Breaking News
Trending Tags

Didukung BRI, Bank Sampah Unit Kartini Makin Bersinar Hingga Punya 8.699 nasabah.

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIAMIS,  Mbinews – Kantor Bank Sampah Unit (BSU) Kartini, Dusun Majalaya, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, puluhan ibu-ibu mengenakan kaos biru terlihat menikmati olahraga pada Jumat, 26 Juli 2024. Mereka bergerak dengan gembira mengikuti instruktur senam yang dengan cekatan memperagakan gerakan diiringi musik dengan ritme energik.

Mereka adalah anggota BSU Kartini. yang aktif dari Senin hingga Sabtu, aktivitasnya di gedung hijau oranye tersebut, mulai dari jalan santai, senam, pemilahan sampah, pelatihan pengelolaan sampah, hingga sekadar ‘Ngaliwet’.

Meskipun berfungsi sebagai kantor dan gudang pengolahan sampah, bangunan BSU Kartini terlihat jauh dari kesan kumuh. Suasananya sangat hidup dan ceria. Halaman, kantor administrasi, hingga gudang sampah kering tampak bersih dan tertata rapi.

Lahan di samping kantor BSU Kartini dimanfaatkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini Imbanagara Raya untuk bercocok tanam. Beragam tanaman seperti kangkung, cabai rawit, dan tomat ditanam di sana.

Bantuan fasilitas bank sampah yang lengkap dari BRI juga membuat keaktifan para anggota dan masyarakat sekitar meningkat. Hal ini tentu saja menjadi sesuatu yang disyukuri oleh para pengurus BSU Kartini.

Ketua BSU Kartini, Aan Samsiah, menjelaskan bahwa awal mula pendirian organisasinya dimulai dari sosialisasi Pemkab Ciamis yang mendorong masyarakat untuk mendirikan bank sampah di setiap desa.
SK Bupati Ciamis yang memutuskan bahwa setiap desa harus mendirikan Bank Sampah,” kata Aan.
Tahun 2018, pemerintah Kabupaten Ciamis mendatangi pengurus PKK Desa Imbanagara Raya untuk mensosialisasikan hal tersebut. Namun, pihak PKK sempat menolak karena ketiadaan fasilitas dan modal awal pendirian bank sampah.
Setelah Pemkab datang untuk ketiga kalinya, PKK Imbanagara Raya pun setuju untuk mendirikan BSU Kartini . Tahap awal, melakukan studi banding ke Bank Sampah Alhuda di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, yang sudah aktif mengelola sampah organik.

Setelah itu, Aan berpikir bagaimana cara untuk menggerakkan ibu-ibu di wilayahnya dalam pembentukan bank sampah. Akhirnya, ia mulai melakukan edukasi dan sosialisasi soal pengelolaan sampah kepada ibu-ibu secara bertahap.
Akhirnya melakukan sosialisasi sambil jalan santai, senam,
Perlahan, kesadaran ibu-ibu terhadap pengelolaan sampah mulai tumbuh. Dari situ, partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan BSU Kartini mulai meningkat.

Kemudian, Aan melakukan terobosan terkait pengelolaan sampah di wilayahnya. Selain jual beli sampah, BSU Kartini juga membuat program tabungan receh, tabungan sampah, tabungan hari raya, budidaya magot, pembuatan kerajinan dari sampah .

Setelah cukup berkembang dan meraih berbagai penghargaan lingkungan atas keberhasilan dalam mengelola sampah, Aan pun mengambil langkah untuk menghidupkan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Imbanagara Raya pada 2022.

Saat ini, anggota BSU Kartini sudah mencapai 229 orang dengan jumlah nasabah lebih dari 300 orang. Semuanya terdiri dari warga di empat dusun, yaitu Majalaya, Warungkulon, Sukasari, dan Selaawi.

“Padahal awalnya kami (BSU Kartini) hanya punya tujuh orang anggota. Untuk jumlah pengurus sekarang totalnya 22 orang dan semuanya perempuan,” tutur Aan.

Selain itu, saat ini BSU Kartini sudah memiliki kerjasama pengelolaan sampah dengan tiga sekolah, yaitu PAUD Kartini, SMK Bakti Kencana, dan SD Negeri 1 Imbanagara Raya. Sampah dari ketiga sekolah tersebut ditampung dan ditabung di BSU Kartini.

Hasil tabungan tersebut biasanya digunakan sekolah dalam kegiatan akhir semester. Sehingga sekolah tidak harus memungut biaya lagi saat ada acara perpisahan sekolah atau kegiatan lainnya.

Dukungan bantuan BRI Aan menyatakan bahwa semua pencapaian yang saat ini sudah diraih BSU Kartini tidak lepas dari dukungan Pemkab Ciamis dan Bank BRI. Selain pengadaan gedung kantor dan gudang dari pemerintah setempat, BSU Kartini juga menerima bantuan berupa mesin pengolah sampah, insektarium, dan mobil pickup dari BRI pada 2023.

“Dari BRI kami dapat sumbangan berupa mesin press, mesin batako, mesin mencacah magot, furniture kantor seperti rak, insektarium, dan mobil pickup. Nilainya sekitar Rp500 juta. Jujur saja, bantuan dari BRI membuat kami jadi semakin semangat,” ungkap Aan dengan senyum sumringah.

Keberadaan mobil pickup dianggap sangat membantu dalam pengangkutan sampah residu dari rumah warga. Hal ini membuat masyarakat semakin bersemangat dalam mengumpulkan sampah, karena mereka tidak perlu lagi berjalan jauh untuk menyetor sampah ke gudang.

“Tugas nasabah dan anggota hanya mengumpulkan sampah di rumah. Nanti kami yang jemput. Alhamdulillah masyarakat jadi semakin senang, karena jadi dipermudah,” ujar Aan.

Hal tersebut dibenarkan oleh anggota sekaligus pengurus BSU Kartini, Tuti (59). Menurutnya, setelah ada program penjemputan sampah residu ke rumah warga, jumlah nasabah bank sampah jadi semakin bertambah.

Di sisi lain, proses edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat pun jadi lebih mudah. “Karena kita jadi lebih sering mengangkut sampah ke masyarakat, jadi makin banyak masyarakat yang teredukasi,” ungkap Tuti, yang juga menjabat sebagai Bendahara BSU Kartini.

Baginya, bergabung sebagai anggota BSU Kartini adalah sebuah berkah. Karena dalam setiap kegiatan, pasti ada kepuasan yang membuat Tuti merasakan kebahagiaan.

“Ada kepuasan bagi saya di sini. Karena saya bisa ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat untuk mengolah sampah, sampai banyak yang studi banding ke sini (BSU Kartini). Seperti dari Perusahaan Jepang Rekonai dan Kabupaten Klaten,” ujar Tuti.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Salah satunya melalui upaya sosialisasi pengelolaan sampah dalam program BRI Peduli Yok Kita Gas.

Dari program ini, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pengelolaan sampah dan pelatihan penggunaan alat-alat pengelolaan sampah. Di sisi lingkungan, BRI Peduli Yok Kita Gas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah baik organik maupun anorganik.

Sampah anorganik dapat diolah menjadi barang-barang bernilai ekonomis. Dalam mendukung pengelolaan sampah tersebut, BRI telah menyalurkan 173 unit bak maggot komunal dan 50 unit kandang Black Soldier Fly (BSF).

“Hasilnya hingga saat ini sudah terkumpul 236.153 kg sampah organik dan 471.323 kg sampah anorganik di bank sampah. Selain itu, juga tercatat sebanyak 6.921,5 kg maggot terjual dan sebanyak 34.739.868 Kg CO2e karbon tereduksi melalui bank sampah,” ungkap Catur.

Sampah anorganik dicacah menggunakan alat pencacah sampah yang disediakan BRI bagi masyarakat. Setelah dicacah, sampah pun dijual kepada pengumpul sampah, sehingga masyarakat memperoleh pendapatan.

Hasilnya, tercatat total tabungan masyarakat yang menukar sampah menjadi uang di bank sampah sebanyak Rp104.420.916 dengan jumlah nasabah bank sampah yang terdaftar sebanyak 8.699 nasabah.**

 

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • #HJKB212 ASN Pemkot Bandung Ziarah Ke Makam Para Pendahulu

    #HJKB212 ASN Pemkot Bandung Ziarah Ke Makam Para Pendahulu

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berziarah ke makam para leluhur eks pemimpin Kota Bandung, Kamis 22 September 2022. Ziarah dilakukan ke situs makam Dalem Kaum, Karang Anyar, Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung, dan Makam Dalem Gordah Kabupaten Garut. Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyebut, kegiatan ini sebagai upaya […]

  • Kota Bandung Optimis Raih Kota Layak Anak Kategori Utama

    Kota Bandung Optimis Raih Kota Layak Anak Kategori Utama

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berinovasi untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Di antaranya dengan terus membangun sistem yang menjamin semua anak terpenuhi dan terlindungi hak-haknya. “Kita pernah di (kategori) Nindya, turun ke Madya. Itu karena pandemi Covid-19. Kita harap sekarang bisa langsung ke Utama sebagai kota layak anak,” tutur Wali Kota […]

  • Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 6.774
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  – Komisi I DPRD Kota Bandung menilai praktik administrasi yang masih mewajibkan penyampaian dokumen dalam bentuk digital (softcopy) dan cetak (hardcopy) secara bersamaan sudah saatnya dievaluasi. Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan upaya digitalisasi birokrasi, efisiensi anggaran, maupun komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengurangi timbulan sampah. Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea […]

  • Ciayunajakuning Bisakah Berkembang?

    Ciayunajakuning Bisakah Berkembang?

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MBInews.id – Ciayumajakuning adalah akronim yang biasa digunakan untuk merujuk ke lima wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Kelima wilayah tersebut adalah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini bisa menjadi tantangan bagi siapa saja. Solusinya bisa dilakukan oleh banyak pihak: Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi […]

  • Wali Kota Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan Untuk Masjid RW

    Wali Kota Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan Untuk Masjid RW

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan sarana keagamaan kepada 67 Masjid RW, tahun anggaran 2023. Bantaun tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Balai Kota Sukabumi. Selasa, (1/8/2023). Bantuan tersebut, tentu saja sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan termasuk di masjid jami. “Pemkot Sukabumi mengucapkan terimakasih atas berbagai dukungan sehingga […]

  • Pansus RTRW Jabar Ke Wilayah III:  Baru Dua Kabupaten Yang Menetapkan LP2B

    Pansus RTRW Jabar Ke Wilayah III: Baru Dua Kabupaten Yang Menetapkan LP2B

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Ketua Pansus RTRW Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyatakan bahwa sudah dua kabupaten di Wilayah III yang kepala daerahnya menetapkan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kedua kabupaten tersebut adalah Kuningan dan Majalengka. Daddy menyatakan hal itu seusai  Pansus VI yang membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat 2022-2042 […]

expand_less