Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Jalankan Rekomendasi DPRD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan penguatan tata kelola wakaf serta evaluasi Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan agar lebih akuntabel, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

‎Sebagai tindak lanjut rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Wakaf DPRD, Pemkot Sukabumi memperkuat sistem pengelolaan wakaf melalui kerja sama komprehensif dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kerja sama ini diarahkan untuk memastikan pelaksanaan dan pengawasan wakaf berjalan sesuai ketentuan syariat Islam, regulasi perundang-undangan, serta prinsip tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.

‎Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahtjandi, didampingi Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Yudi Pebriansyah, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD.

‎“Atas arahan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen memastikan seluruh proses pengelolaan wakaf berjalan sesuai ketentuan syariat, hukum, dan tata kelola yang akuntabel. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia,” ujar Andang, Jumat (09/01/2026).

‎Dalam penataan tersebut, Pemkot Sukabumi juga akan menghentikan kerja sama pengelolaan wakaf dengan sejumlah nadzir tertentu yang dinilai tidak lagi sejalan dengan prinsip pengelolaan wakaf yang profesional dan akuntabel. Selain itu, pemerintah daerah mendorong seluruh nadzir wakaf di Kota Sukabumi untuk mengikuti sertifikasi pengelolaan wakaf guna meningkatkan kompetensi serta kapasitas kelembagaan.

‎Andang menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan wakaf sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan pembangunan sosial ekonomi masyarakat.

‎“Pemerintah Kota Sukabumi menjamin keamanan, keutuhan, dan keberlanjutan manfaat dana wakaf yang dihimpun dari masyarakat. Dana wakaf tidak boleh hilang, disalahgunakan, ataupun mengalami penyusutan, melainkan harus menjadi aset produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.

‎Sebagai langkah konkret, Pemkot Sukabumi akan kembali menjalin kerja sama dengan BWI dalam pengelolaan wakaf menuju terwujudnya Sukabumi sebagai kota wakaf, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi. Selanjutnya, BWI akan bermitra dengan nadzir-nadzir yang memiliki kompetensi serta rekam jejak profesional dalam pengelolaan wakaf.

‎Dalam aspek penguatan hukum dan pengawasan, Pemkot Sukabumi juga akan mengakhiri kerja sama pengelolaan wakaf dengan YPPDB.

‎“Langkah ini diambil agar tidak terjadi kekosongan hukum dalam pengawasan wakaf di Kota Sukabumi,” tambah Andang.

‎Tindak lanjut rekomendasi Panja Wakaf DPRD tersebut ditandai dengan pertemuan yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Sukabumi pada Kamis (08/01/2026), bersama perwakilan BWI Kota Sukabumi. Pertemuan ini membahas draf kesepakatan bersama terkait penguatan pengelolaan wakaf di daerah.

‎Dalam pertemuan tersebut, BWI juga menyarankan agar kerja sama pengelolaan wakaf diperluas dengan melibatkan Kementerian Agama serta para pemangku kepentingan utama wakaf di Kota Sukabumi, termasuk organisasi keagamaan.

‎Selain rekomendasi terkait wakaf, Pemkot Sukabumi juga akan menindaklanjuti rekomendasi Panja TKPP DPRD Kota Sukabumi. Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui penajaman tugas dan fungsi TKPP, serta mempertimbangkan reposisi keanggotaan guna memperkuat peran koordinasi dan pengawasan program penanggulangan kemiskinan ke depan.

‎Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa dirinya telah menunjuk Sekretaris Daerah untuk mengawal secara langsung pelaksanaan rekomendasi Panja DPRD tersebut.

‎“Wali Kota menunjuk Sekda untuk mengawal rekomendasi Panja DPRD agar seluruh tindak lanjut berjalan sesuai ketentuan dan tidak berhenti pada tataran administratif,” ujar Ayep Zaki.

‎Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Wali Kota Ayep Zaki dalam menjalankan rekomendasi DPRD secara serius, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRI Cibadak Perluas Jaringan BRILink hingga 4.658 Agen

    Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRI Cibadak Perluas Jaringan BRILink hingga 4.658 Agen

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI) terus  memperkuat inklusi keuangan melalui pengembangan jaringan BRILink Agen di wilayah kerja BRI Cabang Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Hingga Desember 2025, jumlah BRILink Agen tercatat mencapai 4.658 agen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 3.730 agen, atau tumbuh sekitar […]

  • 40 Siswa SD di Wilayah Region 9 Bandung Raih Beasiswa Pendidikan dari BRI Peduli Senilai 100 Juta

    40 Siswa SD di Wilayah Region 9 Bandung Raih Beasiswa Pendidikan dari BRI Peduli Senilai 100 Juta

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta yang diperuntukan bagi 40 siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah kerja Region 9 Bandung. Program BRI Peduli ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Satu sekolah penerima beasiswa diantaranya yakni, 20 siswa dari SDN […]

  • Bupati/Wabup Terpilih Kabupaten Bandung Harus Peka Terhadap Nasib Petani

    Bupati/Wabup Terpilih Kabupaten Bandung Harus Peka Terhadap Nasib Petani

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Bupati/Wabup Terpilih Kabupaten Bandung Harus Peka Terhadap Nasib Petani-komitmen pejabat publik dalam urusan penyelesaian konflik yang masih terjadi. Arah kebijakan nasional dan daerah harus kembali kepada semangat reforma agraria sejati yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Menangapi hal tersebut Ir. Yudi Sutardi, salah satu […]

  • Sukabumi Dilanda Kekeringan, Masyarakat Harus Antri di Sumur Kecil

    Sukabumi Dilanda Kekeringan, Masyarakat Harus Antri di Sumur Kecil

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Sukabumi- Bulan keempat memasuki musim kemarau sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangteng Tengah terdampak kekeringan, akibatnya penduduk kekurangan Air bersih untuk sehari-hari. Warga terpaksa harus antri sejak subuh sampai sore hari disebuah sumur kecil yang berada dipinggir dekat hutan untuk keperluan sehari-hari. Namun sayang sumur tersebut pun kecil dan debit airnya […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Tegur Rumah Sakit Bunut

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Tegur Rumah Sakit Bunut

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Ketua Fraksi PKS Lukmansyah tegur RSUD Syamsudin SH (Bunut) . Pasalnya rumah sakit berplat merah tersebut dianggap kurang sigap dalam penanganan Covid-19. Teguran itu, aku Lukman disampaikan kepada Direktur RSUD Syamsudin SH,. Pasalnya melihat rumah sakit lain lebih sigap. Bahkan sampai mendirikan tenda. “Harusnya sebagai RSUD milik pemerintah Kota Sukabumi lebih sigap dalam penanganan […]

  • Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap. Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan […]

expand_less