Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dibutuhkan intervensi dari Pengelola Kebijakan untuk Memperhatikan Pendidikan Usia Dini

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2024-2029, Andri Gunawan dari Fraksi PDIP menyoroti kebijakan anggaran di Kota Bandung yang dinilainya banyak anggaran hingga ratusan miliar dihabiskan hanya untuk biaya perjalanan Dinas atau studi banding dan seremonial semata. Hal itu, sambungnya, berbanding terbalik dengan anggaran untuk pelayanan pada masyarakat.

DPRD Kota Bandung harus mikirin bagaimana over head cost itu rendah tetapi service cost bisa naik. Jadi hal-hal yang bersifat seremonial sudahi-lah,” ujarnya saat menjadi narasumber di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Senin (26/8/2024).

Pertama-tama dibutuhkan intervensi dari pengelola kebijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan sejak usia dini. Untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus memulai dari tingkat PAUD.
Dihapkan Semua PAUD memiliki standar pengajaran dan standar pelayanan yang sama, Pemerintah Kota Bandung harus intervensi. APBD Rp7,4 triliun, tapi masa harus terus-terusan habis untuk urusan studi banding,” ungkapnya.

“Terus masa terus-terusan dipake untuk peresmian kantor anu-lah, dengan seragam yang sama, Snack dan juga panggung segala macem. Nah kita mau ngapain,” sentil Andri.

Dikatakan Andri, untuk mempersiapkan SDM Kota Bandung menuju Indonesia Emas 2045 dibutuhkan road map yang jelas. Hal itu sudah ada, namun sayang tidak didukung dengan anggaran yang serius.

Salah satu program yang dinilai baik, yakni Cempor, program yang dimiliki oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung.

Di Dispora ada program yang namanya Cempor. Kalau yang jelek kita maki kalau yang bagus ya kita puji,” ujarnya.
Cempor ini, anak-anak dikumpulin dikasih soft skill. Dikasih kemampuan fotografi, video segala macem. Hanya saja anggarannya dalam satu tahun cuma Rp1 miliar, sementara perjalanan dinas kita anggarkan dalam setahun lebih dari Rp100 miliar, untuk belanja Mamin (makan minum) overhead cost itu Rp100 miliar lebih,” ungkapnya heran.

“Sementara program bagus hanya dikasih satu miliar setahun. Kalau saya buka data APBD barangkali mengerikan lah, saya takut ada demo lagi berjilid-jilid,” tuturnya.

Karenanya, Andri yang hingga kini masih menjabat Ketua Karang Taruna Kota Bandung ini menegaskan bahwa kondisi seperti itu masih terjadi.
Maksudnya, itulah pesan yang mau kita sampaikan,” tegasnya.
Andri blak-blakan mengaku, ke depan bila menjadi anggota dewan secara ekonomi bukannya tumbuh ke atas tapi justru harus ke bawah. Singkatnya, harus ada manfaat yang lebih besar manakala bisa mengawal ruang-ruang kebijakan yang bisa dirasakan orang banyak.

“Jujur aja, secara materi jadi anggota dewan itu gajinya kecil, barangkali hanya seperempat dari apa yang saya dapat sebagai pengusaha. Tapi dari ruang pengabdian, dari ruang apa yang bisa kita lakukan buat orang banyak ini yang menarik,” tutur Andri Gunawan. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Brawijaya Kota Sukabumi  Menjadi Locus SRA

    SDN Brawijaya Kota Sukabumi Menjadi Locus SRA

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– SDN Brawijaya Kota Sukabumi menjadi locus Sekolah Ramah Anak (SRA) menuju Kota Sukabumi layak anak. Dimana SRA tersebut untuk mewujdukan komitmen sekolah ramah anak yang memberikan hak-hak sepenuhnya kepada anak. “Pemkot melaunching SRA dalam rangka menuju Sukabumi kota layak anak. Dalam artian bagaimana hak anak sebagai seorang siswa diberikan sepenuhnya oleh institusi pendidikan dengan […]

  • Beberkan Fakta ke Masyarakat, Rizani Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

    Beberkan Fakta ke Masyarakat, Rizani Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kasus pencemaran nama baik terhadap Kadishut Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq yang dinyatakan Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Rabu (11/9) sore. Muhammad Rizani sebagai Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa di Pemprov Kalsel yang kini diseret dalam perkara dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya, Rizani dan tim penasihatnya menyampaikan enam poin penting. Poin pertama adalah perihal […]

  • Anak Usia Sekolah di Kota Bandung harus Mendapat hak Menuntut Ilmu

    Anak Usia Sekolah di Kota Bandung harus Mendapat hak Menuntut Ilmu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyusun strategi agar memudahkan para calon siswa mendapatkan haknya menuntut ilmu. Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, semua anak usai pendidikan di Kota Bandung harus mendapatkan haknya dengan baik. Dua hal yang harus menjadi konsen Pemkot Bandung , yaitu kesempatan […]

  • Sosok Kharismatik Roy Rochajat Saat Bawakan Lagu “ here I AM”

    Sosok Kharismatik Roy Rochajat Saat Bawakan Lagu “ here I AM”

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sosoknya mungkin dikenal berkarisma saat bernyanyi dengan gitarnya dan membawakan Lagu “ Here I AM”. Itulah Roy Rochajat yang akrab disapa Roy. Seorang wiraniaga di salah satu perusahaan otomotif terkenal di Bandung ini, senang dengan musik country sejak dulu. “Musik country berkembang sebenarnya sejak zaman dulu. Pernah dengar lagu Patah Hati, yang […]

  • Kelurahan Sriwidari Butuh Anggaran Sekitar 2,7 Miliar Untuk 10 Usulan Di Musrenbang

    Kelurahan Sriwidari Butuh Anggaran Sekitar 2,7 Miliar Untuk 10 Usulan Di Musrenbang

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews,id – Berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi tahun 2023, sedikitnya membutuhkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar lebih untuk kegiatan fisik maupun non fisik. “Di Musrenbang tahun 2023 ini, ada 10 usulan kegiatan. terdiri dari, 5 kegiatan pembangunan fisik dan 5 usulannya kegiatan non fisik,” ujar Lurah Sriwidari, Didin Rohidin, […]

  • Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung, Mbinews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa kewajiban melampirkan KTP pemilik. Aturan ini mulai berlaku pada 6 April 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 47/01.03.02 yang diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat. Aturan […]

expand_less