Breaking News
Trending Tags

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Terkait Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Panitia Khusus (Pansus) 12 DPRD Kota Bandung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial.

Pansus 12 sudah dua kali melakukan pertemuan. Pertama, menggelar ekpose dengan dinas terkait. Kedua, menelisik perubahan-perubahan yang akan dilakukan pada raperda. Setidaknya, ada 19 perubahan dan akan menjadi fokus pembahasan.

Ketua Pansus 12 DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H. mengatakan, aturan soal Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial sudah dua kali mengalami perubahan pada tahun 2012 dan tahun 2015. Hal ini karena ada regulasi di atasnya dalam hal ini Peraturan Menteri Sosial yang mengalami perubahan, sehingga mau tidak mau harus ada penyesuaian di tingkat bawah.

Perubahan yang dilakukan, kata Iman, salah satunya soal penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

“Kemudian, ada beberapa hal yang memang tidak diatur lagi sehingga terjadi perubahan. Contoh terkait udian, itu diserahkan pada aturan yang ada, kita tidak akomodir di sana (di raperda, red),” ungkapnya.

Sebetulnya, kata Iman, perubahan raperda bukanlah hal baru, karena kerap harus menyesuaikan dengan aturan di atasnya baik undang-undang maupun peraturan menteri. Untuk aturan yang bersifat given atau aturan secara nasional, tidak akan ada perubahan.

“Kita lebih pada penguatan muatan lokal. Karena LKS ini kan sebenarnya mitra, tidak secara struktural di bawah kita (Pemkot Bandung, red), tapi perizinannya ke pemkot,” ungkap Iman.

“Kita punya urusan terkait dengan penyelenggaraan sosial yang tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Contoh, untuk bantuan itu syarat mutlak harus masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), atau DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) dengan kategori desil 1 sampai 5,” imbuhnya.

Namun fakta di lapangan, kata Iman, ada beberapa masyarakat yang tidak masuk desil 1 sampai 5, tapi membutuhkan bantuan. Untuk bantuan bagi masyarakat yang tidak masuk kategori ini bisa lewat LKS. Pasalnya, LKS ini memungkinkan untuk mendapatkan hibah dari Pemkot Bandung.

“Misalkan warga butuh kursi roda, kalau di Pemkot Bandung tidak serta merta langsung dikasih karena harus pengajuan dulu sehingga harus menunggu, bisa saya tahun depan,” ungkapnya.

“Lewat LKS ini memungkinkan warga bisa mendapat bantuan. Makanya kita harus bermitra erat dengan mereka, berbagi peran. Nanti kita petakan kebutuhan kita keluarkan, belanja masalah dan cari solusi. Lalu bisa enggak kita duduk bareng untuk menyelesaikan persoalan warga Kota Bandung,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, kata Iman, tercatat sekitar 90 LKS, namun yang aktif sekitar 60 LKS. Beberapa LKS yang aktif seperti Rumah Zakat, Runah Yatim dan lainnya.

“Nanti kita akan cek kembali lembaga-lembaga yang sudah berbadan hukun itu mana saja,” ungkapnya.

Dikatakannya, raperda ini memiliki 40 pasal, namun jumlahnya bisa saja berubah seiring pembahasan yang dilakukan.

“Masih penyesuaian karena ada yang dihapus, ada yang berubah. Kita lihat finalnya ada berapa,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsep hybrid,  IDI Siap Gelar Muktamar Ke-31 Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah

    Konsep hybrid, IDI Siap Gelar Muktamar Ke-31 Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapannya apabila terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar Ke-31 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang rencananya akan diselenggarakan pada Oktober 2021. Muktamar IDI merupakan musyawarah nasional yang akan dihadiri dokter-dokter seluruh Indonesia untuk menetapkan pemimpin baru IDI, dan menghasilkan kebijakan strategis nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana […]

  • Mentan SYL Beri Nama Varietas Anggur Baru Jan Ethes SP1

    Mentan SYL Beri Nama Varietas Anggur Baru Jan Ethes SP1

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAWA TIMUR, MBInews.id  – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menamakan varietas anggur baru hasil inovasi Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian dengan nama “Jan Ethes SP1”, nama tersebut diberikan Syahrul pada saat acara Pencanangan Gerakan Nasional Pengembangan Mangga dan Anggur sebagai rangkaian acara Pekan Inovasi Mangga Nasional di Kebun Instalasi Penelitian Pengembangan Teknologi Pertanian Cukurgondang, Pasuruan […]

  • H. Dasep Himbau Eksekusi Perda No 6 dan 10 Tahun 2021, Berikut Penjelasannya

    H. Dasep Himbau Eksekusi Perda No 6 dan 10 Tahun 2021, Berikut Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews. id – Reses kali, yang perlu disikapi yaitu ekonomi masyarakat sedang merosot dan bagaimana pemerintah bisa membantu sekedarnya, kalau membantu keseluruhan sangat tidak mungkin. Hal itu diakui, Dr. H. Dasep Kurnia Gunarudin ,Anggota DPRD Kab Bandung usai reses masa sidang I tahun 2013 di Rumah Sadu Desa Sadu Kec Soreang Kab Bandung […]

  • Komisi III Minta Rest Area Jadi Prioritas, Monitoring Kesiapan Pengelola Jalan Tol Cisumdawu Hadapi Arus Mudik 2024

    Komisi III Minta Rest Area Jadi Prioritas, Monitoring Kesiapan Pengelola Jalan Tol Cisumdawu Hadapi Arus Mudik 2024

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kabupaten Sumedang, Mbinews.com — Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat H. Phinera Wijaya mengatakan keberadaan Jalan Tol Cisumdawu diharapkan dapat mengurai kemacetan arus mudik yang kerap kali terjadi. Hal tersebut dikatakan Phinera Wijaya saat Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat monitoring kesiapan pengelola Jalan Tol Cisumdawu menghadapi Arus Mudik dan Balik […]

  • Enam Sanggar Perwakilan Kab/Kota Di Jabar Dipastikan Ikuti Helaran Seni Budaya Kota Bogor 2019

    Enam Sanggar Perwakilan Kab/Kota Di Jabar Dipastikan Ikuti Helaran Seni Budaya Kota Bogor 2019

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Sebanyak 6 sanggar perwakilan dari Kabupaten /Kota Provinsi Jawa Barat dipastikan mengikuti Helaran Seni Budaya Kota Bogor 2019. Masing-masing sanggar akan menampilkan kesenian yang berbeda-beda dan menunjukkan khas daerahnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi saat menggelar rapat koordinasi (rakor) di kantornya, Kamis (27/06/2019) Menurutnya, 6 Kabupaten Kota […]

  • SMPN 13 Kota Bandung Keluar Sebagai JUARA Cerdas Cermat Ideologi Pancasila

    SMPN 13 Kota Bandung Keluar Sebagai JUARA Cerdas Cermat Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – SMPN 13 Bandung tampil sebagai juara Lomba Cerdas Cermat Ideologi Pancasila dan Nilai Kebangsaan dengan tema “Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Cinta Tanah Air” tingkat SMP yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung. Lomba ini digelar di Kantor RRI, Jalan Diponegoro, 6-9 Agutus lalu. Sedangkan peringkat kedua diraih oleh SMP […]

expand_less