Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Terkait Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Panitia Khusus (Pansus) 12 DPRD Kota Bandung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial.

Pansus 12 sudah dua kali melakukan pertemuan. Pertama, menggelar ekpose dengan dinas terkait. Kedua, menelisik perubahan-perubahan yang akan dilakukan pada raperda. Setidaknya, ada 19 perubahan dan akan menjadi fokus pembahasan.

Ketua Pansus 12 DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H. mengatakan, aturan soal Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial sudah dua kali mengalami perubahan pada tahun 2012 dan tahun 2015. Hal ini karena ada regulasi di atasnya dalam hal ini Peraturan Menteri Sosial yang mengalami perubahan, sehingga mau tidak mau harus ada penyesuaian di tingkat bawah.

Perubahan yang dilakukan, kata Iman, salah satunya soal penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

“Kemudian, ada beberapa hal yang memang tidak diatur lagi sehingga terjadi perubahan. Contoh terkait udian, itu diserahkan pada aturan yang ada, kita tidak akomodir di sana (di raperda, red),” ungkapnya.

Sebetulnya, kata Iman, perubahan raperda bukanlah hal baru, karena kerap harus menyesuaikan dengan aturan di atasnya baik undang-undang maupun peraturan menteri. Untuk aturan yang bersifat given atau aturan secara nasional, tidak akan ada perubahan.

“Kita lebih pada penguatan muatan lokal. Karena LKS ini kan sebenarnya mitra, tidak secara struktural di bawah kita (Pemkot Bandung, red), tapi perizinannya ke pemkot,” ungkap Iman.

“Kita punya urusan terkait dengan penyelenggaraan sosial yang tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Contoh, untuk bantuan itu syarat mutlak harus masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), atau DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) dengan kategori desil 1 sampai 5,” imbuhnya.

Namun fakta di lapangan, kata Iman, ada beberapa masyarakat yang tidak masuk desil 1 sampai 5, tapi membutuhkan bantuan. Untuk bantuan bagi masyarakat yang tidak masuk kategori ini bisa lewat LKS. Pasalnya, LKS ini memungkinkan untuk mendapatkan hibah dari Pemkot Bandung.

“Misalkan warga butuh kursi roda, kalau di Pemkot Bandung tidak serta merta langsung dikasih karena harus pengajuan dulu sehingga harus menunggu, bisa saya tahun depan,” ungkapnya.

“Lewat LKS ini memungkinkan warga bisa mendapat bantuan. Makanya kita harus bermitra erat dengan mereka, berbagi peran. Nanti kita petakan kebutuhan kita keluarkan, belanja masalah dan cari solusi. Lalu bisa enggak kita duduk bareng untuk menyelesaikan persoalan warga Kota Bandung,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, kata Iman, tercatat sekitar 90 LKS, namun yang aktif sekitar 60 LKS. Beberapa LKS yang aktif seperti Rumah Zakat, Runah Yatim dan lainnya.

“Nanti kita akan cek kembali lembaga-lembaga yang sudah berbadan hukun itu mana saja,” ungkapnya.

Dikatakannya, raperda ini memiliki 40 pasal, namun jumlahnya bisa saja berubah seiring pembahasan yang dilakukan.

“Masih penyesuaian karena ada yang dihapus, ada yang berubah. Kita lihat finalnya ada berapa,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lanjutkan MoU, CEO WI. PLat Sambangi Perumda AM TBW

    Lanjutkan MoU, CEO WI. PLat Sambangi Perumda AM TBW

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Chief Executive Officer (CEO) perusahaan WI.Plat Cha Sunghoon di dampingi CEO PT. Supra Internasional Indonesia, Adhi Pramudito, melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi. Hal tersebut dilakukan, untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama, yang sudah dilakukan antara Perumda Air Minum TBW dengan WI. Plat, terkait […]

  • Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer Kategori II Jadi P3K

    Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer Kategori II Jadi P3K

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mempersiapkan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) dari tenaga honorer kategori II (K2). Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang sudah melewati pendataan pemerintah pada tahun 2010 dan seharusnya diangkat melalui seleksi PPPK pada 2018-2019. Namun, sampai saat ini masih ada sejumlah tenaga honorer […]

  • Walikota Sukabumi Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Aman. DKP3 Temukan Permintaan Daging Sapi Meningkat

    Walikota Sukabumi Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Aman. DKP3 Temukan Permintaan Daging Sapi Meningkat

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Walikota Sukabumi Achmad, menjamin jika ketersdiaan stok bahan pokok, dan harga masih relatif stabil menjelang Idul Fitri nanti. Hal itu dikatakanya, usai melakukan pemantauan ke sejumlah Pasar Tradisioanal dan Modern bersama Forkopimda. Minggu,(11/5/2021) lalu. Hasil pemantaun dari mulai stok ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat aman, begitupun dari segi harga masih dalam tahap normal dari harga […]

  • PT. Suja Serahkan Program CSR Ke Pontren Dzikir Al-Fath

    PT. Suja Serahkan Program CSR Ke Pontren Dzikir Al-Fath

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Sebanyak 15 ribu butir telur diberikan kepada Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi oleh PT. Super Unggas Jaya. Pemebrian tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut.Breeding Production- 2 Head, PT. Suja Haryoko S mengungkapkan, pemebrian CSR kali ini pihaknya diarahkan ke Pontren- Pontren yang ada di Sukabumi. Termasuk ke sekolah-sekolah serta lembaga lainya […]

  • Koperasi PWI Kota Bandung, Bakal Diaktifkan Kembali

    Koperasi PWI Kota Bandung, Bakal Diaktifkan Kembali

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemahaman anggota PWI Kota Bandung akan keberadaan Koperasi, masih terbatas. Sehingga Koperasi PWI Kota Bandung belum bisa berjalan maksimal sesuai keinginan dan harapan. Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi PWI Kota Bandung, Maman Suherman, dalam acara pemaparan dan pembekalan tentang koperasi oleh Kepala Seksi Organisasi Tata Laksana, Perlindungan dan Penyuluhan Koperasi pada Dinas […]

  • Dorong Penambahan Lapangan Kerja dari Program Sister City

    Dorong Penambahan Lapangan Kerja dari Program Sister City

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri Job Fair 2023 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Selasa (20/6/2023). Dalam Kesempatan ini Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M.,mengatakan bersinerginya Kota Bandung dalam program sister city, terkait dengan lapangan pekerjaan. Sehingga lapangan pekerjaan yang tersedia semakin bertambah bagi […]

expand_less