Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Angka Reproduksi Virus Covid-19 Dikota Bandung Terkendali

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyatakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama masyarakat untuk menekan laju virus corona perlahan menunjukan hasil. Hal itu terpantau melalui estimasi angka reproduksi yang semakin mengecil.

Ahyani menuturkan, hasil perhitungan kalangan akademisi pergerakan angka reproduksi Covid-19 sejak 22-28 April di Kota Bandung berada di angka 1,06.

“Ada angka yang diangkat oleh akademisi yaitu angka reproduksi yaitu kemampuan orang menularkan dalam populasi, kalau angka itu di atas 1 itu kecil masih bisa dikendalikan. Kalau di bawah 1 berarti berhenti,” ucap Ahyani di Balai Kota Bandung, Jalan Wastaukancana, Senin (4/5/2020).

Menurut Ahyani, penurunan angka reproduksi ini tidak terlepas dari kebijakan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemudian ditopang oleh kinerja tenaga medis dalam melacak, pemeriksaan, dan isolasi.

Ahyani menjelaskan, kecilnya angka reproduksi ini menjadi indikator Gugus Tugas Covid-19 di Kota Bandung mampu mengendalikan dan menekan risiko jangkauan penularan virus.

“Kalau tanpa intervensi itu bisa 2,5 ke 4 orang, jadi satu yang positif itu dia menular ke 4, lalu 4 ke 16 lalu ke 64 lalu ke 374 orang itu bisa menular dengan waktu yang cepat. Tapi dengan dibatasi dengan angka reproduksi 1 ini resiko penularannya hanya ke satu aja,” bebernya.

Ahyani menerangkan, kecepatan reproduksi sangat berhubungan dengan banyaknya orang kontak. Makanya dengan menghambat kontak, angka penyebaran akan mengecil.

“Kalau ada gambaran angka reproduksi semakin mengecil bisa dibilang potensi penyebaran risikonya semakin mengecil,” bebernya.

Namun Ahyani menambahkan, penurunan angka reproduksi di masa PSBB tak lantas bisa dikorelasikan pada penurunan jumlah kasus positif. Sebab, masuknya data kasus pada saat itu bisa jadi merupakan hasil pemeriksaan ketika sebelum PSBB diberlakukan.

“Jadi seperti kita ketahui kalau seseorang didiagnosi positif dia melalui masa inkubasi 14 hari. Artinya kalau masa PSBB didiagnosa positif sebetulnya itu terinfeksi sebelumnya, jadi kita tidak boleh mengartikan setelah PSBB itu hasilnya positif banyak bisa jadi itu perjalanan dari masa inkubasi sebelumnya,” terangnya. (HMS /WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Reses, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi: Akan Saya Sampaikan Aspirasi Warga Pada Sidang Paripurna

    Gelar Reses, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi: Akan Saya Sampaikan Aspirasi Warga Pada Sidang Paripurna

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menggelar reses masa persidangan II Tahun 2023, di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (26/1). Reses tersebut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga yang antusias untuk dapat menyampaikan langsung aspirasinya ke anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. Masa reses merupakan masa penting […]

  • Mantap! Ini 5 Surga Kuliner Di Antapani

    Mantap! Ini 5 Surga Kuliner Di Antapani

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tak diragukan lagi, Bandung merupakan kota memiliki banyak surga kuliner. Bahkan, sampai ke pinggiran kotanya pun bisa kita temui kuliner-kuliner nikmat dan segar! Salah satunya di daerah Antapani. Kalau Anda berkunjung ke sini, terutama di Jalan Purwakarta, dari ujung ke ujung berjajar makanan dan minuman yang menggoda untuk kita santap. Daripada bingung, […]

  • RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

    RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah merampungkan bangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No. 311, Kec. Bojongloa Kaler Kota Bandung. Saat ini, keseluruhan konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Pemkot Bandung tinggal menginstalasi alat-alat kesehatan yang sudah tersedia di sana. “Kalau secara konstruksi sudah 99% lah, tinggal […]

  • Tragis, Vanessa Angel dan Suami  Tewas Dalam Insiden Kecelakàan Tunggal di Tol Nganjuk

    Tragis, Vanessa Angel dan Suami Tewas Dalam Insiden Kecelakàan Tunggal di Tol Nganjuk

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID – Artis Vanessa Angel dan suami dikabarkan mengalami kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur. Dalam insiden tersebut, Vanessa dan suami Febri Ardiansyah dikabarkan tewas. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Refly Handoko, kecelakaan terjadi di Tol Nganjuk dan anggota kepolisian sedang melakukan pengecekan di lokasi. Kondisi kendaraan yang ditumpangi Vanessa […]

  • Berolah Raga Teruskan Kegiatan Negatif Singkirkan

    Berolah Raga Teruskan Kegiatan Negatif Singkirkan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menjadi narasumber talk show Radio PRFM, Sabtu, 26 Juli 2025. Diskusi kali ini membahas tema “Olahraga atau Hura-Hura? Kontroversi Pembagian Bir di Event Lari Bandung”. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan ,topik ini menyangkut video viral saat sejumlah orang membagikan bir […]

  • Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh. Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi “Dari 139,02 hektare […]

expand_less