Breaking News
Trending Tags

Tingkatkan Budaya Disiplin Sejak Usia Dini untuk Persiapkan Generasi Emas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Dalam rangka meningkatkan budaya disiplin dan semangat kewirausahaan sejak usia dini guna mempersiapkan generasi emas tahun 2045, Fakultas Ekonomi USB YPKP Bandung menggelar Seminar Internasional dengan tema “Penerapan Disiplin dan Semangat Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini”.

Seminar internasional yang digelar di Gedung Serba Guna Kampus YPKP Bandung, pada Rabu (6/3/2024), dalam rangka Fakultas Ekonomi USB YPKP Bandung melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM).

Pada seminar internasional kali ini, Fakultas Ekonomi USB YPKP Bandung menghadirkan narasumber dari beberapa negara, Jepang, Korea selatan dan lembaga internasional SEAMEO CECCEP.

Seminar ini digelar secara Hybrid, peserta luring dan daring. Untuk peserta luring dihadiri oleh puluhan guru PAUD dari Kecamatan Cibeunying Kidul, Kecamatan Cimenyan. Sementara peserta daring dari berbagai negara, diantaranya Kamboja, Jepang dan Timor Leste mengikuti materi seminar melalui platform online.

Kegiatan Seminar Internasional ‘Penerapan Disiplin dan Semangat Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini’ dibuka secara langsung oleh Rektor USB YPKP Dr. H. Didin Saepudin, S.E.,M.Si.

Dijelaskan Rektor Didin Saepudin, sesuai dengan visi kampus USB YPKP Bandung, kegiatan seminar ini memiliki tujuan membantu dan berkontribusi kepada negara berkaitan dengan tercapainya Indonesia Emas Tahun 2045.

“Kita memberikan sumbangsih dalam sisi membangun karakter anak sejak usia dini sekaligus membangun kewirausahaan pada anak usia dini,” ujar Rektor.

Menurutnya, suatu negara dianggap maju apabila proporsi jumlah penduduk sebanyak 12 % (persen) adalah wirausaha. Sementara jumlah penduduk di Indonesia proporsi wirausaha hingga tahun 2023, tercatat hanya 3,47 % (persen).

“Sehingga GAP nya cukup lebar. Dengan kegiatan ini kita coba membangun dan mereduksi GAP tersebut. Sehingga nanti pada saat usia mereka memasuki usia kerja itu sudah terbangun jiwa wirausaha nya,” ucap Rektor Didin Saepudin.

“Sehingga GAP yang tadi (proporsi wirausaha) 3,47% dan 12% bis perlahan dipenuhi oleh generasi yang saat ini sedang belajar di PAUD,” ungkap Rektor.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini , guru-guru juga mulai aware terhadap bagaiman membangun karakter anak usia dini dalam wirausaha,” harap Rektor.

Selain itu, dengan memanfaatkan kemudahan media dan komunikasi tanpa batas saat ini, sangat memungkinkan untuk melakukan kolaborasi dengan dunia mancanegara.

“Apalagi sekarang ada kolaborasi antar berbagai negara, para guru PAUD bisa sharing satu sama lain sehingga mereka juga punya wawasan yang lebih luas bagaimana masuk ke dunia global,” ujar Rektor.

“Bagaimana untuk bisa berkompetisi antara, katakanlah individu yang mempunyai karakter kewirausahaan,” imbuhnya.

Ditambahkan Dekan Fakultas Ekonomi USB YPKP Bandung, Hj. R. Aryanti Ratnawati, S.E.,M.Si, membangun jiwa dan mental kewirausahaan bukanlah perihal yang tidak mudah. Karakter itu harus diperkenalkan dan dibiasakan sejak usia dini.

Aryanti mengungkapkan, saat ini mahasiswa lulusan di USB YPKP di Fakultas Ekonomi yang berwirausaha diakui belum mencapai 5% (persen). Untuk itu, melalui program ini diharapkan dapat membangun karakter individu yang disiplin dan menyentuh jiwa kewirausahaan sejak usia dini.

“Untuk mencetak wirausaha itu memang sulit, maka ini kami berpikir sebaiknya dibangun sejak usia dini untuk mencari dan membangun karakter dan jiwa kewirausahaan,” ungkapnya.

“Ini bukan bicara tentang usia dini berwirausaha untuk sekedar mencari keuntungan tetapi untuk lifestyle (gaya hidup) kedepannya tidak boros dan tidak konsumtif. Ini sebetulnya sasaran kami,” imbuhnya.

Aryanti juga mencontohkan, salah satu pengenalan karakter wirausaha pada anak usia dini dengan mengubah paradigma dan mindset, “kalau di kita misalkan anak-anak suka makan apa kita berucap besok kita beli lagi. Tapi kalau di Jepang, besok kita bikin ya,” ucapnya.

Kaitan dengan hadirnya keterlibatan narasumber dari negara sahabat, selain untuk menambah wa

wawasan peserta seminar juga bisa mengambil nilai-nilai karakter budaya yang baik dari negara lain.

Contoh budaya perilaku yang bisa diambil dari negara Jepang misalnya, memiliki budaya penerapan disiplin yang tinggi. Seperti, budaya antri dan lainnya.

“Itu kan perlu dibangun, karena dengan cara seperti itu diharapkan mereka terbiasa disiplin itu akan mudah untuk kita membangun. Kalau disiplin sudah dibangun dengan baik, insya Allah hal-hal lainnya akan dengan mudah mengikuti,” pungkas Rektor Didin Saepudin.

Sesuai dengan Tema Seminar “Penerapan Disiplin dan Semangat Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini”. Fakultas Ekonomi USB YPKP Bandung menggelar 3 sesi seminar, antara lain:

Seminar 1 : “Tantangan Pendidikan Usia Dini dalam mencapai Generasi Emas 2045”. Narasumber :
1. Hj. Aneu Susimie Hilmi., S.Pd., M.Pd. (Bunda PAUD Kec. Cibeunying Kidul”)
2. Drs. Jejen Zainal Arifin (SEAMEO CECCEP).

Seminar 2 : “Kurikulum Pendidikan Usia Dini dalam pembentukan karakter disiplin anak, menuju wirausaha tangguh, pengalaman Jepang”. Narasumber :
1. Norikazu Suzuki (Asari Educational School Group Japan)
2. Andini Radisya Pratiwi, Ph.D. (Direktorat Kerjasama Universitas Sangga Buana)

Seminar 3: “Model Literasi Kewirausahaan pada pendidikan usia dini.” Narasumber :
1. John Choi, Ph.D. (Mark Any Korea)
2. Ade Rohmat (Mahasiswa, Universitas Sangga Buana)

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setelah resminya keluar surat keputusan tentang kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2020 oleh Gubernur Jawa barat. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi secepatnya akan mengundang semua perusahaan yang ada. “Suratnya Edaran (SE) tentang pelaksanaan UMK di daerah Provinsi Jabar tahun 2020 sudah turun dari Pak gubernur Jabar per 21 November […]

  • KONI Kota Sukabumi Pasrah Terima Anggaran Porprov 2022

    KONI Kota Sukabumi Pasrah Terima Anggaran Porprov 2022

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022 pada bulan November mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi mengaku telah melakukan persiapan yang maksimal menghadapi ajang bergengsi olahraga tahunan tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut. Hal itu dikatakan langsung oleh Ketuan KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza Balfas kepada awak media, Kamis […]

  • Ketua DPRD Melantik IKIADI Kota Bandung Priode 2024 – 2029

    Ketua DPRD Melantik IKIADI Kota Bandung Priode 2024 – 2029

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., melantik dan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Kota Bandung masa bakti 2024-2029, di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2025. Dalam sambutannya, mengatakan, IKIAD Kota Bandung memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan moral, sosial, dan emosional kepada para anggota DPRD Kota […]

  • Akibat Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Bekas Menurun

    Akibat Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Bekas Menurun

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tingkat penjualan mobil bekas mengalmi penurunan tajam, sejak Juli hingga Oktober 2020. Penurunan tersebut salah satunya diakibatkan oleh pandemi Virus Covid-19. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pemilik showroom di Jalan Lingkar Selatan Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi A. Salimi, mengungkapkan, semenjak adanya virus tersebut, hanya mampu menjual satu unit saja per satu bulan, bahkan […]

  • PWI dan IKWI Jabar Gelar Turnamen Bulutangkis, 150 Atlet Usia Dini Ikut Ambil Bagian, Berikut Jadwalnya

    PWI dan IKWI Jabar Gelar Turnamen Bulutangkis, 150 Atlet Usia Dini Ikut Ambil Bagian, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jawa Barat menggelar Turnamen Bulutangkis se-Jawa Barat “PWI Cup” 2022 yang digelar di GOR Bulutangkis PWI Jawa Barat, 7-9 November 2022. Sebanyak 150 orang atlet usia dini dan pemula ikuit ambil bagian dalam turnamen ini yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp 33 […]

  • Kisah Aulia dan Meli Menjadi Pengibar Bendera Di Masa Pademi Civid-19

    Kisah Aulia dan Meli Menjadi Pengibar Bendera Di Masa Pademi Civid-19

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai sendi kehidupan. Termasuk kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bandung. Mereka yang berharap bisa mengibarkan Sang Merah Putih dengan meriah harus berpasrah pada kondisi darurat yang melanda hampir seluruh dunia. Aulia Citra Anggita dan Meli Amelia Yulyani juga merasakan dampaknya. Mereka adalah pembawa baki […]

expand_less