Breaking News
Trending Tags

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Terkait Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Panitia Khusus (Pansus) 12 DPRD Kota Bandung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial.

Pansus 12 sudah dua kali melakukan pertemuan. Pertama, menggelar ekpose dengan dinas terkait. Kedua, menelisik perubahan-perubahan yang akan dilakukan pada raperda. Setidaknya, ada 19 perubahan dan akan menjadi fokus pembahasan.

Ketua Pansus 12 DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H. mengatakan, aturan soal Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial sudah dua kali mengalami perubahan pada tahun 2012 dan tahun 2015. Hal ini karena ada regulasi di atasnya dalam hal ini Peraturan Menteri Sosial yang mengalami perubahan, sehingga mau tidak mau harus ada penyesuaian di tingkat bawah.

Perubahan yang dilakukan, kata Iman, salah satunya soal penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

“Kemudian, ada beberapa hal yang memang tidak diatur lagi sehingga terjadi perubahan. Contoh terkait udian, itu diserahkan pada aturan yang ada, kita tidak akomodir di sana (di raperda, red),” ungkapnya.

Sebetulnya, kata Iman, perubahan raperda bukanlah hal baru, karena kerap harus menyesuaikan dengan aturan di atasnya baik undang-undang maupun peraturan menteri. Untuk aturan yang bersifat given atau aturan secara nasional, tidak akan ada perubahan.

“Kita lebih pada penguatan muatan lokal. Karena LKS ini kan sebenarnya mitra, tidak secara struktural di bawah kita (Pemkot Bandung, red), tapi perizinannya ke pemkot,” ungkap Iman.

“Kita punya urusan terkait dengan penyelenggaraan sosial yang tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Contoh, untuk bantuan itu syarat mutlak harus masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), atau DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) dengan kategori desil 1 sampai 5,” imbuhnya.

Namun fakta di lapangan, kata Iman, ada beberapa masyarakat yang tidak masuk desil 1 sampai 5, tapi membutuhkan bantuan. Untuk bantuan bagi masyarakat yang tidak masuk kategori ini bisa lewat LKS. Pasalnya, LKS ini memungkinkan untuk mendapatkan hibah dari Pemkot Bandung.

“Misalkan warga butuh kursi roda, kalau di Pemkot Bandung tidak serta merta langsung dikasih karena harus pengajuan dulu sehingga harus menunggu, bisa saya tahun depan,” ungkapnya.

“Lewat LKS ini memungkinkan warga bisa mendapat bantuan. Makanya kita harus bermitra erat dengan mereka, berbagi peran. Nanti kita petakan kebutuhan kita keluarkan, belanja masalah dan cari solusi. Lalu bisa enggak kita duduk bareng untuk menyelesaikan persoalan warga Kota Bandung,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, kata Iman, tercatat sekitar 90 LKS, namun yang aktif sekitar 60 LKS. Beberapa LKS yang aktif seperti Rumah Zakat, Runah Yatim dan lainnya.

“Nanti kita akan cek kembali lembaga-lembaga yang sudah berbadan hukun itu mana saja,” ungkapnya.

Dikatakannya, raperda ini memiliki 40 pasal, namun jumlahnya bisa saja berubah seiring pembahasan yang dilakukan.

“Masih penyesuaian karena ada yang dihapus, ada yang berubah. Kita lihat finalnya ada berapa,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung, Mbinews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa kewajiban melampirkan KTP pemilik. Aturan ini mulai berlaku pada 6 April 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 47/01.03.02 yang diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat. Aturan […]

  • Pemkot Bandung  Dorong  Ratusan Ribu Pelaku UMKM Untuk Berinovasi Dan Berkreasi

    Pemkot Bandung Dorong Ratusan Ribu Pelaku UMKM Untuk Berinovasi Dan Berkreasi

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menilai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang paling tahan terhadap krisis. Termasuk saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Oleh karena itu, Pemkot Bandung terus mendorong ratusan ribu pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi. Apalagi masyarakat Kota Bandung dikenal kreatif dan inovatif. Hal itu disampaikan […]

  • Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian […]

  • Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung dan Institut Teknologi Bandung menjajaki kerja sama Smart City & Community Innovation Center (SCCIC). Hal itu tercetus saat perwakilan SCCIC melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Bandung, Rabu 11 Mei 2022. Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas […]

  • IKIAD Jawa Barat Gelar Silaturahmi dan Seni Budaya untuk Kebersamaan serta Kolaborasi

    IKIAD Jawa Barat Gelar Silaturahmi dan Seni Budaya untuk Kebersamaan serta Kolaborasi

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD (IKIAD) Jawa Barat menggelar acara silaturahmi dan seni budaya di rooftop DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (19/6/2023). Hadir dalam acara tersebut Ketua IKIAD Jawa Barat Dr Rinrin Merinova Taufik Hidayat, dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr.Hj.Ineu Purwadewi Sundari,S.Sos.,MM serta para ketua dan anggota IKIAD se-Jawa Barat. […]

  • Mengapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan BMKG

    Mengapa Tahun Baru Imlek Selalu Hujan? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Perayaan Hari Raya Imlek atau Tahun Baru China ke 2573 akan jatuh pada Selasa, 1 Februari 2022. Tahun Baru China atau Imlek merupakan sebuah momentum bagi masyarakat Tionghoa dalam mengungkapkan rasa syukur serta harapan baru pada tahun yang akan datang. Perayaan tahun baru Imlek kerap kali dikaitkan oleh masyarakat Indonesia dengan hujan. […]

expand_less