Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng di Acara HUT ke-108 Sleman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SLEMAN, Mbinews – Pemerintah Kabupaten Sleman di usia 108 ,pada 15 Mei 2024 meluncurkan Prangko Seri Penanda Kota: ‘Buk Renteng’ dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ di Pendopo Parasamya, Kamis (16/5/2024).

Peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ resmi dilaksanakan dan disahkan Pemkab Sleman bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan PT Pos Indonesia. Kegiatan ini juga disaksikan oleh ketiga pihak serta perwakilan DPR RI dan masyarakat setempat.

PT Pos Indonesia (persero) dengan branding barunya Pos IND, turut mendukung peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng tersebut. BUMN tertua ini didapuk menjadi agen m=enjualan prangko untuk filatelis dunia. Pihak Pos IND pun menyatakan siap memasarkan dan menyebarkan prangko hingga ke pasar internasional.

“Tentu Pos Indonesia dalam hal ini sebagai channel. penjualan prangko di seluruh Indonesia dan juga channel penjualan untuk para filatelis yang tersebar di seluruh dunia,” ucap Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi.

Faizal optimis Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng bisa melejit di dunia. Sebab, ia menilai prangko-prangko di Indonesia sangat diminati para filatelis di luar negeri. Apalagi, Buk Renteng ini memiliki nilai sejarah dan keunikan.

“Jadi ternyata prangko-prangko di Indonesia sangat diminati di luar negeri. Karena unik dan tidak ada yang menyamai. Buk Renteng ini hanya ada di Sleman. Tidak ada di Jerman atau Amerika. Sehingga banyak sekali peminat kolektor-kolektor filatelis di seluruh dunia meminta kami untuk mengirimkan penjualan prangko ini,” tutur Faizal.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengungkapkan kebahagiaannya atas terlaksananya peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada ini. Ia menilai kehadiran prangko dan buku ini sangat penting untuk mempertahankan eksistensi sejarah sekaligus menjadi sarana pemasaran pariwisata yang dimiliki Kabupaten Sleman.

“Di tengah maraknya media informasi dan komunikasi yang serba cepat, kita diingatkan betapa pentingnya mendokumentasikan setiap informasi melalui media yang tak lekang zaman seperti buku dan prangko. Tidak bisa dipungkiri bahwa gambar-gambar yang terilustrasikan dan kalimat yang tersurat menjadi saksi perubahan sebuah kota dan tentu merekam perjalanan kehidupan masyarakat zaman itu,” ujar Kustini dalam sambutannya.

“Dengan adanya buku Pesona Wisata Bumi Sembada dan prangko seri penanda kota, kita mendapatkan perspektif tentang pentingnya menciptakan jejak dokumentasi yang terus tak lekang untuk dikenang. Buku dan prangko ini merupakan media yang tepat karena keduanya menjadi media publikasi, juga menjadi benda yang dapat dikumpulkan menjadi koleksi,” lanjutnya.

 

Potensi Buk Renteng Jadi Ikon Wisata yang Mendunia

Pada rangkaian ulang tahun Kabupaten Sleman ini, Kustini juga mengungkapkan betapa penting kehadiran Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng. Menurutnya, prangko ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan Buk Renteng sebagai bangunan cagar budaya yang memiliki peran penting sebagai lumbung pangan. Bukan hanya skala nasional, tetapi hingga internasional.

“Saya berharap peluncuran prangko penanda kota: Buk Renteng ini menjadi suatu upaya untuk lebih memperkenalkan Buk Renteng pada tatanan yang lebih luas,” tutur Kustini.

Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng ini juga disambut baik Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Nezar Patria. Ia menilai banyak makna dan fakta yang tersimpan dengan adanya prangko ini.

Salah satunya, menjadi bukti bahwa prangko masih banyak diminati masyarakat. Hal itu bisa terjadi karena prangko dianggap memiliki makna historis.

“Pertama, prangko ternyata masih dicari, disimpan, didiskusikan, dan diperlukan. Luar biasa menurut saya. Apalagi, pada abad 21, kita sudah memasuki era digital. Bahkan, saat ini sudah ada prangko digital. Tetapi, sejauh ini, prangko

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Percepatan Herd Immunity, Oded Tinjau Vaksinasi Anak

    Upaya Percepatan Herd Immunity, Oded Tinjau Vaksinasi Anak

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengakselerasi vaksinasi di Kota Bandung bagi 1,9 juta warga Kota Bandung. Termasuk kalangan anak dan remaja agar mendapatkan vaksin untuk membentuk kekebalan imun dalam mengendalikan pandemi ini. Untuk itu, Wali Kota Bandung, Mang Oded didampingi ketua Forum Bandung Sehat, Ummi Siti Muntamah melihat langsung vaksinasi massal […]

  • DPRD Jabar Soroti Musibah Banjir di Cianjur Selatan

    DPRD Jabar Soroti Musibah Banjir di Cianjur Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bandung – Anggota DPRD Jabar asal Dapil IV Jabar Kabupaten Cianjur, Weni Dwi Aprianti, S.Ab soroti peristiwa bencana banjir di wilayah Cianjur Selatan pada Minggu malam 26 Maret 2023. Hujan dengan intensitas tinggi merendam ratusan rumah di Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur termasuk tiga kecamatan lainnya dan menyebabkan jembatan desa terputus akibat meluapnya sungai Cobalah. “Sangat […]

  • Kades Nagrak Masih Butuh Adaptasi Berbaur Dengan Aparatur Desa

    Kades Nagrak Masih Butuh Adaptasi Berbaur Dengan Aparatur Desa

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id – Adaptasi dan konsolidasi dengan stakeholder yang ada di wilayah Desa Nagrak Kec Cangkuang Kab Bandung, termasuk adaptasi dengan perangkat Desa, “Ucap Kades Kaja Cardiman di Kantor Desa Nagrak (15/11/2023) . Hal lain menurut Kades Kaja, ada beberapa Perumahan yang ada di wilayah Desa Nagrak diantaranya Perumahan Parahyangan Kencana (Parken) , Sanggar […]

  • Cici Ema Sumarna Resmi Jabat Ketua GOPTKI Kota Bandung

    Cici Ema Sumarna Resmi Jabat Ketua GOPTKI Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Cici Ema Sumarna resmi menjadi Ketua Gabungan Organsisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Bandung. Ia menggantikan Sri Yossi Irianto sebagai Ketua GOPTKI masa bakti 2015-2020.  Proses serah terima jabatan berlangsung di Gedung Dharma Wanita Perempuan, Jalan Sukabumi Dalam I Bandung pada Jumat (26/4/2019). “Saya terima amanah ini dengan penuh rasa bangga […]

  • Bangga Buatan Indonesia, Yana Ajak Warga Beli Produk Lokal

    Bangga Buatan Indonesia, Yana Ajak Warga Beli Produk Lokal

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap mendorong untuk mengembangkan produk lokal guna meningkatkan ekonomi Kota Bandung. Hal itu ditegaskan Pelaksana Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela sela mengikuti acara atas arahan presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada acara “Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia kepada Menteri dan Kepala Daerah”, di Nusa Dua Bali, […]

  • Stok Vaksin Covid-19 Di Kota Bandung Aman Hingga Dua Pekan Ke Depan

    Stok Vaksin Covid-19 Di Kota Bandung Aman Hingga Dua Pekan Ke Depan

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketersediaan vaksinasi Kota Bandung aman untuk dua pekan ke depan. Hal tersebut sesuai dengan alokasi yang diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menyukseskan 100 persen vaksinasi di akhir tahun 2021. Termasuk vaksin untuk remaja yaitu usia 12-17 tahun. “Ketersediaan vaksin aman, khususnya pelajar sudah dialokasi Kemenkes seusai permohonan kami,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota […]

expand_less