Breaking News
Trending Tags

Pemerintah Kota Bandung Dalam Penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok Belum Maksimal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga Mengatakan , Perda (Peraturan Daerah) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Belum Maksimal di laksanakan di Kota Bandung. Padahal Perda tersebut ,disahkan tahun 2021.Hal itu dikatakan kepada wartawan, Kamis (31/10/2024).

Lebih Lanjut Anggota DPRD Kota Bandung memgatakan, Pengawasan dan penegakan Peraturan Daerah KTR kurang maksimal, terbukti masih banyak ditemukan masyarakat merokok ditempat yang tidak semestinya.

Padahal Perda ini bukan sekedar aturan namun dibutuhkan untuk membangun kesadaran semua pihak terkait bahaya asap rokok.

Perda KTR ini tidak mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Bandung, Tapi kan bukan masalah itu, ketika sudah diPerdakan semua orang harus mengikuti Perda.

Perda ini hadir guna memastikan bahwa setiap orang di Kota Bandung menghormati hak dan kewajibannya masing-masing, dalam hal ini terkait kenyamanan didalam sebuah ruangan atau kawasan.

Sebelum ada Perda KTR, masyarakat yang merokok dan tidak merokok dicampur sehingga sebagian orang merasa terganggu dengan asap rokok. Sebaliknya ketika teman-teman yang memilih merokok kebingungan mencari wilayah mana saja yang tidak menganggu orang yang tidak merokok.

Dengan Perda KTR ini tentunya secara detail diatur lokasi tempat merokok dan lokasi dilarang merokok. Perda ini juga mengatur kewajiban pemilik gedung swasta dan Pemerintah agar menyediakan kawasan tanpa rokok, dan ruangan tempat merokok.

Menurut Politisi Nasdem DPRD Kota Bandung, sekarang yang jadi masalah apakah betul pengawasan Perda tersebut berjalan atau tidak. Pasalnya, ternyata di gedung Pemerintah sekali pun masih ada perokok bukan ditempatnya.

“Bicara masyarakat, Pemerintah Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung , harus memastikan sudah melaksanakan Perda tersebut jangan sampai kita bikin regulasi tapi malahan kita yang melanggar,” tandasnya.

Pengawasan itu harus dilakukan oleh semua pihak, siapapun itu harus saling mengingatkan bahwa di Kota Bandung ada Perda KTR.

“Kalau hanya Pemerintah akan sulit melihat jumlah orang yang merokok dan tidak merokok. Solusinya gencarkan sosialisasi, ke seluruh bangunan gedung. Kemudian cek apakah bangunan gedung itu sudah menyiapkan KTR atau tidak, fokus pelaksanaan terkait ruang merokok tersebut.

Belum masifnya sosialisi, terbukti dengan masih banyaknya masyarakat yang belum paham Perda KTR.

Namun tak dipungkiri memang perlu waktu berapa tahun terus menerus hingga masyarakat paham dan konsistensi. Satgas KTR, sudah menjadi kebiasaan hanya ramai saat seremonial diawal tapi lupa konsisten.

“Pemerintah harus gencar sosialisasi Perda KTR agar masyarakat memiliki kesadaran dan menghormati orang yang tidak merokok. Dalam menegakkan Perda, Pemerintah kota Bandung membuat surat edaran. Sehingga disetiap event mulai tingkat kota hingga kewilayahan atau kelurahan agar mulai membiasakan melaksanakan Perda KTR tersebut.

Sanksi bagi pelanggar Perda KTR di denda sebesar Rp500.000 dan sanksi sosial.

Perda ini mengatur larangan merokok di hampir semua ruang publik, seperti tempat ibadah, sekolah, transportasi umum, dan taman-taman publik. Penting sosialisi kesadaran masyarakat agar punya empati merokok tanpa menganggu hak masyarakat yang tidak mau terpapar asap rokok.

Diharapkan Perda KTR dapat menjaga hak dan kewajiban baik itu bagi masyarakat yang merokok ataupun tidak. Sebaliknya memberikan hak dan kewajiban kepada masyarakat yang tidak ingin terpapar asap rokok. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR, Mbinews — Anggota DPRD Jawa Barat Lilis Boy menyoroti trend peningkatan berbagai kasus kekerasan pada anak di Cianjur selama periode Januari sampai Juli 2023. “Iya saya mengetahui itu, memang di Cianjur banyak korban child trafficking. Anak yang dijual, korban kekerasan seksual dan bentuk kekerasan lainnya,” kata Lilis Boy usai sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) […]

  • Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sekitar 1,2 tahun di Indonesia telah melumpuhkan berbagai sektor usaha. Tidak terkecuali bagi pelaku di industri seni dan budaya. Merujuk data hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Ditjen Kebudayaan pada April 2020, sedikitnya ada 40.081 seniman yang terdampak Covid-19 karena pembatalan pertunjukan […]

  • Yusuf Supardi Dukung Tempat Pemakaman Umum Baru di RTH Kecamatan Cibiru

    Yusuf Supardi Dukung Tempat Pemakaman Umum Baru di RTH Kecamatan Cibiru

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Yusuf Supardi meninjau tindaklanjut permohonan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai tempat pemakaman, di Kampung Cipulus, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Rabu (23/2/2022). Peninjauan tersebut dimulai dari Bukit Lembah Celeng dan berakhir di Kanhay yang berada di Kawasan Kecamatan Cibiru, bersama Camat Cibiru dan dinas terkait serta […]

  • Pemkot Targetlan seluruh  RW Mengolah sampah di TPS

    Pemkot Targetlan seluruh RW Mengolah sampah di TPS

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Perlahan permasalahan sampah di Kota Bandung mulai teratasi. Dari 55 TPS yang sempat overload kini telah tersisa 33 TPS. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, terus berkoordinasi dan turun langsung ke lapangan untuk mengurai permasalahan tersebut. “Saya tiada hari tanpa kontrol TPS terutama TPS-TPS yang masih perlu ada kendali dan atensi. Misalnya […]

  • Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah masyarakat di wilayah Jalan Merbabu, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan terkait rusaknya jalan yang telah terjadi bertahun-tahun. Bukan hanya menjadi jalan utama bagi masyarakat yang bermukim untuk beraktivitas, Jalan Merbabu juga menjadi akses jalan utama pondok pesantren dan juga destinasi wisata museum, yang kerap dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar Kota […]

  • Akibat Kehabisan Stok,Kepala DKP3 Kota Sukabumi Usulkan Penambahan Pupuk Subsidi Ke Provinsi Jabar

    Akibat Kehabisan Stok,Kepala DKP3 Kota Sukabumi Usulkan Penambahan Pupuk Subsidi Ke Provinsi Jabar

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi membenarkan jika pupuk bersubsidi megalami kelangkaan diwilayahnya. Hal ini setelah ada laporan dari sejumlah para petani yang mengeluhakn pupuk subsidi tersebut sulit didapat.”Benar, pupuk subsidi di wilayah kita habis,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. Kamis, (24/9/2020).Andri juga memebatah jika harga pupuk alami kenaikan harga, […]

expand_less