Breaking News
Trending Tags

Ayep Zaki Sebut Dana Wakaf Milik Masyarakat, Bukan Yayasan atau Pemerintah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pengelolaan dana wakaf di Kota Sukabumi sepenuhnya mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, dana wakaf bersifat abadi dan tidak memiliki kaitan dengan masa jabatan kepala daerah yang sedang menjabat. Pernyataan itu disampaikan Ayep Zaki dalam wawancara eksklusif di rumah dinasnya, Sabtu (18/10/2025).

“Wakaf itu kan diatur undang-undang dan peraturan pemerintah. Pemilik wakaf bukan yayasan, tapi masyarakat atau wakif. Jadi uang wakaf itu abadi dan berlaku selama-lamanya,” tegas Ayep Zaki.

Ia menjelaskan, kerja sama antara Pemkot Sukabumi dan Lembaga Wakaf Doa Bangsa hanya bersifat administratif untuk mempermudah akses data pengelolaan wakaf di daerah. Sementara dana wakaf, kata Ayep, tetap berada dalam pengelolaan nadzir sesuai peraturan.

“Perjanjian kerja sama hanya untuk meminta data pengelolaan wakaf yang berlangsung. Dana wakaf itu tetap ada selama-lamanya dan tidak ada kaitannya dengan masa jabatan wali kota,” ungkapnya.

Ayep juga menegaskan, segala bentuk penyimpangan atau pelanggaran terhadap dana wakaf memiliki konsekuensi hukum pidana sebagaimana diatur dalam regulasi.

Selain itu, Wali Kota Sukabumi yang juga pendiri Lembaga Wakaf Doa Bangsa ini menuturkan bahwa lembaga tersebut telah memperluas jangkauan pengelolaan wakaf hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

“Sekarang sudah ada wakaf nasional bernama Indonesia Makmur, kemudian wakaf untuk Indonesia bagian timur bernama Wakaf Suryakanta, wakaf untuk Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi, Nasdem Gorontalo, dan Bogor Maslahat. Insya Allah dalam waktu dekat akan ada juga Wakaf Pasim,” ujar Ayep Zaki.

Dalam sistem pengelolaan wakaf, hasil pemanfaatan dana akan dibagikan secara proporsional — 90 persen diserahkan kepada wakif, dan 10 persen untuk nadzir sebagai pengelola.

Sementara itu, untuk wilayah Kota Sukabumi, saat ini lembaga tersebut memprioritaskan program Qordhul Hasan, yaitu penyaluran dana kebajikan yang terus meningkat setiap bulan.

Namun Ayep mengakui, karena pendapatan dari dana wakaf masih relatif kecil, program ini turut diperkuat dengan sumbangan sodaqoh jariyah dari masyarakat.

“Walaupun tidak ada kerja sama formal, wakaf tetap berjalan karena mengacu pada undang-undang dan peraturan pemerintah. Tapi tanpa kerja sama, Pemkot tidak bisa mengetahui data pewakif atau jumlah manfaat yang disalurkan,” tambahnya.

Ayep mencontohkan, beberapa program wakaf nasional seperti Rogam Wakaf Indonesia Makmur memiliki wakif dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Karena tidak ada kerja sama dengan pemerintah daerah setempat, maka laporan pengelolaannya langsung diberikan kepada para wakif, bukan pemerintah. “Mereka tidak wajib melapor ke pemerintah daerah, tapi berkewajiban memberikan laporan kepada wakifnya,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalu Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, melaunching Smart Elok dan Portal Origin, dalam mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Peluncuruan kedua aplikasi tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam High Level Meeting, yang diadakan oleh Bank BJB mengenai implementasi mengenai Implementasi ETPD melalui strategi […]

  • Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KAB.GARUT, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ade Kaca sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Sabtu (15/10/22). Ade Kaca mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus berangkat dari lingkungan terkecil yakni keluarga. […]

  • Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

    Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama para pejabat kewilayahan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Khusus (Satgasus) akan kembali menata pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam diskusi bersama Satgagus PKL di Aula Pendopo pada Senin, 30 […]

  • Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengeluarkan surat edaran tentang kesadaran membayar pajak kendaraan bagi aparatur sipil negera (ASN). Surat edaran itu pun ditandantangani oleh Walikota pada saat sosialisasi zona integritas taat pajak kendaraan bermotor untuk ASN dan non ASN di salah satu hotel Jalan Siliwangi Kota Sukabumi. Rabu, (27/11/2019). Surat edaran itu kata […]

  • Pemkot Sukabumi dan BPS Kolaborasi Pendataan Regsosek

    Pemkot Sukabumi dan BPS Kolaborasi Pendataan Regsosek

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, tengah melakukan pendataan awal Registrasi Sosial ekonomi (Regsosek) 2022. Rakor yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kodim 0607 Kota Sukabumi, di salah […]

  • Bupati Bandung, Tiga Tahun Berturut Turut Beri Insentif Pajak

    Bupati Bandung, Tiga Tahun Berturut Turut Beri Insentif Pajak

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Badan Pendapatan Daerah  (Bapenda) Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Hermawan S,Sos. M.Si melalui Kabid Pajak, Baban Nurjaman, mengatakan, bahwa Bupati Bandung , Dadang Supriatna tiga tahun berturut-turut memberi penghapusan sanksi denda PBB. Dia mengatakan sanksi denda PBB ini akan diberlakukan 2 persen perbulan dan ditagihlkan sekurang-kurangnya 24 bulan atau atau 48 […]

expand_less