Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Menunggak Pajak Kendaraan Bermotor Bertahun-tahun, Ini Sanksi Tegasnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Berdasarkan peraturan, data kendaraan bermotor (ranmor) yang terdapat di Registrasi dan Identifikasi (Regident) ranmor yang terdapar di pihak kepolisian bakal dihapus jika tidak melakukan pembayaran pajak selama 2 tahun berturut-turut setelah habis masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kamis (26/10).

Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2009 pasal 74. Kanit Regident Polres Sukabumi Kota, Ipda Agus Budiyanto mengatakan, ketentuan yang tertera pada pasal itu mengatur pemilik kendaraan bermotor untuk bisa melakukan registrasi ulang kendaraannya dengan melakukan pembayaran pajak kendaarn setiap tahunnya.

“Sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 74 yang mengatur tentang penghapusan data regident ranmor. Penghapusan data tersebut, ada yang dari permintaan pemilik kendaraan dan ada juga yang dihapuskan oleh pihak kepolisian,” ujar Bagus kepada awak media.

Lanjutnya, tahapan penghapusan registrasi kendaraan bermotor diawali dengan pengiriman peringatan kepada pemilik kendaraan yang terdiri dari peringatan pertama, kedua, dan ketiga, setelah dinyatakan kendaraan tersebut habis masa berlaku STNK nya dan juga telah 2 tahun berturut-turut tidak melakukan pembayaran pajak.

“Saat ini terkait peraturan tersebut masih dalam tahap sosialisasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Baik itu oleh Pusat Pengelola Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, maupun pihak terkait lainnya,” jelas Budi.

Masih menurut Budi, hingga saat ini, memang benar terdapat ribuan unit kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang kendaraannya dengan cara membayar pajak tahunan kendaraan bermotor.

“Di wilayah Kota Sukabumi hingga saat ini terdapat sekitar 20 persen dari jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar dan menunggak pajak,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Sorotan Dunia, Begini Sejarah Batagor Di Kota Bandung

    Jadi Sorotan Dunia, Begini Sejarah Batagor Di Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Belum lama ini, Bandung dinobatkan sebagai salah satu kota dengan makanan tradisional terbaik se-Asia versi Taste Atlas 2021. Menariknya, makanan tradisional dengan skor tertinggi dalam penilaian tersebut relatif tak asing dengan kita. Ya, batagor! Meski begitu, sadarkah anda dari mana awal mula kemunculan jajanan masa kecil yang boleh jadi masih terasa lezat […]

  • Yana Pastikan UASBN dan UNBK Kota Bandung Lancar

    Yana Pastikan UASBN dan UNBK Kota Bandung Lancar

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat Sekolah Dasar dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung secara umum berjalan lancar. Khusus jenjang SMP yang melaksanakan ujian berbasis komputer, Yana menjamin seluruh sekolah sudah memiliki fasilitas yang memadai. Sehingga […]

  • Pemkot Bandung Luncurkan GPM On The Road untuk Stabilkan Harga yang berpotensi Rawan Pangan

    Pemkot Bandung Luncurkan GPM On The Road untuk Stabilkan Harga yang berpotensi Rawan Pangan

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono secara resmi meluncurkan program Gerakan Pangan Murah On The Road (GPM On The Road) untuk menjangkau daerah-daerah yang jauh dari sarana prasarana pangan seperti pasar dan supermarket. “Hari ini diluncurkan merupakan gerakan pangan murah di Kota Bandung secara ‘on the road’ untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit […]

  • Wakil Ketua III  DPRD Kota Bandung menerima Audenai  LSM  Paskibar

    Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung menerima Audenai LSM Paskibar

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menerima audiensi LSM Paguyuban Satria Kiansantang Barisan Reformasi (Paskibar) Kota Bandung, di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (08/06/2023). Dihadiri Bagian Hukum Pemerintah Kota Bandung, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, SatPol PP Kota Bandung, Dinas […]

  • Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak dua pertiga kekuatan personil Polsek Cikole, diturunkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (07/08) dini hari. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam tersebut. Tiap sudut lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan, tak luput dari jangkauan petugas. “Tadi sekitar pukul 22.00 […]

  • Walikota Sukabumi Tidak Akan Melakukan Lockdown, Fahmi : Himbau Masyarakat Jangan Panik Sikapi Wabah Covid-19

    Walikota Sukabumi Tidak Akan Melakukan Lockdown, Fahmi : Himbau Masyarakat Jangan Panik Sikapi Wabah Covid-19

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menghimbau agar masyarakat jangan panik dalam menyikapi wabah COVID-19. Apalagi melakukan rush buying dengan dengan jumlah banyak sehingga terjadi penimbunan.”Tidak perlu untuk melakukan hal itu,”tutur Fahmi usai melakukan video conference dengan Sekolah se Kota Sukabumi. DI Balaikota Sukabumi. Rabu, (18/03/2020) Bahkan Fahmi juga menegaskan, jika sampai saat ini […]

expand_less