Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh.

Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

“Dari 139,02 hektare kawasan kumuh yang ada, saat ini tinggal menyisakan 5,01 hektare lagi,”ujar Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah. Kamis, (26/1/2023).

Reni mengungkapkan, adapun pencapaian pengurangan angka kawasan kumuh selama kurun waktu 2018-2021 tersebut. Yakni, di tahun 2018 mencapai 89,565 hektare, kemudian 2019 seluas 22,392 hektare, 2020 18,84 hektare, dan di tahun 2021 sebesar 3,21 hektare.

Baca Juga:Bappeda Kota Sukabumi Gencar Sosialisasikan Barang Kena Cukai Ilegal

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu empat tahun tersebut, total penanganan kawasan kumuh mencapai 134,01 hektare,”jelasnya.

Dalam uapaya penataanya, lanjut Reni, Pemkot Sukabumi melakukan koordinasi dengan kementrian terkait untuk menuntaskan kawasan kumuh seluas 6 hektare. Sedangkan yang sisanya akan diselesaikan oleh Pemkot Sukabumi.

“Salah satu upaya penataan kawasan kumuh yang telah dilakukan sebelumnya bekerja sama dengan Kementirna PUPR, dengan melaksanakan melaksanakan program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh),”katanya.

Baca Juga:Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

Dengan program Kotaku juga, tambah Reni, mampu memberikan hak-hak hidup manusiawi kepada warga dalam meningkatkan derajat kesehatan kepada warga. Sebab, penanganan kawasan kumuh menimbulkan efek daya ungkit lainnya semakin baik.

“Kami menargetkan, tidak ada lagi kawasan kumuh kedepanya,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Pakai Masker, Siap-siap Pakai Rompi Pelanggar

    Tak Pakai Masker, Siap-siap Pakai Rompi Pelanggar

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menindak tegas sejumlah pelanggar protokol kesehatan saat memimpin Operasi Yustisi di Bunderan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/09/20) sore. Beberapa warga yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi sosial dengan membersihkan sampah di sekitar Bunderan Sukaraja sembari menggunakan rompi bertuliskan Pelanggar. “Salah satu tujuan Operasi Yustisi ini adalah […]

  • Kondusif, Umat Buddha Kota Bandung Rayakan Waisak Dengan Khidmat

    Kondusif, Umat Buddha Kota Bandung Rayakan Waisak Dengan Khidmat

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan ibadah di Hari Raya Waisak 2566/BE di Kota Bandung berlangsung khidmat, Senin 16 Mei 2022. Di Vihara Tanda Bhakti, sejumlah umat menggelar ibadah sejak pukul 10.00 WIB. Vihara Tanda Bhakti merupakan salah satu tempat ibadah yang menggelar ibadah di Hari Raya Waisak. Pembina Vihara Tanda Bakti, Tan Tjong Boe menyebut, proses […]

  • Belum Kantongi Izin, Bioskop di Kota Sukabumi Diberi Sanksi Ini

    Belum Kantongi Izin, Bioskop di Kota Sukabumi Diberi Sanksi Ini

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Belum kantongi izin operasional di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bioskop Moviplex mendapatkan sanksi dari Pemerintah Kota Sukabumi. “Saat ini, kita berikan sanksi berupa teguran kepada pihak pengelola, dikarenakan memang hingga saat ini surat izin operasionalnya dimasa PPKM masih belum dikeluarkan,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Dida Sembada kepada awak […]

  • Melalui PAW, Abudl Kohar Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Gantikan Lukmansyah

    Melalui PAW, Abudl Kohar Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Gantikan Lukmansyah

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota DPRD Kota Sukabumi Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2019-2024 telah resmi menduduki kursi wakil rakyat. Anggota DPRD PAW yang dilantik Yakni, Abul Kohar dari Partai Keadlian Sejahtera (PKS) menggantikan Lukmansyah yang mengundurkan diri. Resminya Abdul Kohar menjadi anggota DPRD setelah dilantik oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman, dalam rapat paripurna […]

  • Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kain batik berukuran 450 meter dipamerkan di Kota Bandung, tepatnya di Hotel Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro No. 27 Kota Bandung. Dua batik dengan panjang 40 meter dan lebar 6 meter yang dibentangkan di Kota Bandung ini merupakan simbol peringatan Hari Batik Nasional dengan mengangkat tema Pesona Batik […]

  • Meski Kasus Covid-19 Makin Landai, Masker Baiknya Tetap Digunakan

    Meski Kasus Covid-19 Makin Landai, Masker Baiknya Tetap Digunakan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kasus Covid-19 di Kota Bandung semakin landai. Dari data Covid-19.bandung.go.id, per 2 Juni 2022 konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Bandung tercatat hanya 73 kasus atau bertambah satu kasus dari sehari sebelumnya. Salah satu faktor landainya kasus Covid-19 di Kota Bandung karena proses vaksinasi yang telah berjalan. Bahkan, untuk dosis I dan II […]

expand_less