Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jadi Pusat Dialog Kebijakan Luar Negeri, UKRI Menggelar Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews  – Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menjadi pusat dialog kebijakan luar negeri dengan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026 dan Bincang Polugri yang digelar di Aula PT INITI (Kampus sementara UKRI) pada Rabu (14/1/2026).

Kegiatan yang digagas Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini menandai kolaborasi strategis antara pemerintah dengan dunia kampus. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UKRI, Dr. Heni Haryani, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan rasa terhormat atas kepercayaan Kemlu yang memilih UKRI sebagai mitra akademik.

“Pernyataan pers tahunan Menlu tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga menjadi refleksi posisi Indonesia di tingkat global, mulai dari isu geopolitik, perdamaian dunia, hingga kerja sama internasional,” ujar Heni Haryani.

Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026 dan bincang Politik Luar Negeri (Polugri) sejatinya dibuka untuk umum dan sivitas akademi. Sebanyak 208 mahasiswa UKRI dari berbagai Fakultas, juga dihadiri sejumlah undangan eksternal dari lima perguruan tinggi di Kota Bandung, yaitu Universitas Islam Bandung, Telkom University, Universitas Teknologi Bandung, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Informatika dan Universitas Bisnis Bandung.

Dalam sesi bincang Polugri, menghadirkan narasumber utama, Duta Besar Adam M. Tugio anggota Governing Council Indonesia ASEAN Institute for Peace & Reconciliation. Dipandu oleh Wakil Rektor UKRI, Suhaeri S. Sos., M.I.Kom sebagai moderator; dan dosen Prodi Ilmu Komunikasi UKRI, Dr. Muh. Resa Yudianto Suldani, S.S., M.A sebagai penanggap.

Menurut Dr. Heni, bagi dunia akademik, khususnya mahasiswa, kegiatan semacam ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat penting. Mahasiswa dapat langsung menyimak arah kebijakan luar negeri Indonesia yang aktual, faktual, dan relevan dengan tantangan global saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh kewawasan luas, menumbuhkan kesadaran sebagai warga negara global, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam diplomasi damai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Heni Haryani menyatakan komitmen UKRI untuk terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, khususnya dalam isu-isu strategis hubungan internasional. Ia meyakini bahwa peningkatan literasi politik luar negeri di kalangan akademisi dan generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap diskusi nanti dapat memperkaya wawasan, memperluas perspektif, serta menemukan semangat kontribusi intelektual bagi Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya sebelum mengakhiri sambutan dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” dan membuka acara secara resmi.

Kegiatan nobar dan bincang polugri ini diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan manfaat akademik yang nyata. Dengan format yang interaktif, acara ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami kompleksitas diplomasi Indonesia sekaligus memantik minat mereka untuk turut berkontribusi dalam percaturan global.

Menyoroti Dunia dalam “Survival Mode” dan Diplomasi Ketahanan

Dalam diskusi bertajuk “Bincang Polugri”, Duta Besar Adam M. Tugio, Anggota Governing Council Indonesia ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR), bersama penanggap Dr. Muh. Resa Yudianto Suldani, S.S., M.A., membedah substansi PPTM 2026.

Mereka menggarisbawahi analisis Kemlu bahwa dunia tengah memasuki fase “survival mode”, ditandai melemahnya hukum internasional, meningkatnya hard power, dan ketertinggalan institusi global. Situasi ini, menurut narasumber, meningkatkan risiko konflik dan menciptakan “ruang abu-abu” antara perdamaian dan perang.

Diskusi menekankan pergeseran paradigma politik luar negeri Indonesia, yang kini tidak hanya soal positioning, tetapi menjadi instrumen strategis membangun ketahanan nasional.

Diplomasi Indonesia disebut mengacu pada prinsip “foreign policy begins at home” dengan kerangka dynamic-resilience yang antisipatif dan adaptif.

Capain Diplomasi dan Harapan untuk Sinergi yang Lebih Cepat

Para narasumber mengapresiasi capaian diplomasi Indonesia yang berperan sebagai agenda setter, seperti partisipasi dalam OECD dan BRICS, kepemimpinan di Dewan HAM PBB, serta penguatan kemitraan strategis. Ketahanan ekonomi, perlindungan WNI di luar negeri, hingga dukungan pada program Makan Bergizi Gratis juga dibahas sebagai bagian dari diplomasi ketahanan.

Dr. Resa Yudianto menambahkan perlunya penguatan kompetensi SDM, struktur, dan kelembagaan agar berbagai capaian diplomasi ini dapat disampaikan kepada publik dengan lebih cepat dan efektif.

Mahasiswa Soroti Peran Indonesia dan Dapat Kejutan Istimewa

Pada sesi tanya jawab, peserta aktif menyoroti pentingnya stabilitas kawasan, penguatan sentralitas ASEAN, keterlibatan dengan kawasan Pasifik, hingga reformasi PBB. Mereka melihat keaktifan Indonesia di forum multilateral sebagai strategi untuk memperkuat daya tawar Global South.

Kejutan istimewa datang dari Dubes Adam M. Tugio yang mengumumkan bahwa Kemlu akan mengundang dua mahasiswa perwakilan peserta untuk berkunjung ke Pejambon (Kantor Kemlu) dan mengikuti sesi temu khusus dengan Menteri Luar Negeri RI. “Mekanisme pemilihan mahasiswa akan ditentukan pihak universitas atau panitia,” ujarnya, disambut riuh rendah tepuk tangan peserta.

Acara yang dimoderatori Suhaeri, S.Sos, M.I.Kom., ini ditutup dengan kuis interaktif. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung efektif sebagai sarana diseminasi kebijakan luar negeri sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda bahwa diplomasi adalah bagian integral dari ketahanan nasional. (*)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Najib Ketua Pepadi Kab Bandung: Lebih Menatap Kedepan

    Ahmad Najib Ketua Pepadi Kab Bandung: Lebih Menatap Kedepan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Musda V Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kab Bandung berlangsung di hotel Sutan Raja Soreang Kab Bandung hadirkan pelaku seni budaya sunda dan juga para dalang wayang Golek di wilayah Kab Bandung , Selasa (29/4/2025) . Ketua Pepadi Kab Bandung, Ahmad Najib Qodratullah SE.MH ,yang juga Anggota DPR RI mengatakan, “dalam Peradi, […]

  • Ngarumat Ngaruwat Budaya Kota Bandung, Erwin: Pemkot Bandung Berkomitmen Hadirkan Ruang Ekspresi Budaya bagi Masyarakat

    Ngarumat Ngaruwat Budaya Kota Bandung, Erwin: Pemkot Bandung Berkomitmen Hadirkan Ruang Ekspresi Budaya bagi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Suara gamelan berpadu dengan sorak anak muda menggema di Padepokan Seni Mayang Sunda, yang berlokasi Jl. Peta Kota Bandung, pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Malam itu, suasana hangat penuh warna budaya menyelimuti panggung Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat Kota Bandung”, sebuah perhelatan seni yang menjadi pra-acara (pre-event) Asia Africa Youth Forum (AAYF) […]

  • Hukum Pidana Tidak Ada Istilah Kata Damai? Dalam Kasus Penembakan Oleh Anak Bupati Majalengka

    Hukum Pidana Tidak Ada Istilah Kata Damai? Dalam Kasus Penembakan Oleh Anak Bupati Majalengka

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Ini Kata Pengamat Hukum Pidana, Mengenai aksi Jagoan Irfan Nur Alam bagaimana tidak anak Penjabat  yang tak lain anak kandung Bupati majalengka  ini melakukan tindakan penembakan terhadap panji Pamungkas tak lain seorang kontraktor saat ditagih hutang dan pelaku sudah ditetapkan tersangka Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menyebutkan penahanan Irfan dilakukan pada pukul 00.10 […]

  • Soft Opening Lapang Sepak bola Pasir Nangka, Ini Kata Kades Sugih Mukti

    Soft Opening Lapang Sepak bola Pasir Nangka, Ini Kata Kades Sugih Mukti

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id– Soft Opening lapang sepak bola Pasir Nangka desa, Sugih Mukti Kec Pasir Jambu Kab Bandung secara resmi dibuka (15/11/2023) dan bisa di pergunakan bagi penyuka olah raga terutama sepak bola . Soft Opening lapang sepak bola Pasir Nangka ,dihadiri forkopimcam dan juga dinas terkait termasuk tamu undangan lainnya yang terlibat dalam kegiatan […]

  • Syukuran HUT IKWI Ke-59 Secara Virtual,  Siap Bangun Koperasi Berskala Nasional

    Syukuran HUT IKWI Ke-59 Secara Virtual, Siap Bangun Koperasi Berskala Nasional

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat tengah menyiapkan pembentukan koperasi berskala nasional. Pendirian koperasi dimaksudkan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan menggairahkan gerak roda organisasi yang anggotanya tersebar di 22 provinsi itu. Ketua Umum IKWI Pusat Indah Kirana mengemukakan hal itu dalam sambutannya pada syukuran memperingati Hari Ulang Tahun ke-59 IKWI di […]

  • Bantu Pelaku UMKM, Fahmi Sulap IG Jadi Tempat Promosi

    Bantu Pelaku UMKM, Fahmi Sulap IG Jadi Tempat Promosi

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mempromosikan berbagai produk UMKM di akun media sosialnya. Di akun instagram bernama @achmadfahmi.smi ini, dirinya menampilkan berbagai olahan makanan hasil UMKM Sukabumi. “Endorse ini gratis. Mudah-mudahan bisa mewarnai di saat pandemi,” ujarnya, Sabtu (16/10/2021). Menurutnya, promosi tersebut bisa menjadi pengingat dan penyemangat di tengah pandemi covid 19. […]

expand_less