Breaking News
Trending Tags

Wakil Wali Kota Sukabumi, Ikuti Pertemuan Tahunan BI

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, mengikuti pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) di Gedung BI Bandung. Pertemuan yang diikuti juga oleh sejumlah Kepala Daerah, pelaku industri, dan kalangan dunia usaha tersebut, bertajuk Strategi mengantisipasi kemungkinan resesi global tahun 2023, yang dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo mengambil tema Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju, di Gedung BI Bandung. Rabu, (30/11/2022).

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia merupakan agenda rutin tahunan BI sejak tahun 1969 yang memfokuskan pada penyampaian pandangan BI mengenai kondisi perekonomian nasional.

Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan kepada para peserta pertemuan terkait kebijakan atau policy yang harus dikeluarkan untuk mengantisipasi ancaman resesi global tahun mendatang.

“Permasalahan ekonomi merupakan hal kompleks dan complicated. Sulit diprediksi, bahkan setiap negara mendapatkan kesulitan untuk merancang dan menentukan kondisi perekonomian tahun depan,” kata presiden. seperti dikutip di situs kdp.sukabumikota.goid

Sikap terbaik yang harus dilakukan dalam mengantisipasi resesi global tahun depan yaitu melalui penerbitan kebijakan atau aturan yang mudah direalisasikan.

“Nilai ekspor Indonesia ke negara-negara lain pada tahun 2021 dan 2022 ini telah mencapai kisaran angka Rp. 900-1.000 Triliun. Artinya, eksport kita ke negara-negara lain sangat tinggi. Oleh karena itu, untuk tahun depan kita harus lebih berhati-hati,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Sikap hati-hati tersebut harus dimiliki oleh bangsa ini mengingat resesi global tahun mendatang disebabkan oleh faktor determinan yang mempengaruhi proses pengiriman barang ke luar negeri.

“Kasus-kasus yang terjadi di dunia saat ini seperti perang antara Ukraina dan Rusia serta masalah yang sedang dihadapi oleh Tiongkok dapat menjadi penyebab penurunan ekspor ke negara-negara tersebut. Untuk tahun 2023 mendatang, kita sudah mencanangkan nilai ekspor mencapai Rp 1.400 triliun. Kita harus berhati-hati dengan kondisi global yang tidak menentu ini,”lanjut Presiden Joko Widodo.

Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami memberikan pandangan, pertumbuhan ekonomi daerah akan tetap terjaga, kendati hanya menyentuh satu digit saja. Upaya paling baik yang harus dilakukan dalam menghadapi kemungkinan resesi global yaitu menjaga kepercayaan investasi di daerah.

“Investasi di daerah di tahun mendatang menjadi salah satu upaya menjaga pertumbuhan perekonomian. Untuk masyarakat sendiri harus mulai melakukan perubahan dari konsumsi ke produksi,”ujar Andri.

Pasokan pangan dan sumber energi menjadi hal krusial saat dunia menghadapi krisis global. Kendati, resesi global belum benar-benar dirasakan, paling tidak harus disikapi secara tepat. Terlebih perekonomian akan mengalami kontraksi kembali seperti dua tahun lalu.

“Bercermin pada masa pandemi, selama dua tahun, meskipun terjadi kontraksi perekonomian, namun kita melihat, masyarakat pelaku usaha dengan bidang-bidang usahanya dapat pulih kembali. Resesi global belum terjadi, namun kita harus tetap mengantisipasinya,”katanya.

Selama dua tahun, dari 2020 lalu, perekonomian tetap memperlihatkan perbaikan meskipun di beberapa sektor menghadapi tantangan.

“Syarat penting untuk mempertahankan perekonomian di masa pemulihan adalah dengan tetap menjaga optimisme. Sesuai dengan tema pertemuan Bank Indonesia tahun 2022 ini, Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju,“pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Sukabumi Musnahkan 112 Ribu Obat Terlarang dan Ratusan Gram Narkoba dari 85 Perkara Inkracht

    Kejari Kota Sukabumi Musnahkan 112 Ribu Obat Terlarang dan Ratusan Gram Narkoba dari 85 Perkara Inkracht

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi, memusnahkan barang bukti dari 85 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) selama periode Oktober 2025 hingga Juni 2026. Pemusnahan yang digelar di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi, Selasa (9/6/2026), didominasi barang bukti kasus narkotika dan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan. Dari total perkara yang ditangani, sebanyak 60 kasus merupakan […]

  • Dr.AA Abdul Rozak Dilantik jadi Ketua Umum DPD LASQI NJ Kota Bandung

    Dr.AA Abdul Rozak Dilantik jadi Ketua Umum DPD LASQI NJ Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, Dr. AA Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qosidah Indonesia Nusantara Jaya (DPD LASQI NJ) Kota Bandung, pada acara pengambilan sumpah/janji pengurus DPD LASQI NJ Kota Bandung periode 2025-2030, di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 16 Mei 2025. Pengucapan sumpah/janji […]

  • Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUBANG – Diduga adanya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Obyek Wisata Sari Ater, Bupati Subang melalui advokat melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pasalnya, bertahun tahun pemerintah Kabupaten Subang merasa dirugikan oleh pengelola Obyek Wisata Sari Ater dalam hal bagi hasil keuntungan usaha dalam kerjasama pengelolaan Sari Ater. Ketua tim advokat pemkab Subang mengakui bahwa […]

  • MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Anggota DPR-RI Komisi II, Muraz : Ingatkan Pemerintah Agar Tidak Mengurus Pasien kelas I dan II

    MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Anggota DPR-RI Komisi II, Muraz : Ingatkan Pemerintah Agar Tidak Mengurus Pasien kelas I dan II

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Anggota DPR-RI Komisi II fraksi partai Demokrat HM. Muraz mengapresiasi keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan iuran BPJS yang sempat menjadi penolakan masyarakat. Muraz mengakui dirinya, bahwa telah membuat dan mengirim surat terbuka ke Presiden Joko Widodo hasil analisis kajian yang ada di Kota Sukabumi. Soal pelayanan Kesehatan gratis di Rumah […]

  • Di Konfercab XIII, Bahrul Ulum Pimpin PC PMII Kota Sukabumi

    Di Konfercab XIII, Bahrul Ulum Pimpin PC PMII Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIII. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (3-5/2024), berjalan sangat aman dan lancar. Salah satu kegiatan pada Konfercab tersebut, Bahrul Ulum terpilih sebagai Ketua baru PC PMII Kota Sukabumi periode 2024-2025. Usai pemilihan, Bahrul menyampaikan ungkapan terima kasih atas […]

  • DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

    DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi atas surat edaran yang diinisiasi oleh KPID Jabar. Pasalnya, didalam surat edaran tersebut merupakan informasi yang harus diketahui masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi lembaga penyiaran bagaimana dalam menayangkan sebuah siaran keagamaan yang tidak memiliki unsur negatif. Seperti ujaran kebencian yang belakangan kerap menjadi konsumsi masyarakat dalam sebuah […]

expand_less