Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait Pungli di TPU, DPRD Jabar: Pemprov Jabar Harus Tambah Lahan Pemakaman Khusus Covid

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyediakan lahan bagi pasien yang meninggal akibat Covid-19. Hal itu ditinjau dari tingginya angka kematian Covid-19 khususnya di Kota Bandung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bandung dan Kota Cimahi, Arif Hamid Rahman mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat seharusnya dapat memberikan fasilitas lahan pemakaman bagi korban Covid-19 yang berzonasi di Bandung Raya.

Menurutnya, wilayah Jatinangor merupakan lokasi yang representatif untuk lahan pemakaman khusus Covid-19. Selain wilayahnya berdekatan dengan wilayah Kota Bandung, durasi perjalanan relatif lebih dekat dibandingkan ke wilayah Legok Nangka.

“Karena pasien yang meninggal akibat Covid-19 ini sangat tinggi di Kota Bandung, saya meminta kepada gubernur untuk menyediakan atau memfasilitasi lahan tambahan untuk pemakaman khusus Covid-19,” tutur Arif.

Pasalnya, seperti yang diketahui belakangan ini khususnya di Kota Bandung, pemakaman bagi terpapar Covid 19 dipusatkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut sudah tidak memungkinkan,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (18/7/2021).

Di tanya soal isu pungli di TPU Cikadut, Arif melanjutkan, kondisinya saat ini sudah penuh dan harus masuk daftar antrian lantaran keterbatasan lahan dan jasa penggali makam yang terbatas. Sehingga menimbulkan isu tarif pemakaman (pungli-red) seperti yang beredar akhir-akhir ini.

Dari hasil informasi dari Satpol PP Kota Bandung, pemakaman di Cikadut menerapkan jam kerja yang telah berlakukan. Sedangkan, korban yang meninggal akibat Covid-19 saat ini sedang tinggi-tingginya. Bahkan, belum lama ini di TPU Cikadut heboh dengan antrian ambulan yang membawa jenazah pasien Covid-19, Sebab jam kerja yang seharusnya dibatasi hingga pukul 08.00 WIB, tetap harus menyiapkan makam, lantaran umumnya pihak keluarga pasien yang meninggal akibat Covid-19 tidak mau menunggu hingga besok hari untuk proses pemakaman.

“Sehingga, para pekerja penggali makam harus ekstra bekerja diluar jam kerja, hal itulah yang menyebabkan atau memicu terjadinya pungli lantaran pekerja penggali makam bekerja diluar jam kerja,” lanjut Arif.

Di sisi lain, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menyadari resiko dari mengabaikan protokol kesehatan pada pasa PPKM Darurat ini. Dari rata-rata penindakan dalam masa PPKM Darurat ini sebanyak 50 hingga 60 orang melakukan pelanggaran ringan hingga sedang. Sehingga dikenakan sanksi administrasi oleh petugas yang besaran dendanya bervariasi disesuaikan dengan bentuk pelanggaran dan aturan yang berlaku.

“Kita melihat masih saja ada warga yang disidang ditempat, tentunya dalam situasi seperti ini masyarakat yang memang harus berkegiatan diluar seharusnya benar-benar mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terintegrasi Di Aplikasi ZX (Zakat Ekspres) Kini Pesan 1.500 Ambulans Semudah Akses Ojek Online

    Terintegrasi Di Aplikasi ZX (Zakat Ekspres) Kini Pesan 1.500 Ambulans Semudah Akses Ojek Online

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Masih melekat jelas dalam ingatan, betapa sulitnya mengakses oksigen, ambulans dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya kala pandemi melonjak pertengahan tahun lalu. Terlambatnya penanganan kala itu mengakibatkan ratusan nyawa melayang. Berangkat dari permasalahan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat menginisiasi aplikasi bernama ZX (Zakat Ekspres). Melalui aplikasi ini, semua faskes yang […]

  • Dewan Apresiasi Keseriusan Pemprov Jabar Dalam Penataan Aset

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

     Bandung BEDAnews.com Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi, upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal penanganan aset. Selain mengapresiasi penataan aset,  pihaknya berkomitmen untuk mengawal langkah-langkah strategis yang sudah tertuang dalam dokumen kesepakatan. “Penanganan ini harus dilakukan karena kami yakin, ini salah satu upaya penataan aset yang merupakan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan” […]

  • 100 Lansia di Subang terima layanan kesehatan gratis dari BAZNAS

    100 Lansia di Subang terima layanan kesehatan gratis dari BAZNAS

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

      SUBANG ,Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat memberdayakan masyarakat melalui pelayanan kesehatan keliling (Yankesling) yang digelar beberapa waktu lalu,  di area Kantor Baznas Kabupaten Subang, Jl. Arief Rachman Hakim No.6, Desa Cigadung, Kecamatan Subang. Acara ini untuk para para lansia dan pra-lansia, dengan total 100 penerima manfaat yang mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Program […]

  • Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, hingga saat ini terus menggencarkan skrining penyakit menular seperti, Tuberculosis (TBC), Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan penyakit menular lainnya. Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, langkah skrining terhadap penyakit menular sudah dilakukan. Tapi, perlu ditingkatkan agar bisa mendeteksi dini kasus yang muncul. “Kita akan terus berupaya […]

  • Perlu Dilakukan analisis Permasalahan di Setiap Pasar Tradisional

    Perlu Dilakukan analisis Permasalahan di Setiap Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd.,mengatakan perlu dilakukannya analisis terkait permasalahan yang ada di setiap pasar tradisional , diharapkan akan ditemukannya solusi terbaik terkait pengelolaan pasar tradisional di Kota Bandung. Hal tersebut ia ungkapkan saat Komisi B DPRD Kota Bandung bersama Perumda Pasar Juara menerima Audiensi Asosiasi Pedagang Pasar […]

  • APWMI Tawarkan Sekolah Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    APWMI Tawarkan Sekolah Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI) menawarkan sekolah gratis bagi masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tanpa biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap bulannya. Hal itu dilakukan guna menekan jumlah angka pengangguran dan putus sekolah yang setiap tahunnya terus meningkat. Tawaran tersebut diungkapkan CEO APWMI, Nurhayati beserta […]

expand_less