Breaking News
Trending Tags

Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh.

Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

“Dari 139,02 hektare kawasan kumuh yang ada, saat ini tinggal menyisakan 5,01 hektare lagi,”ujar Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah. Kamis, (26/1/2023).

Reni mengungkapkan, adapun pencapaian pengurangan angka kawasan kumuh selama kurun waktu 2018-2021 tersebut. Yakni, di tahun 2018 mencapai 89,565 hektare, kemudian 2019 seluas 22,392 hektare, 2020 18,84 hektare, dan di tahun 2021 sebesar 3,21 hektare.

Baca Juga:Bappeda Kota Sukabumi Gencar Sosialisasikan Barang Kena Cukai Ilegal

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu empat tahun tersebut, total penanganan kawasan kumuh mencapai 134,01 hektare,”jelasnya.

Dalam uapaya penataanya, lanjut Reni, Pemkot Sukabumi melakukan koordinasi dengan kementrian terkait untuk menuntaskan kawasan kumuh seluas 6 hektare. Sedangkan yang sisanya akan diselesaikan oleh Pemkot Sukabumi.

“Salah satu upaya penataan kawasan kumuh yang telah dilakukan sebelumnya bekerja sama dengan Kementirna PUPR, dengan melaksanakan melaksanakan program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh),”katanya.

Baca Juga:Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

Dengan program Kotaku juga, tambah Reni, mampu memberikan hak-hak hidup manusiawi kepada warga dalam meningkatkan derajat kesehatan kepada warga. Sebab, penanganan kawasan kumuh menimbulkan efek daya ungkit lainnya semakin baik.

“Kami menargetkan, tidak ada lagi kawasan kumuh kedepanya,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV DPRD Kota Bandung Terima Audensi LPQQ

    Komisi IV DPRD Kota Bandung Terima Audensi LPQQ

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah LPQQ Lembaga Pembelajaran Qiraatul Quran (LPQQ) Indonesia Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi IV, Jumat, 3 Januari 2024. Rapat ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi Wakil Ketua Komisi IV, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., […]

  • Raperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Umum Untuk mengatasi Kemacetan di Kota Bandung

    Raperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Umum Untuk mengatasi Kemacetan di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kemacetan lalulintas di Kota Bandung  masih belum bisa diatasi,Sehingga Pansus (Panitya Khusus)  3 DPRD Kota Bandung,    membahas Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda )  tentang Penyelenggaraan Lalulintas dan Angkutan Umum untuk mengatasi mengatasi kemacetan di Kota Bandung. DalamRapat Pansus   tersebut ,Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung, Sandi Muharam, menyebutkan bahwa kemacetan di Kota […]

  • Bappeda Sebut Ada Empat Isu Pembangunan Berkelanjutan di Penyusunan KLHS RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045

    Bappeda Sebut Ada Empat Isu Pembangunan Berkelanjutan di Penyusunan KLHS RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Belum lama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat menggelar Konsultasi Publik Tahap 2 Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi tahun 2025 – 2045. “Iya, kita sudah melakukan konsultasi publik beberapa pekan lalu. Dimana, dalm konsultasi tersebut di buka langsung […]

  • Lawan Corona, Gabungan LSM Kota Bandung Lakukan Baksos Penyemprotan Disifektan

    Lawan Corona, Gabungan LSM Kota Bandung Lakukan Baksos Penyemprotan Disifektan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gabungan beberapa LSM diantaranya LSM Prabu, LSM Tuar dan LSM Jangkar, Ormas Snakers, hari ini Rabu (1/4) melaksanakan Baksos Penyemprotan Disinfektan Covid-19, Di wilayah Rw 06 dan Rw 03 Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Bojongloa Kidul. Ketua DPD LSM Prabu Ebeck, mengatakan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan beserta jajaran pengurus dan anggota Keempat LSM/Ormas ini […]

  • Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung dan Institut Teknologi Bandung menjajaki kerja sama Smart City & Community Innovation Center (SCCIC). Hal itu tercetus saat perwakilan SCCIC melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Bandung, Rabu 11 Mei 2022. Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas […]

  • Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jumlah aduan masyarakat yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Sukabumi Participated Responder (Super) dan aplikasi e-Lapor, pada periode Januari hingga Juni 2021 berjumlah 65 aduan. Jumlah tersebut alami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan periode yang sama. Dimana tahun 2020 lalu, jumlah aduan yang masuk mencapai 241. “Iya, kalau melihat perbandingan […]

expand_less