Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kota Bandung Konsisten Evaluasi Tahap II Smart City 2023

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews -Tim Asesor Evaluasi Program Smart City Kelas A menilai Kota Bandung sudah terlihat kemajuannya dari tahun ke tahun dengan konsisten menerapkan smart city. Hal itu berdasarkan evaluasi serangkaian kinerja Bandung Smart City yang dipaparkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Senin 13 November 2023.

“Dari hasil pemaparan dan penjelasan atas pertanyaan evaluasi kami pun sudah tergambar dengan jelas kemajuan tiap tahun yang dilakukan Pemkot Bandung. Ada beberapa program yang sama dengan tahun lalu, tapi sudah dilakukan pengembangan. Bahkan, ada juga yang terbaru untuk menunjang pelayanan bagi masyarakat,” ujar Ketua Asesor Kelas A Program Smart City, Hafni Setiana.

Merespon hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyebutkan, poin penting dari program smart city Kota Bandung adalah memberikan kemudahan dalam pelayanan baik untuk warga maupun pendatang.

“Kota Bandung mempunyai branding sebagai kota jasa dan perdagangan, salah satunya bagaimana kita memberikan pelayan yang mudah baik untuk warga Kota Bandung maupun pendatang,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, banyak permasalahan yang bisa diselesaikan melalui program smart city, mulai dari sampah hingga pariwisata. Terlebih sampai saat ini Kota Bandung masih berada dalam status darurat sampah.

Dengan adanya penanganan sampah melalui program Kang Pisman dan dibantu juga dengan aplikasi Bandung Waste Management (BWM) semua pihak bisa sama-sama mengolah sampah dari hulu.

“Ini merupakan inovasi untuk memberikan kemudahan bagi siapapun. Termasuk potensi UMKM kita jadikan sebagai spot pilihan wisata bagi para wisatawan di Kota Bandung,” ucapnya.

Ia meminta kepada semua ASN untuk terus melakukan inovasi yang bertujuan memberikan kemudahan baik di internal ASN, para pengusaha di Kota Bandung, masyarakat, dan pengunjung.

Bahkan, Pemkot Bandung telah membuat konsep besar secara bertahap untuk menduplikasi pusat Kota Bandung di beberapa titik salah satunya di Bandung Timur. Dengan begitu, warga tidak perlu harus selalu menuju ke pusat kota untuk mendapatkan kebutuhan karena sudah tersedia di wilayah yang lebih dekat.

“Kami mempersiapkan rencana besar itu dengan harapan besar. Untuk siapapun kepala daerah Kota Bandung nantinya bisa melanjutkan rencana ini,” harap Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana memaparkan, untuk menciptakan smart city, ada beberapa upaya yang telah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Di antaranya integrasi transportasi, kantong parkir, penataan kabel udara, pusat data terintegrasi, pengelolaan sampah, dan kewenangan pembangunan.

“Meski memang kebanyakan masih sama dengan tahun lalu, tapi selalu kami kembangkan untuk semakin memudahkan pelayanan bagi masyarakat Kota Bandung. Misalnya Bus Rapid Transit (BRT), bus listrik, dan aplikasi Bandung Easy Mobility (Bemo) untuk memudahkan masyarakat mengakses transportasi dan rutenya,” jelas Yayan.

Pemkot Bandung juga terus berupaya menata kabel udara FO agar tidak membahayakan pengemudi dan tetap menjaga estetika kota. Sampai saat ini sudah 10 km ruas jalan di Jalan Dago dan Riau bebas dari kabel udara. Targetnya sampai 13 ruas yang akan dibenahi.

“Ini menggunakan sistem ducting. Jadi semua kabel FO kita pindahkan ke bawah tanah. Selain itu perapian kabel juga terus dilakukan demi keamanan masyarakat. Sudah ada 77 titik perapian kabel sepanjang 38 km,” paparnya.

Tahun ini, Pemkot Bandung melakukan lelang ducting. Sehingga targetnya dalam 3 tahun, tidak ada kabel yang mengganggu keamanan dan kenyamanan estetika kota.

Selain itu, Yayan menerangkan, smart city juga digunakan untuk menyelesaikan pengolahan sampah. Salah satunya melalui aplikasi Bandung Waste Management (BWM).

“Ini untuk memantau titik TPS yang overload, wilayah yang sudah menjadi kawasan bebas sampah (KBS), sistem pengolahan sampah di Kota Bandung, dan lainnya,” katanya.

Di Kota Bandung sudah ada 272 RW KBS. Sebanyak 123 ton sampah per harinya sudah diolah, sehingga tidak ada lagi yang dibuang ke TPA.

Kemudian, ia menyebutkan, Bandung Smart City pada tahun 2022 berhasil mendapat nilai 3,88. Angka ini naik dibandingkan tahun 2021 sebesar 3,71.
“Menurut Kemenkominfo, ini nilai paling tinggi di Indonesia. Smart City di Kota Bandung juga digunakan untuk menyelesaikan permasalah lain dalam bidang kesehatan, pariwisata, lingkungan, ekonomi, pendidikan, dan layanan umum lainnya,” akunya.
“Inflasi Kota Bandung menjadi paling rendah se-Jawa Barat. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tadinya -2 persen sekarang menjadi 5,4 persen,” imbuh Yayan.
Bahkan, Kota Bandung juga memiliki kecamatan living lab di Coblong dan Sumur Bandung untuk dijadikan contoh menyelesaikan permasalah sesuai karakter wilayah.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian menambahkan, dari bidang kesehatan, Bandung smart city sudah menghasilkan aplikasi sistem informasi kesehatan daerah (Sikda).
Dalam aplikasi Sikda, terdapat rekam medis para pasien di Kota Bandung. Anhar mengatakan, hal ini akan diintegrasikan dengan aplikasi Satu Sehat milik pemerintah pusat.
“Bandung belum menjadi pilot Project untuk kegiatan e-rekamedik. Tapi kami sudah minta kepastian untuk bisa jadi next pilot project karena kegiatan ini sangat penting. Tim kami sudah mulai menjajaki kemungkinan bridging dengan aplikasi Satu Sehat tersebut. Semoga kita bisa mendapat sambutan baik dari Kemenkes agar bisa diintegrasikan,” ungkap Anhar.
Salah satu anggota Tim Asesor Kelas A Program Smart City, Surahyo Sumarsono menuturkan, aplikasi Sikda menjadi terobosan sistem kesehatan terintegrasi dari ujung ke ujung.
Ia menyarankan agar aplikasi tersebut bisa terintegrasi dengan aplikasi yang lebih umum digunakan masyarakat seperti mobile JKN.
“Kami berharap aplikasi yang dimiliki Kota Bandung juga bisa terintegrasi dengan mobile JKN karena itu aplikasi yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutur Surahyo. **
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

    Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pusat perbelanjaan, toko swalayan dan mini market makin banyak di Kota Bandung. jarak nya pun berdekatan dengan pasar tradisional dan warung UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) milik warga. Sehingga tak sedikit warung UMKM atau rumahan gulung tikar. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih, S.H. mengatakan kepada wartawan, Jum’at (08/11/2024). Rieke […]

  • Pimpinan dan Anggota DPRD Sambut Hangat Kunjungan Perdana Dubes Inggris

    Pimpinan dan Anggota DPRD Sambut Hangat Kunjungan Perdana Dubes Inggris

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menerima kunjungan Duta Besar Inggris Untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, Selasa (18/10/2022). Kunjungan Owen beserta rombongan diterima oleh Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., Wakil Ketua DPRD H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., Ketua Komisi […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan  Satu Unit Kendaraan Untuk PGRI

    Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Satu Unit Kendaraan Untuk PGRI

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berikan bantuan satu unit kendaraan operasioanl kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, disela-sela kegiatan penguatan pemahaman gerakan literasi sekolah dan diseminasi penguatan profil pelajar pancasila, di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Jumat, (30/9/2022). “Tugas PGRI menyiapkan generasi […]

  • Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang). Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga […]

  • Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 2.034 warga Kota Bandung, mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jasa Raharja. Mereka berangkat dari Terminal Cicaheum, Sabtu 6 April 2024 menuju sejumlah daerah. Salah seorang pemudik, Sukiran (40) sangat bersyukur atas adanya program mudik gratis ini. Cukup membantu ekonomi ,tuturnya di Terminal […]

  • Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai upaya memberikan pelayanan prima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melantik sejumlah jabatan fungsional. Di antaranya jabatan fungsional kesehatan, pendidikan, perencanaan, hingga CPNS sebagai pengangkatan pertama. Pelantikan langsung dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna juga Kepala BKPSDM, Adi Djundjunan. “Ini untuk meningkatkan […]

expand_less