Breaking News
Trending Tags

Ayep Zaki Soroti Ledakan Minimarket di Kota Sukabumi, Dinas Perizinan Dipanggil

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Fenomena bertambahnya minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kembali menjadi perhatian publik. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan minimarket modern yang saat ini terus berkembang, menyusul pengakuannya yang tidak mengetahui secara detail proses perizinan yang telah diterbitkan.

Ayep Zaki mengungkapkan hal tersebut usai melakukan agenda kegiatan di Jalan R. Syamsudin SH, Sabtu (3/1). Ia mengaku baru mengetahui adanya sejumlah minimarket modern yang beroperasi setelah bangunan tersebut berdiri dan mulai beraktivitas.

“Saya sudah menegur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sebagai wali kota, saya tidak tahu soal izin-izin itu, tahu-tahu sudah ada saja berdiri,” kata Ayep Zaki.

Menurutnya, iklim investasi di Kota Sukabumi harus dibangun dengan prinsip keterbukaan dan kepatuhan hukum. Ia menilai, masuknya pelaku usaha ke daerah tidak cukup hanya bermodalkan perizinan administratif, tetapi juga harus diiringi komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah.

“Pengusaha yang datang ke Kota Sukabumi harus membangun komunikasi. Datanglah, sowanlah, supaya kita bisa bekerja sama dengan baik. Aturannya jelas, ada perda, undang-undang, dan peraturan pemerintah,” ujarnya.

Ayep menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi akan menegakkan seluruh aturan yang telah disepakati bersama DPRD tanpa pandang bulu. Ia memastikan tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran regulasi, termasuk dalam sektor perdagangan ritel modern.

“Semua aturan yang sudah diketuk palu akan saya jalankan. Perda, undang-undang, dan peraturan pemerintah akan diberlakukan untuk semua. Tujuannya agar pembangunan berjalan adil dan masyarakat bisa hidup layak serta sejahtera,” tegasnya.

Meski bersikap tegas, Ayep tidak menutup pintu bagi dunia usaha. Ia menekankan bahwa peran pengusaha sangat dibutuhkan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, asalkan dijalankan dengan prinsip kejujuran dan tanggung jawab.

“Kota ini tidak akan besar tanpa pengusaha. Tapi saya hanya ingin pengusaha yang jujur dan amanah. Begitu juga dengan para pendukung pembangunan lainnya,” katanya.

Terkait langkah konkret ke depan, Ayep memastikan Pemkot Sukabumi akan melakukan pemanggilan terhadap dinas teknis untuk meminta penjelasan detail mengenai proses penerbitan izin minimarket modern. Evaluasi ini, kata dia, akan dilakukan secara terbuka dan melibatkan pengawasan publik.

“Kita akan evaluasi semuanya. Dinas perizinan akan saya panggil. Media juga saya minta ikut mengawasi, supaya semua berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Sebagai latar belakang, Pemerintah Kota Sukabumi sebelumnya sempat memberlakukan moratorium perizinan minimarket modern baru. Kebijakan tersebut dicabut pada 2024, saat Kota Sukabumi dipimpin oleh penjabat wali kota, dengan alasan mendorong peningkatan investasi daerah. Sejak saat itu, pertumbuhan minimarket modern mulai terlihat signifikan di sejumlah kawasan.

Kini, di bawah kepemimpinan Ayep Zaki, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menata kembali kebijakan perizinan agar sejalan dengan aturan dan tidak merugikan kepentingan masyarakat maupun pelaku usaha lokal. (Ardan/Wan/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

    Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Purwakarta– Warga sesalkan adanya kegiatan penimbunan lahan mega proyek kereta cepat Jakarta Bandung yang dilakukan oleh PT WIKA dan PT Buana dengan melakukan pembuangan secara sepihak hasil dari pengerukan ke lahan masyarakat di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta. Lebih dari 10 Ha lahan pertanian milik warga terkena dampak dari penimbunan  yang […]

  • Bestari Sukabumi Cetak Barista Profesional ke Arab Saudi, Bukti SDM Lokal Siap Go Global

    Bestari Sukabumi Cetak Barista Profesional ke Arab Saudi, Bukti SDM Lokal Siap Go Global

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Program Bestari (Be Stars International) yang diinisiasi Pemerintah Kota Sukabumi membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Dua pemuda asal Sukabumi, Rizki Perdana dan Muhammad Reza Al-Farez, kini resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi setelah melalui tahapan pelatihan dan seleksi ketat. Keberangkatan keduanya menjadi capaian awal program yang dirancang […]

  • Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah  Di Sukabumi Alami Kenaikan

    Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah Di Sukabumi Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Harga cabe rawit merah di awal pekan tahun 2020 ini terus meroket, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp70 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabe rawit merah berada dikisaran Rp48 ribu per kilonya. Harga tersebut juga tergolong tinggi dari harga normalnya sekitar Rp40 ribu per kilonya. Kabid  Perdagangan Dinas Koperasi perdagangan dan Perindustrian […]

  • Tertibkan PKL Secara Humanis, Anggota DPRD Kota Sukabumi Berikan Apresiasi Kepada Pemkot

    Tertibkan PKL Secara Humanis, Anggota DPRD Kota Sukabumi Berikan Apresiasi Kepada Pemkot

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Pedestrian Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, bersama berbagai unsur, ternyata mendapatkan respon baik dari salah satu anggota Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah. Menurutnya, upaya penertiban yang dilakukan tersebut tentu saja akan merubah wajah Kota Sukabumi menjadi lebih cantik. “Saya sangat […]

  • Ketua DPC Demokrat Ciamis Anjar Asmara Tegaskan Jangan Remehkan Emak-emak Berdaster

    Ketua DPC Demokrat Ciamis Anjar Asmara Tegaskan Jangan Remehkan Emak-emak Berdaster

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    CIAMIS, MBInews.id – Srikandi Demokrat Kabupaten Ciamis melakukan konsolidasi pembentukan kepengurusan di Rukun Jati, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis, Jumat (16/12/2022). Rapat konsolidasi tersebut digelar untuk menentukan kepengurusan inti. Dilanjutkan pembahasan untuk pengurus yang tersebar di 27 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis. Kemudian meramu program kerja yang akan segera dilaksanakan. Ketua Srikandi Demokrat Ciamis […]

  • Pansus 8 Tinjau Fasilitas Sosial dan Umum di Kelurahan Kebonwaru

    Pansus 8 Tinjau Fasilitas Sosial dan Umum di Kelurahan Kebonwaru

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 8 DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas terkait Raperda Perubahan Atas Perda Kota Bandung No. 2 Tahun 2019 tentang Penyertaan Modal Pemda Kota kepada Perusahaan Perseroan Daerah Bandung Infra Investama Berupa Tanah bersama BKAD, Bag. Ekonomi, Bag. Hukum, PT. BII dan Tim Penyusun NA di Ruang Rapat Komisi B DPRD […]

expand_less