Breaking News
Trending Tags

Bupati Dadang Supriatna: Gerakan GeP4K Sayang Berpihak Pada Lingkungan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB.BANDUNG, MBINews.id – Sosok Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna saat hadir di Gedong Budaya Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (17/7/2024) disambut sekelompok seniman atau  budayawan yang memainkan alat musik tradisional celempung dan karinding.

Tidak lama berselang, Bupati Bandung pun menerima penyerahan alat musik tradisional bangkong reang yang saat itu pula turut dimainkan bersama Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah. Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, para Organisasi Perangkat Daerah, para camat, kepala desa maupun para penggiat lingkungan lainnya, juga turut memainkan alat musik tradisional tersebut.

Di Gedong Budaya Soreang itu, tengah dilangsungkannya semarak gebyar  Jambore Lingkungan Tahun 2024 yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Jambore Lingkungan itu merupakan Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Bandung tahun 2024 dengan tema “GeP4K Sayang, Langkah Bedas bagi Semua Menjadi Pahlawan Krisis Iklim”.

Bupati Dadang Supriatna menyebutkan melalui puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu,  juga turut melakukan evaluasi selama tiga tahun kepemimpinannya di Kabupaten Bandung.

“Ada sekitar 20 kegiatan yang berpihak pada lingkungan, di antaranya dengan adanya gerakan GeP4K Sayang,” sebut Bupati Bandung dalam keterangannya.

“Kita juga sudah mengeluarkan instruksi Bupati Bandung No 2 tahun 2023, yang mana setiap anak sekolah diwajibkan, terutama setiap anak sekolah baru untuk menanam pohon kesayangannya dua pohon,” harapnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, menyebutkan bagi yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA), juga diminta memberikan bantuan partispasi yaitu untuk menanam dua pohon kesayangannya.

“Dari mulai awal nikah sampai dengan  dia berkeluarga dan mengurus sampai punya anak dan cucu,” ujar Bupati Bedas ini.

Ia menyebutkan bagi yang punya kendaraan roda dua, di antaranya harus menanam tujuh pohon. Sedangkan pemilik kendaraan roda empat menanam 25 pohon.

“Nah kalau ini dilakukan, seluruh masyarakat Kabupaten Bandung saya kira ini akan terjadi pelestarian lingkungan dan dijadikan budaya untuk selalu ada peradaban. Mengingat kita sebagai masalah bagi lingkungan, dan juga sebagai solusi bagi lingkungan. Ini akan terjawab,” jelasnya.

Kang DS juga memiliki cita-cita dalam dua tahun mendatang, Kabupaten Bandung zero waste akan tercapai dan terwujud melalui kebersamaan tersebut.

“Mudah-mudahan dengan tadi sudah diberikannya hampir sekitar 80 orang yang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Ini akan menambah semangat motivasi untuk selalu menjaga dan komitmen terhadap lingkungan kita,” harap orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Kang DS juga menyatakan kesepakatannya untuk dijadikan sebuah budaya. “Jadi kita sudah mufakat dalam Jambore Lingkungan ini  akan dibuatkan regulasi dan sepakat serta menyepakati tadi terhadap memelihara lingkungan dijadikan suatu  budaya. Artinya suatu kebiasaan,” ujarnya.

“Ini salah satu hal penting dalam rangka bisa memberikan motivasi dan semangat, sehingga bagi masyarakat Kabupaten Bandung jangan abaikan lingkungan,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan bagi para siswa TK, SD dan SMP akan diberikan atau dibuatkan suatu modul.

“Bagaimana untuk memelihara lingkungan dikuatkan dalam suatu Peraturan Bupati atau keputusan regulasi yang menyangkut nanti kerjasamanya dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan, pada pelaksanaan Jambore Lingkungan itu,  melibatkan berbagai elemen masyarakat, terdiri dari para penggiat dan komunitas serta para pahlawan lingkungan Kampung Bedas. Selain itu  menampilkan berbagai ragam inovasi dan produk unggulan maupun karya kreatif lainnya berbasis lingkungan.

Asep Kusumah mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2024 yang dilaksanakan di Gedong Budaya Soreang dan Gedung Bale Rame Soreang.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah melaksanakan rangkaian kegiatan dan berbagai aksi nyata yang melibatkan atau berkolaborasi dengan berbagai komponen.

Asep pun turut menjelaskan tema Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung, yaitu GeP4K Sayang, Langkah Bedas bagi Semua Menjadi Pahlawan Krisis Iklim.

“Tema tersebut menyesuaikan dengan tema nasional Penanganan Krisis Iklim dengan Inovasi Berkeadilan,” katanya.

Pada puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu, turut dilaksanakan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada para pemenang lomba/kompetisi/penilaian dan inspirator/penggiat/lomunitas/perusahaan atau institusi.

Tak hanya itu, juga ditampilkan gelar kreasi seni budaya berbasis lingkungan dan kearifan lokal, lounching buku “Pohon Endemik” karya Eyang Memet, serta pameran produk inovasi dan unggulan lingkungan.

Pada kesempatan itu pula, puluhan  penghargaan Jambore Lingkungan tahun 2024 yang diberikan kepada para kepala desa, para ketua Kampung Bedas, komunitas lingkungan serta kelompok lomba artikel/video maupun perorangan yang konsen terhadap upaya pelestarian lingkungan di wilayahnya masing-masing.

Bahkan dari kelompok penggiat dan komunitas lingkungan itu, mampu melahirkan para pahlawan lingkungan di Kabupaten Bandung melalui berbagai aktivitas dalam kesehariannya dan memberikan dukungan secara konsisten dan bersinergi melaksanakan program Pemkab Bandung dalam bidang lingkungan. (HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, hingga saat ini terus menggencarkan skrining penyakit menular seperti, Tuberculosis (TBC), Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan penyakit menular lainnya. Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, langkah skrining terhadap penyakit menular sudah dilakukan. Tapi, perlu ditingkatkan agar bisa mendeteksi dini kasus yang muncul. “Kita akan terus berupaya […]

  • Terkait Pangan, Kota Sukabumi di Kunjungi Oleh MUFPP

    Terkait Pangan, Kota Sukabumi di Kunjungi Oleh MUFPP

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi menjadi bagian dari pengembangan sistem pangan kota berkelanjutan. Dari konsep tersebut, Kota Sukabumi kedatangan kunjungan dari Head of Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) Secretariat, Mr Filippo Gavazzeni. Kedatangan MUFPP tersebut diterima oleh Sekda Kota Suakbumi, Dida Sembada, yang dihadiri juga oleh Steering Committee MUFPP Regional Asia Pasifik Gin Gin Ginanjar, Plt […]

  • Forum Komunikasi Antar Media Bagikan Ratusan Masker Dan Hand Sanitaser Kepada Pengunjung Pantai Legian Bali

    Forum Komunikasi Antar Media Bagikan Ratusan Masker Dan Hand Sanitaser Kepada Pengunjung Pantai Legian Bali

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BALI, MBInews.id – Ribuan masker dan ratusan hand sanitizer dibagikan kepada pengunjung Pantai Legian Bali. Aksi sosial yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Antar Media Bali Bangkit sebagai bentuk edukasi dan mendorong kesadaran masyarakat. terutama untuk mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19. “Kami membagikan 1000 masker dan 200 hand sanitizer gratis untuk mengedukasi masyarakat, agar mereka […]

  • Sumbang Masjid Rp500 Juta, RCEO BRI Region 9 Jawa Barat: Dukungan ini Merupakan Bagian Komitmen dalam Melaksanakan Program TJSL BUMN

    Sumbang Masjid Rp500 Juta, RCEO BRI Region 9 Jawa Barat: Dukungan ini Merupakan Bagian Komitmen dalam Melaksanakan Program TJSL BUMN

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta untuk pembangunan Masjid Agung Depok Baitul Mukhlasin yang berlokasi di Desa Parakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. RCEO BRI Region 9 Jawa Barat, Sadmiadi, yang ditemui wartawan secara terpisah […]

  • Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Minta Warga Disiplin Dengan Imbauan Pemerintah

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Minta Warga Disiplin Dengan Imbauan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung meminta warga semakin mematuhi sejumlah imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah. Mulai dari rajin cuci tangan, disiplin physical distancing, hingga tetap berada di rumah. Pasalnya, jumlah penularan Covid-19 di Kota Bandung masih terus menunjukan peningkatan. Hingga Senin (13/4/2020), jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 78 orang. Jumlah tersebut […]

  • Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan kado istimewa kepada warganya jelang pergantian tahun. Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) baru yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim (Jalan Kopo) No. 311 Kota Bandung resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (31/12/2019). “Alhamdulillah di penghujung tahun 2019 menuju tahun 2020 merupakan […]

expand_less