Breaking News
Trending Tags

Pembangunan Rumah Deret Tamansari Diduga Rugikan Uang Negara Rp3,5 Miliar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Terkait adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar yang menyebut adanya kelebihan pembayaran Rp 3,5 miliar Pembangunan rumah deret (Rudet) Tamansari Tahap II kepada pihak ke-3 Jadi atensi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati ) Jabar, Asep N Mulyana. Kajati akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Pembangunan rudet Tamansari di Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung wetan ini kini sudah memasuki tahap ke -3 dan disinyalir sarat dengan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

“ Saya sudah komunikasi dengan beliau via pesan Whatsapp terkait kasus tersebut. Beliau menyebut akan langsung melakukan pengecekan ke lapangan,” ungkap Agus Satria, Kabiro Investigasi Manggala Garuda Putih (MGP), Rabu (30/11/2022).

Diungkapkan Agus, berdasarkan temuan BPK pembayaran pembangunan rudet tahap II dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung kepada pihak kotraktor dalam ini PT Global Karya Sejahtera Raya (GKSR) ada kelebihan Rp 3,5 miliar yang mengakibatkan kerugian uang negara.

“Jumlah tersebut berdasarkan hitungan kumulatif adanya ketidaksesuaian matrial bangunan dengan spek yang sebenarnya,” jelasnya.

Namun yang lebih mengherankan uangkapnya, untuk pembangunan tahap III justru kembali dimenangkan oleh PT GKSR yang sudah jelas-jelas mengakibatkan kerugian uang negara Rp 3, milar.

“Ini kan aneh. Padahal dalam lelang tersebut pihak Kejati melakukan pendampingan. Harusnya kan memberikan masukan atau catatan akan adanya temuan BPK tersebut,” ucapnya tanpa menyebutkan kapan waktunya Kajati Jabar akan melakukan pengecekan ke lapangan.

Saat dimintai komentarnya terkait hal tersebut via pesan WhatsApp Selasa (29/11/2022), Kejati Kejati Jabar Asep N Mulyana belum memberikan jawaban hingga saat ini.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temen Naik Angkot, Mantan Gubernur Jabar Sangat kehilangan Oded M Danial

    Temen Naik Angkot, Mantan Gubernur Jabar Sangat kehilangan Oded M Danial

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Kabar wafatnya Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, Jumat 10 Desember 2021, membuat banyak orang terkejut dan merasa kehilangan. Sehingga tak heran jika ribuan orang mendatangi Pendopo Kota Bandung untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan Oded sebelum dimakamkan. Mulai dari Mantan Wakil Presiden, Yusuf Kalla, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, para kepala […]

  • Radea Respati : Pembahasan Kebijakan Tidak Boleh Hanya Berlangsung di Ruang Rapat

    Radea Respati : Pembahasan Kebijakan Tidak Boleh Hanya Berlangsung di Ruang Rapat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Radea Respati Paramudhita, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T., dan Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung Mochammad Ulan Surlan, S.Tr. AKUN., menjadi narasumber pada Pembinaan Kewilayahan di Kantor Kecamatan Ujungberung, Bandung, […]

  • Komisi II DPRD Jabar:  Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    Komisi II DPRD Jabar: Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, KAB.BANDUNG – terdapat perbedaan status lahan sekitar 46.000 hektar lahan kritis yang berada di Kawasan Kabupaten Bandung dari total 911.000 hektar lahan kritis yang ada di Jawa Barat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Ahmad Hidayat mengatakan, masalah yang terjadi saat ini yaitu adanya perbedaan status lahan. “Dari yang 46.000 itu yang jadi permasalahan […]

  • Pansus IV : RPJP Jawa Barat Harus Sinergi Dengan RPJP Nasional

    Pansus IV : RPJP Jawa Barat Harus Sinergi Dengan RPJP Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, Mbinews.id — Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Jawa Barat menyebutkan rencana pembangunan di Jawa Barat harus sejalan dengan program pembangunan dari pemerintah pusat. Sebagaimana dalam perencanaan menuju Jawa Barat menjadi salah satu provinsi termaju pada 2045 mendatang. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja konsultasi Pansus IV ke Ditjen Pembangunan Daerah (Bina Bangda) […]

  • Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi Tergolong Stabil

    Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi Tergolong Stabil

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Perkembangan harga Bahan Pokok Penting (bapokting) dan barang strategis lainya di Sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi tergolong stabil. Meskipun pekan ini telur ayam negeri alami penaikan harga sekitar Rp1000 atau semula Rp22 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogramnya. “Ya, minggu ini harga telur ayam negeri terpantau naik, tapi ada juga […]

  • Satpol PP Kota Bandung Memeriksa Sejumlah Tempat Hiburan Malam Memastikan Tak Beroperasi Jelang Peringatan Jumat Agung dan Paskah

    Satpol PP Kota Bandung Memeriksa Sejumlah Tempat Hiburan Malam Memastikan Tak Beroperasi Jelang Peringatan Jumat Agung dan Paskah

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung memeriksa sejumlah tempat hiburan malam untuk memastikan tak beroperasi jelang peringatan Jumat Agung dan Paskah, Kamis 2 April 2026 malam. Sejumlah tempat hiburan yang diperiksa dalam kondisi tutup. Adapun lokasi yang disisir antara lain: * Red Palace Karaoke and Spa di Jalan Soekarno Hatta * […]

expand_less