Breaking News
Trending Tags

Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi D DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja dengan mengundang pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran, Yogi Suprayogi, S.Sos., MA., Ph.D., di Ruang Rapat Komisi D, Jumat, (01/12/2024).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi para Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto, S.T., M.PMat; Elton Agus Marjan; Drs. Heri Hermawan; Aswan Asep Wawan; serta dr. Agung Firmansyah Sumantri Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi D, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., serta anggota Komisi D, Angelica Justicia Majid mengikuti rapat melalui teleconference.

Komisi D DPRD Kota Bandung secara khusus mengundang Yogi Suprayogi untuk membedah persoalan layanan dasar dan menelisik strategi untuk membongkar simpul-simpul masalah kesejahteraan sosial warga Kota Bandung.

Yogi menuturkan, masalah besar yang menghambat ketepatan manfaat program di Kota Bandung sangat terkait dengan metoda himpun dan pemusatan data.

Persoalan sosial di hilir terkendala persoalan data. Persoalan kantong kemiskinan ini sangat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kota Bandung permasalahannya kompleks. Maka, pendataan menjadi kunci penyusunan anggaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus urusan kesejahteraan rakyat itu meliputi pengelolaan layanan kesehatan dengan cara meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan. Selain itu ada urusan penanganan stunting serta kesehatan ibu dan anak.

Di sektor pendidikan, diperlukan peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta perbaikan fasilitas sekolah tidak layak. Harus dipastikan lingkungan belajar yang aman dan layak.

Di bidang sosial, diwajibkan adanya perlindungan sosial untuk lansia, anak terlantar, dan penyandang disabilitas, serta penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat dengan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bila Pemerintah Kota Bandung mampu memanfaatkan big data yang terangkum dari setiap layanan pemerintahan dan SKPD, maka semua layanan bisa terintegrasi secara daring. Dengan begitu, program-program pemerintah, terutama terkait layanan dasar bisa mencapai target warga sasaran.

Aplikasi yang ada dinilai sudah bagus, meski perlu pembenahan sistem hingga ke tingkat kewilayahan. Data ini nantinya dapat digunakan ke berbagai analisis kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga rumah sekalipun.

Para anggota Komisi D bersepakat dengan Yogi. Layanan kesehatan erat urusannya dengan aksesibilitas warga. Termasuk soal BPJS Kesehatan yang sering masuk sebagai aspirasi warga kepada Komisi D. Melalui rapat ini, Komisi D tentu berupaya mencari sisi lain dari apa yang harus dikerjakan DPRD untuk meningkatkan layanan kesehatan ini.

Anggota Komisi D meminta Pemerintah Kota Bandung untuk segera berkomitmen kuat untuk membenahi persoalan data ini. Sebab, selama ini kebijakan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sinkron. Masing-masing dinas atau instansi punya dasar yang berbeda. Kalau data tidak sesuai, maka kebijakan bisa salah dan parameter penerima bantuan bisa menjadi subyektif.

Anggota Komisi D juga ingin anak-anak bersekolah gratis, termasuk di sekolah swasta. Jika data ini terpetakan, maka Kota Bandung bisa mengakomodir itu. Termasuk membantu SMA dan SMK di wilayah Kota Bandung yang meskipun saat ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketua Komisi D, Iman Lestariyono mengungkapkan, hasil dari rapat kerja bersama Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Surayogi ini akan menjadi rekomendasi DPRD bagi Pemerintah Kota Bandung, SKPD terkait, hingga mitra kerja.

“Ke depan bisa menjadi rekomendasi. Kalau rekomendasinya terarah kan bisa implementatif. Target kita untuk kepemimpinan baru (Pemkot Bandung) nanti sudah bisa diberikan dokumen hasil rapat kerja yang terarah. Rapat bersama pakar ini digelar karena kita berniat bekerja serius dan rekomendasinya bisa diimplementasikan,” ujarnya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Beras Bandung Aman, Pemkot Perkuat Bantuan Pangan dan Gelar 44 Gerakan Pangan Murah

    Stok Beras Bandung Aman, Pemkot Perkuat Bantuan Pangan dan Gelar 44 Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan ketersediaan beras di Kota Bandung dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, meskipun harga beras di pasaran masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan DKPP di sejumlah pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang Perum Bulog. […]

  • Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id — Rabu malam (04/09/2019) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang Bogor melakukan kajian serius terkait RUU Pertanahan bersama koalisi Mahasiswa Bogor. Sebagaimana diketahui bahwa RUUP direncanakan akan disahkan pada tanggal 24 September 2019 yang bertepatan dengan hari tani. 24 September dipilih menjadi hari tani karena bertepatan dengan lahirnya UUPA 1960. “Hari […]

  • Pendapatan DBH Pajak Bukan Pajak Yang Diterima Pemkot Sukabumi Alami Penurunan

    Pendapatan DBH Pajak Bukan Pajak Yang Diterima Pemkot Sukabumi Alami Penurunan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan bukan pajak yang diterima oleh Pemkot Sukabumi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa barat alami penurunan. Penurunan itu tentunya dipengaruhi oleh Covdi-19, sehingga terjadi penyesuaian. Kabid Penagihan Pajak dan Non Pajak Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, dipertengahan tahun ini […]

  • Pemkot Sukabumi Mulai Sebar SPPT PBB-P2 2026 dengan Target Rp22,8 Miliar

    Pemkot Sukabumi Mulai Sebar SPPT PBB-P2 2026 dengan Target Rp22,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Jawa Baart, mulai melakukan penyebaran Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2026, dengan target mencapai Rp22,8 miliar. Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Kantor UPT PBB Kota Sukabumi, Jumat (14/2/2026), yang juga dihadiri para Camat, Lurah, BJB Perwakilan Sukabumi, serta […]

  • Wisata Religi, Daddy Rohanady:  Cirebon Girang Layak Jadi  kandidat Desa Wisata Jabar

    Wisata Religi, Daddy Rohanady: Cirebon Girang Layak Jadi kandidat Desa Wisata Jabar

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Cirebon merupakan salah satu wilayah yang terkenal dengan wisata religi.  Di sana banyak tempat yang kerap dikunjungi wisatawan, misalnya Patilasan Sunan Gunung Djati, Makam Sunan Gunung Djati dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa.  Ternyata, masih banyak tempat wisata religi lainnya yang juga “layak jual”, semisal makam Keramat Talun Pangeran Cakrabuana Mbah Kuwu […]

  • Masyarakat Konghucu Kota Bandung agar ikut Menjaga situasi Pemilu

    Masyarakat Konghucu Kota Bandung agar ikut Menjaga situasi Pemilu

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengajak masyarakat Konghucu menjaga situasi pesta demokrasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 tetap kondusif, damai, aman dan sejuk. Pj.Walikota Bandung memgatakan pada silaturahmi dengan Perwakilan Umat Konghucu dalam Rangka Perayaan Hari Besar Agama Konghucu, Tahun Baru Imlek 2024/Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili (Tahun Naga […]

expand_less