Breaking News
Trending Tags

Ayep Zaki Soroti Ledakan Minimarket di Kota Sukabumi, Dinas Perizinan Dipanggil

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Fenomena bertambahnya minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kembali menjadi perhatian publik. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan minimarket modern yang saat ini terus berkembang, menyusul pengakuannya yang tidak mengetahui secara detail proses perizinan yang telah diterbitkan.

Ayep Zaki mengungkapkan hal tersebut usai melakukan agenda kegiatan di Jalan R. Syamsudin SH, Sabtu (3/1). Ia mengaku baru mengetahui adanya sejumlah minimarket modern yang beroperasi setelah bangunan tersebut berdiri dan mulai beraktivitas.

“Saya sudah menegur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sebagai wali kota, saya tidak tahu soal izin-izin itu, tahu-tahu sudah ada saja berdiri,” kata Ayep Zaki.

Menurutnya, iklim investasi di Kota Sukabumi harus dibangun dengan prinsip keterbukaan dan kepatuhan hukum. Ia menilai, masuknya pelaku usaha ke daerah tidak cukup hanya bermodalkan perizinan administratif, tetapi juga harus diiringi komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah.

“Pengusaha yang datang ke Kota Sukabumi harus membangun komunikasi. Datanglah, sowanlah, supaya kita bisa bekerja sama dengan baik. Aturannya jelas, ada perda, undang-undang, dan peraturan pemerintah,” ujarnya.

Ayep menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi akan menegakkan seluruh aturan yang telah disepakati bersama DPRD tanpa pandang bulu. Ia memastikan tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran regulasi, termasuk dalam sektor perdagangan ritel modern.

“Semua aturan yang sudah diketuk palu akan saya jalankan. Perda, undang-undang, dan peraturan pemerintah akan diberlakukan untuk semua. Tujuannya agar pembangunan berjalan adil dan masyarakat bisa hidup layak serta sejahtera,” tegasnya.

Meski bersikap tegas, Ayep tidak menutup pintu bagi dunia usaha. Ia menekankan bahwa peran pengusaha sangat dibutuhkan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, asalkan dijalankan dengan prinsip kejujuran dan tanggung jawab.

“Kota ini tidak akan besar tanpa pengusaha. Tapi saya hanya ingin pengusaha yang jujur dan amanah. Begitu juga dengan para pendukung pembangunan lainnya,” katanya.

Terkait langkah konkret ke depan, Ayep memastikan Pemkot Sukabumi akan melakukan pemanggilan terhadap dinas teknis untuk meminta penjelasan detail mengenai proses penerbitan izin minimarket modern. Evaluasi ini, kata dia, akan dilakukan secara terbuka dan melibatkan pengawasan publik.

“Kita akan evaluasi semuanya. Dinas perizinan akan saya panggil. Media juga saya minta ikut mengawasi, supaya semua berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Sebagai latar belakang, Pemerintah Kota Sukabumi sebelumnya sempat memberlakukan moratorium perizinan minimarket modern baru. Kebijakan tersebut dicabut pada 2024, saat Kota Sukabumi dipimpin oleh penjabat wali kota, dengan alasan mendorong peningkatan investasi daerah. Sejak saat itu, pertumbuhan minimarket modern mulai terlihat signifikan di sejumlah kawasan.

Kini, di bawah kepemimpinan Ayep Zaki, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menata kembali kebijakan perizinan agar sejalan dengan aturan dan tidak merugikan kepentingan masyarakat maupun pelaku usaha lokal. (Ardan/Wan/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurikulum Prototipe, Merdekakan Kreativitas Siswa Kota Bandung

    Kurikulum Prototipe, Merdekakan Kreativitas Siswa Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada sektor ekonomi dan kesehatan, tapi juga dunia pendidikan. Demi menjaga ritme dan efektivitas pembelajaran, kurikulum baru pun mulai diaplikasikan oleh beberapa sekolah penggerak. Di Kota Bandung, terdapat 23 sekolah dari tingkat PAUD-SMP yang mencoba kurikulum baru bernama kurikulum prototipe (merdeka). Meski harus meraba-raba sekitar tiga bulan, […]

  • Bandung Seuhaahh, Balai Kota Diserang Pedagang Batagor Dan Seblak

    Bandung Seuhaahh, Balai Kota Diserang Pedagang Batagor Dan Seblak

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memulihkan perekonomian dan rangkaian Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB) ke-211, Pemerintah Kota Bandung menggelar “Bandung Seuhaahh, Parade Batagor, Seblak, dan Kuliner Kota Bandung” di Balai Kota Bandung, Minggu 24 Oktober 2021. Acara tersebut merupakan Kegiatan Promosi Bagi Pedagang kaki Lima (PKL) kuliner Binaan Satgasus PKL Kota Bandung yang diinisiasi […]

  • Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menghadiri undangan Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu (AP2B2) Kota Bandung, pada kegiatan Silaturahmi Halalbihalal dan Penyampaian Aspirasi Pedagang, di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung. Jumat, 3 Mei 2024. Ketua Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu, Djoko P. Sasongko, mengatakan, pertemuan ini menindaklanjuti […]

  • Bandung Kota Angklung, Ini Sejarah Singkat Dan Jenisnya

    Bandung Kota Angklung, Ini Sejarah Singkat Dan Jenisnya

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada 21 Mei 2022 mendatang, Kota Bandung akan mendeklarasikan diri sebagai Kota Angklung. Rencananya, acara ini akan digelar secara hibrid di Plaza Balai Kota pada 21 Mei 2022 dan melibatkan seniman serta pegiat angklung di Kota Bandung. Sejak tahun 2010, angklung telah menjadi Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Manusia United Nations Educational, […]

  • Pasca Menjabat Walikota Sukabumi, Kang Fahmi Kembali Menjadi Guru

    Pasca Menjabat Walikota Sukabumi, Kang Fahmi Kembali Menjadi Guru

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berakhirnya masa jabatannya sebagai Walikota Sukabumi periode 2018-2023, Achmad Fahmi memutuskan kembali fokus menjadi pendidik. Hal tersebut dilontarkannya setelah menghadiri kegiatan serah terima jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode 2018-2023 kepada Penjabat Walikota Sukabumi, yang saat ini di jabat oleh Kusmana Hartadji. Dalam keterangannya, Kang Fahmi sapaan akrab Walikota Sukabumi periode […]

  • Pj. Wali Kota Sukabumi Buka Bimtek PAUD Holistik Integratif untuk Pembangunan Generasi Muda Sukabumi

    Pj. Wali Kota Sukabumi Buka Bimtek PAUD Holistik Integratif untuk Pembangunan Generasi Muda Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, membuka acara Bimbingan Teknik (Bimtek) PAUD Holistik Integratif (HI) Gelombang 2 untuk tahun 2024 di Aula Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, pada Rabu, 13 November 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Pj. Bunda PAUD Kota Sukabumi Diana Rahesti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Punjul Saepul Hayat, dan para pengawas, serta perwakilan […]

expand_less