Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pansus 15 DPRD Bandung Fokus Sinkronisasi Program dan Kinerja Pemerintah Daerah

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — Panitia Khusus (Pansus) 15 DPRD Kota Bandung merampungkan rangkaian pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari.

Pembahasan tersebut dikemas melalui Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi dan Penajaman Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2027 berbasis evaluasi kinerja dan rekomendasi LKPJ Tahun 2025, yang digelar di Ruang Rapat Besar Bapperida Kota Bandung dan berakhir pada Selasa (5/5/2026).

Rapat dipimpin Ketua Pansus 15 DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Ketua Pansus 15, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd.
Turut hadir pimpinan DPRD Kota Bandung, yakni Toni Wijaya, S.E., S.H., Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., dan Rieke Suryaningsih, S.H., bersama jajaran anggota Pansus 15 DPRD Kota Bandung.

Seusai kegiatan, Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pansus 15 dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyelesaikan tahapan pembahasan LKPJ.

Menurut Edwin, kinerja Pansus 15 menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan sesuai koridor dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pansus 15 LKPJ yang telah bekerja keras menyelesaikan tugasnya. Kami juga mengapresiasi seluruh OPD yang telah menunjukkan sinergi dan kerja sama selama proses pembahasan berlangsung,” ujarnya.

Ia menekankan, dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran, seluruh perangkat daerah perlu memiliki pemahaman ekonomi yang kuat. Menurutnya, anggaran tidak hanya dipandang sebagai biaya, melainkan investasi yang harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Edwin juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara capaian pembangunan berbasis data valid dengan efektivitas kebijakan anggaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pemahaman yang komprehensif terhadap data dan kebijakan, seluruh jajaran pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan setiap program benar-benar berdampak bagi masyarakat Kota Bandung,” katanya.

Ia berharap kolaborasi legislatif dan eksekutif dapat terus menghasilkan rekomendasi terbaik, baik berupa masukan maupun kritik konstruktif, demi meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pada prinsipnya, apa yang kita lakukan adalah untuk kebaikan bersama. Yang sudah baik harus dipertahankan, sementara yang masih kurang perlu diperbaiki bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pansus 15 DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul, menjelaskan bahwa pembahasan LKPJ tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menelaah substansi pelaksanaan program di seluruh OPD.

Menurut Rizal, evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah dilakukan secara komprehensif dan akuntabel.

“Pembahasan LKPJ ini merupakan proses evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah. Kami tidak hanya melihat sisi administratif, tetapi juga menilai kesesuaian pelaksanaan program dengan dokumen perencanaan seperti RKPD dan RPJMD,” ujarnya.

Ia menegaskan, evaluasi DPRD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Hasil pembahasan Pansus 15 nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi DPRD Kota Bandung yang menjadi acuan dalam penyusunan RKPD Tahun 2027 serta pelaksanaan program pembangunan Tahun 2026.

Rizal juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh OPD dalam memahami capaian kinerja masing-masing, meskipun terjadi dinamika rotasi maupun mutasi jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

“Ini bukan untuk mengkuliti atau menelanjangi OPD, tetapi sebagai upaya konstruktif dalam mengkritisi kinerja agar ke depan bisa lebih baik.

Rekomendasi yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi bahan perbaikan yang konkret,” katanya.

Selanjutnya, Pansus 15 DPRD Kota Bandung akan menyusun rekomendasi secara objektif, terukur, dan komprehensif untuk disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam waktu dekat.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Soreang Putra

    Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Soreang Putra

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Putra. Kab Bandung, Mbinews.id Reuni Akbar SMA, Soreang Putra (Sorput) Angkatan 96 hingga angkatan 2002 berlangsung di cafe Sadu Soreang (5/11/2023) Kab Bandung dihadiri peserta reuni sekitar 3000 lebih dari berbagai kalangan Kepala SMA Soreang Putra dalam reuni akbar Hj. Yani Tjintarsih, S. Pd,mengatakan,” kegiatan reuni […]

  • Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi  Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id  – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi akan melakukan diskualifikasi jika ditemukan atlit naturalisasai yang ikut dalam ajang Pekan Olahraga Kota (Porkota) Sukabumi. Sebab, dalam ajang kegiatan Porkota tersebut salah satunya sebagai ajang mencari bibit-bibit atlit terbaik di wilayah.”Kalau ada pemain cabutan (naturalisasai kita akan diskualifikasi. Porkota itu mencari bibit atlit yang murni,”ujar Fahmi usai […]

  • Zakat Bukan Sekadar Kewajiban, BAZNAS Bandung Tekankan Dampak Sosialnya

    Zakat Bukan Sekadar Kewajiban, BAZNAS Bandung Tekankan Dampak Sosialnya

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung terus mendorong peningkatan literasi masyarakat terkait kewajiban zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal. ㅤ Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Bandung, Dr. Akhmad Roziqin, M.Ag, saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung yang membahas […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting di Sejumlah Pasar Terpantau Stabil

    Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting di Sejumlah Pasar Terpantau Stabil

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Perkembangan harga Bahan Pokok Penting (bapokting) dan barang strategis lainya di sejumlah pasar yang terdapat di Kota Sukabumi pekan ini terpantau stabil normal. Berdasarkan hasil monitoring  yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, semuanya tergolong stabil, Selasa (15/10/2019). “Hasil monitor ke Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede […]

  • Sikap Jujur Jika Warga Terpapar Covid-19 Bukan Aib, Segera Hubungi 119

    Sikap Jujur Jika Warga Terpapar Covid-19 Bukan Aib, Segera Hubungi 119

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, terjangkit Covid-19 bukan sebuah aib yang harus disembunyikan. Sebaliknya, jika mengalami gejala terjangkit Covid-19 harus segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan dan mengisolasi secara mandiri. “Kami mengimbau kepada masyarakat bahwa orang yang terpapar Covid-19 ini bukan sebuah aib. Jadi kalau terdeteksi […]

  • Pemkot Lambat Serahkan Draft APBD Murni, Ban-Ang Akan Kerja Ekstra

    Pemkot Lambat Serahkan Draft APBD Murni, Ban-Ang Akan Kerja Ekstra

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan- Anggaran (Ban-Ang) DPRD Kota Sukabumi tampaknya harus kerja lebih ekstra. Hal itu dikarenakan draft APBD tahun 2021 belum masuk ke ranah DPRD.”Iya, belum masuk draftnya, dan itu akan berdampak juga terhadap waktu yang saat ini menyisakan sekitar satu setengah bulan lagi,”ujar salah satu anggota Ban-Ang Faisal A. Bagindo. Senin, (16/11/2020). Seharusnya hari ini […]

expand_less