Breaking News
Trending Tags

Jadi Pusat Dialog Kebijakan Luar Negeri, UKRI Menggelar Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews  – Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menjadi pusat dialog kebijakan luar negeri dengan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026 dan Bincang Polugri yang digelar di Aula PT INITI (Kampus sementara UKRI) pada Rabu (14/1/2026).

Kegiatan yang digagas Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini menandai kolaborasi strategis antara pemerintah dengan dunia kampus. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UKRI, Dr. Heni Haryani, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan rasa terhormat atas kepercayaan Kemlu yang memilih UKRI sebagai mitra akademik.

“Pernyataan pers tahunan Menlu tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga menjadi refleksi posisi Indonesia di tingkat global, mulai dari isu geopolitik, perdamaian dunia, hingga kerja sama internasional,” ujar Heni Haryani.

Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026 dan bincang Politik Luar Negeri (Polugri) sejatinya dibuka untuk umum dan sivitas akademi. Sebanyak 208 mahasiswa UKRI dari berbagai Fakultas, juga dihadiri sejumlah undangan eksternal dari lima perguruan tinggi di Kota Bandung, yaitu Universitas Islam Bandung, Telkom University, Universitas Teknologi Bandung, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Informatika dan Universitas Bisnis Bandung.

Dalam sesi bincang Polugri, menghadirkan narasumber utama, Duta Besar Adam M. Tugio anggota Governing Council Indonesia ASEAN Institute for Peace & Reconciliation. Dipandu oleh Wakil Rektor UKRI, Suhaeri S. Sos., M.I.Kom sebagai moderator; dan dosen Prodi Ilmu Komunikasi UKRI, Dr. Muh. Resa Yudianto Suldani, S.S., M.A sebagai penanggap.

Menurut Dr. Heni, bagi dunia akademik, khususnya mahasiswa, kegiatan semacam ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat penting. Mahasiswa dapat langsung menyimak arah kebijakan luar negeri Indonesia yang aktual, faktual, dan relevan dengan tantangan global saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh kewawasan luas, menumbuhkan kesadaran sebagai warga negara global, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam diplomasi damai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Heni Haryani menyatakan komitmen UKRI untuk terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, khususnya dalam isu-isu strategis hubungan internasional. Ia meyakini bahwa peningkatan literasi politik luar negeri di kalangan akademisi dan generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap diskusi nanti dapat memperkaya wawasan, memperluas perspektif, serta menemukan semangat kontribusi intelektual bagi Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya sebelum mengakhiri sambutan dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” dan membuka acara secara resmi.

Kegiatan nobar dan bincang polugri ini diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan manfaat akademik yang nyata. Dengan format yang interaktif, acara ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami kompleksitas diplomasi Indonesia sekaligus memantik minat mereka untuk turut berkontribusi dalam percaturan global.

Menyoroti Dunia dalam “Survival Mode” dan Diplomasi Ketahanan

Dalam diskusi bertajuk “Bincang Polugri”, Duta Besar Adam M. Tugio, Anggota Governing Council Indonesia ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR), bersama penanggap Dr. Muh. Resa Yudianto Suldani, S.S., M.A., membedah substansi PPTM 2026.

Mereka menggarisbawahi analisis Kemlu bahwa dunia tengah memasuki fase “survival mode”, ditandai melemahnya hukum internasional, meningkatnya hard power, dan ketertinggalan institusi global. Situasi ini, menurut narasumber, meningkatkan risiko konflik dan menciptakan “ruang abu-abu” antara perdamaian dan perang.

Diskusi menekankan pergeseran paradigma politik luar negeri Indonesia, yang kini tidak hanya soal positioning, tetapi menjadi instrumen strategis membangun ketahanan nasional.

Diplomasi Indonesia disebut mengacu pada prinsip “foreign policy begins at home” dengan kerangka dynamic-resilience yang antisipatif dan adaptif.

Capain Diplomasi dan Harapan untuk Sinergi yang Lebih Cepat

Para narasumber mengapresiasi capaian diplomasi Indonesia yang berperan sebagai agenda setter, seperti partisipasi dalam OECD dan BRICS, kepemimpinan di Dewan HAM PBB, serta penguatan kemitraan strategis. Ketahanan ekonomi, perlindungan WNI di luar negeri, hingga dukungan pada program Makan Bergizi Gratis juga dibahas sebagai bagian dari diplomasi ketahanan.

Dr. Resa Yudianto menambahkan perlunya penguatan kompetensi SDM, struktur, dan kelembagaan agar berbagai capaian diplomasi ini dapat disampaikan kepada publik dengan lebih cepat dan efektif.

Mahasiswa Soroti Peran Indonesia dan Dapat Kejutan Istimewa

Pada sesi tanya jawab, peserta aktif menyoroti pentingnya stabilitas kawasan, penguatan sentralitas ASEAN, keterlibatan dengan kawasan Pasifik, hingga reformasi PBB. Mereka melihat keaktifan Indonesia di forum multilateral sebagai strategi untuk memperkuat daya tawar Global South.

Kejutan istimewa datang dari Dubes Adam M. Tugio yang mengumumkan bahwa Kemlu akan mengundang dua mahasiswa perwakilan peserta untuk berkunjung ke Pejambon (Kantor Kemlu) dan mengikuti sesi temu khusus dengan Menteri Luar Negeri RI. “Mekanisme pemilihan mahasiswa akan ditentukan pihak universitas atau panitia,” ujarnya, disambut riuh rendah tepuk tangan peserta.

Acara yang dimoderatori Suhaeri, S.Sos, M.I.Kom., ini ditutup dengan kuis interaktif. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung efektif sebagai sarana diseminasi kebijakan luar negeri sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda bahwa diplomasi adalah bagian integral dari ketahanan nasional. (*)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panwaslu Kec Soreang Jumpa Perss di Rumah Sadu Soreang Kab Bandung

    Panwaslu Kec Soreang Jumpa Perss di Rumah Sadu Soreang Kab Bandung

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Press Release dan Jumpa Press Panwaslu Kec Soreang Kab Bandung (4/12/2023) pada Pemilu tahun 2024 bersama 10 media Kab Bandung berlangsung di Rumah Sadu Soreang Kab Bandung. Dalam Jumpa Pers Panwaslu Kec Soreang Kab Bandung , hadir juga Ketua Panwaslu Kec Soreang Kab Bandung, Yana Supriatna, Shofa Al Farisi Latief,SIp, Anggota […]

  • Trotoar Kota Bandung Bersih Sambut Wisatawan Lebaran, Yuk Ikutan!

    Trotoar Kota Bandung Bersih Sambut Wisatawan Lebaran, Yuk Ikutan!

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menyambut Idulfitri dan lonjakan wisatawan saat libur Lebaran, Pemerintah Kota Bandung kembali menggelar aksi BUAT KAMU (Beberes Untuk Asyiknya Trotoar Kota Agar Menyenangkan dan Unggul). Kegiatan bersih-bersih trotoar ini akan berlangsung pada Jumat, 28 Maret 2025, dimulai pukul 06.00 WIB dengan apel pagi di Jalan Sukarno, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, […]

  • DPRD Sambut Baik Kolam Retensi Buatan Pussenkav TNI AD

    DPRD Sambut Baik Kolam Retensi Buatan Pussenkav TNI AD

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Folmer Siswanto M. Silalahi, S.T., menghadiri undangan Peresmian Kolam Retensi Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD, bertempat di Jalan Cikuray Simpang, Kelurahan Lingkar Selatan, Senin, (23/5/2022). Dengan kedalaman 2 meter, kolam retensi ini memiliki daya tampung debit sekitar 13.000 liter. Kolam retensi yang dibangun Pussenkav TNI […]

  • HPSN 2022: Kang Pisman Jadi Garda Terdepan

    HPSN 2022: Kang Pisman Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggelorakan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) untuk mengatasi masalah sampah. Kang Pisman bahkan telah dikenal hingga kawasan Asia. Beberapa daerah dan negara telah mengadopsi Kang Pisman. Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengakui, permasalahan sampah di Kota Bandung cukup kompleks. Kota Bandung menghasilkan sampah sekitar […]

  • Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan,  Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan, Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini, berbagai kegiatan keagamaan harus ditingkatkan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Demokrat Deden Solehudin. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Tidak hanya ibadah shaum, di bulan penuh ampunan ini umat muslim pun melaksanakan ibadah lainnya seperti tarawih dan tadarus. “Isi kegiatan […]

  • Pasar Kreatif Bandung 2021: Upaya Dongkrak Perekonomian Di Masa Pandemi

    Pasar Kreatif Bandung 2021: Upaya Dongkrak Perekonomian Di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Pasar Kreatif Bandung 2021 hingga November mendatang. Pasar ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung memulihkan ekonomi. Salah satu program unggulan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung ini akan dilaksanakan selama 2 bulan di 9 titik lokasi pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Oded […]

expand_less