut mengganggu akses masuk.

“Saat dimintai keterangan pihak pemili8k mengakui kalau pihaknya menginginkan agar pohon tersebut ditebang karena menghalangi akses masuk. Bahkan untuk meloloskan keinginannya tersebut pihak peimilik telah menyerahkan uang Rp 80 juta. Namun hingga batas waktu yang dijanjikan tidak selesai, karena kita berhentikan,”paparnya.

Selang sehari setelah diberhentikan pemotongan, Satpol PP Kota Bandung langsung melakukan penyegelan. Namun itu pun hanya bertahan dua pekan, segel tersebut kembali dibuka dengan alasan pemilik lahan sudah memberikan dana konpensasi atau denda sebesar Rp 10 juta.

“Iya betul segel pohon di jalan Lembahneundeut sudah kami buka karena pemilik lahan sudah membayar denda,” jelas Kasi Penyidik Satpol PP Kota Bandung saat dikonfirmasi via pesan whatApp.

Namun ia berjanji akan menindak tegas jika pihak pemilik melakukan penebangan sebelum mengantongi ijin menebang dari DPKP3.
“Dibukanya segel bukan berarti pohon boleh ditebang, Kalau pohon tersebut tiba-tiba hilang akan kita tindak tegas,”janjinya.(Tim)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bandung, Simak Beberapa Regulasi Baru Ini Selama Ramadan Nanti

    Warga Bandung, Simak Beberapa Regulasi Baru Ini Selama Ramadan Nanti

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Melihat tren angka covid-19 di Kota Bandung yang sudah mulai menurun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mengeluarkan regulasi terkait relaksasi di beberapa bidang. Dalam Konferensi Pers Evaluasi PPKM Level 3, pada Selasa, 29 Maret 2022, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung menyampaikan beberapa rencana yang akan diambil Pemkot Bandung. “Selama Ramadan, kita […]

  • Tingkatkan Pembangunan, Pemkot Sukabumi Kolaborasi Dengan Gapensi

    Tingkatkan Pembangunan, Pemkot Sukabumi Kolaborasi Dengan Gapensi

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Sekretaris Daerah (sekda) Kota Sukabumi Dia Sembada mengatakan, keberadaan Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional (Gapensi) memiliki peran penting dalam pembangunan di suatu daerah. Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Gapensi. “Gapensi adalah salah satu elemen yang harus berkolaborasi dengan Pemda untuk menjalankan program pemerintah. Terutama dalam pembangunan fisik,”ujar Dida […]

  • Indri Rindani: UMKM Perlu Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Komunitas

    Indri Rindani: UMKM Perlu Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Komunitas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Bandung,MBINEWS— Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani menekankan pentingnya kolaborasi, jejaring, serta keberpihakan kebijakan dalam memperkuat pelaku UMKM dan industri kreatif di Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan bertajuk “Membangun Ekosistem Kewirausahaan Kreatif Melalui Sinergi Kebijakan Publik, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi di Era Transformasi Digital” yang digelar di […]

  • Keren! Newhun Sulap Sampah Plastik Jadi Jam Tangan Estetik

    Keren! Newhun Sulap Sampah Plastik Jadi Jam Tangan Estetik

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bagi Sae, Yahya, dan Regi, sampah-sampah plastik ini ibarat pundi rupiah bernilai jutaan. Sebagai bentuk terima kasih kepada bumi, tiga pemuda ini mengolah sampah plastik menjadi produk jam tangan bernilai tinggi dengan nama brand ‘Newhun’. Sae, salah satu founder Newhun berbagi kisah perjalanan panjangnya meriset produk ini pada tim Humas Kota Bandung. […]

  • Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Bandung Siap Dukung Pemkot Bandung

    Masyarakat Tionghoa Peduli Kota Bandung Siap Dukung Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Masyarakat Tionghoa akan terus mendukung program-program yang digulirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Hal itu sebagai bagian dari partisipasi warga Tionghoa terhadap p Pembangunan Kota Bandung. “Kami siap mendukung pemerintah di setiap kegiatan. Seperti halnya saat ini soal kebersihan lingkungan, yaitu pengelolaan sampah. Kami gerak cepat untuk menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menerapkannya,” […]

  • Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin  PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi  Pihak Perusahaan

    Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi Pihak Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Salak Utama yang berada di Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, sayangnya pihak perusahaan tidak ada. Sehingga, para anggota dewan yang datang hanya bertemu dengan petani penggarap di tanah Hak Pakai (HP) PT Salak Utama, PJS Kepala Desa dan unsur Muspika Kalapanunggal […]

expand_less