Breaking News
Trending Tags

Pembangunan Rumah Deret Tamansari Diduga Rugikan Uang Negara Rp3,5 Miliar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Terkait adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar yang menyebut adanya kelebihan pembayaran Rp 3,5 miliar Pembangunan rumah deret (Rudet) Tamansari Tahap II kepada pihak ke-3 Jadi atensi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati ) Jabar, Asep N Mulyana. Kajati akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Pembangunan rudet Tamansari di Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung wetan ini kini sudah memasuki tahap ke -3 dan disinyalir sarat dengan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

“ Saya sudah komunikasi dengan beliau via pesan Whatsapp terkait kasus tersebut. Beliau menyebut akan langsung melakukan pengecekan ke lapangan,” ungkap Agus Satria, Kabiro Investigasi Manggala Garuda Putih (MGP), Rabu (30/11/2022).

Diungkapkan Agus, berdasarkan temuan BPK pembayaran pembangunan rudet tahap II dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung kepada pihak kotraktor dalam ini PT Global Karya Sejahtera Raya (GKSR) ada kelebihan Rp 3,5 miliar yang mengakibatkan kerugian uang negara.

“Jumlah tersebut berdasarkan hitungan kumulatif adanya ketidaksesuaian matrial bangunan dengan spek yang sebenarnya,” jelasnya.

Namun yang lebih mengherankan uangkapnya, untuk pembangunan tahap III justru kembali dimenangkan oleh PT GKSR yang sudah jelas-jelas mengakibatkan kerugian uang negara Rp 3, milar.

“Ini kan aneh. Padahal dalam lelang tersebut pihak Kejati melakukan pendampingan. Harusnya kan memberikan masukan atau catatan akan adanya temuan BPK tersebut,” ucapnya tanpa menyebutkan kapan waktunya Kajati Jabar akan melakukan pengecekan ke lapangan.

Saat dimintai komentarnya terkait hal tersebut via pesan WhatsApp Selasa (29/11/2022), Kejati Kejati Jabar Asep N Mulyana belum memberikan jawaban hingga saat ini.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Sukabumi Tegaskan Pentingnya SPPL dan UKL-UPL untuk Pelaku Usaha

    DLH Sukabumi Tegaskan Pentingnya SPPL dan UKL-UPL untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi kembali mengingatkan pentingnya kepedulian pelaku usaha terhadap pengelolaan lingkungan hidup. Upaya ini dilakukan untuk mencegah dampak buruk seperti pencemaran lingkungan yang kerap menjadi isu sensitif di masyarakat. Kabid Penataan dan Penaatan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH) DLH Kota Sukabumi, Rizan Junistiar, menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan […]

  • Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih akan mengkaji pemberian relaksasi kepada tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Pasalnya, hasil peninjauan ke sejumlah tempat hiburan, belum memungkinkan untuk beroperasi kembali. Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq saat menerima audiensi dari Perkumpulan Penggiat Pariwisata Bandung (P3B) yang mewadahi para pengusaha […]

  • Rizal Khairul Tegaskan, Perlindungan Anak harus Nyata di Kota Bandung

    Rizal Khairul Tegaskan, Perlindungan Anak harus Nyata di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menghadiri undangan Wali Kota Bandung pada acara verifikasi lapangan evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2025, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Selasa 22 April 2025. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kot Bandung mengatakan , Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida tersebut, […]

  • Hari Jadi ke-112, Pemkot Sukabumi Gelar Karnaval Budaya Meriah di Plaza Balaikota

    Hari Jadi ke-112, Pemkot Sukabumi Gelar Karnaval Budaya Meriah di Plaza Balaikota

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 488
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Karnaval dan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi yang berlangsung meriah di Plaza Balaikota, Sabtu (18/04/2026). Kegiatan ini menjadi puncak peringatan hari jadi yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga ribuan warga yang antusias menyaksikan perhelatan budaya tersebut. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi […]

  • Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan. Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat […]

  • Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai  Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi menilai anggaran sebesar Rp80 juta yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi untuk keperluan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tergolong cukup. Sebab, dalam PPDB ini yang paling besar menelan anggaran yakni kerjasama dengan penyedia jaringan internet. “Saya kira cukup ya angaran […]

expand_less