Breaking News
Trending Tags

Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi D DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja dengan mengundang pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran, Yogi Suprayogi, S.Sos., MA., Ph.D., di Ruang Rapat Komisi D, Jumat, (01/12/2024).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi para Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto, S.T., M.PMat; Elton Agus Marjan; Drs. Heri Hermawan; Aswan Asep Wawan; serta dr. Agung Firmansyah Sumantri Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi D, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., serta anggota Komisi D, Angelica Justicia Majid mengikuti rapat melalui teleconference.

Komisi D DPRD Kota Bandung secara khusus mengundang Yogi Suprayogi untuk membedah persoalan layanan dasar dan menelisik strategi untuk membongkar simpul-simpul masalah kesejahteraan sosial warga Kota Bandung.

Yogi menuturkan, masalah besar yang menghambat ketepatan manfaat program di Kota Bandung sangat terkait dengan metoda himpun dan pemusatan data.

Persoalan sosial di hilir terkendala persoalan data. Persoalan kantong kemiskinan ini sangat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kota Bandung permasalahannya kompleks. Maka, pendataan menjadi kunci penyusunan anggaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus urusan kesejahteraan rakyat itu meliputi pengelolaan layanan kesehatan dengan cara meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan. Selain itu ada urusan penanganan stunting serta kesehatan ibu dan anak.

Di sektor pendidikan, diperlukan peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta perbaikan fasilitas sekolah tidak layak. Harus dipastikan lingkungan belajar yang aman dan layak.

Di bidang sosial, diwajibkan adanya perlindungan sosial untuk lansia, anak terlantar, dan penyandang disabilitas, serta penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat dengan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bila Pemerintah Kota Bandung mampu memanfaatkan big data yang terangkum dari setiap layanan pemerintahan dan SKPD, maka semua layanan bisa terintegrasi secara daring. Dengan begitu, program-program pemerintah, terutama terkait layanan dasar bisa mencapai target warga sasaran.

Aplikasi yang ada dinilai sudah bagus, meski perlu pembenahan sistem hingga ke tingkat kewilayahan. Data ini nantinya dapat digunakan ke berbagai analisis kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga rumah sekalipun.

Para anggota Komisi D bersepakat dengan Yogi. Layanan kesehatan erat urusannya dengan aksesibilitas warga. Termasuk soal BPJS Kesehatan yang sering masuk sebagai aspirasi warga kepada Komisi D. Melalui rapat ini, Komisi D tentu berupaya mencari sisi lain dari apa yang harus dikerjakan DPRD untuk meningkatkan layanan kesehatan ini.

Anggota Komisi D meminta Pemerintah Kota Bandung untuk segera berkomitmen kuat untuk membenahi persoalan data ini. Sebab, selama ini kebijakan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sinkron. Masing-masing dinas atau instansi punya dasar yang berbeda. Kalau data tidak sesuai, maka kebijakan bisa salah dan parameter penerima bantuan bisa menjadi subyektif.

Anggota Komisi D juga ingin anak-anak bersekolah gratis, termasuk di sekolah swasta. Jika data ini terpetakan, maka Kota Bandung bisa mengakomodir itu. Termasuk membantu SMA dan SMK di wilayah Kota Bandung yang meskipun saat ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketua Komisi D, Iman Lestariyono mengungkapkan, hasil dari rapat kerja bersama Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Surayogi ini akan menjadi rekomendasi DPRD bagi Pemerintah Kota Bandung, SKPD terkait, hingga mitra kerja.

“Ke depan bisa menjadi rekomendasi. Kalau rekomendasinya terarah kan bisa implementatif. Target kita untuk kepemimpinan baru (Pemkot Bandung) nanti sudah bisa diberikan dokumen hasil rapat kerja yang terarah. Rapat bersama pakar ini digelar karena kita berniat bekerja serius dan rekomendasinya bisa diimplementasikan,” ujarnya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Lomba Aerobic dan Zumba Party Yang Digelar IKWI

    Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Lomba Aerobic dan Zumba Party Yang Digelar IKWI

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung sukses menggelar lomba Aerobic dan Zumba Party yang berlangsung di Teras Sunda Cibiru, Minggu, 12 Maret 2023. Lomba tersebut diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Garut, Tasikmalaya, Sumedang bahkan ada peserta yang berasal dari Cilacap. Kegiatan IKWI ini sebagai rangkaian […]

  • Komisi C Dorong Pembangunan Patuhi Aturan RDTR dan RTRW

    Komisi C Dorong Pembangunan Patuhi Aturan RDTR dan RTRW

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P., mendorong agar pembangunan dilakukan sesuai dengan zona yang ada di peraturan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) maupun RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Dengan demikian, tidak ada bangunan yang muncul tanpa mengindahkan zona tata ruang tersebut, seperti zona khusus pemukiman, perindustrian dan perdagangan. “Jadi jangan […]

  • Ratusan Pelajar Dikota Sukabumi Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi Disekolah

    Ratusan Pelajar Dikota Sukabumi Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi Disekolah

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, meninjau langsung proses vaksinasi yang diselenggarakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi. Pada kunjungannya kali ini, Fahmi ingin memastikan bahwa proses percepatan vaksinasi khususnya bagi kalangan pelajar, berjalan secara lancar dan kondusif. Dalam kegiatan tersebut, Fahmi didampingi oleh Camat Warudoyong. “Alhamdulilah, pada hari ini MAN […]

  • Edwin Senjaya, Meminta RS Bandung Kiwari Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    Edwin Senjaya, Meminta RS Bandung Kiwari Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — DPRD meminta Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung Kiwari untuk memperbaiki pelayanan mereka terhadap masyarakat. Desakan tersebut muncul lantaran DPRD melihat masih ada warga Kota Bandung mengeluhkan pelayanan yang diberikan RSUD Bandung Kiwari. Apalagi Dinas Kesehatan maupun Bandung Kiwari telah diberikan gelontoran dana cukup besar dari pemerintah. “Anggaran […]

  • 30 Ribu Kendaraan di Kota Sukabumi Terancam Dihapus dari Data Regident

    30 Ribu Kendaraan di Kota Sukabumi Terancam Dihapus dari Data Regident

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (Samsat) Kota Sukabumi mencatat ada sekitar 30 ribu kendaraan bermotor di Kota Sukabumi yang tidak membayar pajak. Hal tersebut tentunya  membuat kendaraan terancam dihapus dari data registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (regident ranmor), Rabu (14/12). Kepala Samsat Kota Sukabumi, Iwan Juanda mengatakan, berdasarkan data terbaru harian, tercatat […]

  • Komisi V DPRD Jabar Sebut UN untuk Alat Evaluasi dan Pemetaan Kualitas Pendidikan

    Komisi V DPRD Jabar Sebut UN untuk Alat Evaluasi dan Pemetaan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews. id — Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat setuju terhadap wacana Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) RI yang akan mengembalikan Ujian Nasional (UN), dengan catatan UN bukan satu-satunya alat untuk menentukan kelulusan siswa dan seleksi penerimaan peserta didik baru. Tapi, harus sebagai salah satu alat evaluasi atau pemetaan kualitas pendidikan. “Iya saya […]

expand_less