Breaking News
Trending Tags

OTT di Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id Kasus dugaan korupsi di Badan SAR Nasional (Basarnas) yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kisruh, dan hal ini menjadi sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Kedua kelompok ini mendesak untuk memberhentikan pimpinan KPK saat ini.

Koalisi Masyarakat Sipil dan ICW menilai pimpinan KPK saat ini harus bertanggung jawab atas kekisruhan yang terjadi. Muhammad Isnur, perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), menyatakan bahwa kekisruhan ini merupakan bagian dari masalah yang lebih besar, yaitu buruknya kinerja KPK di bawah pimpinan Firli cs. Dia menyoroti peran suara Firli, suara Tanak, dan suara Alex Marwata dalam rangkaian penyelidikan kasus Basarnas sebelumnya, dan menyebut bahwa Puspom sudah dilibatkan.

“Kami membahas masalah pimpinan KPK, dan kita bisa melihat bahwa krisis ini adalah hasil dari buruknya kinerja KPK yang dipimpin oleh Firli cs. Bagaimana pernyataan-pernyataan Firli, Tanak, dan Alex Marwata, serta bagaimana proses penyelidikan yang terdengar sebelumnya, Puspom (Polisi Militer) sudah terlibat dalam proses-proses tersebut,” ujar perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (30/7/2023).

“Namun, informasi yang diberikan Puspom tidak sesuai, bahkan dalam rilis yang mereka berikan sudah ada dalam ekspose, jadi ada koordinasi yang panjang, mengapa seolah-olah ada informasi yang menunjukkan tidak ada koordinasi. Ini menunjukkan buruknya Firli dan buruknya kinerja pimpinan KPK, yang menandakan bahwa penanganan kasus semakin berantakan,” ujar Isnur.

Isnur menegaskan bahwa pihaknya mendesak agar pimpinan KPK, termasuk Firli Bahuri dan rekan-rekannya, diberhentikan. Jika tidak setuju dengan langkah tersebut, pihaknya akan mendesak mereka untuk mengundurkan diri.

Sementara itu, ICW juga menyuarakan tuntutan untuk pemecatan pimpinan KPK, khususnya Johanis Tanak, karena dia menyalahkan penyelidik KPK dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan anggota TNI, yakni Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka.

“Masalah ini harus dihadapi dengan bijak. Informasinya terkesan memutarbalikkan fakta, membuat penegak hukum yang bekerja di KPK dianggap salah, dan ini diberikan justifikasi oleh pimpinan KPK Johanis Tanak sebagai kesalahan dari penyelidik,” ujar Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Agus Sunaryanto,dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (30/7/2023).

Agus menyatakan bahwa tidak mungkin penyelidik dan penyidik melakukan OTT tanpa ada perintah dari pimpinan.

“Sebenarnya, ini adalah masalah mendasar, karena Pasal 39 UU KPK dengan jelas menyatakan bahwa penyidik dan penyelidik bekerja berdasarkan perintah. Mereka tidak akan menetapkan seseorang sebagai tersangka atau melakukan OTT tanpa adanya perintah dari pimpinan,” tambahnya.

“Oleh karena itu, menurut saya, Dewan Pengawas harus segera memeriksa Johanis Tanak, karena ini adalah masalah serius yang dapat merusak integritas penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. Jika tidak ada tindakan dari Dewan Pengawas, kami akan melaporkannya,” ucap Agus.

ICW mengutip Pasal 32 ayat (1) huruf c UU KPK yang menyatakan bahwa pimpinan KPK berhenti atau diberhentikan jika melakukan perbuatan tercela. Oleh karena itu, ICW menilai perbuatan Johanis Tanak sebagai perbuatan tercela dan menyatakan bahwa dia harus mundur dari jabatannya.

Seperti diketahui, pengumuman status tersangka terhadap dua anggota TNI mendapat tanggapan dari pihak Puspom TNI, yang merasa keberatan dengan langkah yang diambil oleh KPK.

Dari sinilah polemik OTT di Basarnas dimulai. Rombongan TNI yang dipimpin oleh Danpuspom TNI Marsda Agung kemudian mengunjungi gedung KPK pada Jumat (28/7) sore untuk menanyakan bukti-bukti yang mendasari penetapan Kepala Basarnas sebagai tersangka.

Setelah melakukan audiensi, KPK diwakili oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, didampingi oleh petinggi TNI yang memberikan keterangan mengenai hasil audiensi tersebut. Johanis Tanak kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada TNI terkait penanganan kasus korupsi di Basarnas.

Dalam keterangannya saat jumpa pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (28/7), Johanis Tanak mengakui kalau tim penyelidik KPK ada kekhilafan. Seharusnya, kata Johanis Tanak, ketika melibatkan TNI, itu harus diserahkan kepada TNI untuk menangani, bukan oleh KPK. (*)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desak Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Perbaiki Tanggul Jebol, Ketua RW: Surat Permohonan Sudah Sebulan Masuk

    Warga Desak Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Perbaiki Tanggul Jebol, Ketua RW: Surat Permohonan Sudah Sebulan Masuk

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga di wilayah RW 09 Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, mengeluhkan lambannya penanganan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi dalam menangani jebolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang terjdadi pada tanggal 6 Oktober 2023 lalu. Ketua RW setempat, Didin Jalaludin mengatakan, sejak kejadian jebolnya TPT di bulan Oktober, hingga saat ini belum ada langkah kongkrit yang […]

  • Musda KNPI Kota Sukabumi Dianggap Pimpin Sidang Tak Netral, SC Tak Berdasar

    Musda KNPI Kota Sukabumi Dianggap Pimpin Sidang Tak Netral, SC Tak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sekertaris Jendral Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sukabumi Rojak Daud menganggap Presidium sidang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi, tidak netral dan tidak sesuai yang disampaikan Steering Committee (SC) dalam proses sidang lanjutan. “Harusnya hari ini agendanya pleno ke IV pemilihan ketua formatur dan pleno ke V pemilihan […]

  • Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 Tahun 2022 tingkat kota Sukabumi, digelar di Lapang Merdeka Sukabumi. Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi bertindak langsung sebagai inspektur upacara, Selasa (03/01). Dalam upacara tersebut Fahmi mengajak langsung seluruh peserta upacara, agar bersama-sama menjaga kerukunan beragama yang ada saat ini. “Intinya pesan bapak Menteri Agama […]

  • bank bjb Siapkan Program Menabung dan Diskon untuk Dapatkan Tiketnya The Papandayan Jazz Fest 2024

    bank bjb Siapkan Program Menabung dan Diskon untuk Dapatkan Tiketnya The Papandayan Jazz Fest 2024

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2024 akan segera diadakan pada 26-27 Oktober 2024 di The Papandayan Hotel Bandung. Menginjak tahun ke-9, festival ini mengusung tema “Unlock The Vibes,” yang menggambarkan upaya The Papandayan Jazz Manajemen dalam membuka wawasan musik jazz bagi pengunjung. Acara ini akan menampilkan musisi jazz nasional dan internasional . […]

  • Gunung Semeru Masih Berstatus Waspada, Dermawan dan ACT Jabar Kirim Puluhan Ton Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru

    Gunung Semeru Masih Berstatus Waspada, Dermawan dan ACT Jabar Kirim Puluhan Ton Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews,id – Sepekan berlalu sejak Erupsi Gunung Semeru, 6.022 orang masih mengungsi di 155 titik pos pengungsian. Hingga saat ini, Gunung Semeru masih berstatus waspada ditambah dengan banyaknya rumah-rumah yang rusak diterjang awan panas dan abu vulkanik membuat warga terdampak masih bertahan di pengungsian meski kondisi memprihatinkan. Sebagai bentuk solidaritas untuk korban Erupsi Gunung […]

  • DPRD Kota Bandung Minta Fasilitas Olahraga di Kota Bandung Ditingkatkan

    DPRD Kota Bandung Minta Fasilitas Olahraga di Kota Bandung Ditingkatkan

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan Pemghargaan keolahragaan tahap dua, bagi insan olahraga berprestasi dan berdedikasi dalam ajang PON XX dan PEPARNAS XVI Tahun 2021. Hotel Horison, Bandung, senin 28 Maret 2022. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi, S.E., bersama Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi […]

expand_less