Breaking News
Trending Tags

PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng di Acara HUT ke-108 Sleman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SLEMAN, Mbinews – Pemerintah Kabupaten Sleman di usia 108 ,pada 15 Mei 2024 meluncurkan Prangko Seri Penanda Kota: ‘Buk Renteng’ dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ di Pendopo Parasamya, Kamis (16/5/2024).

Peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ resmi dilaksanakan dan disahkan Pemkab Sleman bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan PT Pos Indonesia. Kegiatan ini juga disaksikan oleh ketiga pihak serta perwakilan DPR RI dan masyarakat setempat.

PT Pos Indonesia (persero) dengan branding barunya Pos IND, turut mendukung peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng tersebut. BUMN tertua ini didapuk menjadi agen m=enjualan prangko untuk filatelis dunia. Pihak Pos IND pun menyatakan siap memasarkan dan menyebarkan prangko hingga ke pasar internasional.

“Tentu Pos Indonesia dalam hal ini sebagai channel. penjualan prangko di seluruh Indonesia dan juga channel penjualan untuk para filatelis yang tersebar di seluruh dunia,” ucap Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi.

Faizal optimis Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng bisa melejit di dunia. Sebab, ia menilai prangko-prangko di Indonesia sangat diminati para filatelis di luar negeri. Apalagi, Buk Renteng ini memiliki nilai sejarah dan keunikan.

“Jadi ternyata prangko-prangko di Indonesia sangat diminati di luar negeri. Karena unik dan tidak ada yang menyamai. Buk Renteng ini hanya ada di Sleman. Tidak ada di Jerman atau Amerika. Sehingga banyak sekali peminat kolektor-kolektor filatelis di seluruh dunia meminta kami untuk mengirimkan penjualan prangko ini,” tutur Faizal.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengungkapkan kebahagiaannya atas terlaksananya peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada ini. Ia menilai kehadiran prangko dan buku ini sangat penting untuk mempertahankan eksistensi sejarah sekaligus menjadi sarana pemasaran pariwisata yang dimiliki Kabupaten Sleman.

“Di tengah maraknya media informasi dan komunikasi yang serba cepat, kita diingatkan betapa pentingnya mendokumentasikan setiap informasi melalui media yang tak lekang zaman seperti buku dan prangko. Tidak bisa dipungkiri bahwa gambar-gambar yang terilustrasikan dan kalimat yang tersurat menjadi saksi perubahan sebuah kota dan tentu merekam perjalanan kehidupan masyarakat zaman itu,” ujar Kustini dalam sambutannya.

“Dengan adanya buku Pesona Wisata Bumi Sembada dan prangko seri penanda kota, kita mendapatkan perspektif tentang pentingnya menciptakan jejak dokumentasi yang terus tak lekang untuk dikenang. Buku dan prangko ini merupakan media yang tepat karena keduanya menjadi media publikasi, juga menjadi benda yang dapat dikumpulkan menjadi koleksi,” lanjutnya.

 

Potensi Buk Renteng Jadi Ikon Wisata yang Mendunia

Pada rangkaian ulang tahun Kabupaten Sleman ini, Kustini juga mengungkapkan betapa penting kehadiran Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng. Menurutnya, prangko ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan Buk Renteng sebagai bangunan cagar budaya yang memiliki peran penting sebagai lumbung pangan. Bukan hanya skala nasional, tetapi hingga internasional.

“Saya berharap peluncuran prangko penanda kota: Buk Renteng ini menjadi suatu upaya untuk lebih memperkenalkan Buk Renteng pada tatanan yang lebih luas,” tutur Kustini.

Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota: Buk Renteng ini juga disambut baik Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Nezar Patria. Ia menilai banyak makna dan fakta yang tersimpan dengan adanya prangko ini.

Salah satunya, menjadi bukti bahwa prangko masih banyak diminati masyarakat. Hal itu bisa terjadi karena prangko dianggap memiliki makna historis.

“Pertama, prangko ternyata masih dicari, disimpan, didiskusikan, dan diperlukan. Luar biasa menurut saya. Apalagi, pada abad 21, kita sudah memasuki era digital. Bahkan, saat ini sudah ada prangko digital. Tetapi, sejauh ini, prangko

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Bandung, Oded : Masalah Banjir Dan Sampah Di Kota Bandung ?

    Walikota Bandung, Oded : Masalah Banjir Dan Sampah Di Kota Bandung ?

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan, permasalahan banjir dan sampah merupakan dua hal yang saling berkaitan. Sering kali, banjir yang terjadi di Kota Bandung akibat sampah. “Banjir di Kota Bandung ini tidak terlepas juga dari urusan sampah. Sekarang ini sudah kita tahu masih ada oknum yang membuang sampah ke sungai. Dan […]

  • Dirugikan Hingga Milyaran,  PT MBM Laporkan SB dan NRD ke Polres Cimahi

    Dirugikan Hingga Milyaran, PT MBM Laporkan SB dan NRD ke Polres Cimahi

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Mahakarya Berkah Madani (MBM) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang budidaya madu, membantah tudingan yang menyebutkan bahwa pihaknya telah merugikan mitra usahanya. Melalui Area Manager PT. Mahakarya Berkah Madani (MBM) Regional II Bandung Bambang Alex menegaskan, MBM sama sekali tidak melakukan penipuan yang berakibat kerugian bagi mitra usahanya. Dimana kata Bambang […]

  • Diskominfo Kabupaten Bandung Gelar Ngabedaskeun

    Diskominfo Kabupaten Bandung Gelar Ngabedaskeun

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Garut, MBINews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Ngawangkong bareng Dadang Supriatna Gaskeun (Ngabedaskeun). Acara rersebut dilaksanakan di Sumber Alam Resort, Garut pada hari Selasa dan Rabu, 6 – 7 Februari 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Batur Bedas Bawa Touring wartawan bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Dalam acara Ngabedaskeun itu […]

  • 72 Artefak Museum Prabu Siliwangi Dikurasi BRIN Jadi Katalog Ilmiah Nasional

    72 Artefak Museum Prabu Siliwangi Dikurasi BRIN Jadi Katalog Ilmiah Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 477
    • 0Komentar

    SUKABUMI,mbinews.id – Sebanyak 72 artefak keramik koleksi Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi tengah melalui proses kurasi ketat untuk penyusunan katalog ilmiah. Proyek ini melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), dengan target penyelesaian pada Juli 2026. Ahli Sejarah Masa Hindu-Buddha dan Keramologi BRIN, Yusmaini Eriawati, menjelaskan bahwa […]

  • Pengalihan TPAS Sarimukti ke TPAS Legoknangka Timbulkan Masalah Bagi Kota Cimahi

    Pengalihan TPAS Sarimukti ke TPAS Legoknangka Timbulkan Masalah Bagi Kota Cimahi

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Mbinews.id- Pengalihan pembuangan sampah dari TPAS Sarimukti ke TPAS Legoknangka menimbulkan masalah dari segi operasional yang menjadi beban anggaran daerah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menyebutkan, sampah yang harus dibuang dari Kota Cimahi ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Legoknangka minimal 150 ton, maksimal 250 ton per hari. “Jadi kewajiban kita minimal itu 150 […]

  • Melalaui Disnaker, Pemkot Sukabumi Lakukan Persiapan Tentang Kenaikan UMK

    Melalaui Disnaker, Pemkot Sukabumi Lakukan Persiapan Tentang Kenaikan UMK

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnkaer) setemapt, terus melakukan berbagai persiapan terkait adanya kebijakan pemerintah pusat menaikan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2023 mendatang. “Kami sudah melakukan persiapan dengan beberapa unsur yang terkait dengan penetapan upah tersebut. Diantaranya, pemerintah, pengusaha, perwakilan pekerja, kemudian dengan serikat […]

expand_less