Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer Kategori II Jadi P3K

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mempersiapkan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) dari tenaga honorer kategori II (K2).

Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang sudah melewati pendataan pemerintah pada tahun 2010 dan seharusnya diangkat melalui seleksi PPPK pada 2018-2019. Namun, sampai saat ini masih ada sejumlah tenaga honorer K2 yang belum diangkat menjadi ASN.

Kepala BKPSDM Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menyampaikan, berdasarkan PP Nomor 49 tahun 2018, lima tahun setelah PP 49 terbit, maka di lingkungan pemerintahan untuk pekerjaan ASN tidak boleh lagi dikerjakan oleh selain ASN.

“Artinya hanya boleh untuk ASN dan PPPK. Disebutkan juga tidak boleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) melantik atau mengangkat pegawai-pegawai non-ASN,” ujar Adi, Rabu, 28 September 2022.

Ia menjelaskan, melalui surat edaran dari Menpan RB di awal tahun ini pada bulan Mei, batas waktu PP ini sampai dengan 2023. Maka, sejak saat itu Pemkot Bandung mulai memetakan jumlah non-ASN di Kota Bandung.

“Sudah dipetakan juga non-ASN yang mengerjakan pekerjaan ASN ada berapa orang. Jumlah non-ASN yang mengerjakan pekerjaan non-ASN. Serta jumlah non-ASN yang sudah tergabung dalam outsourcing,” jelasnya.

Lalu, ia menambahkan, belakangan ini muncul lagi surat edaran baru dari Menpan RB. Pemerintah pusat meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan pendataan ulang seluruh non-ASN.

“Termasuk didata tenaga honorer yang kemungkinannya bisa menjadi PPPK dengan berbagai kriteria. Salah satunya, jika dia sampai Desember 2021 sudah 1 tahun bekerja di pemerintahan,” paparnya.

Tenaga honorer tersebut juga terbukti mendapatkan perintah kerja dari unit organisasinya. Namun, ia mengaku jika tak semua tenaga honorer bisa diangkat menjadi PPPK. Kemungkinan besar honorer K2 yang akan menjadi prioritas.

“Di lapangan juga beredar, kalau para honorer yang sudah melakukan pendataan akan langsung diangkat jadi PPPK. Tidak betul berita itu,” ungkapnya.

“Karena menjadi PPPK itu harus tes dulu. Sama sulitnya menjadi PNS. Walaupun bedanya PPPK itu memang sudah teknis,” lanjutnya.

Dari pendataan tersebut, jika sudah sesuai, maka diinput oleh BKPSDM dari NIK. Setelah diinput, data tersebut dikembalikan lagi ke perangkat daerah. Para pegawai non-ASN pun melengkapi kembali lampiran-lampirannya.

“Kekhawatiran di lapangan jika ada yang tidak pernah kerja tapi berkasnya ada, itu sangat kecil kemungkinan terjadi karena proses checking dan recheckingnya seperti ini,” akunya.

Sampai saat ini, data tenaga honorer yang sudah diajukan dari seluruh perangkat daerah berjumlah di atas 4.000 orang.

“Sekarang teman-teman non-ASN sedang proses masuk lampiran. Batas waktunya sampai 30 September,” tuturnya.

“Langsung dari pusat yang mengecek. Nanti mereka akan menginfokan ke kita, Pemkot Bandung butuh sekian kuota
Sebab, jumlah kuota per daerah ditentukan dari Kemenpan RB,” imbuhnya.

Adi mengatakan, tenaga non-ASN yang paling diprioritaskan untuk pengangkatan PPPK kali ini adalah tenaga honorer di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Walaupun di bidang lain juga mendapatkan porsi. Kalaupun tidak masuk ke dalam pendataan untuk bisa masuk jadi ASN, model polanya akan masuk ke outsourcing,” katanya.

Para PPPK juga akan dievaluasi tiap tahunnya. Walaupun sudah dikontrak selama lima tahun, tapi jika di tahun pertama terlihat kinerjanya kurang baik, bisa dikenakan hukuman disiplin.

“Kalau kinerjanya sudah bagus, kontrak para PPPK ini akan diperpanjang,” ucapnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPD Perkuat Sinergisitas Untuk  Tuntaskan Persoalan

    OPD Perkuat Sinergisitas Untuk Tuntaskan Persoalan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus kompak. agar Pemerintah Kota Bandung bisa memberikan layanan prima kepada masyarakat. Harus kompak. untuk melaksanalan tugas mulia memberikan layanan kepada masyarakat, tutur Bambang di sela-sela bersilahturahmi ke sejumlah OPD, Selasa 26 September 2023. Pj.Walikota Bandung , menyempatkan bersilaturahmi […]

  • Soal Buka Masker, Ini Tanggapan Wali Kota Bandung

    Soal Buka Masker, Ini Tanggapan Wali Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat terkait penggunaan masker di masa saat ini. Baginya, masker tetap menjadi pelindung diri dari paparan Covid-19. “Saat ini, presiden mengatakan soal kegiatan outdoor bisa membuka masker. Kita serahkan lagi kepada keyakinan masyarakat,” kata Yana di Gedung Generasi Muda Rabu 18 Mei 2022. Kendati […]

  • PT Pos Indonesia Raih Penghargaan Brand Strength Dan Social Economy Contribution

    PT Pos Indonesia Raih Penghargaan Brand Strength Dan Social Economy Contribution

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA, PT Pos Indonesia (Persero) meraih penghargaan “Brand Srtengh, Social Economy Contribution” dari pagelaran BUMN Brand Award 2020 “Millenial’s Choice” yang diselenggarakan oleh Iconomics dan Radio Republik Indonesia (RRI) dengan predikat “Gold Winner”. Apresiasi kepada perusahaan BUMN ini merupakan tahun kedua Iconomics menggelar BUMN Brand Award. Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara tahun ini digelar secara […]

  • Jelang Puncak Musim Haji 2024, Mayoritas Jemaah Haji Kota Sukabumi Dalam Keadaan Sehat

    Jelang Puncak Musim Haji 2024, Mayoritas Jemaah Haji Kota Sukabumi Dalam Keadaan Sehat

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki puncak musim haji tahun 2024, kondisi kesehatan jemaah haji asal Kota Sukabumi dilaporkan dalam keadaan sehat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah yang juga merupakan salah seorang jemaah haji asal Kota Sukabumi yang saat ini berada di tanah suci, Rabu (12/06/2024). Berdasarkan keterangan yang […]

  • Mahasiswa Harus peka Melirik Realita di Masyarakat

    Mahasiswa Harus peka Melirik Realita di Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., mengatakan mahasiswa harus kian peka melirik realita yang ada di tengah masyarakat. Mengingat masyarakat di Indonesia yang heterogen dan memiliki berbagai latar belakang yang berbeda. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara utama pada acara Pelantikan Dewan Amanat Unisba dan Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba […]

  • Pemkot Bandung Terbitkan Perwal PPKM Darurat,  Ini Sejumlah Aturan Yang Wajib Diketahui

    Pemkot Bandung Terbitkan Perwal PPKM Darurat, Ini Sejumlah Aturan Yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) no 68 Tahun 2021 tentang Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corobna Virus Disease 2019 (Covid-19). Perwal yang diundangkan pada 2 Juli 2021 tersebut menyesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 […]

expand_less